Jangan menyikat gigi sesudah makan… Lho kok!!!

Advertisemen
Judulnya bener gak sih…

Bener dong. Menurut drg. Risqa Rina Darwita, Ph.D, menyikat gigi sesudah makan itu baik, namun, dianjurkan untuk tidak segera menyikat gigi sesudah makan. "Mulut kita, sebenarnya membutuhkan keasaman (pH) tertentu, yaitu pH 7," terangnya. Pada saat mulut kita mengunyah makanan, pH di dalam mulut lambat laun akan turun hingga mencapai pH kritis, yaitu 5,5. Untuk mencapai pH yang normal, memerlukan waktu hingga mencapai 20-30 menit. "Bila kita terlalu sering ngemil, maka lambat laun gigi akan mudah keropos. Hal ini disebabkan oleh keasaman di dalam mulut, yang tidak normal."

"Oleh sebab itu sebaiknya kita baru menggosok gigi, sekitar 20-30 menit setelah makan. Sehingga pH gigi pun, bisa tetap terjaga. "Saya menyarankan untuk lebih banyak berkumur dari pada menggosok gigi, sebab umumnya kita menggosok gigi dengan menggunakan pasta gigi," saran dosen di Fakultas Kedokteran Kesehatan Gigi Universitas Indonesia, Jakarta ini.

Pasta gigi, meski mengandung fluoride yang dibutuhkan gigi, namun juga mengandung deterjen (terlihat pada efek busa saat menggosok gigi).
Wah, bisa buat nyuci dong klo deterjen di rumah habis, hehehe..
Padahal, deterjen tersebut juga tidak baik pengaruhnya pada gigi. "Dengan berkumur, sebenarnya kotoran dan sisa-sisa makanan pada gigi sudah terbuang. Atau kita juga bisa menyikat gigi dengan sikat gigi, tanpa harus menggunakan pasta gigi terlalu sering."

Habis mandi kuterus makan, Tidak lupa kumur2…

Advertisemen