Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Bronkitis Akut

Posted: 10 Aug 2014 04:55 PM PDT

DokterSehat.Com – Ketika seseorang menderita bronkitis, tidak jarang masih menyisakan tanda tanya walaupun sudah dijelaskan oleh dokter saat penderita bronkitis berobat. Wajar, lantaran suara di masyarakat kadang lebih menakutkan ketimbang penjelasan dokter.

Bronkitis ( bronchitis ) adalah peradangan (inflamasi) pada selaput lendir (mukosa) bronchus (saluran pernafasan dari trachea hingga saluran napas di dalam paru-paru), peradangan ini mengakibatkan permukaan bronchus membengkak (menebal) sehingga saluran pernapasan relatif menyempit.

Penyebab

Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia). Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari :

  1. Sinusitis kronis
  1. Bronkiektasis
  1. Alergi
  1. Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.

Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh :

  1. Berbagai jenis debu.
  1. Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromine
  1. Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida.
  1. Tembakau dan rokok lainnya.

Gejala bronchitis (Bronchitis)

Dibawah ini adalah gejala-gejala bronkitis, bisa berupa :

  • Batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
  • Sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
  • Sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu)
  • Bengek
  • Lelah
  • Pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
  • Wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
  • Pipi tampak kemerahan
  • Sakit kepala
  • Gangguan penglihatan

Batuk juga biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau.

Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu. Sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi nafas mengi, terutama setelah batuk. Bisa terjadi pneumonia.

Pengobatan

  1. Antitusif (penekan batuk): DMP (dekstromethorfan) 15 mg, diminum 2-3 kali sehari. Codein 10 mg, diminum 3 kali sehari. Doveri 100 mg, diminum 3 kali sehari. Obat-obat ini bekerja dengan menekan batuk pada pusat batuk di otak. Karenanya antitusif tidak dianjurkan pada kehamilan dan bagi ibu menyusui. Demikian pula pada anak-anak, para ahli berpendapat bahwa antitusif tidak dianjurkan, terutama pada anak usia 6 tahun ke bawah. Pada penderita bronkitis akut yang disertai sesak napas, penggunaan antitusif hendaknya dipertimbangkan dan diperlukan feed back dari penderita. Jika penderita merasa tambah sesak, maka antitusif dihentikan.
  1. Ekspektorant : adalah obat batuk pengencer dahak agar dahak mudah dikeluarkan sehingga napas menjadi lega. Ekspektorant yang lazim digunakan diantaranya: GG (glyceryl guaiacolate), bromhexine, ambroxol, dan lain-lain.
  1. Antipiretik(pereda panas) : parasetamol (asetaminofen), dan sejenisnya., digunakan jika penderita demam.
  1. Bronkodilator (melongarkan napas), diantaranya : salbutamol, terbutalin sulfat, teofilin, aminofilin, dan lain-lain. Obat-obat ini digunakan pada penderita yang disertai sesak napas atau rasa berat bernapas. Penderita hendaknya memahami bahwa bronkodilator tidak hanya untuk obat asma, tapi dapat juga digunakan untuk melonggarkan napas pada bronkitis. Selain itu, penderita hendaknya mengetahui efek samping obat bronkodilator yang mungkin dialami oleh penderita, yakni: berdebar, lemas, gemetar dan keringat dingin. Andaikata mengalami efek samping tersebut, maka dosis obat diturunkan menjadi setengahnya. Jika masih berdebar, hendaknya memberitahu dokter agar diberikan obat bronkodilator jenis lain.
  1. Antibiotika. Hanya digunakan jika dijumpai tanda-tanda infeksi oleh kuman berdasarkan pemeriksaan dokter.

Bahaya Infeksi Mycoplasma Pada Pria

Posted: 10 Aug 2014 04:11 PM PDT

DokterSehat.Com – Apa saja bahaya Mycoplasma pada pria? Infeksi Mycoplasma merupakan semacam penyakit menular, jika tidak tepat waktu dalam pemulihan, bahaya nya sangat besar, Spesialis Ginekologi menjelaskan: bahaya infeksi Mycoplasma serta perkembangan , fungsi seks, kesehatan sistem uretra serta beberapa aspek lain nya.

Bahaya infeksi Mycoplasma Kedua: Membahayakan sistem reproduksi pria menyebabkan kemandulan. Infeksi Mycoplasma menganggu pergerakan sperma, menyebabkan teratospermia, merusak Mycoplasma spermatogenesis juga infeksinya diteruskan ke saluran sperma, seminal vesiculitis & testis, mempengaruhi kualitas sperma& cairan seminal,dapat menyebabkan kemandulan.

Bahaya kedua infeksi Mycoplasma pria : Bahaya kesehatan pria menyebabkan perubahan sistem uretra.setelah terinfeksi saluran kemih menyebabkan muncul gejala radang uretra, spermataocystitis, urocystitis dan lain-lain, yang lebih parah lagi di teruskan menjadi radang prostat kronis.

Bahaya ketiga infeksi Mycoplasma pria : merusak saraf sensitif sex menyebabkan gangguan fungsi seksual. akan mengakibatkan penurunan fungsi seksual pria, dikarenakan tubuh mikroskopik bakteri terhadap organ reproduksi & saraf seksual kerusakan nya belum berakhir, membuat saraf seks jadi tidak sensitive terhadap stimulasi, organ reproduksi dalam periode refrakter untuk waktu yang lama, keinginan seksual & reaksi melemah, seiring berlalu nya waktu bisa menyebabkan impotensi.

Pencegahan

Bagaiaman pencegahah innfeksi Mycoplasma pada pria? Mycoplasma secara klinis sangat sering disebut, dalam internet banyak netizen yang mencari tahu mengenai isi yang berhubungan dengan Mycoplasma,bisa dilihat meluasnya infeksi Mycoplasma, ini dapat dianalisa sebagai Mycoplasma urea & Mycoplasma hominis. Pada saluran genital bayi/wanita yang belum pernah melakukan hubungan seks tidak dapat di analisa sebagai Mycoplasma urea. Kehidupan seks yang kacau, Tingkat positif Mycoplasma semakin meningkat;dan Mycoplasma homonis malah ada kemungkinan dapat terinfeksi ke alat genital lainnya, seperti epididinitis, radang vagina dan lain-lain

Infeksi Mycoplasma pada pria penyebaran nya luas, membuat semua orang mengetahui pencegahan nya, seperti melakukan langkah pencegahan infeksi Mycoplasma pada pria, Spesialis Ginekologi Metropole Hospital menjelaskan :

  1. Menganjurkan kebersihan diri, gejala dibasmi dari akar.
  1. Menganjurkan kebersihan diri, gejala dibasmi dari akar.
  1. Penderita harus memakai bathub, handuk pribadi, celana dalam harus direbus dengan air panas.
  1. Menjaga kebersihan untuk menghindari infeksi silang. Budidayakan kebiasaan hidup sehat.
  1. Setelah terjadi nya penyakit, Harus segera mendapatkan terapi ke Rumah sakit resmi.

Waspadai Infeksi Paru-paru

Posted: 10 Aug 2014 03:53 PM PDT

DokterSehat.Com – Infeksi Paru-paru atau disebut juga Pneumonia merupakan peradangan paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus maupun jamur. Pada oranng dewasa penyebab terbanyak adalah karena bakteri, seperti bakteri Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus aureus, Legionella, Hemophilus influenzae. Penyebab yang paling umum dari infeksi paru-paru adalah bakteri Streptococcus pneumoniae. Pada bentuk dari infeksi paru-paru ini, biasanya timbulnya menggigil, demam yang tiba-tiba dan produksi dari sputum yang berwarna karat.

Gejala-gejala yang biasa ditemukan pada penderita Infeksi Paru-paru seperti batuk berdahak (dahaknya seperti lendir, kehijauan atau seperti nanah), nyeri dada (bisa tajam atau tumpul, dan bertambah hebat jika penderita menarik nafas dalam atau terbatuk), menggigil, demam, mudah merasa lelah, sesak nafas, sakit kepala, nafsu makan berkurang, mual dan muntah, merasa tidak enak badan, kekakuan sendi, dan kekakuan otot. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan seperti kulit lembab, batuk darah, pernafasan yang cepat, cemas, stres, tegang dan nyeri perut. Mereka yang rentan (mudah terkena) infeksi paru-paru umumnya adalah peminum alkohol, perokok berat, penderita diabetes, penderita gagal jantung, penderita penyakit paru obstruktif menahun, gangguan sistem kekebalan karena obat tertentu (penderita kanker, penerima organ cangkokan), dan gangguan sistem kekebalan karena penyakit (penderita AIDS)

Infeksi paru-paru juga bisa terjadi setelah pembedahan (terutama pembedahan perut) atau cedera (terutama cedera dada), sebagai akibat dari dangkalnya pernafasan, gangguan terhadap kemampuan batuk dan lendir yang tertahan. Yang sering menjadi penyebabnya adalah Staphylococcus aureus, pneumococcus, Hemophilus influenzae atau kombinasi ketiganya. Infeksi paru-paru pada orang dewasa paling sering disebabkan oleh bakteri, yang tersering yaitu bakteri Streptococcus pneumoniae (pneumococcus). Pneumonia pada anak-anak paling sering disebabkan oleh virus pernafasan, dan puncaknya terjadi pada umur 2-3 tahun. Pada usia sekolah, pneumonia paling sering disebabkan oleh bakteri Mycoplasma pneumoniae.

Bisa juga dilakukan vaksinasi  yang bisa membantu mencegah beberapa jenis pneumonia pada anak-anak dan orang dewasa yang beresiko tinggi.  Juga diberikan  vaksin pneumokokus (untuk mencegah pneumonia karena Streptococcus pneumoniae),  vaksin flu, dan  vaksin HIB (untuk mencegah pneumonia karena Haemophilus influenzae tipe B.

Untuk orang-orang yang rentan terhadap Infeksi Paru-paru, latihan bernafas dalam dan terapi untuk membuang dahak, bisa membantu mencegah terjadinya infeksi paru-paru. Vaksinasi bisa  membantu mencegah beberapa jenis pneumonia pada anak-anak dan orang dewasa yang beresiko tinggi seperti vaksin pneumokokus (untuk mencegah pneumonia karena Streptococcus pneumoniae), vaksin flu, dan vaksin HIB (untuk mencegah pneumonia karena Haemophilus influenzae tipe B.

Gangguan Jiwa Neurasthenia

Posted: 10 Aug 2014 07:52 AM PDT

DokterSehat.Com – Dari hasil berbagai penyelidikan dapat dikatakan bahwa gangguan jiwa adalah kumpulan dari keadaan-keadaan yang tidak normal, baik yang berhubungan dengan fisik maupun dengan mental. Keabnormalan tersebut bukan disebabkan oleh sakit fisik walaupun gejalanya terlihat pada fisik. Keabnormalan tersebut tergolong dalam gangguan jiwa atau neurose dan sakit jiwa atau psycose.

Keabnormalan dapat berupa :

ketegangan batin (tension), murung dan rasa putus asa, gelisah/cemas, compulsive/perbuatan terpaksa, hysteria, rasa lemah, takut, pikiran-pikiran buruk. Semuanya itu mengganggu ketenangan hidup, misalnya tidak bisa tidur dengan nyenyak, tidak nafsu makan dan sebagainya.

Perbedaan orang terkena neurose dan psycose adalah orang yang mengindap neurose masih mengetahui dan merasakan kesukarannya, sedangkan penderita psycose tidak. Disamping itu orang yang terkena neurose kepribadiannya tidak jauh dari realitas, dan masih hidup dalam alam kenyataan, sedangkan orang yang terkena psycose kepribadiaannya sangat terganggu, tidak ada integritas dan ia hidup jauh dari alam kenyataan.

Gejala

  1. Nyeri otot
  1.  Pusing
  1. Sakit kepala
  1. Gangguan tidur
  1. Tidak dapat santai
  1. Lekas marah

Ketidakmampuan untuk pulih dengan istirahat atau bersantai gangguan dan lelah, tidur yang tidak nyenyak, sering bermasalah dengan mimpinya, durasi lebih dari tiga minggu. Beberapa gangguan mempunyai gejala yang mirip. Para klinisi dalam menegakan diagnosis mempunyai beberapa perbedaan melawan gangguan diatas yang membutuhkan batasan untuk menegakkan diagnosis yang tepat. Banyak gangguan medis yang dapat menyebabkan kelelahan meskipun melalui pemeriksaan medis dan melihat riwayat medis diperlukan.

Hidrosefalus, Kepala Membesar Akibat Cairan

Posted: 09 Aug 2014 09:29 PM PDT

DokterSehat.Com – Hidrosefalus dapat menyebabkan kepala penderitanya membesar dan ukurannya sangatlah abnormal. Banyak orang menyebutnya dengan istilah kepala air. Penyakit ini timbul ketika kepala memuat cairan yang terlalu banyak. Orang tidak dapat mencegahnya. Namun, dengan mengetahui seluk beluk dari penyakit ini, mungkin dapat membantu melakukan perawatan diri.

Hidrosefalus merupakan sebuah kondisi di mana terjadi penumpukan cairan dalam rongga (ventrikel) yang letaknya di dalam otak, hal ini akan menyebabkan ukuran ventrikel membesar dan menimbulkan tekanan pada otak. Apabila tekanan terus meningkat, jaringan yang ada dalam otak dapat rusak dan dapat menimbulkan gangguan dalam fungsi otak. Kondisi ini dapat dialami oleh semua orang dan semua usia. Namun, hal ini lebih sering dialami oleh bayi dan orang tua. Bayi yang baru saja dilahirkan mungkin dapat mengalami hal ini sehingga mereka akan mengalami kecacatan dalam hal intelektual dan akan mengalami gangguan pada perkembangan fisik mereka. Sedangkan, pada orang tua, mereka akan mengalami penurunan yang signifikan dalam memori atau kemampuan berpikir lainnya. Bila Anda mengalami hal ini, Anda harus melakukan pengobatan dengan cepat. Pilihan pengobatan yang digunakan pun harus tepat. Bila tidak, hal ini dapat menimbulkan komplikasi yang lebih parah.

Penyebab

1. Pada bayi
Sering disebabkan infeksi kongenital (infeksi di dalam kandungan dan dibawa sejak lahir), seperti toksoplasma, Cytomegalovirus, atau gangguan perkembangan otak lainnya. Biasanya infeksi ini terjadi pada kehamilan muda sampai trimester kedua. Bila penyebabnya adalah kelainan bawaan, gejalanya didapati saat belum lahir atau pada masa bayi.Jika gejala timbul saat bayi masih di kandungan, bayi tidak dapat lahir tanpa pertolongan khusus. Bahkan terkadang sudah meninggal di kandungan.

2. Pada anak yang lebih besar
Dapat disebabkan oleh paska infeksi selaput otak karena tumor otak, infeksi otak dan cedera kepala.

3. Pada orang dewasa
Dapat terjadi karena penyumbatan pada daerah pembungkus otak pada sumsum tulang belakang dan pada sistem sirkulasi cairan otak di daerah otak sendiri, misalnya disebabkan tumor, perdarahan otak, kista atau pembengkakan pembuluh darah di otak.

Gejala

Tanda dan gejala yang muncul akan berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya. Hal ini bergantung pada usia dari penderita hidrosefalus.

1. Bayi
Berikut beberapa gejala yang akan timbul dan dirasakan oleh bayi yang sudah menderita hidrosefalus :

Ukuran kepala berukuran sangat besar

Ubun-ubun, yang terletak di bagian atas kepala, menggembung dan tegang

  • Muntah
  • Kejang
  • Pola makan buruk
  • Mudah marah
  • Sering mengantuk
  • Bola mata mengarah ke bawah
  • Lemah, tidak ada kekuatan

2. Balita dan anak-anak

  • Kepala mengalami pembesaran yang abnormal
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Penglihatan kabur atau ganda
  • Keseimbangan tubuh tidak stabil
  • Koordinasi otot lemah
  • Mudah marah
  • Perubahan kepribadian
  • Tidak nafsu makan
  • Kejang
  • Sering mengantuk
  • Sulit bangun dari tidur
  • Penurunan kinerja, terutama di sekolah
  • Masalah dengan perhatian
  • Kemampuan berjalan dan berbicara terganggu

3. Dewasa muda dan setengah baya

  • Sakit kepala
  • Sulit bangun dari tidur
  • Hilangnya koordinasi dan keseimbangan tubuh
  • Lebih sering buang air kecil
  • Gangguan penglihatan
  • Penurunan memori, konsentrasi, dan kemampuan berpikir lainnya di mana hal ini dapat mempengaruhi kinerja

4. Orang dewasa

  • Lebih sering buang air kecil
  • Kehilangan ingatan
  • Hilangnya progresif pemikiran lain atau keterampilan penalaran
  • Kesulitan berjalan, biasanya akan berjalan dengan menyeret kaki
  • Koordinasi dan keseimbangan tubuh hilang
  • Gerakan tubuh lebih lambat dari biasanya

Namun, ada beberapa tanda dan gejala lain yang mungkin akan Anda alami, seperti :

1. Teriakan bernada tinggi

2. Masalah dalam hal bernapas dan makan

3. Muntah berulang

4. Sulit untuk membungkuk dan memindahkan leher atau kepala

5. Kejang

Yuk Mengenal Gejala Kanker Tulang

Posted: 09 Aug 2014 05:22 PM PDT

DokterSehat.Com – Meskipun penyakit kanker ini cukup jarang terjadi, namun tidak menutup kemungkinan jenis kanker ini terjadi pada siapa saja Ladies, apalagi untuk Anda yang memiliki riwayat pernah operasi kanker atau memiliki riwayat keluarga pengidap kanker.

Meskipun terlihat sangat keras dan nampak seperti benda mati, namun tulang terbentuk dari sel-sel hidup yang juga berkembang dan tumbuh seperti layaknya organ tubuh lain. Sel-sel ini pun tidak menutup kemungkinan terserang sel kanker atau tumor.

Seperti dikutip dari www.betterhealth.vic.gov.au, gejala kanker tulang bisa dilihat dengan munculnya nyeri pada tulang dan sendi dan rasa sakit akan semakin parah saat malam hari. Gejala nyeri tersebut bisa diikuti dengan pembengkakan pada tulang dan sendi dan sulit digerakkan. Hal ini mungkin rancu dengan gejala penyakit lain seperti arthritis, apalagi jika nyeri datang dan pergi serta jarang terjadi.

Gejala lain yang muncul bisa berupa rentan terhadap patah tulang atau ciri dari keropos tulang. Kanker tulang bisa menyerang tulang primer namun juga bisa menyerang tulang sekunder. Kanker tulang primer adalah kanker yang benar-benar dimulai dari tulang, dengan kata lain sel kanker memang menginfeksi tulang Anda, dan hal ini sangat jarang terjadi.

Kanker tulang primer paling umum bernama osteosarkoma yang biasa menyerang orang dewasa muda kisaran umur di bawah 35 tahun. Penyebab pasti kanker tulang, seperti juga kanker lainnya, masih belum diketahui, namun paparan lingkungan yang buruk selalu berpotensi menjadi penyebab.

Penyebab

Meskipun kita tidak dapat menentukan persis mengapa kanker tulang terbentuk, peneliti telah menemukan bahwa beberapa kondisi turun temurun dapat meningkatkan risiko kanker tulang. Contoh kondisi turun-temurun yang dapat meningkatkan risiko kanker tulang meliputi :

1. Multiple exostoses.

2. Rothmund-Thomson syndrome.

3. hereditary retinoblastoma.

4. Li-Fraumeni syndrome

Pengobatan

Kunci untuk pengobatan yang sukses adalah menghubungi tim perawatan (dokter onkologi) yang berpengalaman dalam kanker tulang primer, banyak jenis kanker tulang sangat jarang terjadi dan memiliki tim yang sangat berpengalaman dalam mengelola kanker tulang adalah sebuah kebutuhan. Beberapa jenis dokter membentuk tim-tim pengobatan unik dan termasuk ahli onkologi medis, ahli onkologi radiasi, ahli radiologi, ahli onkologi bedah, ahli kanker ortopedi, dan patolog khusus.

Ada tiga bentuk standar pengobatan untuk kanker tulang primer: pembedahan, terapi radiasi, dan kemoterapi. Sering kali, membutuhkan lebih dari satu metode perawatan, seperti operasi bersama dengan terapi radiasi. Pengobatan bervariasi bergantung padan jenis kanker tulang, apakah telah menyebar (metastasis), dan faktor kesehatan umum.

1. Operasi atau bedah
Kanker tulang ini paling sering dirawat dengan operasi, pembedahan untuk kanker tulang yang belum menyebar yaitu dengan membuang jaringan kanker dan sebagian kecil jaringan tulang yang sehat di sekitarnya. Beberapa tumor mungkin memerlukan kemoterapi atau terapi radiasi di samping pengobatan bedah.

2. Terapi radiasi
Terapi radiasi menggunakan tipe tertentu energi tinggi sinar radiasi untuk mengecilkan tumor atau menghilangkan sel-sel kanker, terapi radiasi bekerja dengan cara merusak DNA sel kanker itu, membuatnya tidak dapat berkembang biak. Meskipun terapi radiasi dapat merusak sel-sel sehat di dekatnya, sel-sel kanker sangat sensitif terhadap radiasi dan biasanya mati ketika diobati. Sel-sel sehat yang rusak selama radiasi seringkali dapat sepenuhnya pulih.

3. Kemoterapi
Kemoterapi seringkali diresepkan untuk mengobati kanker tulang. Obat kemoterapi bekerja dengan menghilangkan sel-sel kanker. Namun, ada sel-sel sehat lainnya dalam tubuh yang berkembang biak dengan cepat, seperti sel-sel folikel rambut. Sayangnya, banyak obat kemoterapi mungkin tidak mampu membedakan keduanya, menyerang sel sehat dan menyebabkan efek samping seperti rambut rontok.

Seperti jenis kanker lainnya, untuk mencegah timbulnya kanker hal yang terbaik kita lakukan adalah memperhatikan nutrisi gizi sehari-hari, perbanyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan yaitu makanan yang terdapat pada buah dan sayuran, Antioksidan ini yang akan menangkal radikal bebas penyebab utama kanker.

Advertisemen