Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Bahaya Tekanan Darah Tinggi Dimasa Kehamilan

Posted: 09 May 2015 08:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Wanita dengan pre-eklampsia memiliki gejala berupa tekanan darah yang tinggi, retensi cairan (edema) yang bisa ditemukan di kaki atau tangan dan protein di urin (proteinuria). Bila tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi yang serius. Untuk bayi yang belum lahir, pre-eklampsia dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan.

Pre-eklampsia adalah suatu kondisi yang dapat terjadi pada wanita hamil biasanya saat trimester kedua kehamilan (sekitar minggu ke 20) atau sesaat setelah kelahiran bayi namun pada banyak kasus terjadi pada terimester ketiga (dari minggu ke 27 hingga kelahiran bayi).

wanita dengan pre-eklampsia memiliki gejala berupa tekanan darah yang tinggi, retensi cairan (edema) yang bisa ditemukan di kaki atau tangan  dan protein di urin (proteinuria). Bila tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi yang serius. Untuk bayi yang belum lahir, pre-eklampsia dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan. Wanita dengan pre-eklampsia biasanya tidak menyadari bahwa mereka menderita pre-eklampsia hingga saat pemeriksa.

Apa yang menyebabkan pre-eklampsia? Hingga saat ini tidak ditemukan jawaban, namun ada yang menyebutkan akibat plasenta yang tidak berfungsi dengan baik, para peneliti ada yang berkata akibat nutrisi yang kurang baik, tingginya lemak dalam tubuh, atau aliran darah yang kurang ke rahim, beberapa menyebutkan pengaruh dari genetis namun sampai detik ini belum ada penjelasan pasti.

Sebanyak 10% kasus pre-eklampsia ringan ditemukan pada kehamilan pertama. Kasus pre-eklampsia berat ditemukan pada 1 -2 % kasus. Untuk kasus pre-eklampsia ringan, dapat dimonitor dengan pengukuran tekanan darah dan test urin secara regular. Untuk kasus pre-eklampsia yang berat harus dimonitor di rumah sakit. Pengobatan dari pre-eklampsia difokuskan untuk menurunkan tekanan darah dan untuk mengatasi keluhan lainnya terkadang menggunakan obat. Satu-satunya cara untuk menyembuhkan pre-eklampsia adalah dengan melahirkan bayi. Dalam beberapa kasus, dapat berarti menginduksi kelahiran namun sangat tergantung usia kehamilan.

Walaupun tidak ada yang dapat memprediksi dan mencegah pre-eklampsia namun ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa dengan mengkonsumsi aspirin atau suplemen kalsium pada awal kehamilan dapat membantu, namun masih kontroversial.

Komplikasi dari pre-eklampsia adalah eklampsia yang ditandai dengan kejang. Eklampsia sangat berbahaya untuk ibu dan janin, namun kasus ini hanya 1% wanita di Inggris yang dapat terkena komplikasi ini setelah pre-eklampsia. Komplikasi dari pre-eklampsia ini bertanggung jawab untuk kematian hampir 6 wanita tiap tahunnyadi Inggris dan kematian dari beberapa ratus bayi biasanya akibat kelahiran prematur

Proses Penularan Penyakit Kaki Gajah

Posted: 09 May 2015 05:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Penyakit Kaki Gajah (Filariasis atau Elephantiasis) adalah golongan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing Filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk. Setelah tergigit nyamuk, parasit (larva) akan menjalar dan ketika sampai pada jaringan sistem lympa maka berkembanglah menjadi penyakit tersebut.

Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, dan alat kelamin, baik perempuan maupun laki-laki. Penyakit Kaki Gajah bukanlah penyakit yang mematikan, namun demikian bagi penderita mungkin menjadi sesuatu yang dirasakan memalukan bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penyakit Kaki Gajah umumnya banyak terdapat pada wilayah tropis. Menurut info dari WHO, urutan negara yang terdapat penderita mengalami penyakit kaki gajah adalah Asia Selatan (India dan Bangladesh), Afrika, Pasifik dan Amerika. Belakangan banyak pula terjadi di negara Thailan dan Indonesia (Asia Tenggara).

Penularan penyakit kaki gajah

Penyakit ini ditularkan melalui nyamuk yang menghisap darah seseorang yang telah tertular sebelumnya. Darah yang terinfeksi dan mengandung larva dan akan ditularkan ke orang lain pada saat nyamuk yang terinfeksi menggigit atau menghisap darah orang tersebut. Tidak seperti Malaria dan Demam Berdarah, Filariasis dapat ditularkan oleh 23 spesies nyamuk dari genus Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes dan Armigeres. Karena inilah, Filariasis dapat menular dengan sangat cepat.

Tanda dan gejala

Seseorang yang terinfeksi penyakit kaki gajah umumnya terjadi pada usia kanak-kanak, dimana dalam waktu yang cukup lama (bertahun-tahun) mulai dirasakan perkembangannya.

Adapun gejala akut yang dapat terjadi antara lain :

  • Demam berulang-ulang selama 3-5 hari, demam dapat hilang bila istirahat dan muncul lagi setelah bekerja berat
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa ada luka) di daerah lipatan paha, ketiak (lymphadenitis) yang tampak kemerahan, panas, dan sakit
  • Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal kaki atau pangkal lengan ke arah ujung (retrograde lymphangitis)
  • Filarial abses akibat seringnya menderita pembengkakan kelenjar getah bening, dapat pecah dan mengeluarkan nanah serta darah
  • Pembesaran tungkai, lengan, buah dada, buah zakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas (early lymphodema)

Sedangkan gejala kronis dari penyakit kaki gajah yaitu berupa pembesaran yang menetap (elephantiasis) pada tungkai, lengan, buah dada, buah zakar (elephantiasis skroti).

Pemeriksaan diagnostik

Penyakit kaki gajah ini umumnya terdeteksi melalui pemeriksaan mikroskopis darah. Sampai saat ini hal tersebut masih dirasakan sulit dilakukan karena microfilaria hanya muncul dan menampilkan diri dalam darah pada waktu malam hari selama beberapa jam saja (nocturnal periodicity).

Selain itu, berbagai metode pemeriksaan juga dilakukan untuk mendiagnosa penyakit kaki gajah, diantaranya adalah dengan system yang dikenal sebagai penjaringan membran, metode konsentrasi Knott, dan teknik pengendapan.

Metode pemeriksaan yang lebih mendekati ke arah diagnosa dan diakui oleh pihak WHO adalah dengan jalan pemeriksaan sistem tes kartu, Hal ini sangatlah sederhana dan peka untuk mendeteksi penyebaran parasit (larva). Yaitu dengan cara mengambil sample darah sistem tusukan jari droplets di waktu kapanpun, tidak harus di malam hari.

Penanganan dan pengobatan

Tujuan utama dalam penanganan dini terhadap penderita penyakit kaki gajah adalah membasmi parasit atau larva yang berkembang dalam tubuh penderita, sehingga tingkat penularan dapat ditekan dan dikurangi.

Dietilkarbamasin, Diethylcarbamazine (DEC), adalah satu-satunya obat filariasis yang ampuh baik untuk filariasis bancrofti maupun malayi, bersifat makrofilarisidal dan mikrofilarisidal. Obat ini tergolong murah, aman, dan tidak ada resistensi obat. Penderita yang mendapatkan terapi obat ini mungkin akan memberikan reaksi samping sistemik dan lokal yang bersifat sementara dan mudah diatasi dengan obat simtomatik.

Dietilkarbamasin tidak dapat dipakai untuk khemoprofilaksis. Pengobatan diberikan oral sesudah makan malam, diserap cepat, mencapai konsentrasi puncak dalam darah dalam 3 jam, dan diekskresi melalui air kemih. Dietilkarbamasin tidak diberikan pada anak berumur kurang dari 2 tahun, ibu hamil atau menyusui, dan penderita sakit berat atau dalam keadaan lemah.

Namun pada kasus penyakit kaki gajah yang cukup parah (sudah membesar) karena tidak terdeteksi dini, selain pemberian obat-obatan tentunya memerlukan langkah lanjutan seperti tindakan operasi.

Pencegahan

Bagi penderita penyakit kaki gajah diharapkan kesadarannya untuk memeriksakan ke dokter dan mendapatkan penanganan obat-obatan sehingga tidak menyebarkan penularan kepada masyarakat lainnya. Untuk itulah perlu adanya pendidikan dan pengenalan penyakit kepada penderita dan warga sekitarnya.

Pemberantasan nyamuk di wilayah masing-masing sangatlah penting untuk memutus mata rantai penularan penyakit ini. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan hal terpenting untuk mencegah terjadinya perkembangan nyamuk diwilayah tersebut.

Penanganan Tekanan Darah Rendah

Posted: 09 May 2015 02:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Penyakit darah rendah atau Hipotensi (Hypotension) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang turun di bawah angka normal, yaitu mencapai nilai rendah 90/60 mmHg. Telah dijelaskan pada artikel sebelumnya (Penyakit darah tinggi) bahwa nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktivitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG.

Namun demikian, beberapa orang mungkin memiliki nilai tekanan darah (tensi) berkisar 110/90 mmHg atau bahkan 100/80 mmHg akan tetapi mereka tidak/belum atau jarang menampakkan beberapa keluhan berarti, sehingga hal itu dirasakan biasa saja dalam aktivitas kesehariannya. Apabila kondisi itu terus berlanjut, didukung dengan beberapa faktor yang memungkinkan memicu menurunnya tekanan darah yang signifikan seperti keringat dan berkemih banyak namun kurang minum, kurang tidur atau kurang istirahat (lelah dengan aktivitas berlebihan) serta haid dengan perdarahan berlebihan (abnormal) maka tekanan darah akan mencapai ambang rendah (hipotensi) 90/60 mmHg.

Gejala

Seseorang yang mengalami tekanan darah rendah umumnya akan mengeluhkan keadaan sering pusing, sering menguap, penglihatan terkadang dirasakan kurang jelas (kunang-kunang) terutama sehabis duduk lama lalu berjalan, keringat dingin, merasa cepat lelah tidak bertenaga, bahkan mengalami pingsan yang berulang. Pada pemeriksaan secara umum detak/denyut nadi teraba lemah, penderita tampak pucat, hal ini disebabkan suplai darah yang tidak maksimum ke seluruh jaringan tubuh.

Penyebab

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa terjadinya penurunan tensi darah, hal ini dapat dikategorikan sebagai berikut :

  • Kurangnya pemompaan darah dari jantung. Semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menit nya (cardiac output, curah jantung), semakin tinggi tekanan darah. Seseorang yang memiliki kelainan/penyakit jantung yang mengakibatkan irama jantung abnormal, kerusakan atau kelainan fungsi otot jantung, penyakit katup jantung maka berdampak pada berkurangnya pemompaan darah (curah jantung) ke seluruh organ tubuh.
  • Volume (jumlah) darah berkurang. Hal ini dapat disebabkan oleh perdarahan yang hebat (luka sobek, haid berlebihan/abnormal), diare yang tidak cepat diatasi, keringat berlebihan, buang air kecil atau berkemih berlebihan.
  • Kapasitas pembuluh darah. Pelebaran pembuluh darah (dilatasi) menyebabkan menurunnya tekanan darah, hal ini biasanya sebagai dampak dari syok septik, pemaparan oleh panas, diare, obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE).

Penaganan

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi tekanan darah rendah (hipotensi), diantaranya :

  • Minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak antara 8 hingga 10 gelas per hari, sesekali minum kopi agar memacu peningkatan degup jantung sehingga tekanan darah akan meningkat.
  • Mengkonsumsi makanan yang cukup mengandung kadar garam
  • Berolahraga teratur seperti berjalan pagi selama 30 menit, minimal 3x seminggu dapat membantu mengurangi timbulnya gejala.
  • Pada wanita dianjurkan untuk mengenakan stocking yang elastis.
  • Pemberian obat-obatan (meningkatkan darah) hanya dilakukan apabila gejala hipotensi yang dirasakan benar-benar mengganggu aktivitas keseharian, selain itu dokter hanya akan memberikan vitamin (suport/placebo) serta beberapa saran yang dapat dilakukan bagi penderita.

Mengenai image masyarakat yang sebagian besar berpikir bahwa dengan mengkonsumsi daging kambing bagi penderita hipotensi dapat meningkatkan tensi darah sebenarnya belum jelas, Namun dibenarkan kalau hal itu akan meningkatkan kandungan Haemoglobin (Hb) dalam darah. Sekali lagi harus dipahami bahwa tekanan darah rendah artinya suplai darah tidak maksimal ke seluruh bagian tubuh. Haemoglobin (Hb) rendah adalah berarti bahwa kandungan Hb sebagai zat pengikat oksigen dalam darah memiliki kadar rendah yang akibatnya penderita bisa pucat (anemia), pusing (oksigen yang diangkut/suplai darah ke otak kurang), merasa cepat lelah dan sebagainya.

Dalam kasus Hipotensi yang benar-benar diperlukan pemberian obat, biasanya ada beberapa jenis obat yang biasa dipakai seperti fludrocortisone, midodrine, pyridostigmine, nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), caffeine, dan erythropoietin.

Tentang Bahaya Perlemakan Hati (Fatty Liver)

Posted: 08 May 2015 11:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Perlemakan hati atau fatty liver adalah kondisi dimana terjadi timbunan lemak berlebihan dalam hati. Sebenarnya perlemakan hati tidak terlalu berbahaya namun apabila terjadi terus menerus dan berulang berpotensi menimbulkan kerusakan dan sirosis.

Adanya lemak dalam liver itu normal tetapi jika jumlahnya lebih dari 5%-10% dari berat liver maka dapat menimbulkan penyakit yang bisa menimbulkan beberapa komplikasi serius. Ada dua jenis fatty liver berdasarkan penyebabnya yakni alkoholik dan non-alkoholik

Perlemakan hati karena alkohol

Di Amerika lebih dari 15 juta orang menyalah gunakan atau mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan. Kejadian perlemakan hati pada penyalahgunaan alkohol tersebut mencapai 90%-100%.

Fatty liver dapat terjadi setelah meninum alkohol dalam jumlah sedang atau banyak. Bahkan bisa terjadi setelah minum berat dalam waktu singkat (Penyakit hati alkoholik akut)

Pada penyakit fatty liver alkoholik, gejala bisa dihentikan, disembuhkan atau bisa juga memburuk. Saat sirosis (pengerasan hati) terjadi, fungsi liver akan menurun dan dapat terjadi :

  • Retensi cairan
  • Pengecilan otot
  • Perdarahan internal
  • Jaundice (penyakit kuning)
  • Kegagalan fungsi hati

Perlemakan hati non alkohol

Penyakit perlemakan hati non-alkohol sekarang menjadi penyebab paling banyak penyakit hati kronis di AS. Diperkirakan 20% populasi dewasa mengalami masalah kesehatan ini meskipun tidak menimbulkan gejala. Di Indonesia perlemakan hati non-alkoholik paling banyak terjadi karena sebagian besar penduduknya tidak mengkonsumsi alkohol. Dari derajat keparahan penyakit ada dua macam. Yang pertama perlemakan hati biasa atau steatosis dan yang kedua dikenal sebagai Non Alcoholic Steatohepatitis/NASH . Jenis ini dapat menyebabkan peradangan sel hati, bahkan kerusakan yang akhirnya membentuk jaringan parut (fibrosis) hati.

Penyebab perlemakan hati non alkohol 80% disebabkan karena obesitas atau kegemukan sedangkan penyebab lainnya bisa karena diabetes, kehamilan, dislipidemia, keracunan, beberapa jenis obat, operasi bypass pada usus kecil, kurang gizi dan diet rendah protein.

Gejala perlemakan hati

Fatty liver jarang menimbulkan gejala karena prosesnya berjalan dengan lambat namun jika terus berlanjut dapat menimbulkan beberapa keluhan seperti :

  • Nyeri tumpul di bagian kanan atas perut dan perasaan tidak nyaman pada daerah tersebut
  • Kulit dan sklera mata yang kekuning-kuningan (jaundice)
  • Mudah lelah, lesu dan lemas
  • Kadang merasa mual, muntah dan perut kembung
  • Berat badan dapat menurun atau menurunnya nafsu makan apabila dalam keadaan berat

Diagnosis dapat ditegakan dari gejala yang muncul, pada pemeriksaan fisik didapati pembesaran hati. Pemeriksaan penunjang dengan USG, pengambilan sampel sel hati dengan jarum (biopsi hati) meskipun tidak lazim dilakukan, pemeriksaan bilirubin, SGOT/SGPT.

Pengobatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk perlemakan hati. Tujuan pengobatannya hanya mengobati penyakit yang mendasari jika ada, dan menghilangkan penyebabnya.

  • Jika obesitas maka perlu dilakukan penurunan berat badan sekitar setengah kilogram perminggu.
  • Jika disebabkan karena alkohol maka harus berhenti minum minuman beralkohol.
  • Diet sehat dan seimbang.
  • Menghindari obat-obatan yang tidak perlu
  • Jika sirosis semakin parah mungkin perlu dilakukan tranplantasi hati dengan membuang bagian yang rusak dan diganti dengan sel yang sehat.
  • Uji klinis juga melihat efektivitas antioksidan tertentu dan obat diabetes baru dalam mengobati penyakit hati berlemak (karena penyakit stres oksidatif dan diabetes). Ini termasuk Vitamin E, Selenium, Betaine, Metformin, Rosiglitazone, Pioglitazone.

Hindarilah Berbagai Penyebab Sembelit Ini

Posted: 08 May 2015 09:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Sembelit adalah masalah kesehatan yang sudah sering dialami oleh banyak orang. Meski tampaknya cukup sepele, namun jika Anda mengalaminya, itu bisa jadi pengalaman yang menyakitkan sekaligus bikin frustasi. Artikel ini akan membahas apa yang sebenarnya jadi penyebab sembelit.

Hampir setiap orang pernah mengalami masa-masa susah buang air besar di suatu waktu selama hidupnya. Sembelit lebih sering dialami oleh orang tua dan meskipun biasanya tidak serius, sembelit tidak boleh dianggap remeh.

Sembelit terjadi ketika buang air besar menjadi sulit atau lebih jarang dari biasanya. Frekuensi normal BAB bervariasi dan tidak ada patokan waktu yang baku. Beberapa orang mungkin bisa BAB sampai 3 kali sehari, sementara yang lainnya hanya 1-2 kali dalam seminggu. Akan tetapi, lewat dari 3 hari tanpa BAB sudah dianggap tidak wajar. Setelah 3 hari, kotoran atau feses menjadi semakin keras dan lebih sulit untuk dikeluarkan.

Penyebab

  • Gaya hidup tidak sehat
    Penyebab paling umum, yang biasanya merupakan kombinasi dari kurangnya asupan cairan, kurangnya serat dalam makanan, kurangnya gerakan yang merangsang BAB.
  • Sindrom iritasi usus besar
    Penderita sindrom ini berganti-ganti mengalami sembelit dan diare.
  • Ketidak seimbangan elektrolit
    Defisiensi kalium (hipokalemia) dan kelebihan kalsium (hiperkalsemia).
  • Obat-obatan
    Sembelit dapat merupakan efek samping obat diare. Obat-obatan lain yang dapat menyebabkan sembelit adalah antidepresan, antikolinergik, antasid, psikotropika, kodein dan obat tekanan darah tinggi.
  • Penyumbatan oleh penyakit
    Divertikulitis, polip usus , fisura dan abses anus, ambeien/wasir , penyakit Crohn, kanker kolorektal.
  • Penyumbatan oleh gangguan saraf
    Misalnya diabetes, Parkinson , multiple sclerosis.
  • Gangguan hormonal
    Misalnya tiroid kurang aktif (hipotiroidisme), kehamilan.

Pencegahan

  • Mengonsumsi makanan yang gizinya seimbang dan mengandung banyak serat. Sumber serat yang baik ialah buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, roti dan sereal gandum utuh. Asupan serat dan air yang memadai membantu usus mendorong feses keluar.
  • Minum air paling tidak 1,5 sampai 2 liter dalam sehari, kecuali Anda diharuskan untuk membatasi asupan cairan karena punya penyakit tertentu. Hindarilah konsumsi minuman berkafein yang bisa bikin dehidrasi sampai BAB kembali normal. Mungkin ada juga yang tidak boleh minum susu, karena produk susu tampaknya menjadi penyebab sembelit yang mereka alami.
  • Olahraga secara teratur.
  • Segera turuti dorongan untuk BAB dan sebisa mungkin tidak menundanya.

Obat Tradisional Varikokel

Posted: 08 May 2015 06:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Varikokel merupakan salahsatu gangguan kesehatan pada pembuluh darah disekitar alat reproduksi pria, yaitu sekitar testis yang menjadi tempat diproduksinya sperma oleh pria. Gangguan tersebut merupakan pelebaran pembuluh darah balik atau vena disekitar buah zakar sehingga akan menghambat keseburan pria, menurunkan kualitas dan jumlah sperma yang diproduksi. Penyakit varikokel umumnya baru akan terdeteksi setelah seorang pria menikah, dan dalam jangka waktu lama belum dikaruniai keturunan, dan sang istri tak kunjung hamil.

Secara klinis varikokel dibedakan dalam 3 tingkatan :

  • Derajat kecil
    Adalah varikokel yang dapat dipalpasi setelah pasien melakukan manuver valsava
  • Derajat sedang
    Adalah varikokel yang dapat dipalpasi tanpa melakukan manuver valsava
  • Derajat besar
    Adalah varikokel yang sudah dapat dilihat bentuknya tanpa melakukan manuver valsava.Kadangkala sulit untuk menemukan adanya bentukan varikokel secara klinis meskipun terdapat tanda-tanda lain yang menunjukkan adanya varikokel.

Penyebab

  • Genetika alias keturunan.
  • Sering memakai celana ketat.
  • Gelombang elektromagnet, bagi orang yang bekerja di tower GSM, berhubungan dengan reaksi nuklir, hal2 yang bertegangan tinggi.
  • Sering naik motor cowok, karena posisi testis nempel dengan tangki motor.
  • Stress berlebihan pada penderita.
  • Suhu daerah testis terlalu panas.
  • Daerah testis sering berkeringat.

Gejala

  • Terasa ada kumpulan urat testis pada bagian atas telur atau di bawah telur yang intinya bilakantung testis dipegang seakan seperti memegang sekumpulan cacing.
  • Perasaan berat atau menyeret dalam kantung testis. Testis lebih kecil disisi tempat pembuluh darah melebar (karena perbedaan dalam aliran darah).
  • Terasa ngilu atau sakit dan nyeri pada testis dengan rentan waktu yang tidak menentu.
  • Pelebaran pembuluh darah di kantung testis yang dapat di raba (terasa urat menonjol).
  • Lakukan membuang udara melalui mulut tapi udara tidak keluar dari mulut dan hidung (seperti gerakan meniup balon) kemudian anda raba testis anda bila ada kumpulan urat seperti cacing berarti anda terkena penyakit varikokel.
  • Varikokel dapat mengakibatkan fertilitas oleh karena itu bila anda mempunyai gejala-gejala salah satu dari varikokel di atas dan mengalami gangguan fertilitas mungkin anda menderita varikokel.

Pengobatan herbal

obat herbal Ace terbuat dari 100% bahan alami pilihan yang di jadikan bahan utamanaya yaitu dari kulit buah manggis dan daun sirsak. yang mana kedua bahan alami tersebut memiliki khasiat yang sangat luar biasa bisa mengobati berbagi macam penyakit di antaranya penyakit varikokel ini.

di dalam kulit manggis tersebut terdapat suatu zat yang bernama zat XANthone. di dalam XANthone tersebut terdapat antioksidan yang sangat tinggi berfungsi untuk memperlancar aliran pembuluh darah disekitar testis menuju ginjal serta memperbaiki kinerja katup pembuluh darah tersebut. Selain itu, obat herbal Ace Maxs sebagai cara mengobati varikokel yang alami ini juga dapat meningkatkan kesuburan produksi sperma akan kembali normal, hal ini dikarenakan terdapat Anti-pyretic yang menjaga suhu tubuh terutama disekitar testis agar tetap normal.

Advertisemen