Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
| Ternyata Rokok Elektrik Lebih Berbahaya daripada Rokok Tembakau Posted: 21 Feb 2015 01:00 AM PST DokterSehat.Com – Bahaya rokok elektrik yang kini sedang digemari menjadi perhatian peneliti. Meski diklaim dapat mengurangi kebiasaan merokok tembakau, rokok elektrik sudah diketahui menyebabkan beberapa kasus keracunan, terutama pada anak-anak. Dalam riset yang dipublikasikan New England Journal Medicine menyatakan efek buruk rokok elektrik bukan hanya keracunan saja, tapi juga bisa menyerang otak, yakni membuat otak lebih mudah kecanduan obat terlarang. Jadi jelas bukan, efek negatifnya malah lebih berbahaya. Kesimpulan ini berdasarkan riset yang dilakukan terhadap dua kelompok tikus. Kelompok pertama, tikus diberi uap yang sudah dicampur nikotin, ini sama dengan efek rokok elektrik, dan memberikan akses kokain pada tikus. Kelompok kedua, tikus tidak diberikan uang air tapi tetap diberikan akses kokain. Hasil dari riset diatas diketahui tikus yang menyerap uang air lebih banyak kandungan kokain dalam otaknya ketimbang tikus yang tidak diberi uang. Penelitian ini meyakini bahwa efek candu pada rokok elektrik lebih besar sehingga risiko untuk menggunakan narkoba pun menjadi lebih besar. Mengerikan bukan? Jadi jelas sudah rokok elektrik lebih berbahaya daripada rokok tembakau. Dan bukan berarti Anda akan menghentikan merokok elektrik dan beralih ke rokok tembakau. Kedua jenis ini sama-sama berbahaya, jadi lebih baik tidak merokok keduanya. |
| Sudah Benarkah Asupan Susu Setiap Hari Untuk Anda? Posted: 20 Feb 2015 09:00 PM PST DokterSehat.Com – Susu adalah cairan yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar susu (mamae), baik dari binatang maupun dari buah dada seorang ibu. Air susu ibu biasa dikenal dengan ASI, sedangkan susu hewan atau susu tiruan sebagai pengganti susu ibu disebut Pengganti Air Susu Ibu atau PASI pada umumnya adalah air susu dari berbagai binatang ternak, misalnya sapi, kerbau, kambing dan ada pula yang mempergunakan air susu unta atau kuda. Susu yang mempunyai banyak kalsium sebaiknya diminum dengan porsi yang benar. Terus sebaiknya berapa gelas seharusnya kita minum susu setiap hari? Asupan kalsium yang berbeda-beda berdasarkan umur membuat porsi minum susu pada manusia juga berbeda. Para ahli berpendapat bahwa porsi yang benar minum susu adalah 2-3 porsi setiap harinya. Satu porsi susu sama dengan 200 ml susu, atau setara dengan satu botol sedang yogurt, atau keju seukuran kotak korek api, Menurut Epi Taufik, SPt, MVPH, Msi, Ph.D. Susu merupakan sumber zat gizi untuk manusia, memang zat gizi bukan hanya dari susu saja. Ada banyak sumber makanan untuk memenuhi zat gizi ini terutama kebutuhan kalsium seperti tedapat pada ikan salmon dan brokoli. Akan tetapi susu mempunya bayak kelebihan dibanding dengan yang lainnya. Selain enak, susu juga mempunyai daya cerna 100 persen, yang artinya seluruh zat yang ada dalam susu dipergunakan semua oleh metabolisme tubuh kita. Kandungan zat gigi pada susu sangat komplit, yang meliputi vitamin, lemak, protein dan mineral. Dari semua bahan makanan lainnya yang bergizi setara, mutu susu tetap lebih baik. Di Indonesia kesadaran akan minum susu masih sangat rendah, Jadi mari budayakan minum susu. Tentunya dengan sesuai porsinya. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments