Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Efek Stres Pada Kesehatan Fisik
- Tidur Tengkurap, Berisiko Kematian Mendadak
- Sabun Antibakteri Tidak Aman Digunakan?
- Pengobatan Penyakit Mata Tanpa Operasi
| Efek Stres Pada Kesehatan Fisik Posted: 27 Jan 2015 05:26 AM PST DokterSehat.Com – Walau stres adalah masalah psikis, namun jika tak ditangani dengan baik dan benar maka efeknya buruk dan akan menjalar menjadi masalah fisik. Misalnya, tubuh akan merespon terhadap bahaya atau hal tak menyenangkan dalam bentuk memproduksi lebih banyak adrenalin serta kortisol. Akibatnya, detak jantung menjadi cepat, hati melepas lebih banyak glukosa untuk memberi energi lebih bagi tubuh, apabila sewaktu-waktu membutuhkan. Itu adalah reaksi tubuh saat sedang mengalami stres. Setelah stres berlalu, maka kondisi kembali normal. Detak jantung melambat, hati tak lagi memproduksi gula lebih banyak, dan Anda kembali tenang. Ini beberapa pengaruh buruk perasaan stres bagi kesehatan fisik :
Agar tubuh tetap sehat, pastikan suasana hati Anda selalu bahagia dan jauh dari perasaan cemas agar tidak berujung stres. Usahakan untuk menjaga pola makan, olahraga, istirahat cukup dan minum vitamin agar tubuh selalu sehat. |
| Tidur Tengkurap, Berisiko Kematian Mendadak Posted: 26 Jan 2015 11:24 PM PST DokterSehat.Com – Tidur tengkurap sangat buruk bagi kesehatan. Sejumlah gangguan kesehatan bisa muncul. Tidur dengan posisi perut Anda dibawah dapat meningkatkan risiko kematian mendadak, terutama bila yang memiliki riwayat epilepsi. Kematian tak terduga pada penderita epilepsi menunjukkan adanya penyebab struktural atau toksikologi pada kematian mereka, kata Dr Daniel Friedman, Asisten Profesor Neurologi Di Nyu Langone Medical Center, 23 Januari 2015. Ini adalah kejadian langka dan penelitian ini membangun hubungan sebab-akibat langsung antara posisi tidur dan kematian mendadak. Kami menemukan bahwa tidur bisa menyebabkan kematian tak terduga dalam epilepsi, terutama pada pasien yang lebih muda di bawah usia 40 tahun. Tidak jelas mengapa posisi tidur tengkurap dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari kematian mendadak, tapi Daniel mengatakan temuan ini berhubungan dengan sindrom kematian bayi mendadak yang biasa disebut SIDS. Diperkirakan bahwa SIDS terjadi karena bayi tidak dapat bangun, apabila napas mereka terganggu. Adapun epilepsi pada orang dewasa, menurut Daniel mereka yang tidur terngkurap akan mengalami obstruksi jalan napas dan tidak mampu untuk membangunkan diri. Penemuan ini dipublikasikan secara online dalam jurnal Neurology. Daniel menemukan bahwa 73 persen meninggal saat tidur tengkurap. Dalam sub kelompok ada 88 kasus, orang-orang muda dari usia 40 tahun empat kali lebih mungkin meninggal dalam posisi tidur telentang dibanding orang-orang yang lebih tua. Sementara 86 persen dari mereka yang lebih muda berusia di bawah 40 tahun, mengalami kematian mendadak akibat tidur tengkurap. |
| Sabun Antibakteri Tidak Aman Digunakan? Posted: 26 Jan 2015 09:00 PM PST DokterSehat.Com – Ketika Anda membeli sabun atau body wash, apakah Anda meraih bar atau botol yang berlabel antibakteri? Apakah Anda berpikir bahwa produk ini, selain untuk menjaga Anda bersih, juga akan mengurangi risiko anda terjangkit penyakit atau kuman? FDA menyatakan bahwa bahan aktif di dalam produk sabun anti-bakteri seperti triclosan dan triclocarban berisiko mengganggu kesehatan. Bahan-bahan aktif itu dapat meningkatkan resistensi bakteri dan mempengaruhi hormon. Triclosan biasanya terdapat dalam sabun antibakteri cair, sementara triclocarban biasa digunakan dalam sabun batangan. Seharusnya ada petunjuk keuntungan apa yang didapat dari penggunaan sabun antibakteri untuk mengimbangi potensi risiko yang ada. Sebab, konsumen terpapar bahan-bahan di dalam sabun itu, kata Dr. Janet Woodcock, direktur Pusat Riset dan Evaluasi Obat FDA. Negara anggota Uni Eropa pernah melarang penggunaan triclosan dalam produk rumah tangga pada periode 2000-2010. Kini penggunaan triclosan di Eropa diatur ketat dan dianggap sebagai bahan pengawet kosmetik. Kanada juga mengatur ketat penggunaan triclosan setelah pada 2009 Asosiasi Kesehatan Kanada meminta pemerintahnya agar melarang penggunaan triclosan dalam produk-produk rumah tangga. FDA memasang proposal aturan permintaan pembuktian keamanan sabun antibakteri di ranah publik selama 180 hari. Setelah aturan disahkan, produsen yang tidak mampu membuktikan klaim mereka dengan data harus segera membuat formula baru dan mencabut bahan antibakteri dari produk mereka. Pilihan lainnya, produsen tersebut harus mencabut klaim tentang antibakteri dari produk mereka. Beberapa produk sabun antibakteri populer sudah didistribusikan luas, termasuk dari produsen Colgate Palmolive, Galderma Laboratories, dan Henkel AG. Paul Fox, juru bicara perusahaan Procter & Gamble Co yang memproduksi sabun antibakteri Safeguard, menolak memberikan komentar tentang aturan baru FDA. American Cleaning Institute, organisasi yang menaungi industri dan perdagangan produk pembersih, mengaku bingung dengan pernyataan FDA tentang tak adanya bukti dari sabun antibakteri. Ulasan lebih dari dua lusin studi yang menganalisis keefektifan sabun antibakteri menunjukkan mencuci tangan dengan produk ini bisa menurunkan jumlah bakteri di kulit ketimbang memakai sabun biasa, tulis lembaga ini dalam pernyataan bersama. Meski tak paham dengan tindakan FDA, lembaga ini menyatakan akan memberikan keterangan lanjutan bahwa penggunaan produk sabun antibakteri tidak akan mempengaruhi resistensi bakteri dari kekebalan tubuh serta antibiotik. |
| Pengobatan Penyakit Mata Tanpa Operasi Posted: 26 Jan 2015 05:00 PM PST DokterSehat.Com – Mata merupakan alat indra yang terdapat pada manusia. Secara konstan mata menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk, memusatkan perhatian pada objek yang dekat dan jauh serta menghasilkan gambaran yang kontinu yang dengan segera dihantarkan ke otak. Namun mata juga dapat terjadi gangguan dan penyakit. Penyakit/gangguan mata dapat dikategorikan dalam berbagai jenis, seperti katarak, glaukoma, mata minus, peradangan pada konjungtivitas mata, kekeringan pada mata, rabun senja, permasalahan pada lensa mata atau retina sehingga membuat penglihatan kita menjadi bercabang atau timbul bulatan hitam pada pandangan kita, rabun jauh, infeksi/nyeri pada kelopak mata, pengeluaran air berlebihan bahkan sampai terjadi kebutaan pada mata. Saat ini, penyakit mata yang paling banyak dialami oleh pasien adalah penyakit katarak dan glaukoma. Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya. Keadaan ini memperburuk penglihatan seseorang dan akan menjadi buta jika lewat, atau tidak dirawat. Masalah katarak berbeda dengan masalah mata glaukoma. Glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati. Beberapa penyakit mata dapat disebabkan oleh :
Kini pengobatan akupunktur modern telah hadir untuk memaksimalkan penyakit/gangguan mata dalam bentuk apapun, termasuk kebutaan akibat kecelakaan. Accurate Health Center melayani pengobatan akupunktur mata untuk mengobati segala jenis penyakit gangguan mata, seperti katarak, glukoma, tidak bisa melihat akibat kecelakaan/kesalahan dalam operasi mata, rabun dekat dan rabun jauh, kelelahan mata dan keburaman mata yang akut maupun kronis. Accurate Health Center mempunyai pengalaman pengobatan penyakit mata kepada pasien yang 10 tahun telah tidak bisa melihat akibat kesalahan/kecelakaan operasi pada gangguan mata jenis glukoma. setelah diterapi selama sebulan (kurang lebih 7 kali), pasien telah bisa melihat dalam jarak dekat walaupun masih kabur dan telah bisa mengenal warna dan bentuk besar lainnya. Penyakit mata yang sering dialami oleh pasien Accurate Health Center pada gangguan mata, seperti kelelahan mata akibat terlalu banyak bekerja, sakit/nyeri pada mata ketika melihat media televisi, penyakit katarak sampai pada gangguan penglihatan yang terjadi ketika melihat sesuatu akan timbul bulatan hitam yang signifikan dan setelah diterapi dalam dua bulan, bulan hitam pada penglihatannya berangsur-angsur sembuh dan menghilang. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments