Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Penanganan Penyakit Paru-Paru Pada Bayi

Posted: 03 Dec 2014 06:00 AM PST

Jangan remehkan sesak nafas yang terjadi, apalagi yang terjadi pada anak. Sebab bisa jadi itu adalah awal dari gangguan paru-paru. Apabila tidak segera ditangani, akan berakibat infeksi yang bisa mengganggu pertumbuhan buah hati anda. Kesehatan paru-paru pada usia ballita harus lebih diperhatikan, karena gangguan pada patu dapat menyebabkan gangguan perkembangan si anak. Penyakit paru-paru yang biasa menyerang anak-anak dan balita biasanya penyakit pneumonia (infeksi paru-paru), asma, batuk dan bronchitis.

Gejala umum yang tampak dari penyakit paru-paru pada bayi adalah bayi Anda terlihat lesu dan tidak aktif bergerak. Kulit dan kuku tampak membiru karena ini merupakan indikasi adanya masalah paru-paru, mengalami kesulitan bernafas, hidung mengeluarkan ingus yang tidak berhenti, demam dan tenggorokan kering.

Semua jenis penyakit paru-paru bisa membahayakan jiwa anak, apalagi paru-paru merupakan organ penting penunjang kehidupan manusia.  Penanganan penyakit paru-paru pada bayi adalah dengan tetap memberikan makanan sehat yang bergizi agar daya tahan tubuhnya tidak menurun. Biasanya bayi akan menolak makanan karena kondisi tubuh yang tidak sehat. Jika tubuh kurang sehat, bakteri atau virus penyebab terjadinya paru-paru akan semakin berkembang biak dan menggerogoti kesehatan bayi Anda.

Selain memberikan makanan yang sehat, penanganan penyakit paru-paru pada bayi juga terletak pada terjaganya kebersihan lingkungan.  Jika bayi Anda masih menyusu Air Susu Ibu (ASI), berikan sesering mungkin. Jika sudah berusia di atas 6 bulan, Anda bisa menambahkan air jeruk manis kepada bayi Anda. Jeruk manis mengandung vitamin C yang sangat bagus untuk penyembuhan penyakit paru-paru.

Jangan biarkan orang merokok di dekat bayi Anda, jauhkan bayi Anda dari polusi udara seperti asap pembakaran sampah dan asap obat nyamuk bakar. Usahakan agar bayi Anda beristirahat dengan cukup dan berikan obat sesuai dengan dosis yang diberikan dokter.

Penyakit paru-paru bisa dicegah diberikan vaksin Hib dan Pneumokokus (PCV) yang diberikan saat bayi. Vaksin ini memang tidak diwajibkan oleh pemerintah Indonesia, tapi vaksin PCV adalah vaksin yang dianjurkan karena vaksin ini bisa mencegah penyakit paru-paru dan radang otak. Vaksin mulai diberikan saat bayi ASnda berusia 2 bulan dengan interval dua bulan berikutnya sebanyak 3 kali. Imunisasi Hib juga diulang pada saat anak berusia 15 sampai 18 bulan, sedangkan PCV hanya diulang saat anak berusia 12 hingga 15 tahun.

Perawatan Kulit Bagi Kulit Sensitif

Posted: 03 Dec 2014 04:48 AM PST

DokterSehat.Com – Kulit sensitif memiliki reaksi cepat terhadap produk tertentu, bahan kimia, cuaca panas, atau kondisi lingkungan. Merawat kulit sensitif tidak bisa sembarangan, sebab banyak produk perawatan wajah yang malah menimbulkan dampak negatif pada kulit sensitif.

Biasanya, kulit akan terlihat memerah, berjerawat, bahkan mengalami iritasi. Kondisi ini tentu membuat tidak nyaman dan merusak penampilan.

Berikut beberapa cara perawatan bagi kulit sensitif yang perlu anda ketahui :

  • Pemilihan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit
    Untuk menghindari problem kulit senstitif, yang harus selalu dilakukan adalah menjaga kesehatan dan kebersihan kulit. Gunakan sabun atau pembersih yang tepat karena akan mempengaruhi kondisi kulit. Sementara, jika kotoran atau bakteri tidak terangkat maksimal, dapat menyebabkan masalah gatal dan merah pada kulit yang dapat berujung pada iritasi kulit.Untuk perawatan kulit bagi kulit sensitif pilihan sabun atau shower gel yang mengandung susu dan madu adalah pilihan yang tepat. Susu dan madu akan memberikan kelembaban pada kulit kering dan sensitif secara alami. Selain dapat menjaga kelembaban, susu serta madu juga dapat menjadikan kulit halus dan sekaligus segar. Pilihlah sabun atau pembersih atau shower gel dapat membersihkan, melembabkan, dan melindungi dari bakteri. Selain menjadikan kulit bersih, lembap dan terlindungi dari bakteri, sangat berguna untuk kulit yang mengalami problem gatal dan sensitif.
  • Perawatan kulit bagi kulit sensitif after shower
    Perawatan kulit bagi kulit sensitif setelah selesai mandi yang harus diperhatikan bagi pemilik kulit sensitif adalah memastikan tidak ada sisa sabun dan air yang masih bersembunyi di bawah antara lipatan-lipatan kulit seperti di bawah lengan, di belakang lutut, di sela-sela jari kaki dan tangan. Karena jika masih ada sisa sabun dan air, akan menyebabkan kulit menjadi terlalu lembab dan akan menjadi sarang kuman berkembang biak.
  • Memberi nutrisi kulit dari luar untuk menjaga kelembaban
    Kulit kering dan sensitif akan lebih mudah kehilangan kelembaban alaminya dibanding jenis kulit berminyak ataupun normal, untuk membantu menjaga kelembaban dalam perawatan kulit bagi kulit sensitif diperlukan nutrisi untuk kulit seperti lotion ataupun cream pelembab supaya kulit kering dan sensitif tidak mudah bersisik karena kehilangan terlalu banyak kelembaban.Waktu yang tepat menggunakan cream atau lotion pelembab adalah sesaat setelah selesai mandi, saat kulit masih dalam keadaan bersih dan segar sehingga cream ataupun lotion akan terserap sempurna ke dalam kulit. Jika sering berada dalam ruangan ber-AC dapat menggunakan lotion atau cream pelembab setiap 2 jam sekali atau setiap saat kulit terasa kering.
  • Memberi nutrisi kulit dari dalam untuk menjaga kesehatan kulit
    Perawatan kulit untuk kulit kering dan sensitif tidak cukup hanya dari luar tubuh saja, namun harus diimbangi dengan asupan nutrisi yang masuk melalui makanan dan minuman yang di konsumsi.Tubuh termasuk kulit memerlukan asupan cairan minimal 8 gelas air putih perhari. Selain cairan tubuh dan juga kulit memerlukan vitamin A, C, dan E untuk terus memperbaharui sel. Penuhi kebutuhan vitamin tubuh dan kulit melalui makanan bergizi tinggi seperti sayur dan buah-buahan segar.

Ternyata Rokok Menthol Lebih Berbahaya Jika Dibandingkan Dengan Rokok Non Menthol

Posted: 03 Dec 2014 04:48 AM PST

DokterSehat.Com – Kebiasaan merokok jelas memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Namun, varian rokok semakin banyak dijumpai di pasaran, kebanyakan berbahan tembakau dan adapula yang dikombinasikan dengan cengkeh. Bahkan, rokok yang beredar sekarang adalah produk moderen yang memiliki banyak rasa, salah satunya rasa mentol. Rokok mentol cukup banyak penggemarnya karena sensasi rasa mint yang membuatnya tidak terlalu keras dibanding rokok biasa.

Namun, berdasarkan sebuah penelitian, rokok mentol justru bisa menyebabkan masalah paru-paru yang lebih parah dibanding rokok biasa. Banyak dari mereka yang dirawat di rumah sakit karena penyakit paru-paru ini. Mereka mengalami kesulitan bernapas dan banyaknya lendir selama berhari-hari.

Argumen tersebut didapat dari hasil riset yang dilakukan peneliti dengan mengamati malah menemukan perokok menthol yang usia muda dikawasan Kanada mengisap rokok dua kali lebih banyak dari pada perokok biasa. Misalnya jika dalam satu hari perokok biasa menghabiskan 6 butir rokok, maka perokok menthol bisa sampai 10 butir rokok.

Riset tersebut juga menganalisis dari 3.758 perokok mentol serta 1.941 perokok biasa yang usianya dari mulai 45 sampai dengan 80 tahun, bahwa perokok menthol kebanyakan anak muda. Pada penelitian pertama, bahwa perokok menthol mempunyai resiko penyakit pernapasan lebih kecil dari pada perokok biasa.

Akan tetapi, kemudian penelitian tersebut dikaji ulang, alhasil setelah melakukan riset selama 18 bulan bahwa perokok mentol justru mempunyai kesehatan paru-paru lebih kecil jika dibandingkan dengan perokok biasa. Bahkan mereka mengalami kesulitan untuk berjalan selama 6 menit dan lebih besar mengalami nafas yang pendek.

Bahkan setelah melakukan analisis dengan menghubungkan faktor lain yang mempengaruhi misal seperti usia dan juga riwayat hisup, Bahwa perokok menthol mempunyai resiko terkena penyakit paru-paru sebesar 29 % dari pada perokok biasa atau non menthol.

Pengobatan Akupuntur Untuk Penderita Ginjal

Posted: 02 Dec 2014 10:32 PM PST

DokterSehat.Com – Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang berfungsi sebagai sistem ekskresi pada manusia yakni untuk mengeluarkan atau mengekskresikan zat-zat sisa metabolisme tubuh dalam bentuk urin. Terjadinya gangguan kesehatan yang menyerang organ ginjal, akan menyebabkan sisa metabolisme yang bersifat racun ini tidak bisa dibuang atau dikeluarkan oleh tubuh, sehingga penderitanya harus melakukan dialisis atau cuci darah untuk mengeluarkan atau membuangnya agar tidak meracuni organ tubuh yang lain.

Selain proses dialisis, alternatif pengobatan yang bisa dilakukan adalah tindakan transplantasi ginjal yang pastinya sangat mahal dan sulit menemukan donor yang tepat. Namun demikian, sebenarnya masih terdapat cara tradisional yang relatif lebih murah dalam pengobatan gagal ginjal, yaitu melalui terapi akupuntur dengan teknik accupuncture maupun accepresure pada titik meridian tertentu.

Jenis dan macam

Berikut beberapa jenis dan macam titik meridian dalam pengobatan akupuntur untuk penderita ginjal :

  • Anak ginjal kiri
    Menurut salah seorang praktisi akupuntur bahwa meridian anak ginjal kiri terdapat pada sepanjang ruas jari kelingking telapak kaki kiri, pertengahan telapak kaki kiri searah dengan jari tengah dan sisi luar telapak kaki kiri bagian dalam searah dengan ruas ibu jari. Sedangkan pada telapak tangan, meridian anak ginjal kiri terdapat pada sepanjang tepi luar jari kelingking.
  • Anak ginjal kanan
    Masih menurut sumber yang sama, dikatakan bahwa meridian anak ginjal kanan memiliki area yang sama dengan meridian anak ginjal kiri, hanya saja terdapat pada telapak kaki dan telapak tangan kanan.
  • Kandung empedu
    Gangguan kesehatan yang menyerang organ ginjal juga dapat dipicu oleh gangguan pada kandung empedu yang menyebabkan terjadinya batu empedu atau galbladder stone. Meridian kandung empedu terdapat pada ujung tepi jari telunjuk telapak tangan kiri dan kanan serta tepi luar telapak kaki kiri dan kanan searah dengan tulang kelingking.

Demikianlah beberapa jenis dan macam titik meridian dalam pengobatan akupuntur untuk penderita ginjal yang bisa dilakukan sendiri dengan teknik accupresure atau pemijatan.

Kunci Jantung Sehat

Posted: 02 Dec 2014 10:19 PM PST

DokterSehat.Com – Meski hanya berukuran sekepalan tangan, jantung merupakan organ yang vital peranannya bagi tubuh. Terganggu atau rusak sedikit saja, nyawa yang menjadi taruhannya. Mengingat perannya yang sengat penting, jantung perlu dijaga agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

Ketika kita tidak sadar bahwa jantung sedang bekerja, itu berarti jantung masih baik, tutur dr Godeliva Maria Silvia Merry, M.Si, dokter sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), Yogyakarta.

Kunci jantung sehat menurut para ahli

Kunci Jantung Sehat adalah salah satu pengetahuan umum tentang kesehatan jantung, yang harus anda ketahui. Jantung adalah salah satu organ penting dalam tubuh kita; organ ini melakukan banyak tugas, seperti memompa darah ke seluruh tubuh, dan mengatur sirkulasi darah pada umumnya. Selain tugas penting ini, ada banyak peran jantung bagi manusia.

Karena perannya yang sangat penting, kesehatan jantung harus sangat diperhatikan. Sayangnya, ada begitu banyak faktor dari luar yang bisa sangat berbahaya bagi kesehatan jantung, mulai dari makanan hingga gaya hidup. Beberapa orang yang tidak mawas dengan kesehatan jantungnya akhirnya harus berakhir menderita sakit jantung yang bisa berakibat fatal. Berbeda dengan penyakit lain, sekali anda mengalami masalah dengan jantung anda, maka akibatnya bisa saja kematian.

Kunci jantung sehat secara teknis, menurut ahli kesehatan

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menjaga jantung anda selalu sehat, dan salah satunya adalah dengan mengetahui rahasia memiliki Jantung Sehat. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam memonitor dan menjaga kesehatan jantung, dan menurut para ahli, setidaknya ada sepuluh hal yang harus diperhatikan.

Kesepuluh hal inilah yang disebut sebagai kunci dari jantung sehat. Secara teknis, inti dari memiliki jantung yang sehat yang pertama adalah kadar kolesterol anda harus dibawah 200mg. Kolesterol adalah salah satu zat yang memang berpengaruh bagi kesehatan jantung, karena zat ini sifatnya menghalangi jalan darah dari dan ke jantung, melalui pembuluh darah. Selain itu, kadar LDL, yang biasa disebut sebagai kolesterol jahat, juga harus dibawah 150mg. Apabila kadar trigliserida anda dibawah 200mg, dan kadar HDl anda dibawah 50mg, maka jantung anda adalah jantung yang sehat.

Kunci jantung sehat yang berhubungan dengan gaya hidup

Kunci dari jantung sehat secara teknis yang lain adalah apabila kadar gula postprandial tidak lebih dari 160mg, dan tekanan darah tidak lebih dari 140mmHg. Para ahli tidak hanya merumuskan kunci dari jantung yang sehat secara teknis; mereka juga memberi masukan, agar seseorang memiliki jantung yang sehat, dan ini berhubungan dengan kebiasaan dan gaya hidup.

Seperti yang disebutkan diatas, kolesterol adalah zat yang berbahaya bagi jantung, dan ini hanya terdapat pada makanan. Oleh karena itu, ada baiknya anda menghindari makanan yang mengandung kolesterol seperti gorengan dan makanan berlemak lainnya. Selain itu, olah raga dan tidak merokok juga merupakan Kunci Jantung Sehat.

Pencegahan Penyakit Jantung Koroner

Posted: 02 Dec 2014 09:02 PM PST

DokterSehat.Com – Saat ini penyakit jantung koroner, telah menjadi penyebab kematian utama di dunia. Fakta membuktikan penyakit jantung koroner telah merengut nyawa sebanyak 478.000 orang pertahunnya di Amerika Serikat. Termasuk di Indonesia, penyakit jantung merupakan penyakit yang mematikan. Survei Depkes RI mendapatkan terjadi peningkatan kematian akibat penyakit jantung dari 9,7 % menjadi 16 %.

Seperti di maklumi penyebabnya adalah terjadinya hambatan aliran darah pada arteri koroner yang menyuplai darah ke otot jantung. Salah satu hambatan berupa plak, dan prosesnya memakan waktu yang amat panjang, bahkan dapat bertahun-tahun, mungkin di mulai sejak masa muda yang seringkali memuncak menjadi serangan jantung atau operasi pintas koroner.

Gejala-gejalanya

Seringkali gejala pertama dari penyakit jantung koroner adalah kematian mendadak (sudden death) (35-40% kasus). Gejala lainnya (60%) adalah sakit di dada seperti ditekan-tekan, rasa sakitnya menjalar ke lengan kiri dan leher seperti tercekik. Untuk beberapa orang, gejalanya mirip masuk angin yaitu sakit di ulu hati, kadang-kadang diiringi kembung, tetapi disertai dengan denyut nadi yang lemah, cepat dan banyak keringat.

Masa emas (golden period)-nya adalah pada dua jam pertama setelah serangan pertama. Jika lewat dua jam, komplikasinya sudah berat. Jadi, bila Anda tiba-tiba merasakan sakit ulu hati yang berat disertai keringan dingin, denyut nadi lemah, dan cepat, banyak keluar keringat, itu bukan masuk angin. Segeralah periksakan diri anda ke dokter.

Faktor resiko

Penyakit jantung biasanya terjadi akibat gaya hidup, pola makan, dan aktivitas sehari-hari si penderita yang tidak memperhatikan kesehatan. Namun ada beberapa faktor risiko terpenting penyakit jantung koroner yaitu :

  • Memasuki usia 45 tahun bagi pria dan bagi wanita memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi).
  • Riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
  • Kadar kolesterol LDL tinggi sementara kadar kolesterol HDL rendah.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Kegemukan (obesitas).
  • Diabetes Mellitus.
  • Kurang aktifitas fisik.

Beberapa pencegahan penyakit jantung koroner

Agar jantung tetap sehat dan bekerja dengan baik dibutuhkan oksigen serta zat-zat gizi lain melalui darah. Darah akan membawa semua oksigen dan nutrisi yang diperlukan melalui pembuluh darah koroner (arteria) yang menyelimuti bagian luar jantung, sebenarnya penyakit apapun dapat mempengaruhi semua bagian dari jantung, namun yang paling umum terjadi adalah aterosklerosis pada arteria koroner yang umum disebut penyakit jantung koroner.

Penyakit ini merupakan penyebab nomor satu dari serangan jantung dimana pada beberapa orang dapat menyebabkan kematian, penyempitan pada pembuluh darah koroner membuat darah tidak dapat diantar menuju otot jantung dengan semestinya. Arteri yang sempit karena timbunan plak yang mengeras akan membuat suplai oksigen ke jantung terhambat, akibatnya jantung mengalami kontraksi mendadak yang memicu serangan jantung.

Berikut adalah beberapa tips berguna untuk mencegah penyakit jantung koroner :

  • Pola makan sehat
    Terapkan menu makan yang kaya serat dan cukup nutrisi, perhatikan pula cara pengolahannya, sebaiknya hindari makanan yang diolah dengan cara digoreng di dalam banyak minyak,  sebaliknya olah makanan dengan cara ditumis, direbus atau dikukus. Jika harus mengolah makanan dengan cara menggoreng, sebaiknya gunakan minyak zaitun daripada minyak goreng, sebab minyak zaitun memiliki kandungan lemak yang rendah. Hindari makanan makanan yang mengandung kolesterol dan lemak tinggi,  misalnya seafood – kandungan kolesterol tinggi di dalamnya dapat membahayakan jantung. Pilih produk makanan yang rendah lemak atau bahkan tanpa lemak. Konsumsi susu, keju atau mentega yang rendah lemak. Selain lemak, hindari juga makanan yang mengandung gula yang tinggi, misalnya soft drink. Konsumsi karbohidrat secukupnya karena secara alami tubuh akan memproses karbohidrat menjadi gula dan lemak. Mengkonsumsi oat atau gandum dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
  • Berhenti merokok
    Siapapun tahu bahwa rokok sangat buruk untuk kesehatan jantung, oleh karena itu, hentikan kebiasaan merokok anda segera agar jantung anda tetap sehat.
  • Hindari Stres
    Saat seseorang mengalami stres, otak memerintah tubuh untuk mengeluarkan hormon cortisol untuk mengatasinya namun jika hormone ini diproduksi berlebihan dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku, hormon norepinephrine juga akan diproduksi oleh tubuh untuk mengatasi stres, namun jika diproduksi berlebihan dapat mengakibatkan tekanan darah meningkat.
  • Hipertensi
    Tekanan darah tinggi juga dapat menjadi penyebab penyakit jantung, sebab tekanan darah yang berlebihan dapat melukai dinding arteri dan memungkinkan kolesterol LDL memasuki arteri dan berakibat pada meningkatnya timbunan plak.
  • Obesitas
    Jaga pola makan agar tidak berlebihan sehingga anda terhindar dari kegemukan, seseorang dengan lingkar pinggang lebih dari 80 cm memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena serangan jantung koroner. Selain itu, obesitas atau kelebihan berat badan dapat meningkatkan resiko terkena tekanan darah tinggi dan diabetes. Diabetes merupakan salah satu faktor yang mempercepat terjadinya penyakit jantung koroner selain dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung.
  • Olahraga Teratur
    Lakukan olahraga kardio seperti jogging, berjalan kaki, renang atau bersepeda. Jenis olah raga tersebut dapat menguatkan kerja otot jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.
  • Konsumsi Antioksidan
    Radikal bebas yang berasal dari polusi udara, asap rokok dan asap kendaraan bermotor dapat menyebabkan endapan pada pembuluh darah yang mengakibatkan penyumbatan, radikal bebas dalam tubuh dapat dihilangkan lewat konsumsi antioksidan dimana antioksidan bekerja menangkap radikal bebas dalam tubuh dan membuangnya. Antioksidan bisa diperoleh dari berbagai macam sayuran dan buah.

Penyakit Jantung Koroner

Posted: 02 Dec 2014 08:19 PM PST

DokterSehat.Com – Penyakit Jantung Koroner adalah penyempitan pembuluh darah kecil yang memasok darah dan oksigen ke jantung. Ini disebabkan oleh pembentukan plak di dinding arteri, dikenal pula sebagai pengerasan arteri. Pembentukan plak ini dapat menyertai perpaduan pradisposisi genetik dan pilihan gaya hidup. Faktor risiko mencakup usia, jenis kelamin, riwayat genetik dan ras. Faktor lain yang memengaruhi kemungkinan CCHD mencakup kolesterol tinggi, merokok, penyalahgunaan substansi dan masalah berat badan.

Faktor-faktor penyakit jantung koroner

Seseorang bisa mendapatkan penyakit jantung melalui beberapa faktor. Yang pertama adalah keturunan; jika orang tua atau saudara kandung anda pernah mengalami serangan jantung pada usia di bawah 60, maka anda memiliki risiko yang lebih tinggi menderita penyakit ini. Oleh karena itu, jika memang ada riwayat serangan jantung dalam keluarga anda, sebaiknya anda jauh lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan serta gaya hidup agar kesehatan jantung tetap terjaga.

Faktor lain yang menyebabkan penyakit jantung adalah pola makan dan gaya hidup. Pola makan yang buruk serta asupan makanan yang berlebihan memicu penyakit jantung. Konsumsi karbohidrat dan lemak tanpa diimbangi dengan konsumsi protein, mineral dan vitamin yang cukup akan membuat tubuh anda menjadi tempat penimbunan lemak. Untuk itu selalu jaga pola makan anda, konsumsi karbohidrat dan lemak secukupnya dan tingkatkan asupan protein, serat dan vitamin yang berasal dari bahan makanan segar seperti sayuran, buah buahan, kacang kacangan, biji bijian dan ikan.

Jika anda tidak mengatur dan menjaga pola makan agar tetap sehat, kadar lemak dan kolesterol dalam tubuh anda akan meningkat. Hal ini tidak hanya akan berakhir pada kegemukan, namun juga penyakit berbahaya yang menyertai masalah kegemukan seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Selain pola makan, anda juga harus menjalani gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit jantung; lakukan olah raga rutin, banyak minum air putih, berhenti merokok dan konsumsi alcohol serta menghindari stress berlebihan. Hal-hal tersebut memang terdengar sangat klise, namun menjadi satu satunya cara agar terhindar dari penyakit jantung dan penyakit berat lainnya. Pola makan dan gaya hidup sehat menjamin anda terhindar dari masalah-masalah kesehatan, dan sebenarnya apabila diterapkan sejak dini dalam kehidupan sehari hari, pola makan dan gaya hidup sehat tersebut sama sekali tidak sulit untuk dijalankan.

Gejala-gejala serangan jantung koroner

Jika seseorang menderita penyakit jantung, ia akan mengalami beberapa gejala spesifik seperti rasa sakit atau nyeri yang luar biasa pada dada. Namun kebanyakan orang tidak menganggapnya serius karena mengira rasa sakit itu merupakan gangguan pencernaan. Gejala spesifik lainnya adalah rasa tertekan di bagian tengah dada selama sekitar 30 detik sampai 5 menit, jantung terasa berdebar debar, keluar keringat dingin, pusing dan bahkan pingsan.

Berbeda dengan serangan jantung yang timbul secara mendadak, penyakit jantung sendiri terjadi secara perlahan lahan; selain itu sebenarnya gejala-gejala penyakit jantung sudah dapat terlihat beberapa bulan sebelum serangan jantung terjadi namun sayangnya, banyak orang tidak terlalu mempedulikannya karena mengira itu adalah gejala dari penyakit ringan lain; di antara gejala-gejala penyakit jantung adalah penderita sering merasa sangat lelah, meski hanya melakukan kegiatan rutin yang ringan.

Rasa lelah ini diakibatkan karena jantung tidak mendapatkan cukup oksigen akibat dari penyumbatan pembuluh darah koroner. Kebanyakan orang mengira mereka kelelahan karena kurang tidur atau stress akibat masalah-masalah pekerjaan, sehingga mereka tidak segera memeriksakan diri ke dokter atau ahli jantung. Jika kemudian anda mengalami rasa nyeri atau rasa ditekan pada dada, dalam dunia medis disebut angina, hal tersebut memberikan peringatan akan terjadinya serangan jantung. Beberapa hari sebelum mengalami serangan jantung hebat, biasanya anda akan terlebih dahulu mengalami kontraksi otot di dada yang terjadi secara tiba-tiba; hal ini adalah serangan jantung ringan yang umum terjadi sebelum serangan jantung koroner.

Haid Tidak Lancar Pada Anak Remaja

Posted: 02 Dec 2014 07:33 PM PST

Pertanyaan Konsultasi

Selamat pagi dokter, saya mau tanya, saya usia 17 tahun tetapi haid saya tidak lancar dokter, padahal saya sama pacar saya tidak pernah melakukan hubungan intim, itu kenapa ya dokter?

Saya terakhir kali haid tanggal 3 0ktober dokter, sampai sekarang belum dapat haid lagi, itu kenapa ya dokter? Apakah normal atau tidak? Saya merasa takut dokter. Terimakasih

Salam
Ibu Mela

Jawaban Konsultasi

Pada remaja biasanya karena faktor hormonal, sebaiknya periksakan ke dokter spesialis kandungan untuk diterapi. Minta orang tua untuk mendampingi. Terimakasih

Salam

dr. Vanny Bernadus
Team DokterSehat.com

Cara Tepat Menghitung Usia Kehamilan

Posted: 02 Dec 2014 07:17 PM PST

DokterSehat.Com – Pengetahuan akan menghitung usia kehamilan masih banyak kurang dipahami oleh para ibu hamil, padahal hal ini merupakan hal penting untuk dapat mengetahui usia kehamilan yang sedang dijalani. Dengan mengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamil dapat mengetahui perkembangan atau pertumbuhan organ apa yang sedang terjadi pada janinnya, kebutuhan apa yang diperlukan oleh janinnya dan hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama usia kehamilan tersebut.

Selain itu, dengan mengetahui usia kehamilan, seorang ibu hamil dapat mengetahui kapan jadwal pemeriksaan yang harus dilakukan baik ke dokter maupun ke bidan, sehingga dengan demikian diharapkan kehamilanyang sedang dijalani menjadi sehat dan menghasilkan buah hati yang berkualitas.

Cara menghitung usia kehamilan yang pertama adalah dengan menggunakan metode kalender, penggunaan metode ini mutlak membutuhkan pengetahuan lebih mengenai siklus haid seseorang. Sebab penghitungannya  didasarkan pada  tanggal berapa haid anda yang terakhir. Kemudian tanggal itu akan diolah dengan menggunakan rumus Naegele yaitu tanggal terakhir haid +7, kemudian bulan haid – 3 serta tahun ditambah dengan angka 1.

Meski cara ini sering digunakan namun sesungguhnya penggunaannya terbatas pada wanita yang memiliki siklus menstruasi yang memang teratur yaitu setiap 28 atau 30 hari sekali. Sayangnya, tidak semua wanita demikian bukan? Jadi, metode menghitung usia kehamilan lainnya mutlak diperlukan.

Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan mendeteksi gerakan janin, jIka Anda merasakan gerakan janin dalam perut maka Anda dipastikan sudah ada dalam usia 18 sampai 20 minggu. Hal ini berlaku bagi mereka yang baru pertama kali hamil. Sementara pada kehamilan selanjutnya, biasanya janin mulai bergerak saat usia kehamilan memasuki minggu ke 16 sampai 18.

Metode lain yang digunakan menghitung usia kehamilan adalah dengan sistem Fundus Uteri atau puncak rahim, umumnya bidan ataupun dokter akan meraba bagian fundus uteri atau rahim Anda terutama pada wilayah yang menonjol di area dinding perut.  Sistem penghitungan dimulai dari tulang kemaluan sang ibu. Apabila jarak antara tulang kemaluan dan puncak rahim berkisar 28 cm berarti usia janin sudah sampai pada angka 28 minggu. Sedangkan jika mencapai angka 36 cm maka usia janin sudah 36 minggu. Jika berat badan ibu normal, maka sistem penghitungan usia janin bisa dilaukan dengan menggunakan teknik dua jari. Biasanya tenaga medis akan meletakkan dua jarinya di antara tulag kemaluan dan perut Anda. Apabila jarak antara tulang kemaluan dan puncak rahim masih ada di bawah pusar, dengan demikian setiap dua jari mewakili usia 2 minggu.

Cara menghitung usia kehamilan yang terakhir adalah denga  menggunakan metode ultrasonografi atau populer dengan singkatan USG, cara ini paling mudah juga yang terpopuler dipakai oleh bidan maupun dokter. Akurasinya bahkan mencapai angka 95%. Selain bisa digunakna untuk menghitung usia janin, USG ini juga bisa menampilkan gambar 3 dimensi janin dalam perut ibu.

Advertisemen