Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Masih Muda Tapi Tampak Tua? Hati-hati Tanda Risiko Tinggi Jantungan
- Stimulasi Puting Payudara Dalam Proses Melahirkan Normal
- Hubungan Seks Saat Hamil
- Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil
- Tenang, Ejakulasi Dini Bisa Sembuh Secara Alami
| Masih Muda Tapi Tampak Tua? Hati-hati Tanda Risiko Tinggi Jantungan Posted: 16 Feb 2015 07:00 AM PST DokterSehat.Com – Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan Jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Risiko penyakit jantung tidak hanya meningkat pada orang tua saja, tetapi risiko tersebut kini juga dapat ditemukan pada orang dewasa yang lebih muda. Jika Anda telah mengalami tanda-tanda penuaan di usia yang masih sangat muda, Anda perlu lebih waspada terhadap penyakit jantung. Penelitian terbaru yang dilakukan di University of Copenhagen, Denmark menyatakan bahwa orang yang telah menunjukkan tanda-tanda penuaan dini seperti rambut beruban, kebotakan, lipatan daun telinga dan munculnya kerutan mata, memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit jantung dibanding orang seumuran yang belum menunjukkan tanda-tanda penuaan. Tanda-tanda penuaan menunjukkan usia fisiologis atau bilogis seseorang dan bukanlah usia kronologis kehidupan, sehingga dapat menjadi indikator suatu penyakit, kata Anne Tybjaerg-Hansen, penulis studi, seperti dikutip dari medindia. Penelitian tersebut melibatkan 11.00 orang berusia lebih dari 40 tahun dan menemukan bahwa orang yang menunjukkan 3 sampai 4 tanda-tanda penuaan dini, memiliki peningkatan risiko serangan jantung hingga 57 persen dan risiko penyakit jantung hingga 39 persen. Hasil penelitian tersebut dipresentasikan dalam American Heart Association di Los Angeles. Kemudian peneliti mengikuti peserta selama 35 tahun masa tindak lanjut penelitian, yang menunjukkan bahwa sekitar 3.405 peserta mengembangkan penyakit jantung dan 1.708 mengalami serangan jantung. Tanda-tanda ini independen dan tidak berkaitan dengan faktor risiko gangguan pada jantung seperti usia, jenis kelamin, obesitas, riwayat penyakit jantung keluarga, dan lain-lain. Indikator yang paling kuat terhadap risiko penyakit jantung pada wanita adalah terbentuknya timbunan lemak di sekitar mata yang membuat kulit tampak tidak kencang, yang terkait dengan peningkatan risiko sebanyak 35 persen. Sedangkan pada pria, kerontokan rambut yang terus menerus hingga menyebabkan kebotakan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko sebanyak 40 persen. Risiko tertinggi mengancam orang yang berusia 70 tahun. Tetapi risiko penyakit jantung dapat mengancam orang yang lebih muda dan risikonya dapat meningkat setiap kali muncul tanda-tanda penuaan tambahan. Anda perlu mendapatkan pemeriksaan terhadap tanda-tanda penuaan secara rutin setiap kali Anda melakukan pemeriksaan fisik ke dokter untuk mengetahui apakah Anda termasuk orang yang berisiko tinggi terhadap penyakit jantung |
| Stimulasi Puting Payudara Dalam Proses Melahirkan Normal Posted: 16 Feb 2015 04:00 AM PST DokterSehat.Com – Stimulasi puting payudara pada ibu hamil adalah salah satu cara yang sering ditempuh dalam proses melahirkan normal. Saat anda memasuki usia kehamilan tua atau mendekati tanggal perkiraan lahir, perasaan deg-degan dan was-was pada ibu hamil tidak bisa dipungkiri sering menghinggapi. Adalah merupakan sesuatu yang wajar, karena sebentar lagi tentunya sebuah proses besar yang membutuhkan pengorbanan yang luar biasa yang akan terjadi, yaitu melahirkan. Rasa mulas saat kontraksi dan sakit saat proses persalinan berlangsung sering menghantui para ibu hamil. Namun bagaimanapun itu, pada akhirnya tentunya banyak ibu berharap, pada saat proses melahirkan nanti, bisa berlangsung dengan cepat, aman, dan selamat. Persalinan adalah merupakan akhir dari kehamilan dimana terjadinya suatu proses natural yang akan dialami oleh wanita hamil pada umumnya kehamilan 9 bulan (aterm).Kebanyakan pada wanita yang baru pertama kali akan melahirkan seringkali informasi yang didapatkan mengenai proses ini tidak memberikan kenyamanan penuh yang meyakinkan. Kontraksi adalah saat-saat yang ditunggu oleh ibu hamil ketika masa kehamilan memasuki minggu ke 40. Bagi ibu hamil yang ingin melahirkan secara normal, bertambahnya hari bertambah juga kadar kecemasan karena batas waktu untuk mendapatkan kontraksi alami hanya 14 hari atau sampai usia janin juga 42 minggu Pada masa ini pula biasanya orang-orang di sekitar wanita yang sedang hamil tua bergantian memberikan saran untuk melancarkan proses kelahiran. Beberapa saran seperti minum minyak goreng, minyak jarak, atau minyak zaitun sepertinya agak jauh dari logika kedokteran. Karena mengkonsumsi minyak secara berlebihan justru akan mengakibatkan diare. Bila ibu hamil diare maka kemungkinan mengalami dehidrasi sangat tinggi. Lebih dari itu mengkonsumsi minyak sebanyak apapun tidak akan membuat jalan lahir menjadi licin dan memudahkan proses persalinan. Meskipun tidak ada saran yang paling jitu kecuali saran dokter untuk membujuk bayi segera keluar dari kandungan, namun ada beberapa cara yang dapat diterima secara medis, yang dipercaya dapat mempercepat proses kehamilan. Salah satunya ialah dengan cara stimulasi. Menggunakan stimulasi untuk menpercepat proses melahirkan tentunya akan membantu ibu melewati proses melahirkan dengan cepat. Banyak obat yang bisa digunakan, namun dalam hal ini tentunya tim medis yang akan menentukan berdasar kondisi melahirkan yang sedang berjalan. Ibu tidak bisa serta merta meminta diberikan obat stimulasi kepada dokter agar proses persalinan bisa berjalan dengan cepat. Alternatif lain adalah dengan stimulasi alami. Banyak cara bisa dilakukan oleh para ibu hamil agar proses persalinan dapat berlangsung dengan cepat, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan stimulasi puting (nipple stimulation). Stimulasi puting adalah sebuah teknik yang dipercaya dapat mendorong terjadinya sebuah kontraksi awal dengan cara melakukan gerakan melingkar, melakukan gosokan atau pijatan yang lembut pada daerah sekita puting. Cara ini dapat menjadikan payudara terangsang dan saat payudara terangsang hormon oksitosin akan dilepaskan yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya kontraksi. Selain itu, oksitosin juga dapat membantu lancarnya proses persalinan dengan cara mengontrol kontraksi yang terjadi pada rahim ibu hamil. Manfaat lain dari oksitosin adalah saat bayi telah lahir diperlukan untuk mengembalikan kondisi rahim ke dalam bentuk semula sebelum hamil. Sebuah studi menyebutkan, 37 persen calon mama yang melakukan stimulasi puting ini akan siap bersalin dalam waktu 72 jam, dibandingkan dengan 6 persen dari mereka yang tidak menggunakan metoda ini. Tak hanya membantu mempercepat persalinan, gerakan stimulasi ini juga akan menstimulasi aliran ASI Anda kelak. Namun perlu diingat, stimulasi punting ini hanya bisa diterapkan pada kondisi persalinan normal, sebaliknya, jika ibu mengalami kehamilan beresiko seperti mengalami diabetes, memiliki tekanan darah tinggi, preeklampsia dan lainnya, teknik stimulasi puting ini jangan dilakukan. Akan tetapi tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter sebelum ibu hamil melakukan induksi alami seperti yang berikut ini. Gerakan Stimulasi Puting Cara melakukan stimulasi puting saat akan melahirkan hampir sama seperti ketika ibu akan menyusui bayi, yaitu dengan cara melakukan pijatan pada seluruh bagian gelap di sekeliling puting (aerola). Letakan telapak tangan di bagian atas aerola, kemudian lakukan gerakan melingkar diikuti dengan tekanan yang lembut. Lakukan gerakan tersebut selama satu jam selama tiga kali dalam satu hari. Gerakan ini dilakukan secara bergantian, antara payudara kanan dan kiri. Untuk setiap payudara dilakukan pemijatan selama 15 menit, setelah itu ganti ke payudara yang satu dengan waktu yang sama selama 15 menit, lakukan berulang hingga satu jam. Gerakan Stimulasi puting ini akan menunjukkan hasil yang lebih baik ketika telah masuk waktunya melahirkan. Leher rahim harus dalam kondisi sudah melunak dan menipis serta telah siap untuk pembukaan persalinan. Langkah-langkah yang perlu di perhatikan dalam melakukan stimulasi puting ini adalah :
|
| Posted: 16 Feb 2015 01:00 AM PST DokterSehat.Com – Selain mengalami perubahan fisik, wanita hamil juga mengalami peningkatan dorongan seks yang tinggi dan orgasme yang kuat selama beberapa tahap kehamilan. Bagi sebagian wanita, hubungan seks selama kehamilan boleh saja dilakukan. Ketika gairah seks semakin meningkat pada kehamilan, Anda mungkin perlu membuat beberapa penyesuaian untuk kenyamanan Anda berhubungan seks, seperti :
Kapan hubungan seks menjadi tidak aman dilakukan di saat kehamilan? Para ahli kandungan akan menyarankan untuk tidak berhubungan seks selama kehamilan jika terjadi beberapa hal di bawah ini :
Posisi hubungan intim saat hamil Posisi yang tepat akan membuat ibu hamil merasa nyaman sekaligus tidak mengganggu kehamilan. Berikut ini beberapa posisi yang dapat dipilih Anda dan suami :
|
| Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil Posted: 15 Feb 2015 09:00 PM PST DokterSehat.Com – Ibu hamil memang tidak boleh sembarangan mengkonsumsi makanan demi kesehatan ibu dan bayi yang dikandung. Ada makanan yang boleh dikonsumsi bahkan dianjurkan untuk ibu hamil dan ada pula yang dilarang. Umumnya sangat banyak sekali pertanyaan dikalangan ibu hamil perihal makanan apa yang boleh dan yang sebaiknya dihindari (yang mengandung resiko) atau juga tak boleh sama sekali dikonsumsi sepanjang masa kehamilan, dan juga mengapa makanan itu boleh serta tak boleh. Bagi seorang ibu ada beberapa jenis makanan pantangan ibu hamil, karena dapat menyebabkan terjadinya infeksi seperti : Listeria, E. Coli, Salmonela, Toksoplasma, yang dapat membahayakan janin dalam kandungan ibu hamil. Makanan yang ada tidak semuanya baik dan aman bagi tubuh. Hal ini tidak terlepas dari kemajuan teknologi pada masa sekarang ini, dimana sering sekali kita jumpai zat atau bahan makanan tambahan yang berbahaya, seperti misalnya zat penyedap makanan, zat pengawet dan zat warna. Zat-zat tersebut sangat berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang sedang dikandungnya. Berikut adalah beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil :
|
| Tenang, Ejakulasi Dini Bisa Sembuh Secara Alami Posted: 15 Feb 2015 05:00 PM PST DokterSehat.Com – Ejakulasi dini adalah ketidakmampuan seorang pria bertahan lebih lama saat bercinta karena tidak bisa menahan desakan ejakulasi. Hal yang satu ini memang sangat sensitif diungkapkan seorang suami. Bagi laki-laki yang tertutup, hal ini tidak pernah diceritakan pada siapa pun. Mereka beranggapan bahwa hal itu merupakan takdir dan hanya bisa dirubah dengan kontrol dirinya sendiri. Laki-laki yang seperti ini cenderung kekurangan informasi tentang berbagai penyembuhan pada ejakulasi dini. Jika Anda ingin mengetahui hubungan intim Anda normal atau tidak, artikel ini sangat penting bagi Anda. Seorang laki-laki dikatakan ejakulasi dini apabila ia orgasme jauh lebih dulu dibandingkan pasangan. Kebanyakan wanita membutuhkan waktu sekitar 10 sampai dengan 20 menit untuk mencapai orgasme. Jika Anda orgasme kurang dari batas waktu itu, maka kemungkinan besar Anda mengalami ejakulasi dini. Ada beberapa hal yang bisa memicu terjadinya ejakulasi dini. Jika Anda termasuk penderita ejakulasi dini, maka Anda hendaknya menghindari beberapa hal ini. Yang pertama adalah gaya hidup (sering stress, beban kerjaan, sangat sibuk, sering kelelahan dll). Yang kedua adalah pola makan yang tidak sehat (banyak konsumsi makanan instan, merokok, alkohol, makanan berkadar gula tinggi dll). Yang ketiga adalah faktor psikologis. Anda cenderung tidak mampu melakukan kontrol emosi dan gairah Anda secara tepat. Tapi tenang, jika Anda sekarang sedang mengalami ejakulasi dini maka kami memberikan solusi alami yang bisa Anda lakukan. Dijamin 100 % aman.
|
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments