Langkah Sehat

Advertisemen

Langkah Sehat


Bagaimana Gejala-Gejala Penyakit Tulang Osteoporosis ?

Posted: 05 Feb 2015 03:21 AM PST

Penyakit osteoporosis merupakan penyakit yang berbahaya, banyak penderita osteoporosis yang terlambat mengetahui penyakit tersebut karena sikap acuhnya terhadap kesehatan tulang. Faktor gaya hidup yang tidak sehat serta usia lanjut merupakan hal-hal yang dapat menyebabkan osteoporosis. Banyak orang yang tidak peduli terhadap kesehatan mereka sendiri. Sebenarnya, ada banyak gejala-gejala penyakit osteoporosis yang perlu anda ketahui agar anda waspada.

Ketika anda merasa nyeri pada daerah punggung, mungkin anda merasa bahwa rasa nyeri itu hanya rasa sakit yang timbul karena anda merasa kecapekan setelah bekerja seharian. Anda tidak boleh meremehkan hal itu karena itu bisa jadi merupakan gejala penyakit osteoporosis yang sedang menyerang tulang anda. Osteoporosis sendiri terjadi secara bertahap dan gejalanya pun tidak begitu jelas.

Gejala penyakit tulang osteoporosis

Penyakit Osteoporosis, Image Credit : Hey Paul

Gejala-gejala Penyakit Tulang Osteoporosis

Banyak gejala penyakit osteoporosis yang dapat dirasakan oleh seseorang dengan penderita penyakit ini, diantaranya;

  1. Sakit punggung yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Osteoporosis pada tahap awal sebenarnya tidak menimbulkan rasa sakit, namun akan terasa sakit jika terjadi kerusakan tulang. Jika anda merasakan rasa sakit punggung yang berkelanjutan, bisa jadi itu adalah gejala penyakit osteoporosis karena rusaknya tulang.

  1. Postur punggung bungkuk.

Gejala osteoporosis yang dapat terhilat jelas adalah postur pubggung yang bungkuk. Perubahan bentuk postur punggung ini terjadi karena pengeroposan tulang yang menyebabkan tulang tidak lagi mampu menahan bebab berat sehingga tejadi pembungkukan. Postur punggung yang bungkuk biasanya terjadi karena usia sudah terlalu lanjut.

Hilang tinggi badan. Tinggi badan seseorang bisa menurun seiring bertambahnya usia. Pada penderita osteoporosis, hilangnya tinggi badan merupakan gejala yang nampak terlihat. Tinggi badan yang hilang terjadi karena massa tulang yang berkurang. Makanya tidak heran kalau orang tua yang sudah lanjut, tinggi badan mereka berkurang secara drastis. Jika anda mengalami penurunan tinggi badan, anda perlu waspada karena ini bisa jadi merupakan gejala penyakit osteoporosis.

  1. Tulang mudah retak.

Karena tidak kuatnya tulang, tulang bisa mengalami keretakan. Keretakan tulang pada orang yang sudah berusia lanjut bisa menjadi masalah yang serius, tergantung pada bagian tubuh mana keretaan tulang itu terjadi.

Contohnya, keretakan tulang yang terjadi di tulang pangkal paha bisa bisa menyebabkan penderita sulit bergerak dan bahkan bisa mengalami kelumpuhan yang permanen. Keretakan terjadi karena banyak faktor, bisa karena pergerakan tubuh yang banyak serta dalam kasus penyakit osteoporosis yang parah, batuk keras dan bersin saja bisa manjadi penyebab keretakan tulang.

Dengan mengetahui gejala-gejala penyakit osteoporosis tersebut, anda bisa lebih berhati-hati karena anda bisa mencegah penyakit tersebut menjadi semakin parah. Untuk menghaindari penyakit osteoporosis, anda harus melakukan pola gaya hidup yang sehat dengan memakan makanan yang bergizi dan seimbang serta berolah raga yang teratur.

Suka Lari ? Ketahui 5 Cara Untuk Lari Cepat yang Benar

Posted: 04 Feb 2015 10:48 PM PST

Pernahkah anda menonton serial film x-men ? Disana terdapat superhero yang bernama quicksilver, yang bisa berlari mungkin 100 lebih cepat daripada manusia normal pada umumnya. Kalau anda tanya penyebabnya, karena itu hanya film fiksi, jadi itu disebabkan karena dia adalah seorang mutan.

Namun walaupun kita bukanlah seorang mutan, kita juga sebenarnya dapat berlari lebih cepat dari biasanya dengan mengetahui beberapa cara. Tapi perlu diingat, kecepatan yang saya maksud tidaklah secepat seperti karakter quicksilver di serial fil x-men itu.

Lalu apa saja cara yang bisa kita coba untuk meningkatkan kecepatan lari kita ? Berikut adalah caranya :

cara lari cepat yang benar

Berlari dengan Cepat, Image Credit : Raul Gonzales

5 Cara Untuk Lari Cepat yang Benar

  • Berlari Dengan Tubuh yang Tegak

Gravitasi dan otot perut yang lemah menyebabkan banyak pelari menekuk bagian tengah tubuhnya ketika kaki mereka mendarat. Anda akan berlari lebih mudah dan ringan dengan tubuh tegak, selain itu dengan berlari tegak maka sirkulasi pernapasan anda akan menjadi lebih baik.

Karena itu banyak-banyaklah melatih otot perut dan punggung bawah anda dengan baik dan benar.

  • Gerakan Lengan Dengan Simetris

Untuk dapat berlari dengan efisien, anda harus memperhatikan gerakan lengan anda. Cara paling mudah yang dapat anda lakukan adalah dengan memeriksa postur tubuh anda ketika berlari melalui treadmill. Jika salah satu tangan tertekuk atau terayun lebih jauh dari yang lain, itu artinya anda memiliki ketidakseimbangan pada otot anda, dan itu dapat memperlambat lari anda.

  • Berlari Tanpa Suara

Banyak orang yang berlari sambil mengobrol atau bernyanyi, namun tahukah anda bahwa hal tersebut sebenarnya dapat memboroskan napas anda. Cobalah untuk berlari dengan fokus tanpa mengeluarkan suara, karena itu akan menghemat napas anda dan membuat anda lebih tahan lama dalam berlari.

  • Bernapas Dengan Benar

Pernapasan yang baik adalah kunci seorang pelari dapat bertahan lama. Dalam hal ini anda harus dapat mengontrol pernapasan anda dengan baik. Ambil dan buang napas secara teratur, dan coba untuk tidak menahan napas ketika anda sedang berlari cepat.

  • Relaks

Satu hal lagi yang harus anda perhatikan adalah jangan tegang. Karena ketegangan pada bagian-bagian tubuh seperti leher, bahu, wajah, dan lengan sebenarnya dapat mengurangi efisiensi lari anda. Jadi cobalah untuk relaks.

Cobalah untuk mencoba beberapa cara yang ada diatas, semoga dengan begitu dapat membuat lari anda menjadi lebih cepat. Selamat mencoba !

Advertisemen