Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Pembunuh Libido Yang Jaranf Diketahui

Posted: 24 Apr 2015 08:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Terkadang hubungan seks bisa terjadi seperti dalam film: Anda menutup pintu, membuka kancing baju dengan tergesa-gesa, dan beberapa menit kemudian sudah mencapai klimaks dengan suara erangan yang mungkin bisa didengar tetangga.

Tapi, lebih sering hubungan seks tak berjalan mulus. Rutinitas sehari-hari merupakan pembunuh terbesar libido. Anak-anak yang energinya tak jua habis sampai malam, stres memikirkan tugas kantor yang belum selesai, dan masih banyak lagi.

Satu hal yang perlu Anda tahu, hal-hal kecil tersebut sebenarnya normal. Anda bahkan bisa mengubahnya jadi hal positif sehingga lebih kreatif di tempat tidur untuk kembali menyalakan gairah, kata Megan Fleming, terapis seksual.

Berikut adalah beberapa hal yang sering membuat gairah seksual lenyap :

  • Bosan
    Gaya bercinta yang itu-itu saja, bahkan mudah dihapal kebiasaannya bisa membuat Anda bosan. Segarkan kehidupan cinta Anda dengan lebih kreatif mencari gaya bercinta atau sesi pemanasan.
  • Kebanyakan alkohol
    Konsumsi alkohol berlebihan bisa mengganggu sistem saraf sehingga Anda akan sulit mencapai orgasme.
  • Anak yang selalu lengket
    Anak yang sulit berpisah dari ayah atau ibunya dari pagi sampai malam bisa membuat orangtua kelelahan. Seringkali ketika anak-anak sudah tidur, energi Anda pun sudah habis sehingga tak bergairah untuk melakukan hal lain selain tidur.
  • Kehamilan
    Perubahan fisik dan emosional yang dialami ibu hamil kerap membawa perubahan pada hasrat seksual. Di trimester awal biasanya gairah seks memang rendah, apalagi kalau sebelumnya memiliki riwayat keguguran atau perdarahan. Namun biasanya di trimester dua gairah seksual kembali normal, bahkan lebih bergairah.
  • Rasa nyeri
    Melakukan hubungan seksual terburu-buru bisa membuat seorang wanita justru tidak nyaman akibat rasa nyeri saat penetrasi. Hal ini terjadi karena kurangnya stimulasi sehingga vagina kering. Penyebab nyeri lainnya adalah infeksi. Anda bisa menyiasatinya dengan melakukan foreplay lebih lama atau menggunakan lubrikasi.
  • Stress
    Kita sering berharap seks bisa meredakan ketegangan pikiran, tapi pasangan Anda justru menghindarinya karena stres telah memadamkan gairahnya. Yang harus Anda lakukan adalah menyediakan waktu satu sama lain untuk menjadi pendengar yang baik. Melakukan hobi yang menyenangkan juga bisa membantu mengurangi stres.

Waspada Pil Pelangsing Mengandung Pestisida Dan Bahan Peledak

Posted: 24 Apr 2015 05:00 AM PDT

DokterSehat.Com - Tak sedikit orang yang ingin menurunkan berat badannya secara instan. Mereka memilih mengonsumsi pil pelangsing sehingga tak perlu susah payah berdiet. Sayangnya, pil semacam itu seringkali mengandung bahan berbahaya.

Di Inggris, pil pelangsing yang dijual secara online, yakni pil DNP, diduga telah menewaskan 6 remaja. Pil tersebut dijual seharga sekitar Rp 800.000.

Obat-obatan penurun berat badan tersebut sangat mematikan dan berbahaya karena mengandung zat kimia beracun yang dapat ditemui dalam pestisida serta bahan peledak.

Korban terbaru dari obat 2,4-Dinitrophenol (DNP) yaitu Eloise Aimee Parry, seorang perempuan berusia 21 tahun. Ia meninggal pada bulan April ini setelah membeli pil itu secara online untuk melangsingkan tubuhnya.

Fiona, ibu Eloise memberi tahu bahwa kiriman obat itu tiba dengan bungkus plastik yang mencolok, dilabeli dengan stiker putih bertuliskan DNP dan ilustrasi formula zat kimianya. Ia menemukan obat tersebut di tas putrinya.

Eloise yang berasal dari Shrewsbury, Inggris meninggal setelah meminum  enam sampai delapan pil lebih dari dosis fatal. Ia sempat mengeluhkan merasa seperti terbakar dari dalam.

Pada waktu kejadian, Eloise menyetir sendiri ke Instalasi Gawat Darurat usai menengguk 8 pil dan merasa kondisinya tak baik. Dalam waktu tiga jam, nyawanya tak tertolong.

Fiona sama sekali tidak tahu bahwa putrinya mengonsumsi pil diet sampai ia tiba di IGD lalu diberi tahu dokter bahwa Eloise tidak selamat.

Di Jual Murah Secara Online

DNP, senyawa organik kuning, sebenarnya dipakai untuk menekan pertumbuhan tanaman dan juga sebagai bahan peledak. Senyawa ini sempat populer sebagai obat diet pada tahun 1930an, tetapi kemudian dilarang setelah ditemukan bahwa itu sangat beracun.

Namun saat ini kembali populer, khususnya di antara para binaragawan. Cara kerja obat ini adalah dengan membuat tubuh memanas, meningkatkan metabolisme sehingga membakar lemak lebih banyak.

Akan tetapi penggunaan obat ini akan menimbulkan dehidrasi, mual, muntah, keringat berlebihan, dan irama detak jantung abnormal. Bahkan fatalnya bisa berujung pada koma dan kematian.

Penggunaan jangka panjang dapat memicu perkembangan katarak, lesi pada kulit, serta membahayakan jantung dan sistem saraf. Ada bukti bahwa DNP dapat menyebabkan kanker dan meningkatkan risiko cacat lahir.

Tentu saja obat ini ilegal diperjualbelikan untuk konsumsi manusia, tetapi para pedagang obat tersebut mendapatkannya dengan cara mengaku hendak menggunakanya sebagai pestisida atau pewarna yang tidak ilegal, atau dengan peringatan.

Di samping bahaya yang timbul, obat ini dibandrol dengan harga murah dan dijual secara online. Hanya dengan mencari di internet, puluhan perusahaan pemasaran dan penjualan menawarkan DNP sebagai pil diet ajaib yang bisa dikirim ke rumah dengan kemasan rahasia.

Ada yang menjanjikan pengiriman secara cepat, sementara yang lainnya memberikan penawaran sampel gratis bagi yang ingin mencoba sebelum membelinya.

Sementara itu perusahaan lain yang berdomisili di Tiongkok memasarkan bubuk dalam kapsul dalam jumlah besar, sehingga membuat siapapun dapat membuat pilnya dan dijual bebas di dunia internet.

Polusi Udara Tingkan Potensi Autis pada Bayi

Posted: 24 Apr 2015 02:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Anak-anak yang ketika ibunya saat hamil terpapar polusi udara beresiko dua kali lebih besar menderita autisme dibandingkan dengan ibu hamil yang hidup di lingkungan berudara bersih.

Partikel halus yang dilepaskan dari pembakaran, kendaraan, dan asap pabrik merupakan zat berbahaya yang berkaitan erat dengan autisme. Demikian kesimpulan penelitian yang dilakukan tim dari Harvard School of Public Health.

Penelitian awal juga menemukan kaitan antara polusi dan autisme. Termasuk studi tahun 2010 yang menyebutkan bahwa risiko bayi mengalami autisme meningkat dua kali lipat jika saat hamil trimester tiga ibu hidup di dekat jalan raya yang polusi udaranya tinggi.

Dalam studi yang dilakukan tim dari Harvard ini, ditemukan bukti tambahan kaitan antara polusi dan autisme itu. Pemerintah AS menemukan autisme di negeri tersebut meningkat pesat menjadi 1 dari 68 anak dari sebelumnya 1 dari 150 anak di tahun 2000.

Para ahli meyakini peningkatan jumlah tersebut menggambarkan kesadaran masyarakat akan gangguan tumbuh kembang ini.

Walau gangguan tersebut sangat terkait dengan genetik, peningkatan insiden ini membuat para ahli tertarik untuk menyelidiki apakah faktor lingkungan turut berperan.

Studi tim Harvard melibatkan anak-anak dari 116.430 wanita dalam Nurse’s Health Study II yang dimulai tahun 2989. Tim peneliti mengumpulkan data di mana para wanita itu tinggal saat hamil dan level polusi. Kemudian dibandingkan dengan riwayat kelahiran dari 245 anak yang mengidap autisme dan 1.522 anak yang tumbuh kembangnya normal. Semua anak lahir antara tahun 1990-2002.

Ternyata tidak ada kaitan antara autisme dengan polutan partikel halus sebelum atau usia kehamilan awal, atau setelah bayi lahir. Namun, paparan polusi yang tinggi saat ibu hamil trimester tiga meningkatkan risiko autisme dua kali lipat.

Belum jelas bagaimana partikel halus itu memicu autisme, tetapi partikel polutan ini diselubungi banyak sekali kontaminan dan bisa masuk ke sel-sel sehingga mengganggu perkembangan otak bayi.

Payudara Sebelah Kanan Terdapat Benjolan Apakah Berbahaya?

Posted: 24 Apr 2015 01:33 AM PDT

Pertanyaan Konsultasi

Selamat sore dokter, saya sekarang berusia 25tahun sudah menikah. Saya mau nanya, akhir-akhir ini dalam payudara saya sebelah kanan terdapat benjolan dan terasa sakit apalagi saat ditekan, sakitnya sudah tembus belakang dan tangan sebelah kanan agak nyeri. Benjolan itu terasa keras, namun tidak ada perubahan pada payudara serta kulitnya. Kira-kira dokter, itu bisa termasuk kanker? Terimakasih

Ibu Nurhikmah

Jawaban Konsultasi

Dalam hal ini perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan juga penunjang bila memang diperlukan. Sebaiknya periksakan langsung ke dokter. Terimaksih

Salam

dr. Vanny Bernadus
Team DokterSehat.com

Mengapa Pemberian Vaksin Harus Diulang?

Posted: 23 Apr 2015 11:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Walau penyakit campak telah dinyatakan berhasil dibasmi pada tahun 2000, namun penyakit ini kembali mewabah akibat menurunnya tingkat vaksinasi di beberapa bagian di Amerika Serikat.  Fenomena penurunan jumlah bayi dan anak yang divaksin itu bukan hanya terjadi di AS, tapi juga negara lain, termasuk Indonesia.

Seharusnya tidak terjadi seperti ini, ujar dokter penyakit menular dan peneliti di Mayo Clinic, Pritish Tosh. Sebenarnya ini adalah penyakit yang dapat dicegah.

Menurut Tosh, vaksin campak, gondok, dan rubella adalah vaksin fenomenal karena kemampuannya melindungi banyak orang dari satu populasi. Vaksin campak merupakan satu dari sekian banyak vaksin yang diberikan dalam beberapa dosis. Anak-anak menerima vaksin MMR pertamanya pada usia 12-15 bulan, lalu pemberian kedua pada usia 4-6 tahun.

Pembuatan sebuah vaksin harus mengambil banyak variabel sebagai pertimbangan, termasuk patogen (sumber penyakit) individu atau penyakit, sistem kekebalan tubuh yang meresponnya, bagian dari patogen  bisa menghasilkan kekebalan yang melindungi, serta seberapa lama responnya bertahan. Karena sangat kompleks, terkadang diperlukan pemberian dosis kedua atau ketiga dari vaksin.

Kadang pada pemberian satu vaksinasi di kelompok besar populasi, kita mengharapkan efek perlindungan dari penyakit sampai 90 persen. Tapi dengan pemberian dosis kedua, perlindungannya naik jadi 98 persen, katanya.

Oleh karena itu, menurut Tosh, dari pada mendapatkan 10 persen dari populasi yang belum terlindungi dari dosis pertama, strategi terbaik adalah pemberian dosis kedua sehingga kita mendapat perlindungan maksimal.

Sistem kekebalan anak-anak belum berkembang dengan baik untuk menghasilkan respon imun berkepanjangan yang dibutuhkan dalam masa hidup mereka. Pemberian vaksin pun harus mempertimbangkan waktu yang tepat. Kurun waktu itu adalah ketika anak benar-benar menghasilkan sistem kekebalan protektif, kata Tosh.

Namun di berbagai usia, vaksin kedua akan membantu meningkatkan perlindungan.

Pertama kalinya tubuh kita terpapar patogen, tubuh Anda menghasilkan respon kekebalan, lanjutnya. Tetapi ketika Anda dihadapkan denagan penyakit yang sama beberapa tahun kemudian, sistem kekebalan Anda akan menghasilkan respon yang lebih spesifik dan tahan lama.

Sebagai contoh, vaksin virus papilloma  (HPV) untuk mencegah kanker serviks terdiri dari tiga dosis. Dosis kedua diberikan dua bulan setelah dosis pertama, dan ketiga yakni enam bulan setelah dosis awal. Vaksin ini direkomendasikan diberikan pada anak perempuan dan laki-laki usia 11-12 tahun, hingga usia 26 tahun pada wanita dan 21 tahun pada pria.

Tosh menuturkan, pemberian pada usia yang ditentukan itu karena setelah lewat usia tersebut efek perlindungan dari vaksin itu kurang maksimal.

Meski begitu, bukan berarti anak yang baru mendapat satu kali vaksin cacar tidak terlindungi.

Beberapa orang  mungkin hanya dengan satu dosis dapat memproduksi sistem kekebalan yang spesifik dan respon yang tahan lama. Tapi sebagian besar butuh dua kali vaksin, jelas Tosh.

Sulit menentukan mana yang membutuhkan lebih dari satu kali. Maka dari itu saya menyarankan jika orang-orang belum mendapat vaksin sepenuhnya, segera dapatkan dosis yang Anda butuhkan, katanya.

Otomikosis, Infeksi Jamur Pada Telinga

Posted: 23 Apr 2015 09:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Otomikosis adalah radang liang telinga akibat infeksi jamur. Jamur yang paling sering menyebabkan otomikosis yaitu Aspergilus. Kadang-kadang Candida albicans juga menjadi penyebabnya. Timbulnya otomikosis dipermudah oleh keadaan lingkungan liang telinga yang sangat lembab.

Penyakit ini memang bukan penyakit yang mengancam jiwa tapi penyakit ini seringkali membuat panderita putus asa karena lamanya waktu yang diperlukan dalam pengobatan dan juga tingkat kekambuhannya yang tinggi bila tidak diobati dengan benar.

Telinga luar terdiri dari daun telinga, liang telinga luar sampai ke gendang telinga. Kulit dalam liang telinga mengandung kelenjar khusus yang mengeluarkan sekresi seperti lilin (wax) yang disebut serumen (ear wax). Serumen ternyata juga mempunyai fungsi penting karena bersifat antibakteri, antimikotik (jamur) dan juga bersifat menolak serangga.

Gejala awal Otomikosis yg  sering ditemui adalah ketidaknyamanan pada telinga, rasa gatal, nyeri telinga dan perasaan penuh pada telinga. Bila infeksi meluas sampai ke gendang telinga maka akan dapat mengeluarkan cairan. Pada pemeriksaan telinga akan ditemukan kemerahan pada liang telinga, terdapat kumpulan massa putih dan pembengkakkan liang telinga. Penurunan pendengaran dan telinga berdenging (tinitus) juga dapat terjadi karena penyumbatan liang telinga yang disebabkan oleh pembengkakkan liang telinga dan penumpukan sekresi  atau kumpulan massa putih.

Umumnya Otomikosis dapat sembuh apabila diobati dengan tuntas. Untuk pengobatan sebaiknya mengunjungi Dokter Spesialis THT. Biasanya diperlukan beberapa kali kunjungan ke Dokter Spesialis THT. Dokter THT akan membersihkan jamur pada telinga dengan menggunakan alat vacum khusus dan biasanya akan dioleskan krim anti jamur.

Resiko kekambuhan dari penyakit ini sangat tinggi, jika faktor pencetus yang menyebabkan infeksi tidak dihilangkan. Beberapa tips untuk mencegah terjadinya kekambuhan infeksi jamur pada telinga (otomikosis) adalah :

  • Jangan mengorek telinga menggunakan jari, cotton buds, pensil, atau benda keras lainnya yang dapat melukai liang telinga.
  • Meneteskan campuran cuka putih dan alkohol (50/50) dikedua liang telinga selama kira-kira 5 menit. Diteteskan pada saat selesai berenang dan saat mau tidur cukup efektif untuk mencegah kekambuhan.
  • Liang telinga juga dapat dikeringkan dengan kapas kecil (tapi jangan diusap terlalu keras).
  • Menggoyangkan kepala dan menggunakan ujung handuk yg bersih dan kering dapat mengeringkan sebagian besar sisa-sisa air kolam.
  • Disarankan untuk mengurangi waktu berenang menjadi kurang dari  1 jam jika memungkinkan. Dan telinga sudah harus benar-benar dalam keadaan kering sebelum melanjutkan berenang kembali.

Salah satu cara untuk mengeringkan telinga adalah dengan cara menarik daun telinga keatas lalu kearah luar agar posisi liang telinga dalam keadaan lurus. Lalu gunakan pengering rambut (hair dryer) dengan temperature rendah atau tanpa panas (low/no heat) dari jarak kurang lebih 45-60 sentimeter selama kira-kira 30 detik.

Mencegah tentu saja lebih baik dari mengobati. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan cara menghilangkan kebiasaan buruk seperti mengorek kuping dengan tangan atau cotton bud dan yang paling penting adalah menjaga kebersihan telinga.

Kebiasaan Buruk Yang Bisa Merusak Kesehatan

Posted: 23 Apr 2015 06:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Belum terlambat untuk membalikkan kebiasaan buruk dalam hidup kita untuk memulai hidup lebih cerdas, dan lebih sehat. Dari duduk sepanjang hari hingga tertidur dalam kubikel kita, kebiasaan ini dapat merusak kesehatan kita.

Berikut kebiasaan yang berbahaya bagi kesehatan :

  • Duduk terlalu lama
    Bukti-bukti menunjukkan bahwa duduk berjam-jam dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2 dan kematian akibat penyakit jantung. Penelitian menemukan duduk kurang dari tiga jam sehari bisa meningkatkan harapan hidup dua tahun. Jika memiliki pekerjaan tetap, cobalah lima menit berjalan-jalan untuk setiap satu jam duduk. Setidaknya selama kerja 8 jam, kita sudah berjalan-jalan selama 40 menit.
  • Mendengarkan musik terlalu keras
    Musik yang terlalu keras di headphone akan menyebabkan kerusakan pendengaran. Para peneliti menemukan bahwa setelah mendengarkan pop-rock melalui headphone (selama 60 menit dengan volume 50-100 persen), akan menderita kerusakan pendengaran dalam jangka pendek. Apabila lebih sering, maka dapat menyebabkan kerusakan tetap pada pendengaran.
  • Tidur dngan lampu menyala
    Pada akhir hari yang panjang, kita kadang tergoda untuk tertidur menonton TV di ruang tamu, itu berarti lampu menyala. Penelitian menunjukkan bahwa tidur dengan lampu menyala dalam menekan tingkat melatonin dalam tubuh. Tidak hanya kualitas tidur memburuk, tetapi juga mempengaruhi pengaturan suhu tubuh, kadar glukosa, dan tekanan darah. Sebaiknya semua lampu sebelum tidur.
  • Mengucek-ucek mata
    Mengucek-ucek mata dapat meningkatkan tekanan cairan di dalam mata hampir sepuluh kali dari jumlah biasa. Sering menggosok dapat menyebabkan masalah mata terkait dengan tekanan intraokular, termasuk miopia dan glaukoma (yang bisa menyebabkan kebutaan). Jika mata kering, sebaiknya hubungi dokter mata yang mungkin meresepkan obat tetes mata untuk mengobati gatal pada mata.
  • Tidak menggunakan benang gigi
    Menyikat gigi membersihkan bagian depan dan belakang gigi. Tapi sikat gigi tidak bisa membersihkan makanan yang terjebak di antara kedua gigi. Makanan ini akan berubah menjadi bakteri yang dapat menimbulkan korosi enamel dan kerusakan gigi. Tidak hanya itu, juga menyebabkan penyakit gusi, saluran akar, dan gigi. Untuk itu, sikat gigi tiga kali sehari, dan gunakan benang gigi sebelum pergi ke tempat tidur untuk menghindari kerusakan gigi saat tidur.
  • Menggigit kuku
    Menggigit kuku membuat tangan tidak sedap dipandang mata. Selanjutnya, menggigit kuku akan mengganggu pertumbuhan kuku normal, dan juga menyebabkan kerusakan pada lapisan luar gigi. Selain itu, bakteri berbahaya yang berkembang di bawah kuku  bila digigiti mungkin akan membuat kita rentan terhadap infeksi dan penyakit.  Untuk itu jagalah agar kuku tetap pendek, agar menghindari dorongan untuk menggigit kuku.
  • Minum terlalu banyak suplemen
    Suplemen memang dapat melengkapi kekurangan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi kita bisa mendapatkan efek sampingnya jika mengambilnya terlalu banyak. Misalnya, mengambil terlalu banyak suplemen vitamin C dapat menyebabkan batu ginjal, mual, gastritis, dan diare berat. Jika kita mengikuti pola diet seimbang dan tidak menderita hingga kondisi kesehatan kronis, mungkin kita tidak memerlukan nutrisi tambahan dalam dosis besar. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum memulai mengambil suplemen apapun.
Advertisemen