Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Kenapa Susah Buang Air Besar Saat Hamil?
- Tidur Pakai Gigi Palsu Berisiko Kematian Pada Lansia
- Berbahayakah Keputihan Yang Berbau?
- Minyak Cengkeh Untuk Obat Sakit Gigi
- Sulit Tidur? Pijat Aja
- Pria Penderita Asam Urat Lebih Mungkin Terkena Disfungsi Ereksi
| Kenapa Susah Buang Air Besar Saat Hamil? Posted: 21 Apr 2015 05:00 AM PDT DokterSehat.Com – Hamil bagi sebagian wanita adalah saat yang dinanti, sekaligus mungkin juga menjadi momen yang menakutkan bagi sebagian wanita. Selain berisiko kematian, penderitaan lain yang sangat banyak dihadapi wanita hamil adalah rasa mual bahkan muntah, hingga susah buang air besar (konstipasi). Gejala mual dan muntah Mual atau muntah sudah dianggap lazim terjadi pada trimester pertama masa kehamilan. Rasa mual atau muntah ini biasanya berakibat pada berkurangnya nafsu makan. Padahal, makanan memberikan kecukupan nutrisi penting bagi janin. Seringkali, perubahan hormonal dituduh sebagai penyebabnya. Padahal ada beberapa faktor lain yang menyebabkan rasa tak nyaman ini. Ibu hamil di trimester awal harus diperhatikan asupan vitamin B6. Rasa mual atau muntah bisa terjadi karena kekurangan vitamin B6, ungkap Dokter ahli gizi klinis, dr. Samuel Oetoro MS, SpGK. Menurutnya, vitamin B6 tak hanya membantu protein membentuk sel-sel baru namun juga membantu menekan rasa mual selama masa kehamilan. Cobalah untuk mengonsumsi buncis, sereal dan kalkun yang memiliki kandungan vitamin B6. Susah BAB (konstipasi) Salah satu permasalahan yang sering dihadapi wanita hamil adalah susah buang air besar. Biasanya, gangguan ini terjadi di trimester akhir. Itu bisa menjadi tanda kalau Anda kekurangan serat. Konsumsi buah dan sayuran yang banyak serat. Ingat, makan buah beserta kulitnya karena kaya serat dan makanlah sayuran beserta batangnya, jelas dr. Samuel. |
| Tidur Pakai Gigi Palsu Berisiko Kematian Pada Lansia Posted: 21 Apr 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Kebersihan gigi sangat penting bukan hanya untuk kesehatan mulut tapi juga kesehatan tubuh secara umum. Sisa-sisa makanan yang menempel atau terselip di sela-sela gigi perlu dibersihkan agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan bakteri. Di kalangan lanjut usia, gigi yang kotor bahkan bisa menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa, menurut hasil penelitian terkini oleh Toshimitsu Iinuma, dkk di Fakultas Kedokteran Gigi, Nihon University, Jepang. Dalam penelitian tersebut, para peneliti merekrut 524 orang lanjut usia berusia 80 tahun ke atas, di mana 453 orang di antaranya memakai gigi palsu. Selama tiga tahun para peneliti mencatat data kesehatan mulut, perilaku kesehatan, kesehatan umum, dan hasil tes darah mereka. Mereka juga mencatat peserta yang sakit atau meninggal dunia oleh pneumonia selama masa penelitian. Mereka yang tidur malam dengan gigi palsu tetap berada di mulut (186 orang) ternyata berisiko pneumonia dua kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang melepas gigi palsu saat tidur. Kemungkinan plak, infeksi gusi atau infeksi lain di daerah mulut meningkat dengan pemakaian gigi palsu saat tidur di malam hari. Bakteri, virus, jamur dan parasit yang berkembang biak di mulut dapat bermigrasi ke paru-paru sehingga menimbulkan pneumonia. Pneumonia di kalangan lansia banyak yang berakhir dengan kematian karena sistem kekebalan tubuh mereka umumnya lemah. Oleh karena itu, para lanjut usia dianjurkan untuk menjaga kebersihan mulut dengan membersihkan gigi palsu setidaknya dua kali sehari di luar mulut dan melepaskannya saat tidur di malam hari. |
| Berbahayakah Keputihan Yang Berbau? Posted: 21 Apr 2015 12:59 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, beberapa hari ini saya mengalami keputihan yang tidak biasa. Cairan kental sperti tisu dan banyak berwarna putih tetapi bau tidak menyengat. Gejala seperti ini kenapa ya dokter? Saya takut ada gangguan pada vagina atau rahim saya. Sebelumnya umur saya 29 tahyn dan memiliki satu anak. Terimakasih Ibu Astiani Jawaban Konsultasi Keputihan yang berbau, berwarna, gatal menandakan adanya infeksi pada saluram reproduksi. Sebaiknya segera periksakan ke dokter. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Minyak Cengkeh Untuk Obat Sakit Gigi Posted: 20 Apr 2015 11:00 PM PDT DokterSehat.Com – Sakit gigi dapat menjadi kondisi menderita yang bisa berlaku kepada siapa saja kapan saja tanpa memandang kelompok usia. Statistika penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tablet atau gel oral lebih menjadi pilihan orang yang mengalami sakit gigi. Mereka gagal untuk memahami bahwa obat ini mungkin mengandung beberapa senyawa sintesis yang mungkin akan menyebabkan berbagai reaksi yang merugikan atau menyebabkan alergi. Salah satu alternatif alami untuk sakit gigi adalah minyak cengkeh, yang merupakan minyak esensial dari tanaman cengkeh, berasal dari India dan Indonesia, secara komersial digunakan dalam industri makanan sebagai bumbu atau untuk meningkatkan aroma makanan tertentu. Cengkeh dikenal di kalangan ilmuwan sebagai Eugenia Aromaticum. Penelitian menunjukkan bahwa minyak cengkeh memiliki aktivitas signifikan terhadap analgesik serta aktivitas antibakteri dan khususnya membantu dalam kasus sakit gigi yang disebabkan oleh bakteri. Minyak cengkeh dapat ditemukan di sebagian besar apotek. Untuk menggunakannya, oleskan sedikit minyak cengkeh ke kapas dan oleskan pada bagian gigi yang sakit. Ini akan mengurangkan rasa sakit. Minyak cengkeh memiliki bau yang kuat, berasa agak cengis, jika diambil dalam jumlah besar, juga mungkin memiliki efek samping tertentu yang tidak diinginkan. Namun, secara luas digunakan dalam kedokteran gigi sebelum munculnya anestesi lebih komersial. Bahan aktif yang menunjukkan aktivitas obat tertentu adalah eugenol, senyawa yang sama yang memberikan aroma tanaman. |
| Posted: 20 Apr 2015 09:00 PM PDT DokterSehat.Com – Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa pijat dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Bayi yang dipijat dengan lembut dapat menjadi tenang dan tertidur. Wanita hamil yang sulit tidur, terutama di trimester ketiga, dapat merasa nyaman setelah dipijat. Ketegangan dan nyeri di punggung dan persendiannya dapat dikurangi dengan pijat. Bila Anda sulit tidur karena stres dan tegang, pijat mungkin adalah solusinya. Pijat membantu mengurangi stres, meningkatkan sirkulasi darah, melemaskan otot-otot yang tegang, melepaskan beban pikiran dan bahkan menurunkan tekanan darah tinggi. Kulit kita memiliki jutaan reseptor saraf yang terhubung dalam sistem saraf kita. Pemijatan pada kulit menciptakan rangsangan dan melepaskan zat-zat kimia di dalam otak kita seperti serotonin yang mengurangi stres, kecemasan dan depresi. Pijat juga meningkatkan produksi endrofin, hormon yang mengurangi rasa nyeri dan menenangkan. Kesemua itu membuat Anda lebih tenang dan mudah tidur. Pijat tidak harus dilakukan oleh seorang profesional agar memberikan manfaat. Anda bisa meminta teman, pasangan atau keluarga untuk melakukannya. Anda juga dapat memijat sendiri dengan atau tanpa alat bantu. Pemijatan seluruh badan memang dianjurkan, tetapi bila hanya di kepala dan pundak pun mungkin sudah cukup untuk relaksasi. Bila Anda sering kesulitan tidur, cobalah menjadikan pijat bagian dari rutinitas malam hari Anda. |
| Pria Penderita Asam Urat Lebih Mungkin Terkena Disfungsi Ereksi Posted: 20 Apr 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Pria penderita asam urat (gout) seringkali memiliki masalah disfungsi ereksi. Sebuah tim yang dipimpin oleh spesialis rematik Dr Naomi Schlesinger dari Rutgers-Robert Wood Johnson Medical School di New Brunswick, New Jersey, menemukan bahwa satu dari tiga pasien gout menderita disfungsi ereksi. Dr Schlesinger dan rekan-rekannya meneliti 201 pria berusia 18 hingga 89 tahun, yang menjadi pasien pada sebuah klinik rematologi antara Agustus 2010 s.d. Mei 2013. Dari sejumlah pasien tersebut, 83 orang memiliki gout dan 118 tidak. Para pria dalam studi ini menyampaikan riwayat kesehatan mereka, menjalani pemeriksaan fisik dan mengambil beberapa tes laboratorium. Mereka juga diminta untuk mengisi kuesioner standar tentang kesehatan seksual. Kuesioner ini mengevaluasi kemampuan untuk ereksi dan penetrasi selama hubungan seksual, kekuatan ereksi dan kepuasan seksual dikelompokkan dalam lima tingkatan: tidak ada disfungsi seksual (26-30 poin), gangguan ringan (22-25), gangguan ringan-sedang (17-21), disfungsi sedang (11-16) dan disfungsi ereksi berat (1-10). Pada kelompok pria dengan gout, 76 persen mengalami disfungsi ereksi, dibandingkan dengan 52 persen pada pria tanpa gout. Pria dengan gout lebih mungkin untuk mengalami disfungsi ereksi berat (43 persen) dibandingkan dengan pria tanpa gout yang juga memiliki disfungsi ereksi, yaitu hanya 30 persen. Lebih banyak pria dengan gout tophaceous (gout kronis di mana kristal asam urat telah mengendap sebagai gumpalan di sendi-sendi) memiliki disfungsi ereksi dibandingkan pria dengan gout yang belum parah, para peneliti menemukan. Kami benar-benar terkejut melihat betapa banyak pasien gout yang menderita disfungsi ereksi, kata dr Schlesinger. Seringkali, disfungsi ereksi tidak diketahui, tambah dr Schlesinger. Hal ini mungkin karena para pria biasanya tidak mau berbicara tentang masalah seksual. Para peneliti menyarankan agar dokter meminta pasien gout mereka untuk menjalani skrining kesehatan seksual. Selain itu, para peneliti mencatat bahwa gout berhubungan dengan penyakit jantung dan disfungsi arteri koroner. Penyakit arteri koroner adalah jenis penyakit jantung paling umum yang melibatkan penyempitan pembuluh yang membawa darah dan oksigen ke jantung. Penyakit arteri koroner seringkali tidak memberikan gejala, sehingga orang mungkin tidak tahu bahwa mereka memiliki kondisi tersebut. Pasien gout juga disarankan untuk menjalani pemeriksaan untuk mengevaluasi ada/tidaknya penyakit arteri koroner. Asam urat ini juga disebakan karena pola makan yang kurang sehat yang dilakukan oleh penderita dan juga pola hidup yang kurang sehat,Biasanya asam urat ini disebakan karena penderita sering makan makanan yang banyak mengandung minyak,dan juga karena si penyandang asam urat ini kurang berolah raga. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments