Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
| Tanaman Eceng Gondok sebagai pengobatan alternatif Posted: 02 Feb 2015 11:44 PM PST doktersehat.com – Habitus: Herba, mengapung diair kadang-kadang berakar dalam tanah, tinggi 0,4-0,8 m. Batang: Tidak berbatang. Daun: Roset akar, tunggal, oval, ujung meruncing, pangkal runcing, pangkal tangkai daun menggelembung, tepi rata, panjang 7-25 cm, permukaan daun lincin, hijau. Bunga: Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, tangkai bersegi, lunak, hijau, kelopak bentuk tabung, benang sari 6,3 lebih panjang dari yang lain, mahokata lepas, panjang 2-3 cm, ungu. Buah: kotak, beruang tiga, hijau. Biji: bulat, hitam. Akar: serabut, hitam.
Sinonim : Eichhorniua spiciosa Kunth Familia : Pontederiaceae
Nama Daerah Kelipuk (Palembang), Ringgak (Lampung), Ilung-ilung (dayak), Mampau (Kutai), Eceng Gondok (SUnda), Bengok (Banten), Kembang Bopong, Weweyan (Jawa), Tumpe (Manado).
Khasiat
Tangkai daun Eichornia crassipes berkhasiat sebagai obat bengkak-bengkak. Untuk obat bengkak dipakai ± 10 gram tangkai daun Eichhornia crassipes, ditumbuk halus lalu ditempelkan pada bagian yang bengkak kemudian dibalut dengan kain bersih.
Komposisi
Daun Eichhornia crahhornia crassipes mengandung saponin, flavonodia dan polifenol.
sumber: Herlina widyaningrum & Tim solusi Alternatif (buku tanaman obat nusantara) |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments