Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Kurangi Risiko Parkinson Dengan Makan Cabai

Posted: 08 Feb 2015 07:00 AM PST

DokterSehat.Com – Cabai bisa membuat makanan lebih terasa dan berwarna. Lebih dari itu, cabai juga membantu tubuh memenuhi kebutuhan vitamin, membantu mengurangi berat badan, dan manfaat lain.

Mungkin banyak di antara Anda yang menyangka bahwa cabai merupakan keluarga sayuran. Salah, sebab cabai tergolong buahbuahan. Cabai sudah terkenal sejak zaman dahulu dan sekarang para peneliti tengah antusias menemukan manfaat lain cabai selain hanya sebagai penambah rasa semata. Baik pedas maupun tidak, cabai mengandung banyak fitokimia, bahan yang biasa ditemukan pada tanaman.

Seperti dikutip dari www.everydayhealth.com, yang menyatakan bahwa sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sayuran yang secara alami mengandung nikotin seperti cabai merah, cabai rawit dan paprika akan membantu mengurangi risiko terkena penyakit parkinson. Sayur lain yang juga mengandung nikotin adalah kentang, terong, paprika dan tomat.

Secara umum, konsumsi sayur segar memang tidak mempengaruhi tinggi rendahnya Anda mengalami Parkinson, namun penelitian menunjukkan adanya penurunan risiko Parkinson jika Anda mengonsumsi keluarga cabai dan paprika. Mungkin selain kandungan capsaicin, kandungan nikotin dalam cabai juga mampu merangsang produksi dopamin pada otak sehingga menenangkan sistem syaraf.

Dopamin berperan penting dalam mencegah syaraf tertekan dan sebaliknya membuat syaraf rileks yang pada akhirnya memberi efek membuat Anda merasa bahagia. Perasaan ini harus dijaga terutama untuk orang tua agar terhindar dari berbagai macam penyakit, termasuk Parkinson yang menyerang syaraf otak.

Tembakau adalah salah satu tanaman yang memiliki paling banyak nikotin, namun Anda tidak bisa mengonsumsinya Ladies. Ini dikarenakan oleh kandungan lain dalam tembakau yang sangat tidak baik untuk tubuh, terutama kesehatan jantung dan paru. Tembakau bisa jadi penyebab penyakit serangan jantung, stroke, dan bahkan beberapa macam kanker.

Jadi, cukup konsumsi sayuran yang disarankan saja karena memiliki kandungan nikotin yang sedikit dan masih aman untuk kesehatan.

Kenali Jenis Kanker Mesothelioma

Posted: 08 Feb 2015 04:00 AM PST

DokterSehat.Com – Kanker memiliki banyak jenis dan dapat menyerang bagian tubuh mana pun. Oleh karena itu, sebaiknya Anda juga berhati-hati dengan menjaga gaya hidup sehat dan kebiasaan yang baik. Salah satu kanker yang bisa menyerang tubuh Anda adalah mesothelioma.

Mesothelioma adalah kanker ganas agresif yang mempengaruhi lapisan membran paru-paru dan perut, malignant mesothelioma atau mesothelioma ganas adalah yang paling serius dari semua penyakit yang terkait dengan asbestos. Meskipun jarang terjadi, kanker mesothelioma tidak lagi dianggap langka. Penyebab utama dan faktor risiko untuk mesothelioma adalah paparan asbes.

Mesothelioma memiliki beberapa jenis dan dapat menyerang beberapa bagian tubuh, antara lain :

  • Mesothelioma dari testis tunika vaginalis (lapisan internal organ seks laki-laki)  dan Mesothelioma uteri tunika serosa (selaput internal organ intim wanita)

    Kedua jenis mesothelioma ini adalah yang paling jarang terjadi. Meski belum pasti bagaimana persisnya debu asbes bisa mengendap dan menyerang bagian organ intim wanita dna pria ini, namun beberapa kasus memang menunjukkan bahwa debu asbes menjadi penyebab utamanya.

  • Mesothelioma perikardial (kantung yang menyelimuti jantung)
    Mesothelioma ini menduduki peringkat ketiga paling sering yang menyerang jaringan yang melapisi jantung. Penyebabnya juga asbes, dan kanker ini berkembang dari sel abnormal yang sudah berkembang pada pleura. Entah bagaimana prosesnya, namun debu asbes ini bisa menerobos ke pericardium dan berkembang di selaput jantung.
  • Mesothelioma peritoneal (selaput rongga perut)
    Jenis paling umum kedua ini berkembang di peritoneum, yaitu jaringan yang melapisi perut. Sama halnya dengan mesothelioma pleura, penyebabnya adalah debu dan serat asbes yang entah tertelan atau menemukan jalan ke saluran pencernaan sehingga mengendap dan berkembang di selaput rongga perut.
  • Mesothelioma pleura (selaput paru-paru)
    Jenis ini adalah yang paling umum dari semua mesothelioma. Biasanya disebabkan oleh seringnya menghirup debu serat asbes, yang kemudian terjebak dalam pleura dan menyebabkan jaringan parut dan peradangan.

Manfaat Ubi Jalar Untuk Kesehatan Si Kecil

Posted: 08 Feb 2015 01:00 AM PST

DokterSehat.Com – Kita sebagai orangtua pastilah akan selalu memberi makanan yang kaya nutrisi untuk anak kita. Mempersiapkan makanan yang memenuhi nutrisi terlebih waktu dia dalam masa perkembangan.

Apabila selama ini kita berfikiran makanan yang bernutrisi tinggi buat si kecil adalah makanan yang mahal-mahal, mulai sekarang kita harus melupakan itu. Karena ubi jalar ternyata juga memiliki nutrisi tinggi yang juga diperlukan dalam pertumbuhan si kecil. Oleh karenanya, kita perlu juga memasukkan ubi jalar ke daftar menu makansehari-hari buah hati kita.

Berikut ini adalah manfaat ubi jalar untuk kesehatan buah hati Anda :

  • Kalori yang tinggi
    Bayi tentu membutuhkan banyak kalori untuk masa pertumbuhan dan perkembangannya. Kalori yang tinggi dapat Anda temukan dalam ubi jalar di mana dalam satu sajian terdapat sebanyak 90 kalori.
  • Sumber zat besi
    Tak hanya orang dewasa, bayi dan balita juga rentan mengalami anemia. Karenanya, Anda bisa memberikan ubi jalar yang mengandung zat besi untuk mencegah anemia dan meningkatkan sel darah putih. Selain itu, ubi jalar juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh si kecil.
  • Kaya akan vitamin D
    Sama halnya dengan vitamin C, bayi dan balita membutuhkan asupan vitamin D untuk pertumbuhan tulang dan gigi mereka. Parahnya, belakangan ini ditemukan banyak anak kecil yang kekurangan asupan vitamin D. Di samping itu, vitamin D yang bisa Anda temukan dalam ubi jalar juga dapat meningkatkan energi si kecil.
  • Meningkatkan sistem imun
    Kandungan vitamin C dalam ubi jalar dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh buah hati Anda. Vitamin C dalam ubi jalar memiliki antioksidan alami yang sangat bermanfaat untuk mencegah masuknya penyakit ke dalam tubuh. Apalagi, usia bayi yang masih sangat rentan terhadap serangan penyakit.

Sering Terlambat Haid Dan Sakit Perut

Posted: 07 Feb 2015 11:04 PM PST

Pertanyaan Konsultasi

Selamat sore dokter, saya mau tanya saya dari smp hingga sekarang umur 21tahun selalu telat mens paling lama pasti 4bulan dan setiap mens pasti ada aja yang sakit entar perut sampai badan yang panas. Apakah itu sakit yang berbahaya nantinya? Terimakasih

Salam

Ibu Devi

Jawaban Konsultasi

Kemungkinan karena masalah hormonal. Sebaiknya periksakan ke dokter kandungan terlebih dulu. Terimakasih

Salam

dr. Vanny Bernadus
Team DokterSehat.com

Ukur Suhu yang Tepat Ketika Anak Sakit Panas

Posted: 07 Feb 2015 09:00 PM PST

DokterSehat.Com – Memang, sistem kekebalan tubuh pada anak tidak sekuat yang ada dalam tubuh manusia dewasa. Sehingga, anak rentan sekali mengalami penyakit tertentu yang menyerang imun mereka seperti halnya demam dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan virus.

Ketika anak menunjukkan gejala demam, cepatlah ukur suhu tubuhnya di titik-titik yang tepat, seperti di mulut dan ketiak. Dilansir dalam nhs.uk, suhu tubuh normal manusia berkisar antara 36 hingga 37 derajat celcius, dan anak sudah bisa dikategorikan demam jika suhunya mencapai angka 37,5 derajat celcius.

Di bawah lengan, suhu normal biasanya adalah 36,4 derajat celcius atau 97,4 derajat Fahrenheit. Sementara, di bawah lidah, suhu normal memang sedikit lebih tinggi, yaitu 37 derajat Celcius atau 98,4 derajat Fahrenheit.

Namun, Bunda perlu waspada jika umur anak masih di bawah satu tahun. Untuk berjaga-jaga dari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, segera bawalah anak ke dokter atau klinik terdekat apabila panas anak mencapai angka 38 derajat Celcius pada bayi di bawah 3 bulan atau 39 derajat Celcius pada anak umur 3 hingga 6 bulan.

Untuk anak yang berusia lebih tua, segera kontak dokter Anda apabila suhu anak di atas 40 – 41 derajat Celcius.

Dokter akan segera mengidentifikasi penyebab demam anak yang begitu tinggi. Namun, jika dokter tak dapat memastikannya, biasanya ia akan meminta Anda untuk mengumpulkan urin anak di wadah steril untuk menjalani tes penyebab infeksi.

Tips Seksualitas Suami Istri

Posted: 07 Feb 2015 07:06 PM PST

DokterSehat.Com – Suami istri selalu berusaha memuaskan pasangannya dalam hubungan intim suami istri, berbagai trik bisa ditempuh untuk senantiasa memanaskan dan memuaskan kehidupan hubungan suami istri.

Banyak faktor yang menyebabkan seksualitas suami istri tidak sesuai dengan yang diharapkan seperti kurang rangsangan, kurang pelumas pada daerah intim, vaginismus, selaput dara yang abnormal, dan lainnya.

Seksualitas suami istri terganggu juga dikarenakan kesibukan masing-masing pasangan sehingga tidak ada waktu untuk berduaan atau bahkan rasa lelah yang juga mengganggu.

Begitu juga masalah rumah tangga yang tak kunjung selesai juga sangat berpengaruh terhadap seksualitas suami istri.

Seorang psychotherapist dan managing editor yang bernama Rachel Blakeman menyatakan bahwa memberikan kesempatan utama untuk perkawinan sangatlah penting dengan cara berusaha mencari tenaga dan waktu untuk saling mencintai.

Di bawah ini akan di jelaskan tentang cara meningkatkan seksualitas suami istri antara lain :

  • Gunakan lingerie atau pakaian yang membuat anda dan pasangan saling tertarik satu sama lain.
  • Rencanakan jadwal atau hari untuk anda dan pasangan bisa berduaan atau pergi berdua.
  • Menumbuhkan kembali hubungan dengan cara memandang mata pasangan saat sedang bicara berdua, pegang tangannya dan dengarkan secara seksama ketika pasangan anda berbicara.
  • Mencoba melakukan pedekate atau pendekatan terlebih dahulu dan jangan menyerah. Tetapi jika tidak berhasil maka anda dapat mencobanya keesokan hari.
  • Cara meningkatkan seksualitas suami istri yang terakhir yaitu dengan memunculkan kembali romantisme seperti ketika anda dan pasangan pacaran dulu misalkan dinner, saling memijat, dan lainnya.

Advertisemen