Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Waspada Obat Epilepsi untuk Si Kecil

Posted: 26 Jan 2015 05:11 AM PST

DokterSehat.Com – Ayan atau epilepsi adalah penyakit saraf menahun yang menimbulkan serangan mendadak berulang-ulang tidak beralasan. Kata epilepsi berasal dari bahasa Yunani (Epilepsia) yang berarti serangan.

Ada sejumlah obat untuk mengobati epilepsi pada anak-anak. Belakangan ini, ada kemajuan yang menghadirkan obat baru, meski begitu bukan berarti dengan obat baru akan mennjadi obat ampuh dan manjur mengobati epilepsi. Dalam sebuah penelitian, obat batu hanya membantu, tetapi tidak menjadi obat ajaib yang bertanggung jawab untuk perbaikan dalam mengobati epilepsi.

Penelitian ini juga memaparkan hanya beberapa, sekitar 20 atau lebih obat yang digunakan untuk mengobati kejang yang telah disetujui para ahli medis dan dipakai untuk anak-anak. Umumnya, dokter juga hanya meresepkan salah satu obat untuk pasien epilpesi pada anak.

Yang terpenting, supaya berhati-hati dalam mencoba obat epilepsi kepada anak-anak. Apalagi bila pemakaiannya berlangsung hingga dewasa, pastikan meraka aman. Penelitian ini juga menegaskan perlunya berdiskusi dengan dokter untuk memberikan obat epilepsi pada buah hati Anda.

Penelitian ini juga menerangkan tentang banyaknya obat epilepsi yang menyebabkan efek samping. Karena itu, sebaiknya perlu banyak diskusi dan bertanya dengan dokter. Sebab, efek samping obat epilepsi ini seperti depresi, mudah tersinggung, dan hiperaktif.

Efek samping ini harus diperiksa dokter, termasuk untuk masalah ruam yang dapat menunjukkan reaksi alergi yang mungkin berbahaya terhadap obat tersebut.

Adapun obat untuk kejang parsial adalah Tegretol atau Carbatrol (carbamazepine), Dilantin (fenitoin), dan Depakote (divalproex sodium). Obat-obatan ini memiliki efek samping untuk masalah perut, kelelahan dan tumbuhnya rambut berlebih.

Beberapa obat lain yang digunakan untuk mengobati berbagai bentuk epilepsi adalah Neurontin (gabapentin), Topamax (topiramate), Trileptal (oxcarbazepine), Gabitril (tiagabine hidroklorida), Keppra (levetiracetam), Lamictal (lamotrigin), Zonegran (zonisamide), Oxteller XR (oxcarbazepine), dan Felbatol (felbamate). Obat-obatan ini juga memiliki efek samping dengan gejala seperti rasa pening, penglihatan ganda, pusing, rasa mual, ada ketidak seimbangan pada kaki dan ruam.

Nonton Tv Dan Main Komputer Terlalu Lama Ganggu Mental Anak

Posted: 26 Jan 2015 02:00 AM PST

DokterSehat.Com – Anak-anak yang menonton televisi dan bermain komputer lebih dari dua jam sehari berisiko tinggi mengalami gangguan psikologis. Sebuah peringatan bagi orangtua yang lalai membiarkan anaknya diperbudak tayangan televisi.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Archives of Pediatrics & Adolescent Medcine menemukan bahwa anak yang terlalu lama menonton televisi memiliki kecenderungan bersikap agresif kepada orang lain. Menurut naturalnews.com waktu meneonton tv selama dua jam sehari sudah terbilang berlebihan.

Selain itu, penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Kanada juga menemukan dampak buruk lain dari menonton tv dan bermain computer terlalu lama. Selain berdampak buruk bagi kesehatan tubuh anak, ternyata kegiatan tersebut juga membuat performa anak pada saat di sekolah semakin menurun seiring bertambahnya usia setelah mencapai usia 10 tahun.

Bahkan, isu semacam ini menurut sejumlah ahli sama sekali bukan masalah yang kecil. Hal ini merupakan masalah yang sangat serius yang akan dihadapi oleh anak.

Dr. Alan Mendelsohn, seorang profesor ahli bidang kesehatan anak di New York, menyatakan bahwa terlalu lama menonton tv dan bermain komputer akan membuat anak menjadi hiperaktif, sulit untuk bergaul, bertindak kasar dan juga menjadi anti sosial.

Dengan adanya ancaman semacam ini, orang tua diharapkan mampu berperan aktif untuk membatasi waktu anak untuk menonton tv maupun bermain computer. Terlebih lagi, jika anak sudah mulai memperagakan sejumlah adegan di dalam tv maupun permainan mereka, maka orang tua wajib untuk waspada.

Gangguan Haid Wanita

Posted: 25 Jan 2015 11:56 PM PST

Pertanyaan Konsultasi

Selamat sore dokter, saya usia 21 tahun mau nanya saya mengalami haid berwarna hitam dalam jumlah lumayan seperti haid biasanya tapi ini bukan waktunya saya haid dokter. Terlalu cepat. Apakah itu bahaya dokter? Terimakasih

Salam

Ibu Vani

Jawaban Konsultasi

Untuk wanita yang sudah menikah atau melakukan hubungan sex sebaiknya dilakukan pemeriksaan papsmear secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan saluran reproduksi. Terimakasih

Salam

dr. Vanny Bernadus
Team DokterSehat.com

Kelamaan Duduk Gangguan Kesehatan Jiwa

Posted: 25 Jan 2015 10:43 PM PST

DokterSehat.Com – Bekerja di belakang meja sepertinya lebih aman ketimbang harus berjibaku di lapangan atau proyek konstruksi. Namun jangan salah! terlalu lama duduk di kursi meja kerja, ternyata buruk bagi kesehatan fisik dan juga buruk bagi kesehatan mental (jiwa).

Dalam sebuah survei, dalam satu pekan bekerja, orang-orang menghabiskan sekitar lima jam 41 menit setiap harinya untuk duduk di depan meja kerja. Para pekerja itu pun mendapat jatah tujuh jam tidur tiap malam.

Dr. Myanna Ducan, Aadil Kazi, dan profesor Cheryl Haslam dari pusat penelitian Kesehatan dan Kerja, Universitas Loughborough, Inggris dalam presentasinya mengatakan, sekitar 70 persen karyawan yang disurvei tidak mengandalkan kekuatan fisik. Dan 50 persen dari karyawan tersurvei yang berumur 50 tahun ke bawah tidak melakukan kegiatan fisik.

Dalam presentasi mereka mengatakan, mereka yang duduk terlalu lama di kantor adalah juga sering duduk ketika di luar kantor. Selain itu, ada korelasi antara nilai Indeks Berat Tubuh (BMI) dan waktu duduk di kantor. Dan mereka yang lebih banyak waktu duduk di kantor ada kaitannya dengan penurunan kesehatan mental.

Penemuan tersebut adalah bagian dari penelitian besar yang mempelajari pengalaman karyawan tentang ketentuan kesehatan kerja dalam 18 bulan sepanjang periode 2009-2011. Dalam survei berbasis on line dan print out itu dilakukan lebih dari seribu pekerja untuk mengukur tingkat kesehatan dan kegiatan fisiknya.

Ramuan Tradisional Untuk Pengobatan Penyakit Wasir

Posted: 25 Jan 2015 05:36 PM PST

DokterSehat.Com – Wasir atau ambien adalah suatu penyakit yang terjadi pada anus di mana bibir anus mengalami bengkak yang kadang disertai pendarahan. Penyakit ambeien ini tidak hanya memberikan rasa sakit kepada pada penderitanya, tetapi juga memberikan rasa minder dan malu karena mengidap penyakit ambeien.

Pada penderita wasir umumnya sulit untuk duduk dan buang air besar karena terasa sakit apabila bibir anus atau sphinchter anus mendapat tekanan. Pada penderita wasir parah terkadang sulit diobati sehingga bisa diberi tindakan operasi pengangkatan wasir yang bisa memberi efek samping yang terkadang tidak baik. Oleh sebab itu wasir perlu diwaspadai dan ditangani dengan baik agar mudah diobati.

Pengobatan wasir dilakukan berdasarkan tingkat keparahannya. Bila wasir masih dalam derajat ringan, obat tradisional, terutama herba berkhasiat bisa Anda coba. Menurut buku terapi herba, buah, dan sayuran 10 penyakit utama, ada beberapa resep herba untuk mengatasi wasir :

  • Sosor bebek
    Efek : Antiradang, mengurangi pembengkakan, menghentikan pendarahan.

    Ramuan : Ambil 50 helai daun sosor bebek, cuci bersih, lalu diangin-anginkan sampai kering. Kemudian tumbuk halus dan simpan dalam wadah tertutup rapat. Satu sendok makan bubuk daun sosor bebek itu seduh dalam satu cangkir air panas (boleh ditambah madu). Aduk-aduk. Minum setelah hangat. Ramuan ini bisa diminum 3 kali sehari.

  • Daun naga
    Ambil daun saga 1 genggam, herba pegagan 1 genggam, daun patikan China (serbuk) 1 sendok teh, akar kelembak (serbuk) ½ sendok teh, rimpang temulawak 7 keping, dan air 1 gelas. Semua bahan direbus dengan 1 gelas air sampai mendidih lalu disaring kemudian tambahkan madu1 sendok makan, setelah hangat diminum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari.
  • Urang aring
    Ambil herba urang-aring 7 buah, akar patikan China 7 buah, daun iler 7 helai, kayu ules 1 buah, dan air 1 gelas. Semua bahan direbus dengan 1 gelas air sampai mendidih lalu saring dan ditambah madu 1 sendok makan lalu diminum 2 kali sehari.
  • Tapak liman atau elephantopus scaber
    Rebus 0,5 kg daun tapak liman dalam 1,5 l air mendidih. Sebaiknya rebus dalam dalam panci dengan tutup berlubang di bagian tengah. Setelah cukup panas, segera angkat panci dan uap air yang keluar dari lubang tutup panci diarahkan tepat ke lubang dubur penderita wasir. Lakukan 2 kali sehari.
  • Buah tomat
    Rebus beberapa buah tomat yang sudah masak dalam minyak kelapa selama kira-kira 10 menit, lalu disaring dengan sepotong kain bersih. Setelah dingin oleskan pada wasirnya.
  • Lidah buaya
    Efek : Pencahar (laxative), antiradang, melembutkan kulit (emoliens)

    Ramuan : Lidah buaya secukupnya dijus, tambahkan norit dan bubuk gambir secukupnya. Aduk hingga merata kemudian oleskan di bagian wasir.

    Resep kedua, daging lidah buaya diparut atau dijus. Tambahkan segelas air matang dan 2 sendok makan madu murni. Aduk lalu disaring. Air sarinya diminum.

  • Akar kankung
    Yang paling baik adalah akar kangkung cabut. Sebagai obat luar untuk wasir, akar kangkung dicuci bersih lalu direbus. Air rebusannya digunakan untuk membasuh atau membersihkan anus.

    Ramuan : Ambil satu genggam akar kangkung, tambahkan adas 1 sendok teh, pulasari 1/3 jari. Kemudian rebus dengan 2-3 gelas air dengan api kecil, teruskan sampai airnya tinggal 1-1 1/2 gelas, dinginkan, saring dan minum dua kali sehari.

    Resep kedua, segenggam kecil akar kangkung dicuci bersih, lalu rebus dengan 3 gelas air hingga separuhnya. Setelah dingin, minum sehari 2 gelas setengah gelas.

  • Terung ungu
    Ambil 15 gr akar terung ungu, lalu keringkan dan giling hingga menjadi bubuk. Kemudian 3 g bubuk akar terung ungu itu dicampurkan dengan bubuk sambiloto, jus lidah buaya secukupnya dan diaduk rata. Oleskan pada bagian wasir.
  • Pisang batu atau klutuk
    Ambil 3-5 pisang batu muda, cuci bersih kemudian parut dan diperas. Air perasannya ditambah sedikit pulosari dan gula aren atau gula merah. Diaduk merata, disaring, dan diminum 1-2 kali sehari.
  • Daun handeuleum
    Daun ini di Jawa disebut dengan Daun Ungu, di Madura disebut dengan Karotong sedangkan di Bali dikenal sebagai Temen. Dalam bahasa Latin disebut dengan Latya graptophyllum pictum L.Griffith. Daun yang berwarna lembayung atau ungu ini, bisa dimakan sebagai lalap mentah atau dikukus bahkan bisa dibuat sayur.

    Ramuan : Ambil 7-8 lembar daun ini, adas 1 sedok dan pulosari setengah jari. Kemudian rebus dengan 2 gelas air (500 ml), dengan api kecil, sehingga airnya tersisa 1 gelas lagi. Untuk penderita wasir derajat 3-4, minum sehari tiga kali. Sedangkan untuk wasir yang masih ringan, air rebusan tadi bisa diminum dalam 2-3 kali. Jika ingin lebih enak, maka bisa ditambahkan seiris temu lawak dalam rebusan tadi.

  • Tape
    Biasakan makan tape, baik tape ketela pohon maupun tape ketan setiap hari. Dalam waktu tiga hari (bila sudah keluar darah dari dubur), darah akan berhenti/mampet, dan kemungkinan dalam waktu satu minggu akan sembuh.
  • Daun salak
    Kalau ambeien/wasir belum parah atau masih gejala, dapat juga dicoba resep tiga helai daun salak direbus dengan air sebanyak satu gelas. Lalu air rebusan tadi disaring dan diminum dengan gula merah. Minum dua kali sehari, pagi dan malam. Lakukan secara rutin.
Advertisemen