Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Bolehkah Wanita Haid Tidur Siang?

Posted: 14 Jul 2015 06:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Menstruasi adalah proses keluarnya cairan merah (darah) pada dinding rahim (endometrium ) yang terjadi secara rutin setiap bulannya yang keluar melalui vagina. Menstruasi juga merupakan proses mempersiapkan tubuh wanita untuk mengandung anak atau hamil.

Menstruasi biasanya akan terjadi pada gadis usia 9 hingga 16 tahun. Hal ini juga di sebabkan oleh berbagai faktor, pertama faktor kesehatan pada wanita, asupan gizi, makanan yang dikonsumsi, faktor keturunan hingga faktor berat badan dan tinggi badan. Menstruasi akan berhenti dengan sendirinya yang disebut dengan manopause. Manopause ini ialah berhentinya siklus menstruasi secara fisiologis yang yang berkaitan langsung dengan usia lanjut seorang perempuan. Sedangkan masa manopause seorang wanita, terjadi ketika wanita tersebut menginjak usia 45-50 tahun.

Menstruasi atau yang sering disebut dengan haid ataupun datang bulan ialah perubahan fisiologis pada tubuh seorang wanita yang biasanya secara berkala dan dipengaruhi hormon reproduksi. Siklus menstruasi yang terjadi pada setiap wanita biasanya sekitar 28 hari. Ada juga beberapa wanita mengalami menstruasi setiap dua bulan sekali atau tiga bulan dalam sekali, bahkan hingga mencapai enam budan setiap kalinya. Biasanya menstruasi terjadi selama 5 hari. Namun rata-rata menstruasi dapat terjadi selama 2 hari hingga 7 hari, menstruasi paling lama terjadi selama 15 hari.

Menstruasi ternyata menandakan bahwa tubuh bekerja normal dan melakukan apa yang memang harus dilakukan oleh tubuh. Hal itu menandakan bahwa tubuh anda berada pada kondisi yang stabil dan sinkron. Selain itu menstruasi yang anda alami setiap bulannya dapat membantu proses pelepasan bakteri yang berasal dari sistem reproduksi dan membantu tubuh menghilangkan zat besi yang berlebih, sehingga mengurangi resiko penyakit alzheimer, stroke dan jantung. Ada beberapa penelitian yang mengatakan bahwa kebanyakan wanita memiliki umur yang panjang dibandingkan dengan umur laki-laki. Hal ini dikarenakan banyaknya zat yang hilang pada saat wanita mengalami menstruasi.

Jika terkadang menstruasi membuat setiap wanita tidak nyaman, namun ini adalah salah satu keluhan alami yang dialami oleh kaum wanita ketika ia akan memasuki dan sedang mengalami menstruasi. Terasa sakit pada tubuh bagian tertentu ialah hal yang biasa terjadi, seperti rasa sakit pada bagian payudara, kepala terasa pusing, sakit pada bagian perut bawah, dan keluhan yang lainnya. Namun setiap wanita biasanya mengalami keluhan yang bebeda-beda. Dalam beerapa keluhan yang tadi, wanita yang sedang mengalami mestruasi biasanya mengalami emosi yang tidak stabil dan sering merasa malas untuk melakukan kegiatan. Dan tidak sedikit wanita yang menghabiskan waktu hanya untuk tidur pada saat menstruasi karena beberapa keluhan yang biasanya dialami.

Selama mestruasi ini biasanya banyak hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh wanita, termasuk mitos-mitos yang ada. Mungkin banyak di antara anda yang sering mendengar mitos-mitos ketika kita sedang haid. Mitos tidak diperbolehkan memotong kuku, memotong rambut, mencuci rambut hingga tidak boleh tidur siang sekalipun.

Tapi apakah mitos tersebut telah kita ketahui kebenarannya? Mungkin sebagian dari anda tidak menghiraukan hal tersebut, namun kenyataannya hal tersebut sangat penting untuk kita ketahui, terutama bagi kaum wanita yang sedang mestruasi. Mitos yang menyebutkan tidak boleh tidur siang pada saat menstruasi dikarenakan akan mengakibatkan darah naik ke kepala hanyalah mitos belum ada penelitian yang menyatakan pengaruh tidur siang terhadap wanita yang sedang menstruasi, justru ketika anda sedang menstruasi sebaiknya beristirahat yang cukup dalam mengatasi sindrom premenstual atau PMS.

Tidur Dengan Cara Yang Salah Dapat Menyebabkan Kulit Wajah Cepat Keriput

Posted: 14 Jul 2015 04:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Bagi wanita kecantikan merupakan harta yang berharga, menjaga tubuh dengan indah menjadi keharusan yang dilakukan oleh wanita.

Meskipun keriput garis-garis halus dan lipatan adalah bagian normal yang semakin tua, tidur yang salah dapat menyebabkan wajah keriput dini.

Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan rutinitas tidur Anda untuk mencegah keriput sebanyak mungkin :

  • Coba bantal atau sarung bantal yang lebih baik
    Jika Anda lebih suka tidur di sisi Anda ada bantal yang menurunkan stres fisik di wajah Anda. Pilih bantal yang dibuat untuk mengurangi stres fisik pada wajah Anda. Ada bantal khusus yang dirancang khusus untuk mendukung leher Anda, namun tetap wajah Anda dari bantal. Sebuah satin atau sutra sarung mengurangi kemungkinan mendapatkan lipatan pada kulit Anda. Bahkan ada sarung bantal yang dibuat dengan tembaga yang membanggakan kemampuan untuk mengurangi tanda-tanda penuaan. Sarung bantal yang memiliki tembaga diresapi dalam serat yang mengklaim untuk merangsang kolagen dan membantu kulit terlihat lebih muda. Meskipun pada dasarnya keriput adalah sebuah proses alami akan tetapi adakalanya untuk tetap menjaga kedatangannya lebih awal.
  • Tidur yang cukup
    Apabila anda kurang mendapatkan tidur akan mengganggu kesehatan secara umum, baik gangguan kesehatan fisik maupun mental, serta mempengaruhi penampilan Anda. Tidur adalah waktu utama untuk pertumbuhan dan perbaikan sel . Hindari untuk melakukan kegiatan malam yang menyebabkan anda tertahann untuk tidak tidur. Sementara kebutuhan setiap orang tidur sangat berbeda, tujuh sampai delapan jam tidur untuk menjaga diri merasa dan tampak segar.
  • Perhatikan posisi tidur anda
    Posisi tidur Anda dapat memiliki efek  pada kulit wajah. Tidur dengan menutupi wajah anda akan mendorong keriput, garis dan lipatan pada muka. Sedangkan apabila tidur dengan posisi miring ke kanan atau ke kiri akan membuat wajah anda tertekan bantal dan mengurangi oksigen. Kebiasaan tidur dengan satu posisi akan menyebabkan kerutan yang tampak jelas di sekitar mata anda. Cara yang lebih disukai tidur untuk menghindari lipatan pada wajah Anda adalah dengan tidur telentang. Pada usia yang muda lipatan pada wajah tidak akan terlihat berbeda dengan usia anda yang semakin bertambah. Ketika usia anda bertambah akan mengakibatkan penurunan elastisitas kulit Anda. Meskipun untuk anda penting tidur dengan nyaman tetapi hal terpenting juga untuk tidur dengan posisi terbaik sehingga menghindari stres fisik pada kulit wajah anda.
  • Gunakan krim malam
    Sebuah pelembab wajah yang dirancang untuk digunakan di malam hari dapat membantu meremajakan kulit dan memperbaiki kerusakan. Pada usia yang tua produksi kolagen di kulit anda akan melambat, memungkinkan kulit kehilangan elastisitasnya. Pada kulit dewasa juga memiliki sedikit minyak, yang dapat menyebabkan kulit kering dan menyebabkan  keriput terlihat.
  • Cuci muka sebelum tidur
    Selalu cuci muka anda sebelum pergi tidur. Biasakan untuk menghapus minyak, keringat dan juga bekas make up sebelum pergi tidur. Dengan hal ini akan membantu anda menjaga kesehatan wajah dan juga terhindar dari jerawar. Pori-pori kulit wajah yang tersumbat akan menyababkan sel-sel baru tersumbat, sehingga muka cepat keliatan lelah dan keriput.

Apakah Paru-paru Perokok Pasip Sama Dengan Paru-paru Perokok Aktif?

Posted: 14 Jul 2015 02:26 AM PDT

Pertanyaan Konsultasi

Selamat sore dokter, saya perokok pasip, apakah paru-paru perokok pasip sama dengan paru-paru perokok akktif? Saya ini sering berlomba lari sampai surabaya, tetapi akhir-akhir ini saya kurang kuat untuk lari, apakah efek dari asap rokok tersebut?

Bagaimana untuk menghilangkannya dan menanggulanginya dengan pola hidu sehat? Terimakasih

Bapak Febyola Ayu Rizki

Jawaban Konsultasi

Paru-parunya tentu saja berbeda. Namun memang bisa menimbulkan efek. Jauhi asap rokok dan bila perlu gunakan masker. Terimakasih

Salam

dr. Vanny Bernadus
Team DokterSehat.com

Ingin Jauh Dari Osteoporosis Caranya Aktif Bergerak

Posted: 14 Jul 2015 02:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Penyakit osteoporosis atau dikenal dengan istilah penyakit silent diasese karena gejala yang dialami oleh penderita tidak terlihat kasat mata ataupun gejala spesifik yang dialami penderita. Penyakit osteoporosis merupakan gangguan yang terjadi pada tulang yang mengakibatkan tulang menjadi rapuh dan berpotensi tulang mangakibatkan cacat permanen.

Penderita osteoporosis  80% adalah wanita, terlebih wanita yang mengalami menopause karena di dalam tubuhnya estrogen telah berkurang. Meskipun sangat umum terjadi di Indonesia akan tetapi anda dapat mencegah dan menghambat terjadinya penyakit osteoporosis. Penyakit osteoporosis dapat dihambat dengan mengikuti pola hidup sehat yaitu menjaga asupan nutrisi yang dibutuhkan dan hidup aktif (berolahraga).

Bagi anda yang memiliki kebiasaan berlama lama di depan komputer tanpa dibarengi dengan olahraga maka kemungkinan menderita osteoporosis lebih tinggi. Kecenderungan gaya hidup masyarakat yang kurang bergerak (tidak suka berolahraga) padahal ini merupakan bom waktu yang akan menyerang anda kembali.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan masyarakat Indonesia mengalami sedentery lifestyle atau gaya hidup yang tidak aktif. Hal ini dipicu karena masyarakat yang lebih suka berlama lama dengan gadget sehingga apabila dihitung dalam masa aktif bergerak masyarakat Indonesia beresiko mengalami osteoporosis.

Apabila dihitung  satu hari kerja dengan waktu rata-rata kerja selama tujuh jam di depan komputer ataupun dengan gadget maka kondisi ini dapat mempengaruhi tulang dan beresiko tinggi mengalami osteoporosis. Bahkan bagi wanita yang kurang mengkonsumsi kalsium, sayuran hijau, kacang, atau minyak ikan maka akan beresiko lebih tinggi mengalami osteoporosis. Makanan tersebut mengandung kalsium yang dapat mencegah terjadinya osteoporosis.

Di Indonesia kejadian osteoporosis cukup tinggi, sehingga penting melakukan pencegahan osteoporosis sejak dini. Pencegahan osteoporosis dilakukan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan vitamin D ataupun mengkonsumsi suplemen yang dapat membantu melengkapi kebutuhan kalsium dan vitamin D. Selain itu konsumsi dua gelas susu setiap hari akan membantu dalam melawan osteoporosis. Paling penting adalah melakukan olahraga, minimal 15 menit dalam sehari sehingga kekuatan dan kepadatan tulang tetap terjaga.

Hindari kebiasaan buruk yang mengarah pada hidup tidak sehat seperti megkonsumsi kafein, alkohol dan merokok. Terlebih pada anak muda yang seringkali mengabaikan pola hidup sehat dan kurang berolahrga dikhawatirkan akan terkena osteoporosis pada usia muda yang menyebabkan tulang menjadi tipis, pembentukan tulang terhambat, kalsium banyak terkikis dan tulang mudah patah.

Dengan demikian gaya hidup yang tidak aktif (kurang melakukan olahraga) seringkali menyebabkan banyaknya masalah kesehatan, salah satunya adalah penyakit osteoporosis. Maka sangat disarankan untuk melakukan olahraga sebagai pencegahan penyakit osteoporosis terlebih bagi wanita yang memiliki resiko osteoporosis lebih tinggi ketimbang pria.

Gigi Sehat Adalah Tanda Jantung Sehat Juga

Posted: 14 Jul 2015 12:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Mulut sebagai salah satu pintu masuknya benda asing ke dalam tubuh yang amat rentan terkena paparan bakteri dan kuman. Oleh karenanya, tak heran jika banyak dokter mengatakan dengan menjaga kesehatan mulut berarti mencegah kuman dan bakteri masuk ke dalam tubuh.

Namun sayangnya, kebanyakan orang salah mengartikan kesehatan mulut dengan hanya menjaga kebersihan giginya saja. Gusi yang sehat akan menjadi rumah yang sehat pula bagi gigi. Sehingga, secara tidak langsung gusi yang sehat juga akan berpengaruh pada kesehatan gigi dan mulut.

Sebaliknya, gusi yang tidak sehat akan berpengaruh pada kesehatan lainnya seperti stroke, jantung bahkan hingga resiko kelahiran premature pada ibu hamil.

Namun bukan hanya itu saja. Ternyata gusi yang sehat juga menjadi indikator untuk kesehatan jantung. Sebagaimana dilansir dari redorbit.com dijelaskan bahwa kesehatan gusi berkaitan secara langsung dengan resiko penurunan penyakit aterosklerosis. Aterosklerosis adalah sebuah kondisi yang terjadi karena adanya pengerasan dan penyempitan pembuluh darah.

Sebagaimana diungkapkan oleh seorang professor epidemiologi dari Columbia University, Dr. Moise Desvarieux bahwa penyakit periodontal dan bakteri lainnya digusi menjadi salah satu pemicu timbulnya penyakit aterosklerosis. Pada studi yang dilakukan oleh beberapa tim di Columbia University diambil beberapa sampel plak yang kemudian akan diteliti. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa didalam plak yang tebal yang menumpuk pada gigi, terdapat bakteri yang dapat memicu gangguan terhadap arteri. Dan plak inilah yang kemudian bisa memicu timbulnya penykit aterosklerosis.

Penumpukan plak pada gigi dipicu oleh beberapa factor salah satunya adalah gaya hidup seperti kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol, kebiasaan merokok dan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula. Tak hanya itu, bakteri yang mengendap pada sekitaran gigi juga bisa masuk melalui celah antara gusi dan gigi yang tidak sehat, kemudian terbawa oleh aliran pembuluh darah menuju berbagai organ dalam tubuh termasuk jantung. Selain itu, bakteri tersebut juga bisa mengiritasi dinding pembuluh darah. Sehingga tak heran bila data penelitian juga menunjukan adanya hubungan antara bakteri mulut dengan penyumbatan pembuluh darah yang dapat memicu timbulnya serangan penyakit jantung.

Baru-baru ini para peneliti juga menemukan, para penderita penyakit gusi memiliki resiko terserang penyakit jantung lebih besar dari pada mereka yang memiliki mulut yang sehat.
Selain itu, Dr. Desvarieux juga mengungkapkan bahwa penyakit aterosklerosis dapat memberikan efek pada pembuluh darah yang akan menyalur menuju jantung. Apabila jantung anda terganggu, maka kemungkinan tubuh terkena stroke juga dapat lebih besar. Untuk itu, meski sepele, ternyata menjaga kesehatan gusti amat penting untuk menjaga kesehatan jantung juga. Oleh karena itu, dengan pola hidup yang sehat maka kesehatan gusi anda juga akan ikut terjaga.

Hati-hati Es Teh Bisa Sebabkan Batu Ginjal

Posted: 13 Jul 2015 10:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Minum es teh dikala cuaca panas atau minum es teh setelah selesai makan memang terasa nikmat dan menyegarkan, namun tidak kita sadari bahwa sering meminum es teh ternyata bisa mengakibatkan hal buruk bagi ginjal.

Namun, bagi Anda yang memiliki kecenderungan mengalami pembentukan batu ginjal sebaiknya berhati-hati. Penelitian terbaru menyarankan, sebaiknya beralih dari es teh ke air putih dengan lemon atau jus lemon. Menurut para ahli, batu yang terbentuk dari kristal di dalam ginjal atau saluran air seni dari ginjal ke kandung kemih mempengaruhi sekitar 10% populasi Amerika Serikat. Pria tercatat memiliki resiko empat kali lebih besar dibandingkan dengan wanita.

Batu Ginjal merupakan kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dengan air seni, ginjal maupun saluran kemih. Mineral tidak terpakai itu umunya bisa keluar dari tubuh bersama urin, akan tetapi dalam kondisi seperti halnya itu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih. Resiko pembentukan batu ginjal tersebut biasanya akan meningkat setelah berusia 40 tahun. Kandungan zat oxalate adalah sebagai salah satu kunci pembentukan pada batu ginjal dan terdapat didalam es teh dalam tingkat konsentrasi.

Dalam kegagalan untuk menjaga kecukupan cairan dalam tubuh adalah salah satu dari penyebab utama pembentukan gagal ginjal. Dengan tingginya suhu udara dan tingkat kelembabannya sering kali menyebabkan keringat yang berlebih dan dehidrasi, kemudian didukung oleh tingginya konsumsi es teh. Itu semua dapat meningkatkan resiko gagal ginjal pada saat ini.

Tea Association dari Amerika Serikat melaporkan, bahwa warganya telah mengonsumsi sekitar 1,91 miliar galon es teh pertahun. Hal tersebut dilatari dengan keyakinan bahwa minuman tersebut lebih sehat dibandingkan minuman lainnya seperti soda dan bir.

Awas Bahaya Menaruh HP Di Dekat Selangkangan

Posted: 13 Jul 2015 08:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Tidak hanya menaruh HP di dekat selangkangan, jika Anda para pria senang menggunakan celana ketat karena mengikuti tren fashion, atau mandi air hangat menjadi kebiasaan sehari-hari yang tidak bisa ditinggalkan, maka mulailah berhati-hati. Karena kebiasaan-kebiasaan tersebut yang meningkatkan suhu sekitar testis Anda dalam waktu  lama dapat mengganggu kesuburan.

Testis (zakar) adalah dua buah organ yang berbentuk bulat dan terlindung didalam kantong yang disebut skrotum.

Testis berperan sangat besar dalam kesuburan seorang pria, sebab sperma dihasilkan dalam organ ini. Sperma adalah sel yang mampu membuahi sel telur pada wanita, hingga akhirnya berkembang menjadi janin. Jadi, kesehatan organ ini berkaitan langsung dengan kesuburan Anda.

Hal ini terjadi karena rusaknya sebagian besar bakal calon sperma, serta kerusakan tubulus seminiferus, saluran yang ada didalam testis.

Temperatur  yang ideal untuk memproduksi sperma adalah temperatur yang berada dibawah suhu normal tubuh, oleh karena itulah lokasi testis yang 'menggantung' di dalam skrotum merupakan posisi yang tepat untuk mewujudkan proses ini.

Testis dijaga agar temperaturnya sekitar 32 derajat Celcius (ada juga sumber yang menyebutkan bahwa suhunya harus dijaga sekitar 3 derajat Celcius dibawah suhu dalam tubuh) dengan posisi alaminya ini.

Testis dijaga tetap dingin dengan sirkulasi udara sekitar skrotum dan dengan pertukaran panas antara pembuluh darah di testis.

Oleh sebab itu, kondisi-kondisi yang menyebabkan peningkatan suhu testis, terutama yang berlangsung dalam waktu lama, berkaitan dengan terjadinya penurunan kesuburan pria.

Kebiasaan-kebiasaan lainnya yang berisiko menurunkan kesuburan pria :

  • Kebiasaan menggunakan celana ketat
  • Menaruh HP di dekat selangkangan
  • Mandi dan berendam air hangat
  • Bekerja dalam waktu lama di lingkungan yang panas
  • Menyetir minibus yang memiliki posisi mesin dibawah tempat duduk dalam waktu yang lama

Penurunan jumlah sperma dapat berlangsung sebagian atau seluruhnya, tergantung keparahan kondisi dan lama paparan. Mandi air hangat (43-45 derajat celcius selama 30 menit perhari) juga disebutkan dapat mengurangi jumlah sperma yang dihasilkan, bahkan hingga 90%.

Hal ini terbukti secara nyata pada kasus kriptorkidismus. Kriptorkidismus adalah suatu masalah kesehatan dimana testis tidak turun dari dalam perut pada masa perkembangan dahulu saat masih didalam kandungan. Bisa salah satu atau keduanya tetap berada di perut/ disepanjang rute penurunan. Bila tidak diperbaiki dengan cepat, maka testis yang berada di rongga perut tidak dapat memproduksi sperma akibat paparan suhu tubuh yang terlalu panas. Oleh karena itu dalam kondisi ini, tindakan pembedahan untuk merelokasi testis penting dilakukan sebelum masa pubertas.

Banyak hal yang mempengaruhi sperma normal seorang pria, misalnya makanan, gaya hidup, stres, dll. Bila kita dapat mengurangi faktor-faktor yang dapat mengurangi kualitas sperma, salah satunya dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang menyebabkan peningkatan suhu di sekitar testis maka tentunya kemungkinan kondisi ketidaksuburan semakin kecil.

Kekerasan Pada Ibu Hamil Akan Dirasakan Bayinya

Posted: 13 Jul 2015 06:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Saat hamil, wanita perlu lebih menjaga kesehatannya karena hal itu juga ikut menentukan kesehatan janinnya. Calon ibu harus menjaga emosinya dengan baik. Kekerasan fisik dan psikis yang dialami ibu hamil bisa berdampak pada kesehatan bayi yang dikandungnya.

Bayi yang dilahirkan dari ibu yang mengalami kekerasan akan rentan mengalami gangguan psikis seperti sering mimpi buruk, gampang terkejut, mudah terganggu suara bising, menghindari kontak fisik, dan sulit merasa gembira.

Para ahli dari Michigan yang melakukan penelitian ini mengatakan, kekerasan fisik dan emosional yang dialami ibu hamil akan meninggalkan trauma pada bayi dan gejala tersebut muncul pada setahun pertama usia bayi.

Kekerasan yang dialami selama hamil akan secara langsung membahayakan bayi. Karena itu ibu hamil harus dijaga agar tidak sampai mengalami kekerasan dalam rumah tangga, kata Dr.Alytia Levendosky, profesor psikologi dari Michigan State University.

Studi yang dilakuakn terhadap 182 ibu berusia 18-34 tahun tersebut menemukan kaitan yang kuat antara kekerasan yang dialami ibu hamil oleh suaminya dengan gejala trauma pada bayi.

Menurut Levendosky, kekerasan saat hamil bisa mengubah sistem respon stres ibu, meningkatkan level hormon kortisol, sehingga level kortisol pada bayi ikut meningkat.

Kortisol itu neurotik, efeknya merusak pada otak jika levelnya terlalu tinggi. Ini bisa menjelaskan mengapa bayi-bayi itu setelah lahir mengalami masalah emosional, katanya.

Advertisemen