Advertisemen

Secara mengejutkan, pengawas makanan dan obat dunia (FDA-Food and Drug Administration) telah mengeluarkan aturan baru mengenai pemakaian amalgam sebagai bahan restorasi. Dan secara mengejutkan, FDA mengeluarkan pernyataan bahwa restorasi amalgam tidak berbahaya bagi pasien. Hal ini ditentang oleh banyak pihak yang menganggap bahwa kandungan merkuri yang terdapat pada amalgam dapat berdampak buruk pada anak-anak dan janin.
Kekhawatiran tentang pengaruh dental amalgam terhadap lingkungan telah dikemukakan. Topik tersebut difokuskan pada pelepasan merkuri dari dental unit ke dalam air lingkungan dan dari kremasi orang meninggal yang memiliki tumpatan amalgam. Polusi lingkungan yang dihasilkan membuat banyak negara melarang penggunaan dental amalgam.
Namun menurut FDA, kandungan merkuri pada amalgam sangat rendah, dan juga belum ada bukti kuat mengenai pemakaian amalgam dan dampaknya pada kesehatan. Bahkan ADA (American Dental Association) juga mendukung keputusan FDA ini. Namun, organisasi penentang merkuri tetap menentang keputusan yang dikeluarkan FDA.
Kini, keputusan menggunakan bahan tambal dikembalikan kepada pasien dan dokter gigi. Saat ini tren penggunaan amalgam untuk menambal gigi memang makin menurun. Namun, di beberapa puskesmas di Indonesia masih menggunakan bahan tambal amalgam sebagai bahan tambal utama. Bahan tambal yang banyak disarankan para dokter gigi sekarang ini adalah bahan tambal komposit putih yang sewarna dengan warna gigi.
Kekhawatiran tentang pengaruh dental amalgam terhadap lingkungan telah dikemukakan. Topik tersebut difokuskan pada pelepasan merkuri dari dental unit ke dalam air lingkungan dan dari kremasi orang meninggal yang memiliki tumpatan amalgam. Polusi lingkungan yang dihasilkan membuat banyak negara melarang penggunaan dental amalgam.
Namun menurut FDA, kandungan merkuri pada amalgam sangat rendah, dan juga belum ada bukti kuat mengenai pemakaian amalgam dan dampaknya pada kesehatan. Bahkan ADA (American Dental Association) juga mendukung keputusan FDA ini. Namun, organisasi penentang merkuri tetap menentang keputusan yang dikeluarkan FDA.
Kini, keputusan menggunakan bahan tambal dikembalikan kepada pasien dan dokter gigi. Saat ini tren penggunaan amalgam untuk menambal gigi memang makin menurun. Namun, di beberapa puskesmas di Indonesia masih menggunakan bahan tambal amalgam sebagai bahan tambal utama. Bahan tambal yang banyak disarankan para dokter gigi sekarang ini adalah bahan tambal komposit putih yang sewarna dengan warna gigi.
Add Comments