Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Hindari Influenza di Musim Pancaroba
- Aktivitas-aktivitas Kampus yang Bikin Sehat
- Tips Memiliki Gigi Putih Menawan
- Buang Air Kecil Tidak Teratur
- Hati-hati Buat Mahasiswi yang Ingin Sedot Lemak
- Cara Alami Merawat Kuku Biar Tetap Sehat dan Cantik
- Tips Mudah Untuk Dapatkan Berat Badan Ideal
| Hindari Influenza di Musim Pancaroba Posted: 08 Dec 2014 07:00 AM PST DokterSehat.Com – Di Indonesia, baru saja memulai kedatangan musim penghujan, menggantikan musim kemarau yang cukup panjang. Dibeberapa daerah bahkan diwarnai dengan musibah banjir dan tanah longsor. Musim pancaroba, demikian orang sering menyebut masa peralihan ini biasanya ditandai denga timbulnya berbagai jenis penyakit, baik orang tua dan terutama pada anak-anak yang daya tahan tubunya kurang. Hal ini dikarenakan perubahan suhu udara yang sebelumnya panas tiba-tiba menjadi dingin dan lembap. Sebagai mahasiswa, kita seringkali disibukan dengan padatnya jadwal kuliah dan berbagai kegiatan lain di luar kelas. Apalagi mendapat banyak tugas lapangan dari dosen, dan pengerjaan laporannya membuat kita harus bergadang. Keadaan seperti ini akan membuat daya tahan tubuh berkurang, dan kamu mudah terserang flu. Jangan sepelekan. Influenza akan membuat tubuh kamu menjadi meriang dan demam. Apabila semakin parah, tubuh kamu akan drop dan harus dirawat di rumah sakit. Untuk itu, tips berikut dapat membantu agar terhindar dari influenza :
Kalau kamu sudah terjangkit penyakit influenza? Jangan menulari orang lain. Lakukan hal berikut :
|
| Aktivitas-aktivitas Kampus yang Bikin Sehat Posted: 08 Dec 2014 04:00 AM PST DokterSehat.Com – Mau tahu kegiatan apa saja yang bisa membuat tubuhmu sehat? Silahkan disimak di bawah ini :
Akan tetapi, ada beberapa hal yang juga harus kamu perhatikan selama masa kuliah ini. Ingatlah untuk istirahat yang cukup, hindari minuman keras dan makan yang cukup. Karena berbagai aktivitas tersebut akan menyita banyak energi yang membuat tubuh cepat lelah. |
| Tips Memiliki Gigi Putih Menawan Posted: 08 Dec 2014 01:00 AM PST DokterSehat.Com – Salah satu hal yang menarik pada raut wajah seseorang yakni senyuman menawannya. Senyuman yang menawan ini dapat membuat orang lebih terpikat . Namun, senyuman yang menwan ini tak hanya dengan memiliki senyuman manis tetapi penampilan gigi yang putih bersih. Menjadikan gigi tetap putih dan memiliki senyuman yang emnawan ini tentunya mudah dan hanya mengonsumsi beberapa makanan tertentu. Makanan tersebut memiliki kandungan yang baik untuk menghilangkan warna kusam di gigi dan membersihkan plak gigi sehingga gigi akan terlihat lebih putih bersih untuk kamu memberikan senyuman menawan terhadap seseorang. Beberapa tips sederhana untuk mengembalikan gigi putih :
Selain memanfaatkan cara-cara tadi, ada kebiasaan lain yang sebaiknya kamu lakukan. Konsumsi buah-buahan yang dapat memproduksi air liur seperti apel, pir, strawberry, seledri, dan wortel, karena dapat menolong untuk menyingkirkan bakteri dari mulut, dan memutihkan gigi. Selain itu, sayuran berwarna hijau tua, seperti bayam, brokoli, dan kale mengandung senyawa mineral yang memproduksi selaput yang menutupi gigi dan melindunginya dari noda. Gak hanya itu, sehabis makan, kamu harus berkumur selama 30 detik. Kebiasaan ini sangat baik untuk mencegah sisa makanan tertinggal di gigi. Dan yang pasti kamu harus sikat gigi minimal 2 kali sehari, ketika bangun tidur dan setelah makan malam. Ingat jaga selalu kebersihan gigimu! |
| Posted: 08 Dec 2014 12:37 AM PST Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, sudah 6 bulan ini saya sering buang air kecil juga tidak teratur 3-5menit berulang lagi, dan akhir-akhir ini kaki saya sering kesemutan seperti ditusuk-tusuk. Itu kenapa ya dokter? Terimakasih Salam Bapak Amir Khan Jawaban Konsultasi Kesemutan bagian mana? Berapa usia anda? Sudah menikah? Ada riwayat berganti-ganti pasangan sex? Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Hati-hati Buat Mahasiswi yang Ingin Sedot Lemak Posted: 07 Dec 2014 10:00 PM PST DokterSehat.Com – Bukan rahasia lagi jika operasi sedot lemak menjadi salah satu cara untuk membuat tubuh langsing dan mendapatkan bentuk tubuh proporsional pastinya. Nah, sebelum menjalani sedot lemak, ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Bila sedot lemak? Sedot lemak sebenarnya salah satu alternatif terakhir ketika seseorang telah depresi dengan berat tubuh dan lemak yang menempel. Cara ini memang sangat instan, karena kamu tidak usah bersusah payah berolahraga. Akan tetapi, resikonya sangat besar lho, seperti berikut ini :
Bila kamu tetap ingin melakukan sedot lemak, satu hal yang harus diingat, bahwa idealnya sedot lemak ini bukan untuk menurunkan berat badan, namun memperbaiki bentuk tubuh seseorang. Berat badan kamu tidak akan berkurang, karena lemak yang dibuang meruapakan lemak di bawah kulit dalam jumlah terbatas (2000 cc – 5000 cc). Sedot lemak ini ternyata juga dapat menyebabkan kematian bila dilakukan secara berlebihan. Pada saat berlangsungnya sedot lemak, darah juga dapat ikut keluat dan menimbulkan trauma bocornya pembuluh darah. Berhati-hatilah mencari dokter yang berpengalaman, atau kemungkinan kamu ingin menghabiskan uang dengan operasi plastik dan sedot lemak di Korea Selatan, mungkin akan lain ceritanya. Tentu biaya sedot lemak tidak murah dan sekali lagi kamu harus ditangani oleh dokter yang benar-benar ahli. |
| Cara Alami Merawat Kuku Biar Tetap Sehat dan Cantik Posted: 07 Dec 2014 08:00 PM PST DokterSehat.Com – Kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang sering terlihat, untuk itu kita harus selalu merawat kuku agar selalu tampak cantik dan berkilau. Setiap orang mempunyai jenis kuku yang berbeda-beda, mulai dari jenis kuku lunak, kuku rapuh, kuku kering, hingga kuku yang sehat, semua itu hanya tergantung bagaimana kita merawat dan menjaganya agar kuku menjadi cantik dan sehat berkilau. Berikut tips merawat kuku :
Apabila kuku-kukumu mulai rusak dan kering, banyak sekali bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk peremejaan kuku-kukumu, gunakan blimbing wuluh, dengan menggosokkan potongan blimbing wuluh pada kuku yang mau dibersihkan. Kemudian bilas dengan air bersih. Bisa juga dengan menggunakan belimbing sayur yang digosokan pada dasar kuku. Selain itu, kamu bisa merendam tangan ke dalam cuka apel dan minyak zaitun yang sudah dihangatkan. Gak hanya itu, bahkan lidah buaya yang dioleskan pada kuku juga bisa membuat kuku-kukumu menjadi cantik dan bening. |
| Tips Mudah Untuk Dapatkan Berat Badan Ideal Posted: 07 Dec 2014 05:00 PM PST DokterSehat.Com – Memiliki berat badan ideal merupakan idaman setiap orang, rasanya tidak ada seorang pun yang ingin memiliki bobot lebih maupun kurang, kecuali untuk tujuan tertentu. Misalnya, demi mendapatkan rekor orang tergemuk maupun terkurus sedunia. Jika Anda sudah bekerja keras untuk menurunkan berat badan tapi belum optimal, sebuah tim peneliti dari Eropa menyarankan untuk mengonsumsi lebih banyak protein dan mengurangi karbohidrat olahan. Resep ini diyakini ampuh untuk mengikis timbunan lemak. Di antara pria dan wanita yang telah kehilangan sedikitnya 8 persen dari berat badan dengan diet rendah kalori, mereka yang menghabiskan enam bulan berikutnya dengan melakukan diet tinggi protein dan rendah karbohidrat olahan adalah yang paling kecil kemungkinan untuk naik kembali berat badannya. Para partisipan dibagi dalam beberapa kelompok makan dengan jumlah kandungan protein makanan yang bervariasi, lemak dalam jumlah sedang, dan jumlah karbohidrat yang berbeda-beda dalam kategori tinggi atau rendah glycemic index(GI), yaitu ukuran seberapa cepat makanan diubah menjadi gula dalam darah. Apakah hasil studi ini diterjemahkan sebagai saran diet yang berbeda untuk penggunaan yang lebih luas? Saya mau mengatakan bahwa kami masih harus teliti lebih lanjut karena GI benar-benar tidak mudah dan memiliki sebuah perangkat langsung yang dapat digunakan untuk kebanyakan orang, kata Dr Thomas Meinert Larsen dari Universitas Kopenhagen, salah satu penulis studi tersebut seperti dikutip laman Reuters Health. GI pada awalnya dikembangkan untuk digunakan penderita diabetes, yang menunjukkan seberapa cepat glukosa darah bisa sampai ke puncak setelah seseorang mengonsumsi makanan tertentu. Makanan yang kadar GI-nya tinggi, roti tawar misalnya, menghasilkan lonjakan cepat dalam glukosa darah. Sementara kandungan GI yang rendah seperti roti gandum, menyebabkan peningkatan gula darah lebih lambat yang berlangsung untuk jangka waktu yang lebih lama. Kebanyakan label makanan saat ini tidak mencantumkan kandungan GI di dalamnya. Juga tidak ada informasi yang cukup tentang makanan yang memicu GI yang tersedia di internet, ujar Larsen. Dalam penelitian terbaru yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine ini, Larsen dan rekan-rekannya mengikutsertakan 773 pria dan wanita serta keluarga mereka di delapan negara Eropa Barat. Untuk keluarga, mereka secara acak diminta menjalankan satu dari lima jenis diet dan perawatan tubuh yang berbeda selama 26 minggu. Tidak ada pembatasan kalori dalam makanan, tapi empat dari jenis diet itu menentukan proporsi protein, lemak, dan karbohidrat olahan seseorang yang seharusnya menjalankan asupan makanan sehari-hari. Satu kelompok tanpa pembatasan makanan sebagai pengendali, sisanya ditugaskan untuk makan makanan dengan kandungan protein yang rendah dan diet tinggi GI, protein rendah dan tinggi GI, protein tinggi dan rendah GI, atau protein tinggi dan tinggi GI. Pada kelompok partisipan yang rendah protein, orang-orang mengonsumsi 13 persen kalori sebagai sumber protein. Sementara di kelompok tinggi protein, 25 persen dari total energi yang dikonsumsi adalah protein. Para partisipan di semua kelompok bisa makan sebanyak yang mereka suka. Sekitar 71 persen dari orang dewasa yang mengikuti penelitian ini menyelesaikan studi dengan baik. Sementara sekitar 26 persen dari kelompok diet tinggi protein dan rendah GI dikeluarkan dari penelitian sebelum selesai, dan 37 persen dari kelompok diet rendah protein dan tinggi GI juga berhenti di tengah jalan. Di antara 548 orang yang menyelesaikan penelitian ini, hanya mereka yang mengonsumsi diet rendah protein dan tinggi GI berat badannya meningkat (rata-rata 1,67 kg atau sekitar 3,7 pon). Ketika peneliti melihat secara terpisah pada orang-orang dalam kelompok diet protein tinggi, mereka menemukan mereka berkurang beratnya sekitar satu kilogram dibandingkan dengan kelompok rendah protein. Di mana hasil yang sama juga berlaku bagi kelompok diet rendah GI dan tinggi GI. Larsen menunjukkan bahwa setiap orang harus tetap menggunakan akal sehat dalam menerapkan prinsip rendah GI ini. Menurut dia, selai Nutella rasa hazelnut cokelat sebenarnya memiliki tingkat GI yang rendah dibandingkan wortel rebus, meskipun jelas-jelas bukan termasuk makanan sehat. Karena alasan ini, kata Larsen, orang harus menggunakan konsep GI dalam sebuah kelompok makanan, misalnya memilih gandum bukan roti tawar atau memilih nasi merah dibandingkan nasi putih. Sementara itu, setiap orang dapat membatasi asupan kalori dan menurunkan berat badan dalam jangka waktu yang pendek. Bagian yang paling sulit adalah menjaga itu semua, kata Dr David Ludwig, Direktur Optimal Weight for Life Program di Children's Hospital Boston, Amerika Serikat. Fakta telah membuktikan bahwa orang yang menjalankan diet protein tinggi dan rendah GI adalah yang paling berhasil dalam menjaga berat badan dari tidak harus menjadi masalah akibat kemauan belaka, kata Ludwig yang ikut menulis catatan editorial yang menyertai penelitian. Sifat alami dari diet dan bagaimana diet memengaruhi pokok biologis kita mungkin memiliki banyak hubungan dengan seberapa besar kemungkinan kita mematuhinya untuk tetap diet. Orang yang menjalankan diet tinggi protein dan rendah GI kelihatan suka makan berlebihan, mungkin karena mereka merasa kurang lapar dan lebih energik. Atau hanya menyadari bahwa mereka melakukan (diet) dengan lebih baik. Tidak ada kesuksesan yang lebih baik jika sukses menyangkut berat badan. Orang juga pasti dapat mencoba ini di rumah, ujar Ludwig. Menambahkan satu porsi kacang tanah dan kacang polong ke dalam makanan setiap hari dan kembali mengonsumsi beras olahan akan menghasilkan setidaknya perubahan pola makan sebanyak yang mereka peroleh dalam studi ini. Jika setiap orang di Amerika bisa membatasi dua porsi sereal dan menggantinya dengan satu porsi kacang tanah dan satu porsi kacang polong, dampaknya pada kesehatan masyarakat benar-benar akan berpotensi besar, dan itu perubahan dalam jangkauan setiap orang.
|
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments