Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Waspada Menu Buka Puasa Seperti Ini Bikin Cepat Lemas

Posted: 21 Jun 2015 06:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Menu berbuka puasa dengan makanan yang manis dianjurkan, tetapi ini bukan berarti kita bisa dengan seenak hati makan berlebihan. Tahukah ladies, kalau kita sangat berlabihan makan makanan dengan banyak kandungan gula justru malah akan mebuat badan cepat lemas.

Bukan cuma makanan manis, makanan apapun sebenarnya tidak sebaiknya dikonsumsi berlebihan. Terlebih saat berbuka, ketika perut berada dalam kondisi kosong setelah seharian penuh tidak terisi oleh makanan.

Kita sering lapar mata, padahal kebutuhan tubuh tidak sebanyak itu, kata dr Ahmad Fuady, M.Sc-HEPL, Kepala Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Kayu Putih, seperti ditulis Rabu (17/6/2015).

Saat seseorang lapar mata dan kemudian kalap makan berlebihan, maka energinya akan terkonsentrasi ke lambung. Metabolisme bekerja dengan lebih keras untuk mencerna makanan yang tiba-tiba saja memenuhi lambung. Efeknya, tubuh jadi cepat lemas.

Makanan manis tetap boleh dikonsumsi saat berbuka, bahkan harus. Takarannya saja yang diatur, agar tidak berlebihan. Cukup untuk menaikkan kadar gula darah, setelah itu konsumsilah makanan yang seimbang seperti biasa agar kebutuhan nutrisi serta sumber energi tetap terjaga.

Pastikan seimbang dan dalam jumlah yang secukupnya. Mirip dengan sahur, kata dr Ahmad.

Punya Mag Tapi Tetap Ingin Puasa? Bisa Kok

Posted: 21 Jun 2015 04:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Mag atau dyspepsia kerap menjadi penghalang bagi umat Islam yang hendak menjalankan ibadah puasa. Namun derita nyeri lambung akibat gangguan tersebut bisa dicegah dengan merencanakan pola makan yang benar.

Konsumsi makanan yang awet kenyang, kata dr Ahmad Fuady, M.Sc-HEPL, Kepala Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Kayu Putih, seperti ditulis Rabu (17/6/2015).

Makanan awet kenyang ditandai dengan kandungan serat yang tinggi, seperti terkandung dalam sayur dan buah-buahan. Asupan karbohidrat sebaiknya dipilih yang mengandung karbohidrat kompleks, misalnya sereal gandum. Nasi merah juga lebih awet kenyang dibanding nasi putih.

Jika diperlukan, obat-obatan anti asam lambung atau antasida juga bisa dikonsumsi saat sahur atau berbuka. Untuk dosis dan aturan pakainya, sebaiknya dikonsultasikan juga dengan dokter yang kompeten.

Bagi penderita maag, bisa mengonsumsi obat anti asam lambung 30 menit sebelum sahur, saran dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, FINASIM, konsultan saluran cerna dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Makanan-makanan maupun minuman yang merangsang produksi asam lambung sebaiknya dihindari, baik saat sahur maupun berbuka. Contohnya adalah makanan asam, pedas, cokelat, keju, lemak, kopi dan soda.

Tentu saja jika dikonsumsi penderita mag, penyakitnya bisa kambuh dan membatalkan puasa, kata dr Ari.

Hydrocephalus Pembengkakan Cairan Di Kepala

Posted: 21 Jun 2015 02:00 AM PDT

DokterSehat.Com - Hidrosefalus adalah jenis penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak ( cairan serebro spinal ). Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital.

Dalam hal ini kepala membengkak karena cairan otak. Kebanyakan cairan itu dihasilkan dalam rongga-rongga otak. Benda itu lambat laun mengaliri seluruh rongga otak bahkan yang di luarnya termasuk ronga saraf belakang. Biasanya cairan ini diserap sebanyak yang dihasilkan : tetapi dalam hal kepala busung, cairan itu terlalu banyak dihasilkan, atau penyerapan kurang lancar atau terjadi penyumbatan pada alirannya. Dengan demikian cairan itu lama kelamaan bertambah banyak sehingga menambah tekanan di dalam otak.

Penyakit kepala busung ini banyak yang terbawa lahir. Dalam hal itu kepala bayi membesar dan otaknya mengecil karena tekanan. Biasanya pembesaran kepala bayi itu tidak terlihat sampai beberapa minggu atau beberapa bulan setelah ia dilahirkan. Kalau tidak berhasil mengobatinya, maka dalam beberapa bulan atau beberapa tahun dia akan meninggal.

Kelebihan cairan itu dapat dialirkan melalui pipa plastik ke dalam pembuluh nadi balik, atau rongga tubuh atau jantung itu sendiri. Mintalah nasehat seorang dokter ahli saraf.

Pseudotumor Cerebri yang Mirip Tumor Otak

Posted: 21 Jun 2015 12:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Selain para ahli medis, istilah Pseudotumor Cerebri tentu sangat asing bagi kita. Tak banyak orang yang tahu definisi Pseudotumor Cerebri. Pseudotumor Cerebri adalah kelainan tulang yang terjadi karena adanya peningkatan tekanan di dalam tulang tengkorak/ intracranial pressure tanpa ada penyebab yang jelas. Jika dilihat-lihat, gejala kelainan tulang ini mirip sekali dengan penyakit tumor otak. Bedanya bahwa Pseudotumor Cerebri tak ditemukan sel tumor sama sekali. Ada beberapa kalangan medis yang menyebut kelainan ini dengan istilah IIH (Idiopathic Intracranial Hypertension). Pseudotumor Cerebri dapat terjadi di kalangan siapa saja baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun yang paling sering mengalaminya adalah wanita obesitas yang aktif dan produktif mengandung atau hamil. Bahayanya, akibat tekanan pada tulang tengkorak ini, saraf optik dapat membengkak dan menyebabkan penglihatan kabur atau bahkan hilang.

Penyebab

Para pakar menduga pseudotumor cerebri ada kaitannya dengan kelebihan jumlah cairan cerebrospinal di dalam tulang tengkorak. Selain itu, cairan yang dihasilkan oleh otak ini pada akhirnya akan terserap ke dalam aliran darah. Bisa jadi peningkatan tekanan intrakranial yang menyebabkan pseudotumor cerebri ini juga merupakan akibat dari adanya gangguan pada proses penyerapan tersebut.

Menurut beberapa studi terbaru, sebagian besar penderita pseudotumor cerebri diketahui mengalami penyempitan (stenosis) pada dua sinus besarnya di dalam otak (transverse sinuses). Namun peneliti juga belum yakin apakah penyempitan itu merupakan salah satu penyebab pseudotumor cerebri atau bukan.

Gejala

  • Sakit kepala sedang hingga parah yang berasal dari bagian belakang mata dan memburuk seiring dengan pergerakan mata.
  • Telinga berdenging bersamaan dengan detak jantung penderita.
  • Mual, muntah atau pening.
  • Penglihatan kabur atau meredup.
  • Mengalami kebutaan selama beberapa detik, bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata (visual obscurations).
  • Sulit melihat ke samping.
  • Penglihatan ganda (diplopia).
  • Seperti melihat kilatan cahaya padahal tak ada sumber cahaya (photopsia).
  • Nyeri leher, bahu atau punggung.

Pengobatan

Beruntungnya, penyakit langka ini sudah ada obatnya. Obatnya berupa obat-obatan yang dipakai untuk penderita glaukoma. Obat untuk penyakit glaukoma yaitu acetazolamide, obat migrain, dan diuretik. Selain menggunakan obat-obatan, penderita Pseudotumor Cerebri juga boleh memilih metode pengobatan lainnya yaitu pembedahan atau operasi. Operasi atau pembedahan untuk mengatasi Pseudotumor Cerebri adalah operasi optic nerve sheath fenestration serta pemasangan spinal fluid shunt. Mungkin kita semua sangat tidak familiar dengan nama obat dan jenis operasi khusus untuk menyembuhkan Pseudotumor Cerebri tak terkecuali bagi para penderita Pseudotumor Cerebri. Meskipun tergolong penyakit yang cukup berbahaya, namun banyak pasien yang optimis untuk bisa sembuh dari penyakit ini karena mereka sangat percaya dengan kemampuan obat-obatan yang mereka konsumsi. Teknik pengobatan yang supercanggih dan dilakukan oleh para ahli medis membuat mereka semakin optimis untuk sembuh.

Penyakit Radang Kandung Lendir

Posted: 20 Jun 2015 10:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Pada beberapa bagian tubuh terdapatlah kantong-kantong lendir yang terdiri dari selaput, terutama pada daerah tulang sendi di bagian bahu , sikut , lutut , di mana urat daging atau daging itu sendiri bergesekan dengan urat daging lain, otot arau tulang-tulang yang menonjol. Dinding kantong itu mirip susunan tulang rawan, dan dindingnya mengeluarkan cairan pelumas sama dengan tulang sendi.

Apabila lapisan kandung lendir itu meradang, inilah yang di sebut dengan radang kandung lendir. Kalau di gerakan terasa sakit, kalau ditekan terasa lunak, dan biasanya bagian itu membengkak. Kadang-kadang bertumpuklah garam-garam kapur di dalam kantong atau pada dindingnya. Bagian yang terkena itu harus di istirahatkan dan peredaran darah harus di rangsang. Inilah tujuan pengobatan yang masul di akal. Untuk mengistirahatkannya boleh juga memakai pembalut atau gips.

Cara penyembuhannya

  • Usahakan Agar bagian itu tidak bergerak. Gunakanlah kompres panas dan dingin secara bergantian dua kali sehari , kalau itulah yang menghilangkan rasa sakit.
  • Apa bila bahu terasa pegal, membungkuklah kedepan sambil mengayun-ayunkan tangan ke belakang dan kedepan, ke kiri dan ke kanan, ini kan mengembalikan ruang gerak yang sebenarnya. Tetapi janganlah terlalu cepat mengerakkannya Dan jangan dengan paksa.
  • Seorang dokter mungkin akan memberikan kompres panas atau injekti matirasa di tambah dengan olesan Cor-ticosteroid pada bagian yang sakit. Kalau tidak dia akan memberikan pengobatan yang lain.
  • Kalau belum sembuh setelah pengobatan ini, bagian itu perlu di bedah untuk membuang endapan zat kapur atau melenyapkan kantong-kantong itu.

Fibrositis Penyakit Rematik Pada Otot

Posted: 20 Jun 2015 08:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Rematik otot ialah peradangan jaringan-jaringan berserat berwarna putih seperti : urat daging, tulang rawan, kapsul persendian, lapisan urat pengikat, jaringan serat di bawah kulit, pembungkus tulang, lapisan urat saraf atau ikatan serat-serat otot yang kecil-kecil. Peradangan itu sering menimbulkan rasa sakit pada otot, jaringan dan urat daging atau di mana saja. Banyaklah seorang dokter yang mempercayai bahwa infeksilah yang menyebabkannya, tetapi lebih sering timbul karena elergi. Fibrositis cenderung untuk berkembang di antara anggota-anggota keluarga. Kurang olah raga atau gerak badan juga menjadi salah satu faktor penyebab.

Apabila lembaran-lembaran otot atau ikatan-ikatan serat-serat otot terkena penyakit, ini di sebut myositis, myalga, atau rematik otot. Kalau otot yang di bagian punggung sebelah bawah yang terserang, namanya yang biasa adalah sakit pinggang; Kalau itu terjadi di bagian kepala atau leher bagian belakang, timbullah sakit kepala yang membandel, Kalau leher bagian samping yang terkena , maka timbullah pegal-pegal dengan rasa nyeri karena leher itu terputar. Sebenarnya ini di sebabkan kekejangan otot saraf, karena ketegangan emosi atau pergumulan batin. (Leher terputar) Apabila susunan sendi di sekitarnya terserang, inilah yang disebut rematik walaupun istilah itu salah. Sakit saraf mirip dengan rematik otot karena mempengaruhi lembaran otot. Begitu juga penyakit linu panggul.

Rematik otot yang akut mulai dengan pelan-pelan atau dengan rasa nyeri yang mendadak. Bagian itu merasa sakit kaya kena tertusuk dan ini di sebabkan karena getaran saraf. Keadakan akan membaik dengan beberapa hari atau beberapa minggu, kalau tidak itu akan menjadi kronis. Serangan mungkin akan terulang dan akan memburuk karena goncangan pikiran, ketegangan saraf, kehabisan tenaga, terlalu capek atau kedinginan.

Rematik otot yang kronis di tandai dengan rasa sakit yang hebat atau pengerasan ototnya. Lebih memburuk lagi kalau badanya tidak bergerak. Pengobatan sementara dilakukan gerakan badan seperlunya. menghangatkan dengan panas yang kering atau meminum sejenis obat. Orang yang lanjut usia lebih mudah mendapat serangan.

Cara pengobatan

  • bagian yang sakit itu diistirahatkan dan dihangatkan.
  • Buatlah kompres air panas selama sejam atau dengan kompres kering dalam bentuk apapun antara satu atau dua jam paling sedikit dua kali setiap hari.
  • setelah masa akut lewat, ikutilah pengunaan kompres panas dan memijit pelan-pelan bagian yang lunak itu, lambat laun gerakanlah bagian yang sakit itu sambil meningkatkan kegiatannya.
  • Dalam keadakan penyakit yang sangat parah, Pertolongan seorang dokter di perlukan.
  • Kalau keadakan membandel mintalah seorang dokter agar mencari pusat infeksinya Atau penyebab alergi, Dia akan memberikan pengobatan yang cocok.

Awas Kebiasaan Membentak Anak Dapat Memusnahkan Sel Otak

Posted: 20 Jun 2015 06:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Orang tua biasanya jengkel dan marah saat anak-anaknya sulit untuk dikendalikan. Banyak orang tua dengan temperamen yang lebih terkontrol dan bisa menyelesaikan perselisihan dengan anak tanpa harus menaikkan suaranya. Namun, banyak pula orang tua lainnya justru merasa hal tersebut mustahil, sehingga membentak anak.

Berdasarkan penelitian bahwa pada setiap kepala seorang anak, maka akan terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang sudah siap tumbuh (banyak sekali). Akan tetapi satu bentakan, perkataan kasar, makian atau yang semacamnya kepada anak yang masih dalam masa pertumbuhan akan berakibat sangat fatal, dan hal ini merupakan bukan sebuah perkara yang kecil atau enteng.

Karena bentakan atau perkataan yang kasar dapat membunuh lebih dari 1 milyar sel otak saat itu juga. Dan bahkan sebuah pukulan atau cubitan yang disertai dengan bentakan maka akan membunuh lebih dari  bermilyar-milyar sel otak saat itu juga. Akan tetapi sebaliknya, dengan  1 pujian, pelukan dan kasih sayang maka akan membangun dengan sangat baik kecerdasan seorang anak, dengan perkembangan otak anak yang sangat cepat.

Hasil penelitian dari seorang yang bernama Lise Gliot, dia berkesimpulan bahwa pada anak yang masih dalam pertumbuhan, terutama pada masa "golden age" yaitu pada umur 2-3 tahun. Dia menjelaskan bahwa suara yang keras dan bentakan yang keluar dari orang tua dapat merusak atau menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh.

Sedangkan ketika sang ibu sedang memberikan belaian lembut sambil menyusui anaknya, maka rangkaian otak terbentuk indah. Penelitian Lise Gliot melakukan penelitian dengan objeknya yaitu anaknya sendiri. Dia memasang kabel perekam otak yang dihubungkan dengan sebuah monitor komputer, dengan begitu akan terlihat setiap perubahan yang terjadi dalam perkembangan otak anaknya.

Dan dia menyatakan bahwa hasilnya sangat luar biasa, saat sang anak menyusui sang anak maka akan terbentuk rangkaian indah pada sel otak anak, namun ketika dia terkejut ketika ada suara yang sedikit keras, maka rangkaian indah sel otak yang menggelembung seperti balon tersebut pecah berantakan, dan kemudian juga terjadi perubahan warna.

Dari penelitian yang dilakukan Lise Gilot ini maka pengaruh marah dan bentakan pada anak akan sangat mempengaruhi perkembangan sel otak anak. Bahaya, apabila hal tersebut dilakukan secara sering bahkan tidak terkendali, maka dapat berpotensi besar untuk mengganggu struktur otak anak itu sendiri.

Untuk itu sang peneliti Lise Gilot memberikan nasihat bahwa kita harus berhati-hati dalam memarahi sang anak. Dan tidak hanya itu saja, hal itu juga akan mengganggu fungsi organ-organ penting di dalam tubuh seperti hati, jantung dan yang  lainnya.

Adapun efek dari kerusakan pada sel-sel otak karena bentakan akan lebih besar pengaruhnya pada anak-anak, pada remaja dan orang dewasa juga berpotensi mengalami kerusakan, tetapi tidak sebesar dengan yang disertai oleh  anak-anak.

Bentakan kepada sang anak akan mengakibatkan hal yang fatal, efek jangka panjangnya dapat dilihat pada orang-orang yang sering mengalami bentakan di masa lalunya (kecilnya). Orang-orang tersebut akan lebih banyak melamun, dan juga lambat dalam memahami sesuatu.

Kemudian juga biasanya akan mudah untuk meluapkan rasa marah, panik dan sedih. Mereka biasanya akan seringkali mengalami stress hingga depresi dalam hidup, hal ini karena kesulitan dalam memahami pola-pola masalah yang mereka hadapi. Dan itu semua adalah akibat dari sedikitnya sel-sel otak yang aktif dari yang seharusnya.

Untuk itu handaknya Orang tua perlu menyadari bahwa dunia anak jauh berbedanya dengan orang dewasa. Jadi, yang perlu diperhatikan adalah ketika menetapkan perilaku anak salah atau bernama, maka jangan menggunakan tolok ukur orang dewasa. Sehingga janganlah sikap orang tua terhadap anak seperti polisi yang sedang menghadapi penjahat.

Dari hal diatas, ada sebuah contoh nyata, diceritakan bahwa di daerah Banjarmasin terdapat siswa perempuan yang sangat Dingin, pada dirinya tidak ada senyum sama sekali walau diajak bercanda dan tertawa, ternyata setelah diselidiki dengan bertanya-tanya ke pihak keluarga-nya, ternyata wanita ini sejak kecil memang selalu mendapat hadiah berupa bentakan, kemarahan, dicubit, dipukul dan kekerasan yang lainnya dari orang tuanya.

Sehingga kemampuan Otak-nya dan juga perilakunya sudah tidak normal seperti kebanyakan orang. Demikian saja tulisan tentang bahaya memarahi dan membentak anak, terutama dalam masa pertumbuhan, semoga bermanfaat.

Advertisemen