Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Meningkatkan Daya Tahan Menghadapi Stress
- Diet Karbohidrat Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung
- Tumbuh Benjolan Di Lidah Apakah Tanda Gejala Kanker Mulut?
- Masalah Kesehatan Gigi Pada Anak
- Begadang Bisa Memicu Diabetes
- Cokelat Dapat Bantu Mengurangi Resiko Serangan Jantung
- Waspada Bahaya Obat Nyamuk Bakar Bagi Kesehatan
- Pengobatan Herbal Kanker Laring
| Meningkatkan Daya Tahan Menghadapi Stress Posted: 15 Jul 2015 06:00 AM PDT DokterSehat.Com – Distress tolerance adalah kemampuan seseorang menjalani atau mengalami hal hal yang tidak menyenangkan, seperti hal hal yang menimbulkan kesedihan, kepedihan, menanggung malu, ketakutan, kemarahan, dan hal hal yang tidak menyenangkan lainnya. Seseorang dengan distress tolerance bukannya tidak merasa sedih, marah atau takut. Namun, dia tahan ketika merasakan semua penderitaan tersebut. Meningkatkan distress tolerance bukannya mengurangi stress (tekanan jiwa), tapi memperkuat jiwa seseorang sehingga meskipun tekanan jiwa datang, dia tidak menjadi sakit jiwa atau melakukan hal hal yang merugikan. Orang dengan distress tolerance yang rendah sering melakukan kesalahan, yaitu mencoba melarikan diri dari stress dengan minum minuman keras, mengkonsumsi narkoba, mengamuk (marah marah), atau membiarkan masalah tanpa mau mencoba memecahkannya. Berikut cara meningkatkan daya tahan menghadapi stress :
|
| Diet Karbohidrat Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung Posted: 15 Jul 2015 04:00 AM PDT DokterSehat.Com – Selama ini lemak seringkali menjadi penyebab berbagai penyakit di dalam masyarakat. Nyatanya asupan karbohidrat berlebih juga tak kalah berbahaya bagi kondisi jantung. Sebuah penelitian di Washington, Amerika Serikat beberapa waktu lalu menyatakan, konsumsi makanan diet yang kaya karbohidrat berpotensi meningkatkan kadar gula yang akan mempengaruhi fungsi aliran darah. Sekaligus mengakibatkan resiko penyakit jantung semakin membesar. Di antara sekian banyak makanan yang mengandung karbohidrat, makanan yang harus dikurangi adalah jagung dan roti tawar. Penelitian lain yang seperti yang dilansir Health Day, dalam sebuah pertemuan tahunan Komunitas Pakar Endokrin di Washington menemukan, orang-orang akan seperti kembung ketika mengurangi sedikit pasokan karbohidrat dalam tubuh. Penelitian pertama dilakukan di Israel, Pusat Penelitian Chaim Cheba yang mengevaluasi 56 laki-laki dan perempuan yang sehat tapi mengalami obesitas dengan rentang usia 35-60 tahun. Setiap sukarelawan tidak memiliki catatan terkait diabetes maupun penyakit jantung. Kemudian penelitian dibagi menjadi dua golongan dengan jenis sarapan yang berbeda. Partisipan golongan pertama, akan diberikan kandungan glukosa, jagung, sereal yang kaya serat atau air yang kemudian dipantau dalam indeks pencatatan kandungan karbohidrat dalam tubuh (glycemic index). Untuk kategori makanan rendah karbohidrat, sukarelawan akan diberikan gandum, buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan. Lalu untuk kategori tinggi karbohidrat, sukarelawan akan diberikan roti tawar jagung dan kentang. Hitungan indeks tertinggi terletak pada makanan yang kandungan gula dalam darah meningkat. Sebelum dan sesudah makan, tim peneliti akan mengecek fungsi dari endothelium, lapisan pada sel yang menjadi pembatas dalam pembuluh darah. Jika fungsi Endothelium tidak maksimal maka hal itu yang berpotensi memicu penyakit jantung. Alat cek yang digunakan adalah Barchial Arter Flow-Mediated Dilation (FMD), yang bisa mendeteksi fungsi Endothelium.Tak hanya itu, para peneliti juga memeriksan kadar gula dalam darah. kadar gula diperiksa sebelum dan dua jam sesudah makan. Tapi kebanyakan sukarelawan mengalami peningkatan kadar gula dalam darah ketika memasuki menit 30 dan 90 setelah mengkonsumsi makanan kaya kandungan karbohdirat. FMD kemudan mengurangi dua jam untuk setiap grup, tapi pengurangan dilakukan dengan memberi tanda ketika mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Secara garis besar peneliti menyimpulkan makanan tinggi karbohidrat rentan merusak fungsi endothelial. Peneliti Kardiologi dari Fakultas Kesehatan Universitas Sackler, Tel Aviv, Dr. Michael Shechter Israel mengatakan, berdasarkan studi yang dilakukan, masyarakat yang mengkonsumsi makanan rendah kandungan karbohidrat memiliki catatan kesehatan lebih baik dan berpotensi kecil untuk terkena penyakit jantung. Sebaliknya, yang mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat akan berpotensi mengalami kerusakan fungsi endothilia yang memicu penyakit jantung. “Pesan utama yang harus diperhatikan, catatan kandungan karbohidrat tinggi dalam darah akan berbahaya semenjak fungsi utama endthelial berkurang. Dimana resiko tersebut berbuah resiko lain yang akan memicu penyakit jantung. |
| Tumbuh Benjolan Di Lidah Apakah Tanda Gejala Kanker Mulut? Posted: 15 Jul 2015 02:22 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, dulu saya pernah sakit gigi geraham dan sering mengkonsumsi obat asam mefenamat untuk menghilangkan rasa sakit, sekarang sudah baikan tetapi justru tiba-tiba timbul benjolan warna putih dilidah sisi sebelah kanan dan terasa sakit jika mengunyah maknan. Apakah itu termasuk kanker mulut dokter? sekedar gambaran, benjolan itu luka karena sering tersangkut gigi geraham yang berlubang dan permukaanya runcing. Hingga sakitnya kadang sampai ditenggorokan. Terimakasih Bapak Edho Jawaban Konsultasi Kemungkinan infeksi jamur. Namun sebaiknya diperiksakan dulu ke dokter gigi atau spesialis bedah mulut. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Masalah Kesehatan Gigi Pada Anak Posted: 15 Jul 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Masalah gigi merupakan masalah yang sangat rawan didapatkan untuk usia anak-anak apalagi pada masa pertumbuhannya. Janganlah anda menganggap remeh masalah gigi tersebut, sebab hal itu bisa mengganggu tumbuh kembang anak anda. Oleh karena itu anda sebaiknya mengetahui jenis masalah gigi pada anak anda :
|
| Posted: 15 Jul 2015 12:00 AM PDT DokterSehat.Com – Siapa yang suka terjaga, tidak tidur sepanjang malam alias begadang? banyak anggapan begadang bisa menyebabkan penyakit seperti diabetes. Benarkah? Begadang menyebabkan terganggunya metabolisme dalam tubuh. Menurut riset University of Chicago, Amerika Serikat, keseimbangan metabolisme terganggu bila begadang minimal 3 hari. Dampaknya sekresi hormon insulin pun tidak sempurna, berkurang 25%, sehingga gula yang mestinya diubah menjadi energi menumpuk dalam darah. Tingginya kadar gula dalam darah itulah yang disebut diabetes mellitus. Saat tidur cukup, tubuh memulihkan diri dari rasa lelah, organ-organ rileks sehingga menetralkan kerusakan yang terjadi akibat kegiatan sehari-hari. Itu sesuai penelitian Eve Van Cauter seperti dilansir Proceedings of the National Academy of Sciences. Menurut Eve, tidur lelap penting bagi kesehatan. Hubungannya adalah perubahan nafsu makan, ketidaknormalan metabolime, obesitas, dan risiko diabetes. Terganggu Dalam pengujiannya ia melibatkan sembilan responden bertubuh sehat berusia 20-31 tahun. Mereka menginap lima malam di laboratorium dengan jam tidur teratur pukul 23.00-07.30. Dua malam pertama, mereka dibiarkan tidur nyenyak. Pada hari ketiga, pengeras suara di kamar memperdengarkan suara-suara rendah saat pola otak responden memasuki fase tidur nyenyak. Walau pelan, suara rendah itu mengurangi kualitas tidur lelap mereka menjadi 90%. Suara itu rupanya membawa mereka kembali dari fase tidur nyenyak ke fase tidur ringan. Responden berusia di atas 60 tahun, secara umum hanya mengalami fase tidur nyenyak selama 20 menit, orang dewasa 80-100 menit. Hasilnya, sensitivitas insulin para responden menurun menjadi 25%. Itu berarti, jika kurang tidur butuh lebih banyak hormon insulin untuk mengatur kadar glukosa. Jika jenis makanan tetap sama tetapi tidurnya lebih sedikit, maka kadar glukosa darah naik 23%. Prof Dr dr Askandar Tjokroprawiro SpPD dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, menegaskan insulin, hormon yang diproduksi sel beta pankreas berfungsi mengatur metabolisme glukosa menjadi energi. Jika jumlahnya berlebih dalam darah, muncullah diabetes. Itu menyebabkan berbagai komplikasi, seperti stroke, katarak, jantung koroner, dan gangren. Penderita diabetes juga rentan infeksi. |
| Cokelat Dapat Bantu Mengurangi Resiko Serangan Jantung Posted: 14 Jul 2015 10:00 PM PDT DokterSehat.Com – Anda pasti tahu bahwa coklat merupakan salah satu makanan yang memiliki begitu banyak manfaat, salah satunya sebagai moodbooster atau pembangkit mood. Selain itu, sebuah penelitian sepanjang lebih dari 10 tahun menyimpulkan bahwa coklat juga dapat membantu menurunkan risiko terkena beberapa penyakit mematikan seperti serangan jantung. Peneliti di Boston melakukan studi selama 9 tahun terhadap 31.823 wanita di Swedia untuk melihat efek cokelat pada penyakit jantung dan hasilnya menunjukkan bahwa memakan beberapa makanan manis (cokelat) dapat menurunkan risiko gagal jantung. Hasil dari penelitian tersebut :
Dari sebuah penelitian jangka pendek disebutkan bahwa di dalam cokelat terkandung senyawa flavonoid dengan konsentrasi tinggi yang dapat menurunkan tekanan darah. Tetapi Murray Mittleman, MD, DrPH dari Harvard Medical School direktur Cardiovascular Epidemiology Research Unit di Beth Israel Deaconess mengatakan bahwa studi yang baru ini adalah studi yang pertama kali dilakukan untuk menunjukkan hasil dalam jangka panjang yang khusus terkait dengan gagal jantung, di mana gagal jantung dapat disebabkan oleh tingginya tekanan darah yang tidak diterapi. Mittleman juga mengatakan bahwa tentu saja kita tidak bisa mengesampingkan cokelat adalah makanan yang mengandung banyak kalori dan kebiasaan memakan cokelat dalam jumlah banyak akan berisiko menaikkan berat badan, tetapi jika akan melakukan terapi, cokelat murni (dark chocolate) merupakan pilihan yang baik selama dikonsumsi dengan jumlah sedang. Studi ini melibatkan 39.227 wanita dari Swedia yang berusia antara 48 sampai 83 tahun. Wanita-wanita tersebut merupakan peserta dalam studi besar yang sedang berlangsung untuk menilai hubungan antara berbagai macam faktor gaya hidup dan risiko penyakit kronis. Para peserta studi mengisi kuesioner tentang kesehatan dan gaya hidupnya termasuk pertanyaan yang mendetil tentang diet dan asupan cokelat. Wanita yang tidak mengisi kuesioner dengan benar atau wanita yang mempunyai riwayat penyakit gagal jantung, serangan jantung, diabetes, atau yang sebelumnya didiagnosis menderita kanker tidak dilibatkan dalam penelitian sehingga jumlah akhir subjek penelitian sebanyak 31.823 wanita. Penelitian tersebut merupakan penelitian jangka panjang yang disebut Swedish Mammography Cohort. Peneliti menggabungkan hasil penelitian dengan data rawat inap di rumah sakit dan daftar penyebab kematian di Swedia antara tahun 1998 dan 2006. Di Swedia, cokelat susu (milk chocolate) mempunyai konsentrasi kakao yang lebih tinggi dari pada cokelat murni (dark chocolate) yang dijual di Amerika. Kandungan kakao yang lebih tinggi berhubungan dengan efek perlindungan yang lebih baik pada jantung. Peneliti mengatakan bahwa meskipun 90% cokelat yang digunakan untuk penelitian di Swedia adalah cokelat susu (milk chocolate), tetapi cokelat tersebut mengandung 30% kakao padat. Di Amerika, cokelat hanya mempunyai kandungan 15% kakao padat yang digolongkan sebagai cokelat murni (dark chocolate). Penulis menyebutkan bahwa dengan jumlah kandungan kakao yang setara, wanita di Amerika mungkin mendapatkan efek dari konsumsi cokelat lebih sedikit dan kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan cokelat yang dimakan oleh wanita Swedia pada penelitian tersebut. Ukuran porsi konsumsi cokelat untuk wanita Swedia berkisar dari 19 gram pada wanita usia 62 tahun ke atas sampai 30 gram pada wanita 61 tahun dan yang lebih muda. Namun, di Amerika ukuran porsi standar sebesar 20 gram. Perhatikan porsi cokelat yang dikonsumsi, sejumlah kecil cokelat murni (dark chocolate) dapat bermanfaat untuk kesehatan jantung selama tidak ada perubahan tingkah laku seperti kenaikan berat badan atau asupan makanan berlebihan yang tidak bernutrisi dan tidak berkalori. Peneliti menyarankan masih diperlukan studi lebih lanjut untuk menguatkan hasil penelitian tersebut karena apapun yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan kejadian gagal jantung layak untuk diteliti. |
| Waspada Bahaya Obat Nyamuk Bakar Bagi Kesehatan Posted: 14 Jul 2015 08:00 PM PDT DokterSehat.Com – Membakar obat nyamuk merupakan salah satu cara alami dan sudah menjadi atau kebiasaan pada masyarakat pedesaan untuk mengusir nyamuk yang ada di kamar tidur atau ruangan lain di rumah. Pemakaian obat nyamuk terutama di negara Indonesia, paling banyak ditemukan dalam masyarakat dengan kelas ekonomi menengah ke bawah karena harga obat nyamuk bakar yang terjangkau. Bagi anda yang sering memanfaatkan obat nyamuk bakar sebagai fungsi pengusir nyamuk, sudahkah mengetahui tingkat keamanan dalam penggunaannya untuk kesehatan tubuh? Karena asap yang dikeluarkan oleh obat nyamuk adalah mengandung polutan yang bisa menjadi pemicu timbulnya suatu penyakit yang serius. Berikut adalah cara yang tepat untuk menghindari anda dan keluarga dari pengaruh negatif penggunaan obat nyamuk :
|
| Pengobatan Herbal Kanker Laring Posted: 14 Jul 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Kanker laring (tenggorokan) merupakan kanker ganas yang sering dijumpai, angka pertumbuhannya pun cepat,ditambah dengan meningkat nya wanita yang merokok dan minum alkohol sehingga perbandingan pasien pria dan wanita mengalami perubahan. Tetapi anda tidak perlu khawatir karena penyakit itu akan sembuh dengan metode pengobatan yang kami berikan. Metode pengobatan yang kami rekomendasikan adalan metode pengobatan paling aman dan efektif. Keganasan pada pita suara, kotak suara (laring) atau daerah lainnya di tenggorokan. Kanker di laring hampir selalu merupakan karsinoma sel skuamosa. Kanker yang biasa terjadi pada perokok. Kanker pita suara sejati, berbeda dengan karsinoma supraglotis dan subglotis, biasanya ditemukan dini karena dampaknya pada suara. Bila kanker pita suara terdiagnosis dini, maka dapat dicapai angka penyembuhan 98% dengan operasi singkat, tanpa keperluan trakeostomi permanen atau kehilangan suara. Sebaliknya pada kasus lanjut, mungkin memerlukan terapi yang lama, kehilangan laring dan kadang-kadang reseksi bedah yang mencakup faring atau laher. Penyebab kanker laring (pita suara) biasanya lebih banyak ditemukan pada pria dan berhubungan dengan rokok serta pemakaian alkohol. Adapun penyebab lain biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :
Gejala
Pengobatan herbal Pengobatan yang dapat anda ambil untuk dapat mengobati serta dapat menyembuhkan Penyakit Tumor Ganas Laring ini adalah dengan mengkonsumsi Obat Herbal Tumor Ganas Laring Ace Maxs yang sudah sangat terbukti keampuhannya dalam mengobati serta dalam menyembuhkan Penyakit Tumor Ganas Laring dengan sangat aman, ampuh dan pastinya tidak akan menimbulkan efek samping apapun terhadap organ tubuh lainnya sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan. Semua itu dikarenakan Obat Herbal Ace Maxs ini terbuat dari bahan-bahan yang sangat alami dengan bahan dasarnya adalah jus kulit manggis dan daun sirsak yang seperti sudah kita ketahui bahwa kedua tumbuhan tersebut memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh anda dalam melawan Penyakit Tumor Ganas Laring yang sangat mengerikan ini. Selain dari pada itu, Obat Herbal Ace Maxs ini juga diperkaya dengan adanya buah apel, madu dan bunga rosella sehingga memberikan rasa pada Obat Herbal Ace Maxs ini sangat berbeda dengan obat yang lainnya. Kandungan XAMthone dalam kulit manggis berfungsi untuk menangkal radikal bebas, membunuh berbagai virus, kuman, meningkatkan metabolisme tubuh dll. Sedangkan dalam daun sirsak mengandung zat acetogenis yang mampu untuk membunuh berbagai macam jenis kanker, tumor dll sampai keakar-akarnya. Kekuatan dalam melawan kanker ataupun tumor 10.000 kali lipat dibandingkan dengan kemoterapi modern sehingga sangat cocok sekali untuk mengobati dan menyembuhkan Penyakit Tumor Ganas Laring. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments