Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Sering Sakit Kepala Bagian Belakang

Posted: 30 Jan 2015 11:02 PM PST

Pertanyaan Konsultasi

Selamat sore dokter, saya setiap hari pagi sampai siang kepala bagian belakang saya terasa sangat sakit? Tetapi cuma pagi sampai siang. malamnya sudah tidak sakit lagi. Ini kira-kira sakit apa ya dokter? Terimakasih

Salam

Bapak Rendi

Jawaban Konsultasi

Berapa usia anda? Sudah berapa lama keluhan ini? Apa pekerjaan anda? Apa aktivitas anda saat pagi sampai siang? Apa yang memperberat dan meringankan keluhan ini? Terimakasih

Salam

dr. Vanny Bernadus
Team DokterSehat.com

Alasan Obesitas Dianggap Penyakit Dan Perlu Dibasmi

Posted: 30 Jan 2015 10:01 PM PST

DokterSehat.Com – Tubuh dengan berat badan ideal adalah solusi terbaik jika Anda ingin mendapatkan kondisi tubuh sehat yang optimal. Sebagai wanita, kebanyakan dari Anda pasti mengkhawatirkan berat badan, dan ingin menjalani diet jika kelebihan berat badan.

Hal ini sangat bagus, karena menurut fitnessmagazine.com, ada banyak efek negatif yang akan Anda alami jika tubuh Anda obesitas. Tiga di antaranya adalah berikut ini :

  • Penyakit jantung pada anak
    Obesitas jelas akan membahayakan jantung Anda sebagai orang dewasa, karena lemak menekan pembuluh darah dan menyempitkan ruangan gerak jantung. Namun risiko semakin buruk untuk anak-anak yang mengalami obesitas dan anak-anak yang terlahir dari ibu yang obesitas karena memiliki risiko mengalami penyakit kardiovaskuler dan kematian lebih tinggi dari orang dewasa.
  • Rentan sakit setiap hari
    Biasanya, mereka yang obesitas menjadi lebih jarang bergerak atau melakukan olahraga. Padahal olahraga sangat baik melancarkan peredaran darah, mengaktifkan antibodi, menguatkan otot serta tulang. Efeknya, tubuh jadi lebih lemah dan tidak kuat terhadap serangan penyakit. Anda akan memiliki waktu sakit lebih banyak daripada mereka yang terbiasa olahraga dan menjaga berat ideal.
  • Kanker
    Secara khusus, obesitas dapat memicu kanker payudara, usus besar, endometrium, kerongkongan, kandung empedu, ginjal, pankreas, dan kanker tiroid. Ini karena lemak menghasilkan tingkat tinggi estrogen, yang banyak dikaitkan dengan risiko tinggi terkena kanker. Selain itu juga memicu produksi leptin, sejenis hormon yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel kanker.

Membentak Anak Sebabkan Kerusakan Otak

Posted: 30 Jan 2015 08:00 PM PST

DokterSehat.Com – Anak-anak yang dibentak cenderung menjadi takut dengan orang tua mereka. Hal ini menciptakan ketidakpercayaan dan respon memberontak pada anak. Seperti dilansir dari parents.com menurut Dr. Laura Markham anak cenderung akan menutup diri secara emosional. Anak akan mencari dukungan dari orang lain seperti teman-temannya. Hal ini akan menyebabkan hubungan antara orang tua dan anak menjadi tidak sehat di kemudian hari.

Kita mungkin ingat dan merasakan pada waktu kecil, orang tua pernah berteriak atau memarahi kita. Saat ini kita sebagai orang tua bisa meminimalisir potensi kerusakan fisik pada anak kita dengan memberikan pujian dan menegur anak dengan penuh kasih sayang.

Pada halaman selanjutnya, Anda akan semakin memahami mengapa membentak dan berlaku kasar pada anak berdampak sangat buruk, penelitian membuktikan :

  • Kerusakan otak anak akibat kekerasan orang tua
    Menurut Martin Teicher, seorang profesor psikiatri di Harvard Medical School, ketika orang tua berteriak kepada anak-anaknya akan terjadi kerusakan struktur otak pada anak. Pada otak anak yang sering dibentak, saluran yang menghubungkan otak kanan dengan otak kiri menjadi lebih kecil. Hal ini mempengaruhi area otak yang berhubungan dengan emosi dan perhatian. Perubahan ini pada saat anak dewasa akan menyebabkan kecemasan, depresi, dan gangguan kepribadian, resiko bunuh diri dan aktivitas otak yang mirip dengan epilepsi.

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan Lise Gliot dari Fakultas Kedokteran Chicago, memarahi anak dapat mengganggu struktur otak anak. Malah pada anak yang masih dalam pertumbuhan otak yakni pada masa golden age yaitu 2-3 tahun pertama kehidupannya, suara keras dan membentak yang keluar dari orang tua dapat menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh.

  • Kelembutan orang tua buat otak anak lebih sehat
    Sedangkan pada saat ibu sedang memberikan belaian lembut sambil menyusui, rangkaian otak terbentuk indah. Penelitian Lise Gliot ini sendiri dilakukan sendiri pada anaknya dengan memasang kabel perekam otak yang dihubungkan dengan sebuah monitor komputer sehingga bisa melihat setiap perubahan yang terjadi dalam perkembangan otak anaknya. Hasilnya luar biasa, saat menyusui terbentuk rangkaian indah, namun saat ia terkejut dan sedikit bersuara keras pada anaknya, rangkaian indah menggelembung seperti balon, lalu pecah berantakan dan terjadi perubahan warna.

    Dari hasil penelitian ini, jelas pengaruh marah terhadap anak sangat mempengaruhi perkembangan otaknya. Jika ini dilakukan secara tak terkendali, bukan tidak mungkin akan mengganggu struktur otak anak itu sendiri. Makanya, orang tua harus berhati-hati dalam memarahi anaknya. Tidak hanya itu, marah juga mengganggu fungsi organ penting dalam tubuh. Tak hanya otak, tapi juga hati, jantung dan lainnya.

  • Bentak menciptakan ketidakpercayaan anak
    Anak-anak yang dibentak cenderung menjadi takut dengan orang tua mereka. Hal ini menciptakan ketidakpercayaan dan respon memberontak pada anak. Seperti dilansir dari parents.com menurut Dr. Laura Markham anak cenderung akan menutup diri secara emosional. Anak akan mencari dukungan dari orang lain seperti teman-temannya. Hal ini akan menyebabkan hubungan antara orang tua dan anak menjadi tidak sehat di kemudian hari.

Beberapa cara untuk menghindarkan diri berteriak pada anak :

  • Bernafaslah dengan tenang. Ketika Anda akan marah pada anak, tarik nafas perlahan dan hembuskan. Tutup mata Anda sebentar dan tenangkan diri Anda.
  • Kita semua memiliki anak yang menyenangkan, hanya terkadang sedikit nakal. Ajari disiplin pada anak dengan kasih sayang dan cara yang positif.
  • Jadilah contoh yang baik bagi anak Anda.
  • Nasehati anak dengan bahasa yang halus dan tutur kata yang lembut.
  • Ajari anak untuk dapat mengekspresikan perasaannya dengan baik kepada orang tua maupun temannya.
  • Beri anak aturan yang jelas yang harus dia patuhi. Misalnya tidak boleh menonton televisi saat jam belajar. Jika anak telah terbiasa maka dia akan dengan mudah mematuhi peraturan tersebut.
  • Selalu berikan pujian jika anak melakukan hal yang baik.
  • Perkuat hubungan Anda dengan anak. Jadilah pribadi yang dekat dan akrab dengan anak Anda.
  • Tanamkan dalam diri Anda bahwa Anda mengajari anak disiplin untuk membangun karakter yang baik, bukan untuk membuat anak Anda menangis dan bersedih.
  • Tidak ada orang tua yang sempurna. Tetaplah tenang jika anak Anda nakal atau rewel. Ajaklah anak bicara baik-baik dan penuh kelembutan.
  • Ajarkan disiplin pada anak tanpa memukul. Peluk atau elus lembut kepala anak sambil menasehati.
  • Kata yang bisa Anda ucapkan kepada anak untuk memotivasinya adalah: Kamu pintar sekali, Kamu hebat.
  • Berikan hadiah kepada anak atas keberhasilannya.

Melalui pendekatan ini diharapkan dapat membentuk karakter dan jiwa anak secara positif. Anak adalah anugerah Tuhan yang menjadikan kita belajar tentang cinta, kebijaksanaan dan kelembutan.

Solusi Bugar yang Bikin Payudara Tampak Lebih Besar

Posted: 30 Jan 2015 05:53 PM PST

DokterSehat.Com – Payudara adalah salah satu bagian terutama untuk wanita. Besar kecilnya ukuran payudara bisa merubah psikis wanita, terutama rasa yakin diri.

Mempertahankan kecukupan air di dalam tubuh adalah kunci untuk menjaga kebugaran. Kini dengan inovasi baru berupa bra khusus untuk olahraga, air tidak hanya membuat tubuh tetap bugar tetapi juga menjadikan payudara tampak lebih besar.

Dikutip dari NYdailynews, Minggu (18/7/2010), bra yang dijual oleh perusahaan asal New Jersey tersebut sekilas sama saja dengan bra pada umumnya. Perbedaannya ada pada kantong air minum berkapasitas lebih dari 750 ml, yang tersembunyi di bagian cup-nya.

Selain memudahkan pemakainya untuk minum selama berolahraga, penempatan kantong berbahan polyurethane di bagian cup diklaim membuat payudara berukuran A tampak seperti double-D. Peningkatan ukuran sebesar itu biasanya hanya bisa dilakukan dengan implan atau operasi plastik.

Meskipun demikian, terobosan ini dinilai sangat konyol. Bra yang dijual secara online dengan harga 29,95 dolar AS atau sekitar Rp 270 ribu ini tentu saja akan kembali ke ukuran asli ketika air minum di dalam kantongnya habis.

Hanya saja dengan kapasitas cukup besar dan selang yang cukup panjang, pemakainya memang sangat dimudahkan untuk minum di mana dan kapan saja. Untuk jogging misalnya, menjadi lebih nyaman karena tidak perlu lagi menenteng botolair minum.

Dikutip dari Revolutionhealth, konsumsi air yang cukup sangat dibutuhkan saat berolahraga. Tujuannya untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dalam bentuk keringat maupun uap yang dihembuskan lewat pernapasan.

Apabila tidak diimbangi dengan minum, maka risikonya adalah dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh dengan gejala awal cepat lelah. Pada tahap yang lebih parah, volume darah akan menyusut sehingga jantung bekerja lebih keras dan menyebabkan rasa pusing serta kram otot.

Advertisemen