Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Pengobatan Aritmia Jantung
- Gangguan Irama Detak Jantung (Aritma Jantung)
- Apakah Bisa Hamil Setelah 1 Jam Suntik KB Langsung Berhubungan Intim?
- Seberapa Sering Harus Membersihkan Karang Gigi?
- Kenapa Tidak Boleh Melewatkan Sikat Gigi Di Malam Hari
- Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan
- Hati-hati Penularan Penyakit di Pesawat
| Posted: 19 Jun 2015 06:00 AM PDT DokterSehat.Com – Masalah irama jantung (aritmia) terjadi ketika impuls listrik diproduksi oleh jantung yang mengkoordinasikan detak jantung tidak berfungsi baik, mengakibatkan jantung Anda berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Usia meningkatan kemungkinan terjadinya aritmia. Ini dapat terjadi pada orang yang tidak berpenyakit jantung. Beberapa aritmia jantung tidak berbahaya, walaupun beberapa tipe, seperti takikardia ventricular (detak jantung cepat), serius dan kadang membahayakan jiwa. Penyebab Pada banyak kasus, penyebab aritmia tidak diketahui. Beberapa penyebab diketahui termasuk penyakit jantung, stres, kafein, tobako, alcohol, pil diet, dan dekongestan pada obat batuk dan pilek. Gejala
Pengobatan Pengobatan aritmia bergantung pada tipe dan tingkat keseriusannya. Beberapa tipe tidak membutuhkan pengobatan. Namun, untuk kasus lain bisa disembuhkan melalui obat, perubahan gaya hidup, dan operasi. Beberapa terapi untuk mengatasi aritmia di antaranya menggunakan electrical cardioversion, alat pacu jantung, Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD), ablasi kateter, atau operasi. Sedangkan obat-obatan Bagi Penderita Aritmia dikhususkan untuk mengontrol cepat lambatnya denyut jantung dan mengandung beta-blockers. |
| Gangguan Irama Detak Jantung (Aritma Jantung) Posted: 19 Jun 2015 04:00 AM PDT DokterSehat.Com – Pernahkah Anda merasa tiba-tiba denyut jantung meningkat tanpa sebab yang jelas meski tanpa melakukan aktivitas fisik yang berat? Jika hal itu terjadi, berarti Anda mempunyai penyakit aritmia jantung atau gangguan irama detak jantung. Penyakit aritmia jantung disebut juga disaritmia adalah irama jantung yang abnormal, yakni jantung berdenyut secara tidak teratur, bisa terlalu cepat atau terlalu lambat. Gangguan irama detak jantung, baik yang denyutnya menjadi lambat maupun cepat, sebaiknya tidak dianggap sepele. Sebab, penyakit aritmia jantung ini bisa meningkatkan risiko stroke atau kematian mendadak. Ketika kita sedang beristirahat, jantung memompa lebih lambat dan teratur, sekitar 60-80 denyut per menit. Ketika kita sedang berlari, menaiki tangga, atau melakukan aktivitas fisik yang berat, denyut jantung bisa meningkat hingga 200 denyut per menit tergantung kerasnya aktivitas fisik yang dilakukan. Jantung yang tidak berdenyut normal tentunya tidak mampu memompa darah secara efisien. Jika sampai aliran darah ke otak tidak mencukupi, penderita akan pingsan. Sementara itu, jantung yang berdenyut sangat cepat untuk periode yang lama dapat menjadi lemah dan mengarah pada gagal jantung kongestif. Penyebab Penyebab penyakit aritmia jantung yaitu karena adanya gangguan pada sistem konduksi listrik di jantung bisa menimbulkan irama jantung yang abnormal. Banyak hal yang bisa memicu terjadinya kosleting tersebut, misalnya penyakit jantung koroner, gangguan katup jantung, serta faktor penuaan. Makin tua umur seseorang, makin tinggi risikonya mengalami aritmia jantung. Gejala Beberapa orang memiliki gejala aritmia, termasuk :
Tanda tanda dan gejala ini tidak selalu menunjukan masalah yang serius. Pengobatan Kali ini saya sampaikan cara pengobatan Penyakit Aritmia Jantung menggunakan obat herbal jus kulit manggis XAMthone Plus yang mempunyai khasiat utama untuk gangguan jantung. Seperti yang sering diulas di media bahwa kandungan ANTIOKSIDAN yang ada dalam kulit manggis sangat tinggi yang mampu mengobati segala ganguan di organ jantung. Seperti penyakit aritmia jantung ini biasanya terjadi karena ada penyakit jantung koroner yaitu penyumbatan plak pada pembuluh jantung. XAMthone inilah yang nanti bekerja untuk membersihkan plak tersebut sehingga peredaran darah kembali lancar dan semua keluhan jantung akan teratasi. |
| Apakah Bisa Hamil Setelah 1 Jam Suntik KB Langsung Berhubungan Intim? Posted: 19 Jun 2015 02:28 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, saya suntik KB 1 bulan, begitu suntik KB hanya jangka waktu 1 jam kami langsung berhubungan, padahal saya masa subur, bagaimanakah itu dokter? Apakah saya hamil? Saya sangat takut hamil dokter karena anak sudah 3 dan rapat semua. Terimakasih Ibu Ani Jawaban Konsultasi Bila demikian kemungkinan hamil tetap ada. Dan sangat dianjurkan lakukan hubungan badan kurang lebih 5 hari setelah suntik Kb. Namun bila suntik KB rutin sesuai jadwal tanpa putus maka kemungkinan hamil lebih kecil. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Seberapa Sering Harus Membersihkan Karang Gigi? Posted: 19 Jun 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Gigi adalah aset kita yang harus kita jaga dengan baik. Karena dengan gigi kita bisa merasakan nikmatnya menggigit dan mengunyah. Kebayang jika gigi sudah rusak maka kenikmatan itu akan hilang. Saya ingin bertanya kepada Sobat, seberapa sering Sobat ke dokter gigi untuk membersihkan karang gigi atau setidaknya memeriksa kesehatan mulut Sobat? Nah, pasti ada yang sudah rutin, tapi tidak sedikit juga yang ternyata masih belum memeriksakan secara rutin sampai sakit gigi menyerang. Begitu pula dengan membersihkan karang gigi yang perlu dilakukan dengan alat. Hal ini menyatakan bahwa ternyata dengan membersihkan gigi secara rutin dengan sikat gigi masih tidak cukup untuk menyehatkannya, karena karang sendiri tidak dapat dibersihkan dengan sikat saja. Menurut sebuah studi, untuk kebanyakan orang, membersihkan karang gigi paling tidak setahun sekali sudah mencukupi untuk mencegah penyakit gusi. Atau bagi mereka yang berisiko tinggi misalnya di atas 50 tahun atau ada risiko gangguan gusi, perlu membersihkan karangnya minimal dua kali setahun. Hal ini dikemukakan dari Universitas Michigan. Pembersihan dilakukan dua kali setahun memberikan manfaat yang bermakna bagi orang dengan risiko terhadap penyakit gusi. Oleh karena itu sebaiknya seseorang memeriksakan kesehatan rongga mulutnya scara rutin minimal setiap 6 bulan sekali dan membersihkan karang setahun sekali bagi mereka yang tak berisiko, atau dua kali setahun bagi yang berisiko mengalami penyakit gusi. |
| Kenapa Tidak Boleh Melewatkan Sikat Gigi Di Malam Hari Posted: 19 Jun 2015 12:00 AM PDT DokterSehat.Com – Menyikat gigi di malam hari kebanyakan jarang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Kalau tidak percaya coba tanya disekitar sobat, apakah mereka melakukan sikat gigi sebelum tidur? Nah, pastinya banyak yang jawab tidak. Ini bukanlah pendapat pribadi saja, karena menurut data Riset Kesehatan Dasar Departemen Kesehatan (RISKESDAS) pada tahun 2007 menunjukkan bahwa angka menyikat gigi masyarakat Indonesia sebelum tidur atau di malam hari masih sangat menyedihkan. Kalau dinilai secara nasional hanya sebanyak 28.7 persen masyarakat yang melakukan sikat gigi sebelum mereka tidur. berikut ini adalah 3 alasan utama kenapa kita harus menyikat gigi di malam hari :
|
| Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan Posted: 18 Jun 2015 08:00 PM PDT DokterSehat.Com – Pemeriksaan kehamilan merupakan salah satu tahapan penting menuju kehamilan yang sehat. Boleh dikatakan pemeriksaan kehamilan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para ibu hamil. Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan melalui dokter kandungan atau bidan dengan minimal pemeriksaan 4 kali selama kehamilan yaitu pada usia kehamilan trimester pertama, trimester kedua dan dua kali pada kehamilan trimester ke tiga, itupun jika kehamilan normal. Namun ada baiknya pemeriksaan kehamilan dilakukan sebulan sekali hingga usia 6 bulan, sebulan dua kali pada usia 7 – 8 bulan dan seminggu sekali ketika usia kandungan menginjak 9 bulan. Kenapa pemeriksaan kehamilan begitu penting yang wajib dilakukan oleh para ibu hamil? karena dalam pemeriksaan tersebut dilakukan monitoring secara menyeluruh baik mengenai kondisi ibu maupun janin yang sedang dikandungnya. Dengan pemeriksaan kehamilan kita dapat mengetahui perkembangan kehamilan, tingkat kesehatan kandungan, kondisi janin, dan bahkan penyakit atau kelainan pada kandungan yang diharapkan dapat dilakukan penanganan secara dini. Berikut diterangkan mengenai hal apa saja yang dilakukan dalam pemeriksaan kehamilan, sebagai bahan pengetahuan bagi para ibu hamil agar menuju kehamilan yang sehat dan keluarga yang berkualitas. Pemeriksaan darah Pemeriksaan darah bertujuan untuk mengetahui kesehatan umum ibu hamil. Pemeriksaan darah juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan AFP (alpha fetoprotein). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan gangguan saluran saraf tulang belakang dan untuk mendeteksi otak janin. Kadar AFP yang rendah menunjukkan adanya kemungkinan down sindorm pada janin. Biasanya pemeriksaan AFP dilakukan pada usia kehamilan sekitar 15-20 minggu. Pemeriksaan kaki Dilakukan untuk mengetahui adanya pembengkakan (oedema) dan kemungkinan varises. Pembengkakan yang terjadi di minggu-minggu akhir kehamilan adalah normal, namun pembengkakan yang berlebihan menandakan pre-eklampsia. Pemeriksaan perut Dilakukan untuk melihat posisi atas rahim, mengukur pertumbuhan janin, dan mengetahui posisi janin. Pemeriksaan ini harus dilakukan secara rutin setiap kali dilakukan pemeriksaan dengan dokter kandungan atau bidan. Pemeriksaan dalam Dilakukan untuk mengtahui ada tidaknya kehamilan, memeriksa apakah terdapat tumor, memeriksa kondisi abnormal di dalam rongga panggul, mendiagnosis adanya bisul atau erosi pada mulut rahim, melakukan pengambilan lendir mulut rahim (papsmear), mengetahui ada tidaknya penyakit kehamilan, mengetahui letak janin, dan untuk mengetahui ukuran rongga panggul sebagai jalan lahir bayi. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan di awal kehamilan. Pemeriksaan detak jantung Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui apakah janin dalam berada dalam kondisi sehat dan baik. Permeriksaan detak jantung ini biasanya menggunakan Teknik Doopler sehingga ibu hamil dapat mendengarkan detak janin yang dikandungnya. Pemeriksaan urin Pemeriksaan urin dilakukan untuk memastikan kehamilan. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui fungsi ginjal ibu hamil, ada tidaknya protein dalam urin, dan juga mengetahui kadar gula dalam darah. Adanya protein dalam urin mengarah pada pre-eklampsia. Sedangkan kadar gula darah dapat menunjukkan apakah ibu hamil mengalami diabetes melitus atau tidak. Pemeriksaan tinggi badan Pemeriksaan tinggi badan juga dilakukan saat pertama kali ibu melakukan pemeriksaan. Mengetahui tinggi badan sangat penting untuk mengetahui ukuran panggul si ibu. Mengetahui ukuran panggul ibu hamil sangat penting untuk mengetahui apakah persalinan dapat dilakukan secara normal atau tidak. Karena jika diketahui bahwa tinggi badan ibu dianggap terlalu pendek, dikhawatirkan memiliki panggul yang sempit dan juga dikhawatirkan proses persalinan tidak dapat dilakukan secara normal, dan hal ini harus dilakukan secara caesar. Dengan diketahuinya hal ini secara dini, maka ibu hamil diaharapkan segera menyiapkan diri baik dari segi materi dan mental untuk menghadapi persalinan dengan caesar. Pemeriksaan berat badan Pemeriksaan berat badan dilakukan setiap kali ibu hamil memeriksakan kandungannya, hal ini dilakukan untuk mengetahui pertambahan berat badan, serta apakah pertambahan berat badan yang dialami termasuk normal atau tidak. Pertambahan berat badan yang normal akan sangat baik bagi kondisi ibu maupun janin. Sebaliknya, jika pertambahan berat yang dialami tidak normal, akan menimbulkan resiko pada ibu dan janin. Bagi ibu hami yang mengalami pertambahan berat badan yang tidak normal, dokter atau bidan akan memberikan saran yang sebaiknya dilakukan agar ibu hamil memperoleh pertambahan berat badan yang normal. Uji torch (toksoplasma rubella cytomegalovirus herpesimpleks) Dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi parasit seperti TORCH di dalam tubuh ibu hamil. Infeksi TORCH biasanya menyebabkan bayi terlahir dengan kondisi cacat atau mengalami kematian. Pemeriksaan TORCH dilakukan dengan menganalisis kadar imunogloblin G (IgG) dan imunoglobin M (IgM) dalam serum darah ibu hamil. Kedua zat ini termasuk ke dalam sistem kekebalan tubuh. Jika ada zat asing atau kuman yang menginfeksi tubuh, maka tubuh akan memproduksi IgG dan IgM untuk melindungi tubuh. Banyak sedikitnya IgG dan IgM dalam serum darah mengindikasikan ada tidaknya infeksi serta besar kecilnya infeksi. Jika hasil IgG negatif, berarti infeksi terjadi pada masa lalu dan kini sudah tidak aktif lagi. Jika hasil IgM positif, berarti infeksi masih berlangsung aktif dan ibu hamil memerlukan pengobatan agar janin dalam kandungan yang terinfeksi dapat segera ditangani sehingga infeksi tidak semakin buruk. |
| Hati-hati Penularan Penyakit di Pesawat Posted: 18 Jun 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Bepergian menggunakan pesawat terbang tentunya semakin praktis dan nyaman. Namun, pernahkah Anda merasa sangat tidak nyaman dan sesak ketika menumpang pesawat terbang? Selain harus berbagi tempat sempit di sekitar kursi, terutama di kamar mandi dengan orang yang tidak Anda kenal, Anda pun akan menghirup udara yang belum jelas kadar kebersihannya. Karena, pasti akan ada penumpang yang sedang sakit flu atau batuk. Pesawat memang memberikan kenyamanan tersendiri untuk para penumpangnya, dibanding transportasi lainnya, tetapi ternyata pesawat juga menjadi tempat favorit untuk kuman bertebaran. Pada sebuah penelitian oleh para ahli, disana disebutkan bahwa para penumpang pesawat akan mengalami resiko yang cukup tinggi untuk terserang penyakit ketika berada di pesawat. Hal yang paling riskan adalah disaat liburan, ketika disana pesawat penuh dengan para penumpang, dimana para penumpang tersebut mulai anak-anak hingga orang dewasa. Dimana masalahnya akan menyebar kuman, bakteri, dan virus yang bersama para penumpang. Tempat yang tertutup tanpa adanya sirkulasi udara menjadi penyebab tingginya resiko penyebaran penyakit di pesawat. Walaupun pesawat dilengkapi dengan filter udara yang bermanfaat untuk menangkap / membersihkan partikel bakteri dan virus pembawa, tetapi yang menjadi masalah adalah saat mesin pesawat sedang dimatikan, maka secara otomatis alat penyaring udara juga akan berhenti bekerja. Disaat seperti itu kuman dan bakteri akan bisa leluasa berbiak. Pada sebuah studi penelitian pada tahun 1979, disana menyimpulkan bahwa ketika pesawat berhenti selama tiga jam, dengan mesin dan air conditioner(AC) yang juga mati, 72 persen dari 54 orang di dalam pesawat jatuh sakit dua hari sesudahnya. Untuk alasan itu, pada 2003 Federal Aviation Administration mengeluarkan peraturan kepada maskapai penerbangan agar segera mengevakuasi penumpang jika selama 30 menit pesawat dalam keadaan tanpa sirkulasi udara. Ancaman resiko penyakit yang paling besar adalah datang dari hidung, mulut, dan tangan penumpang yang duduk bersebelahan. Pada sebuah penelitian menyebutkan bahwa infeksi bisa menyebar dari dua kursi di samping, di depan, dan belakang. Penelitian juga menunjukan bahwa penyakit dapat menyebar dengan mudah di kabin pesawat. Pada sebuah penerbangan jarak jauh pada 2009, peneliti menemukan adanya penularan penyakit flu burung. Dan sekitar 2 persen dari penumpang tertular penyakit flu burung, yang berasal dari seorang penumpang. Dan lebih parahnya lagi, seminggu kemudian 5 persen penumpang juga terserang Flu burung. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments