| Manfaat Berenang Bagi Kehamilan Posted: 25 Jan 2015 03:00 AM PST DokterSehat.Com – Bunda yang sedang hamil selalu disarankan untuk menjaga vitalitas dan stamina dengan berolahraga secara rutin. Salah satu olahraga yang aman dan memberikan banyak manfaat bagi Bunda adalah berenang. Beberapa manfaat yang akan didapatkan ibu hamil dari berenang adalah : - Berenang merupakan salah satu jenis olahraga low-impact yang tidak memberikan tekanan yang besar pada tubuh, terutama pada sendi lutut, pinggul, dan pergelangan kaki, sehingga aman bagi ibu hamil yang lebih rentan terkilir akibat perubahan bentuk tubuh dan kenaikan berat badan.
- Berenang meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen, sehingga sangat baik bagi Bunda yang sedang hamil dan janin dalam kandungannya.
- Berenang meningkatkan peredaran darah, keadaan otot, serta meningkatkan ketahanan tubuh dan stamina yang dibutuhkan selama kehamilan dan persalinan.
- Berenang melatih tubuh sehingga Bunda menjadi tidak terlalu mudah capek dan membantu Bunda tidur lebih nyenyak.
- Berenang di pagi hari membantu Bunda mengatasi mual dan muntah, serta meningkatkan energi Bunda sepanjang hari.
- Saat berada di dalam air, tubuh Bunda akan terasa lebih ringan, sehingga Bunda bisa bergerak lebih bebas dan olahraga jadi terasa lebih mudah. Air juga membantu melindungi Bunda dari cedera akibat olahraga sekaligus memberi efek seperti pijat kepada otot Bunda.
- Berenang membantu memperbaiki postur tubuh Bunda, sehingga membantu mencegah beberapa masalah kehamilan seperti sakit punggung, bengkak, dan lain-lain.
- Beberapa penelitian menyatakan bahwa berenang bisa mencegah bayi sungsang. Bila posisi bayi masih sungsang ketika saat persalinan semakin mendekat, salah satu solusi yang disarankan adalah menyelam ke dalam air. Tapi sebaiknya Bunda berkonsultasi pada dokter kandungan atau bidan Bunda sebelum melakukan hal ini.
Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin berenang : - Berenanglah dengan santai, jangan membuat gerakan yang menyentak. Jika lelah, coba mengapungdan relaks.
- Pilih pakaian renang yang nyaman, yang tidak menekan perut.
- Suhu air tidak terlalu dingin atau panas.
- Waktu berenang antara 20 – 30 menit. Jangan lebih lama, karena dapat meningkatkan suhu dalam kandungan.
- Agar tidak terpeleset, gunakan sepatu atau alas kaki anti-slip (aqua shoes).
- Jika sebelumnya jarang berenang, mulailah 5 – 10 menit. Secara bertahap tambah 1 – 2 menit setiap minggu. Lakukan 2 – 3 kali seminggu.
|
| Bintik Pada Buah Zakar Posted: 25 Jan 2015 12:17 AM PST Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, saya mau tanya, dibuah zakar saya ada bintik kecil yang membuat gatal sangat luarbiasa dokter. Dulu pernah gatal seperti ini hanya diobati dengan krim anti jamur hilang gatalnya. Tapi kali ini krimnya itu tidak mempan terkadang malah makin menjadi gatalnya sampai iritasi dokter karena saya garukin. Mohon penjelasannya dokter? Terimakasih Salam Bapak Muhammad Hakim Jawaban Konsultasi Perlu diperiksa dulu apa jenisnya bintik-bintik tersebut. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus Team DokterSehat.com |
| Mengatasi Demam Pada Anak di Musim Hujan Posted: 24 Jan 2015 08:00 PM PST DokterSehat.Com – Pada saat musim hujan, kesehatan anak harus dipantau ketat oleh orangtua. Banyak virus dan bakteri yang sering menyerang di musim hujan. Penyakit yang sudah menjadi langganan di musim hujan adalah pilek, batuk dan flu. Dan tidak jarang demam ringan hingga demam berbahaya dapat menyerang Anda juga keluarga. Usia anak-anak adalah usia yang rentan terhadap segala penyakit, salah satunya adalah demam. Tidak jarang orangtua mengalami kekhawatiran saat anak demam tinggi di musim hujan. Ketika anak mengalami demam tinggi, disarankan Anda untuk melakukan hal ini : - Kebersihan makanan dan tubuh
Kebersihan makanan dan tubuh sangat perlu dijaga di musim hujan. Saat anak demam pastikan memberikan makanan yang bernutrisi dan pastinya bersih. Meskipun dalam keadaan demam anak juga harus dijaga kebersihan tubuhnya. Tidak perlu mandi untuk menjaga kebersihannya, cukup dengan mengelap tubuh anak menggunakan handuk yang dibasahi dengan air hangat. - Pakaian
Pastikan anak memakai pakaian yang hangat di musim hujan apalagi saat tidak enak badan. Dingin karena hawa musim hujan atau pendingin ruangan, bisa jadi merupakan pemicu kekebalan tubuh anak berkurang sehingga ia mengalami demam. - Panggil dokter anak
Ketika anak mengalami panas tinggi dalam kurun waktu lebih dari 24 jam, jangan ragu untuk memanggil dokter anak. Dokter anak dapat memeriksa anak dan memberikan resep untuknya. - Pastikan anak minum cukup
Demam pada tubuh seseorang dapat mempengaruhi cairan dalam diri anak. Usahakan agar anak bersedia minum cukup di saat dirinya demam. Dengan minum air yang cukup, sirkulasi cairan dalam tubuh dan bakteri penyebab panas dapat ikut terbuang bersama keringat ataupun urin. - Kompres dahi anak
Bagi sebagian orang, mengompres adalah hal sepele. Namun jangan salah, mengompres dahi anak adalah pertolongan pertama yang perlu dilakukan untuk menurunkan suhu demam anak. Gunakanlah air dingin untuk mengompres anak. - Cari tahu suhu anak
Cari tahu suhu anak dengan tenang menggunakan termometer. Pastikan Anda mengambil suhu yang benar di tempat yang benar pula. Tempat yang paling bagus untuk mengetahui suhu tubuh anak adalah mulut, ketiak dan lipatan siku tangan. Ketika Anda telah mengetahui suhunya, maka Anda dapat memutuskan pertolongan pertama pada anak. |
| Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil Posted: 24 Jan 2015 07:00 PM PST DokterSehat.Com – Masa kehamilan adalah masa yang sangat membanggakan untuk anda, apalagi untuk anda yang baru mengalami kehamilan pertama. Terkadang ibu hamil sangat cemas dengan gerakan yang dilakukan pada kehidupan sehari-harinya, apalagi pada masa awal kehamilan. Banyak ibu hamil yang khawatir dengan janin di masa awal kehamilan karena masih rentan, salah saja anda melakukan gerakan yang membahayakan janin akan berakibat fatal. Para bumil, terutama di trisemester pertama disarankan tidak terlalu lelah, tidak stres serta melakukan kegiatan-kegiatan berat yang dapat mengancam kehamilan. Nah, ketahui juga ya beberapa hal yang memang tak boleh dilakukan saat sedang hamil berikut ini : - Memakai high heels
Sangat disarankan agar saat hamil, ibu tidak memakai high heels. Selain membuat kaki tidak nyaman, keseimbangan juga terganggu akibat berat badan yang bertambah. Tumpuan tersebut kerap membuat tubuh nyaris jatuh karena kurang seimbang. High heels juga dapat menyebabkan pinggang dan punggung sakit. - Memindahkan barang-barang rumah tangga
Doyan bersih-bersih dan mengatur posisi rumah di saat senggang boleh Anda lakukan jika belum hamil atau sesudah melahirkan. Namun, dalam kondisi hamil terutama di trisemester pertama, lebih baik hindari melakukan hal ini.Memindahkan barang akan memberikan tekanan pada punggung serta dapat membuat tubuh kelelahan, akibatnya kontraksi bisa terjadi kapan saja. - Menggendong anak
Di kehamilan kedua, sangat disarankan Anda tidak menggendong anak pertama atau membawa beban lebih dari 5 kilo. Hal ini akan membuat perut serta punggung mendapat tekanan keras yang berbahaya bagi plasenta bayi. - Bersepeda
Apabila Anda membutuhkan olahraga untuk tetap bugar, yoga, senam kehamilan atau sebatas jalan kaki adalah yang terbaik. Hindari berolahraga berat seperti bersepeda, ice skating, atau bahkan angkat beban yang akan membahayakan kandungan juga diri Anda. - Sauna
Mungkin rasanya nyaman jika Anda mandi uap atau sauna. Tetapi percayalah bahwa ini bukan ide yang baik bagi Anda. Saat temperatur tubuh naik, maka peredaran darah akan dipompa turun ke bawah. Dan apabila darah dialirkan pada rahim, maka janin terlalu banyak mendapat asupan darah, dan hal ini tidaklah aman. - Berolahraga terlalu berat
Normalnya saat hamil lebih baik olahraga dilakukan 30 menit saja dalam sehari. Olahraga yang dilakukanpun juga harus olahraga yang ringan sehingga tidak mengganggu kehamilan.Berolahraga terlalu berat akan membuat detak jantung terlalu tinggi, sehingga darah yang terpompa ke plasenta tekanannya besar. - Donor darah
Sebenarnya tidak ada larangan untuk ibu yang sedang hamil melakukan donor darah. Tetapi, perlu diingat bahwa saat mendonorkan darah maka kadar zat besi di dalam tubuh akan menurun. Dan ini cukup memberi efek samping bagi ibu hamil.Sejak saat itu WHO mengeluarkan peraturan agar ibu hamil tidak melakukan donor darah. - Menjenguk orang sakit
Kenapa menjenguk orang sakit berbahaya bagi ibu hamil? Karena ada beberapa jenis penyakit yang dapat menular. Seperti misalnya cacar air, demam berdarah dan sebagainya. Penyakit ini akan sangat berbahaya bila diderita oleh ibu hamil. Selain mengancam diri sendiri, janin juga ikut terancam. |
Add Comments