Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Penyakit Yang Disebabkan Dari Gadget
- Salah Mengejan Bisa Rusak Saraf Mata
- Anak Terkena Flek Paru-paru Apakah Bisa Menular?
- Waspada Penyakit Yang Mengintai Pasca Lebaran
- Jangan Salah, Meski Sehat, Terlalu Banyak Minum Air Justru Berbahaya
- Apa Virus Ebola Menyebabkan Kematian?
- Ciri Fisik Dan Psikologis Anak Indigo
| Penyakit Yang Disebabkan Dari Gadget Posted: 07 May 2015 08:00 AM PDT DokterSehat.Com – Tidak dapat dipungkiri, evolusi gadget yang berkembang disekitar anda dalam beberapa tahun terakhir memang membuat hidup menjadi serba praktis dan mudah. Sehingga tak heran, dewasa ini gadget sudah bak kebutuhan utama bagi setiap manusia, termasuk mungkin anda salah satunya. Tidak sedikit orang yang merasa amat bergantung terhadap gadget dan sama sekali tidak dapat dijauhkan dari teknologi satu ini. Namun tahukah anda, akibat dari terlalu sering atau keranjingan dengan tekhnologi satu ini ternyata dapat menimbulkan dampak negatif dari kecanggihannya. Jika anda adalah salah satu penggila gadget dan amat bergantung serta tidak dapat lepas dari gadget, maka sebaiknya waspadai beberapa penyakit yang mungkin tengah mengintai anda. Berikut ada beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan oleh gadget :
|
| Salah Mengejan Bisa Rusak Saraf Mata Posted: 07 May 2015 05:00 AM PDT DokterSehat.Com – Proses persalinan normal memang menjadi keinginan setiap ibu hamil, dengan proses persalinan normal memang risiko pasca persalinan dapat diminimalisir meskipun demikian persiapan normal membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Keuntungan bagi ibu yang melahirkan secara normal secara emosional ibu dapat menghargai perjuangan menjadi seorang ibu dan juga dapat mengalami proses pemulihan yang lebih cepat ketimbangn dengan menggunakan jalan operasi caesar. Selain itu persalinan normal lebih banyak manfaatnya untuk bayi, saat berada di rahim, kondisi paru-paru bayi yang terendam air ketuban sehingga apabila melewati jalan lahir maka paru paru akan diperas. Inilah yang menyebabkan ibu hamil sekarang sadar akan pentingnya untuk melahirkan secara normal. Proses ini tidak terlalu signifikan dengan bayi yang melahirkan caesar akan tetapi akan lebih baik jika bayi dilahirkan secara normal. Hanya saja kebanyakan ibu memerlukan latihan untuk bernafas dan mengedan selain itu persalinan normal dapat terjadi apabila kondisi kesehatan anda mendukung. Bagaimana dengan ibu hamil yang memiliki minus tinggi betulkah akan berisiko ketika menghadapi persalinan normal? Bagi ibu hamil yang memiliki minus mata yang tinggi kerap kali dikhawatirkan akan bermasalah ketika mengejan bersalin yang dapat mempengaruhi fungsi saraf mata. Hanya saja menurut dokter dari Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia menyatakan bahwa masalah saraf mata sampai saat ini belum ada penelitian yang menyatakan ibu hamil dengan pasien yang minus tinggi dan memilih melahirkan normal akan berisiko retina lepas. Bahkan dokter Aziza SpM,Mkes ini tidak menampik apabila ketika mengejan yang berat akan memiliki risiko mata terputus karena minus mata mata yang tinggi pada ibu bersalin. Sehingga dapat disimpulkan bahwa meskipun wanita tidak hamil akan tetap berisiko mengalami gangguan pada saraf mata. Pada dasarnya aktivitas yang mengejan akan menyebabkan retina lepas, hal ini tidak saja ketika ibu hamil. Apabila retina lepas maka harus dilakukan operasi. Terkait perubahan inilah nilai minus pada mata ibu hamil dipertimbangkan. Selama hamil akan mengalami perubahan hormon sehingga apabila ibu hamil menggunakan kacamata maupun menggunakan lensa kontak sebaiknya memang disesuaikan dengan perubahan nilai minus pada mata. Pada ibu hamil, bisa mengalami kenaikan 0,25 tapi tidak terlalu banyak mengalami perubahan bahkan apabila ibu menggunakan kacamata ataupun lensa kontak yang tidak nyaman dapat digantikan. Disesuaikan dengan kondisi ibu sedang hamil. Barulah setelah melahirkan biasanya ukuran minus akan kembali normal sehingga tetap harus diperhatikan. Selama anda dapat menjalani persalinan normal memang disarankan untuk menggunakan persalinan normal selain proses pemulihan yang lebih cepat dengan kata lain ikatan emosional anda sebagai ibu lebih terasa. Ketakutan akan persalinan normal dan dapat mengakibatkan retina terlepas jelas saja tidak benar karena pada kondisi wanita tidak hamil akan tetapi ada tekanan untuk mengejan dapat memicu terjadinya retina yang lepas. Sehingga pemahanan akan adanya retina yang lepas tidak menghantui ibu hamil melainkan proses mengejan yang terlalu keras yang dapat terjadi kapan saja ketika wanita yang bermata minus mengejan. Anda tidak perlu khawatir karena dengan konsultasi kepada dokter selama kehamilan risiko kehamilan akan dapat diperkecil bahkan diatasi secara dini. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan anda mengenai kondisi kesehatan anda selama kehamilan. |
| Anak Terkena Flek Paru-paru Apakah Bisa Menular? Posted: 07 May 2015 02:26 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, anak saya umur 2.5thn memakan makanan anak yang terjangkit flek paru, apakah bisa menular dokter? Karena saat ini anak saya sedang sakit batuk-batuk sekitar 1 minggu tetapi baru diobati oleh dokter umum aja. Terimakasih Ibu Utami Dewi Jawaban Konsultasi Penularan TB melalui udara, melalui batuk, bersin, bukan melalui makanan. Kemungkinan tertular tetap ada mengingat anak anda berada di lingkungan yang sama dengan penderita TB. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Waspada Penyakit Yang Mengintai Pasca Lebaran Posted: 07 May 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Momen lebaran selalu identik dengan jadwal kegiatan silaturahmi keluarga dan hidangan-hidangan yang menggugah selera. Rasa nikmat yang begitu khas dari setiap potongan ketupat dan opor ayam yang dihidangkan, serta kue-kue kering yang senantiasa menggugah selera untuk disantap begitu menarik dipandang mata. Namun perlu diwaspadai, ada begitu banyak pemicu penyakit dibalik hidangan-hidangan istimewa yang disajikan saat Idul Fitri. Terlebih lagi jika pola makan anda pada saat hari raya dengan hidangan makanan yang begitu istimewa dan beragam tidak bisa anda kontrol. Maka siap-siap dengan ancaman penyakit yang bisa saja datang tanpa diduga-duga mungkin akan menghampiri anda. Terutama, jika pola makan saat hari lebaran tidak anda perhatikan serta ketahanan tubuh diabaikan, maka resiko beberapa penyakit akan lebih mengancam anda. Terutama, persiapan menjelang lebaran dan sesudah lebaran akan menjadi saat-saat yang begitu melelahkan, mulai dari persiapan membuat kue lebaran, membersihkan rumah untuk lebaran hingga mudik lebaran. Hal ini tentunya akan sangat menyiksa. Untuk itu agar anda lebih waspada akan kesehatan. Berikut ada beberapa penyakit yang mengintai pasca lebaran :
|
| Jangan Salah, Meski Sehat, Terlalu Banyak Minum Air Justru Berbahaya Posted: 06 May 2015 11:00 PM PDT DokterSehat.Com – Kita semua mengetahui bahwa mengkonsumsi banyak air bermanfaat baik untuk tubuh. Karena dengan mengkonsumsi banyak air maka racun dari tubuh akan dapat dinetralisir dan dikeluarkan lewat air seni. Namun demikian, bukan berarti anda harus mengkonsumsi air dalam jumlah yang amat banyak. Sama halnya saat anda mengkonsumsi obat, jika dikonsumsi sesuai dosis maka akan berefek menyembuhkan, sebaliknya jika dikonsumsi melebihi dosis, maka berefek negatif. Begitupun saat mengkonsumsi air, terlalu banyak minum air justru malah akan memberikan efek tidak baik untuk tubuh seperti merusak ginjal dan bahkan dampak paling fatal seperti kematianpun bukan tidak mungkin dapat terjadi apabila kita minum terlalu banyak air pada satu waktu tertentu. Terlalu banyak minum air akan menimbulkan beberapa hal Sebenarnya mengkonsumsi air putih terlalu banyak tidak datang secara sengaja, melainkan karena hasrat minum yang sedang menggebu. Lantas apa yang akan terjadi pada tubuh kita ketika terlalu banyak minum air putih? Ada 3 pokok hal dapat terjadi pada tubuh ketika kita terlalu banyak minum air putih, yakni :
Untuk itulah mulai saat ini terapkan Aturan Mengkonsusmi Air Putih Yang Benar. Yakni dengan tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit mengkonsumsinya. Anda mungkin sudah tidak asing dengan anjuran mengkonsumsi air putih sebanyak 2 liter perhari, namun hal ini bukan berarti anda harus mengkonsumsinya sekaligus pada waktu yang bersamaan. Selain itu, anjuran mengkonsumsi 2 liter air perhari hanya berlaku untuk orang sehat, orang memiliki gangguan kesehatan seperti penderita ginjal tentunya harus membatasi jumlah konsumsi air putih agar tidak terlalu banyak. |
| Apa Virus Ebola Menyebabkan Kematian? Posted: 06 May 2015 09:00 PM PDT DokterSehat.Com – Virus Ebola merupakan penyakit serius akut yang sering fatal jika tidak diobati. Ebola (EVD) pertama kali muncul pada tahun 1976 di 2 wabah simultan, satu di Nzara, Sudan, dan yang lainnya di Yambuku, Republik Demokratik Kongo. Sedangkan yang terakhir terjadi di sebuah desa di dekat Sungai Ebola, dimana penyakit ini mengambil namanya. Wabah saat ini di barat Afrika, kasus pertama diberitahu Maret 2014), adalah yang terbesar dan paling kompleks wabah Ebola sejak virus Ebola pertama kali ditemukan pada tahun 1976. Ada lebih banyak kasus dan kematian dalam wabah ini. Hal ini juga menyebar di antara negara-negara mulai di Guinea kemudian menyebar di perbatasan darat ke Sierra Leone dan Liberia, melalui udara. Yang paling parah, negara Guinea, Sierra Leone dan Liberia memiliki sistem kesehatan yang sangat lemah, kurang sumber daya manusia dan infrastruktur, setelah baru saja muncul dari periode panjang konflik dan ketidakstabilan. Sebuah terpisah, terkait wabah Ebola dimulai di Boende, Equateur, bagian terisolasi dari Republik Demokratik Kongo. Virus ebola Keluarga virus Filoviridae meliputi 3 genera: Cuevavirus, Marburgvirus, dan Ebolavirus. Ada 5 spesies yang telah diidentifikasi: Zaire, Bundibugyo, Sudan, Reston dan tai Forest. Bundibugyo ebolavirus, Zaire ebolavirus, dan Sudan ebolavirus telah dikaitkan dengan wabah besar di Afrika. Virus yang menyebabkan wabah 2014 di Afrika barat milik spesies Zaire. Diperkirakan bahwa kelelawar buah dari keluarga Pteropodidae adalah virus alami Ebola. Ebola ditularkan ke dalam populasi manusia melalui kontak langsung dengan sekresi, darah, organ ataupun cairan tubuh dari hewan yang terinfeksi seperti gorila, simpanse, kelelawar buah,kijang hutan, monyet dan juga landak yang ditemukan mati terinfeksi virus ebola. Kemudian ebola dapat menyebar melalui kontak langsung dari penderita ke orang lain melalui kulit atau selaput lendir dengan darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi, dan dengan permukaan ataupun bahan misalnya pakaian, tempat tidur yang terdapat virus ebola. Perawat lebih memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi saat merawat pasien yang juga diduga dikonfirmasi EVD. Hal ini dikarenakan terjadi melalui kontak langsung dengan pasien, sedangkan pencegahan dan juga pengendalian infeksi tidak ketat.Bahkan upacara pemakaman di mana pelayat memiliki kontak langsung dengan tubuh orang yang meninggal juga dapat berperan dalam transmisi Ebola. Orang yang terkena ebola tetap menular selama darah mereka dan cairan tubuh, termasuk sperma dan air susu ibu, mengandung virus. Pria yang telah sembuh dari penyakit ini masih bisa menularkan virus melalui sperma hingga 7 minggu setelah sembuh dari penyakit. Itulah yang menyebabkan Ebola merupakan penyakit yang mematikan. Gejala Masa inkubasi yaitu interval waktu dari infeksi dengan virus untuk timbulnya gejala adalah 2-21 hari. Penderita tidak menularkan sampai mereka mengembangkan gejala. Gejala pertama adalah tiba-tiba mengalami kelelahan demam, nyeri otot, sakit kepala dan sakit tenggorokan. Ini diikuti dengan muntah, diare, ruam, gejala gangguan fungsi ginjal dan hati, dan dalam beberapa kasus, baik internal maupun eksternal perdarahan (misalnya mengalir dari gusi, darah dalam tinja). Temuan laboratorium termasuk sel darah dan trombosit jumlah putih yang rendah dan peningkatan enzim hati. Diagnosis Ini bisa sulit untuk membedakan EVD dari penyakit menular lainnya seperti malaria, demam tifoid dan meningitis.Gejala baru ditemui pada pasien ketika dilakukan beberapa tahapan pemeriksaan sebagai berikut :
Pengobatan dan vaksin Dalam pengobatan virus ebola yang mendukung perawatan rehidrasi dengan menggunakan fluids oral ataupun intravena dan pengobatan terhadap gejala tertentu, sehingga meningkatkan kelangsungan hidup. Meskipun demikian belum ada pengobatan untuk penderita ebola yang terbukti tersedia untuk virus ini akan tetapi berbagai perawatan potensial termasuk darah, terapi kekebalan tubuh dan juga terapi obat saat ini sedang dievaluasi. Sedangkan untuk vaksin, tidak terdapat lisensi vaksin ebola akan tetapi 2 vaksin potensial dapat menjadi pengujian keselamatan. |
| Ciri Fisik Dan Psikologis Anak Indigo Posted: 06 May 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Memiliki keistimewaan memang bukan sebuah keinginan setiap individu akan tetapi lebih menjadi sebab pilihan yang telah menjadi takdir. Tidak selamanya keistimewaan dapat diterima oleh setiap individu apalagi bagi anak-anak yang memiliki keistimewaan panca indera atau lebih dikenal dengan anak indigo. Kesulitan adaptasi dengan kelebihan yang dimilikinya seringkali membuat anda kesulitan dalam memahami mereka. Adapula yang menyebutkan bahwa anak indigo adalah mereka yang memiliki kemampuan di luar batas anak normal lainnya. Sehingga dalam beberapa kasus ditemukan anak yang tumbuh di keluarga dengan menggunakan bahasa indonesia justru sangat fasih dalam menggunakan bahasa asing (inggris) pada awal mula dia bisa berbicara tanpa ada yang memberikan pengajaran khusus. Anak indigo dipopulerkan oleh penemuan Nancy Ann Tappe dalam sebuah buku yang menemukan adanya warna aura manusia yang dihubungkan dengan kepribadian. Seorang konselor di Amerika Serikat ini menemukan adanya warna indigo atau nila, pencampuran antara warna biru dan ungu yang biasanya dimiliki oleh orang dewasa ditemukan pada anak-anak. Tidak semua orang tau bahwa setiap anak indigo memberikan ciri ciri dalam kehidupan setiap harinya. Berikut adalah ciri fisik dan psikologis anak indigo :
|
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments