WASPADA.....MOHON JANGAN ABAIKAN NASEHAT PENTING....!!!! INI LAH YANG TERJADI JIKA TIDAK MEMAKAI PAKAIAN "BARU BELI" YANG TIDAK DI CUCI TERDAHULU....!!! MOHON SEBARLUASKAN

Advertisemen

Saya Susan yang memiliki ketertarikan meneroka alam, pada saat sebelumnya peristiwa mengerikan menerpa, saya pergi kesebuah tempat yang dah lama saya idamkan untuk menerokai keindahannya, gagasan saya cuma 3 hari saja tetapi kerana kaindahan alam awal mulanya jadinya begitu indah saya bertekat untuk memberi lagi cuti saya sepanjang satu minggu.

Pasti bekalan pakain saya telah tak memenuhi saya juga pergi kepasar paling dekat untuk beli baju yang yang butuhkan termasuk juga bra serta seluar dalam untuk di gunakan di hari setelah itu.

Di hari ke empat saya mulai alami ruam merah merah di sekitaran payudara, awalnya saya menganggap itu yaitu ruam umum serta bakal hilang demikian saja. tetapi saya silap!



Selepas habis meneroka kondisi payudara saya makin teruk jadi rasa sakit di payudara mulai berdenyut, selalu saya kontrol ke klinik untuk bikin kontrol tetapi doktor tidak paham kuman apa yang menyerang payudara saya dia cuma memberi obat antibiotik serta cream spesial untuk di oleskan.

Selang sekian hari rasa berdenyut umum bertukar jadi berdenyut panas serta muncul ketulan ketulan jika dipecahkan keluar darah bercampur nanah. lalu saya cuba membalutnya dengan kain perban.

Saat rasa sakitnya makin kronis. saya mengambil keputusan untuk berjumpa dokor Dr Lynch doktor ahli payurada yang saya ketahui, diapun tak dapat tahu kuman apa yang menyerang payudara saya, hanya dia menyampaikan mungkin saja ini yaitu penyebabnya bahan kimia.

Waktu doktor Lynch buka balutan perban yang saya bikin, dia sangat terperanjat, mereka temukan larva (ulat) bersarang di pori bori payudara saya. sekali mahkluk itu masuk dalam lalu nampak di lubang sampingnya.

Larva ini mengonsumsi lemak, susunan kulit, serta puting susu payudara saya, begitu menjijikkan. kata Susan McKinley, seseorang antroplogis di Amerika.

Video dibawah sebatas hiasan



JANGAN GUNAKAN PAKAIAN DALAM ANDA SEBELUM DI CUCI




Anda beberapa wanita dianjurkan supaya membiasakan membersihkan bra atau seluar dalam yang baru dibeli sebelumnya dipakai. Bra yang telah dipakai harus juga senantiasa dicuci serta dijaga kebersihannya.
Janganlah sangat meyakini pada terlihat luar yang tampak bersih tanpa ada Anda ketahui benar kalau itu betul-betul selamat untuk di gunakan.

Baju yang Anda beli alami sistem yang begitu panjang sebelumnya hingga di tangan Anda. Dari mulai sistem pemintalan benang, sistem bikin kain, pewarnaan tekstil, pemotongan kain, penjahitan, sistem mengemas serta ada banyak lagi.

Semuanya sistem itu meninggalkan beragam zat kimia yang dapat bikin alergi kulit pada beberapa orang, terlebih pada kulit yang begitu peka.

Sebagian bahan kimia yang dipakai pada sistem produksi yaitu formaldehid yang bermanfaat untuk melindungi baju dari kerutan serta menghindar tumbuhnya cendawan pada kain sepanjang pengiriman.

Baju dalam berwarna hitam serta warna yang mencolok butuh diwaspadai lebih, baju dengan warna itu umumnya memakai pewarna yang memiliki kandungan p-phenylenediamine (PPD), yang bisa membuahkan reaksi alergi.

Senyawa organik volatil serta product pemutih banyak juga sekali dipakai oleh kilang pebuat baju dalam.

Bahan kimia lain dalam baju yang umum dipakai yaitu nonylphenol ehtoxylate (NPE). Pemakaian NPE pada sebagian jenama baju sudah dibatasi di beberapa negara di Asia.

Tetapi, hingga saat ini belum ada batasan pemakaian bahan kimia pada pemrosesan baju di Cina serta negara-negara Asia Tenggara, termasuk juga malaysia serta Indonesia.

Langkah gampang untuk menunjukkan ada bahan kimia pada baju dalam baru

Cium baju baru Anda, ada bau yang khas, itu yaitu bau kilang baju atau lebih tepatnya bau kombinasi dari beragam zat pewarna kain, zat pemutih serta lain sebagainya. ”jangan pulak suruh suami anda cium, tu kurang hajar namanya”

Atau.. saksikan bagaimana warna air rendaman waktu Anda membersihkan baju baru yang berwarna. Pada beberapa orang, pewarna baju yang berlebihan dapat bikin kulit memerah, gatal serta panas.

Advertisemen