Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Olahraga Terbaik Untuk Pasien Yang Baru Sembuh Dari Kanker Payudara

Posted: 26 Apr 2015 08:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Setiap kaum wanita sangat berpotensi terserang penyakit kanker payudara karena jaringan menyusui pada wanita memang menjadi salah satu tempat yang paling sering diserang oleh sel kanker. Kanker payudara itu sendiri dapat muncul bahkan tanpa bisa diduga sehingga penting bagi kaum wanita untuk mewaspadainya dan menjaga kesehatan tubuh mereka terutama pada bagian payudara.

Deteksi awal serta diagnosa sejak dini penyakit kanker payudara dapat mempermudah proses pengobatan sebelum akhirnya penyakit kanker payudara menyebar dan mengancam kaum wanita. Pada proses penyembuhan atau setelah pengobatan, ada beberapa olahraga yang bisa diterapkan oleh mereka yang baru saja sembuh dari penyakit kanker payudara.

Berdasarkan penelitian, ada dua olahraga terbaik yang efektif dan cocok dilakukan demi mengembalikan kebugaran tubuh pasien setelah melakukan pengobatan kanker payudara. Olahraga yang penting untuk melatih tubuh tersebut diantaranya adalah jalan kaki dan yoga.

  • Jalan kaki
    Jalan kaki adalah jenis olahraga yang sangat efektif mengembalikan kebugaran tubuh dan merupakan olahraga yang mudah dilakukan kapan saja. Olahraga ini juga sangat bermanfaat bagi orang yang bertahan hidup setelah menghadapi penyakit kanker payudara.

    Para dokter atau ahli kesehatan biasanya akan menyarankan seseorang untuk melakukan jalan kaki secara teratur selama dan setelah pengobatan kanker payudara. Hal itu karena dengan jalan kaki Anda bisa melatih otot jantung, pernapasan dan juga membuat aliran darah menjadi lebih baik. Jalan kaki paling baik dilakukan pada pagi hari ketika udara masih bersih dan sinar matahari masih sehat.

  • Yoga
    Yoga merupakan salah satu jenis olahraga relaksasi yang bisa juga melepaskan stres yang dibutuhkan oleh pasien yang baru saja menjalani pengobatan kanker payudara. Gerakan olahraga yoga yang halus merupakan cara terbaik untuk membiasakan kembali otot-otot yang sudah lama tidak bergerak selama pengobatan kanker payudara berlangsung. Olahraga tersebut juga tidak akan membuat pasien merasa kelelahan.

    Dalam latihan yoga, Anda juga bisa melakukan latihan pernapasan yang baik bagi tubuh untuk memberikan asupan oksigen ke seluruh tubuh, membuat aliran darah semakin baik dan membantu tubuh membuang zat sisa yang tidak dibutuhkan. Selain itu olahraga tersebut juga akan memberikan efek positif menenangkan pikiran.

Latar Belakang Kemunculan Diaper Rash

Posted: 26 Apr 2015 05:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Diaper rash adalah istilah umum yang menggambarkan inflamasi akut yang terjadi pada area popok, lebih dikenal sebagai ruam popok pada bayi.

Ruam ini kerap terjadi pada area lipatan kulit yang terbungkus oleh popok. Lebih sering terjadi pada bayi yang menggunakan popok sekali pakai, karena terlalu lama digunakan dan tidak segera diganti. Kotoran serta air seni yang terdiam lama akan mendukung perkembangan kuman dan bakteri yang menyebabkan kulit bayi teriritasi.

Agar anda tidak mengalami hal ini terlalu sering maka penting sekali untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebabnya.

Berikut serba-serbi latar belakang kemunculan iritasi kulit pada bayi :

  • Daerah sekitar area bawah tubuh bayi sering dalam keadaan lembab
  • Kulit bayi anda memiliki sifat alergi teradap detergent yang digunakan untuk mencuci popok kain yang dikenakan bayi
  • Ketika memandikan bayi area lipatan kulit terutama area bawah tidak dikeringkan secara sempurna
  • Bayi yang proses konsumsi air susu menggunakan botol cenderung lebih sering menderita ruam pada lipatan kulit ini

Ruam pada kulit bayi memang bukanlah gangguan baru dan sudah sering dialami oleh sebagian besar bayi di dunia. Meskipun demikian apabila tidak segera ditangani maka ruam ini akan semakin melebar dan justru akan membuat bayi lebih rewel dan kesakitan. Jika anda mengetahui ada kulit bayi yang mengalami diaper rash segera lakukan pengobatan, atau segera dibawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Penyebab Utama Orang Susah Tidur Dimalam Hari

Posted: 26 Apr 2015 02:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Apakah anda sering mengalami susah tidur di malam hari? Jika ya, bukan hanya anda yang sering mengalami hal ini. Penyakit susah tidur atau yang lebih dikenal dengan insomnia ini sering dialami oleh banyak orang dengan berbagai penyebab susah tidur. Akibat susah tidur biasanya menyebabkan seseorang menjadi kurang tidur dan nampak kurang sehat.

Beikut penyebabnya :

  • Adanya prilaku mengkonsumsi obat-obatan yang kurang baik
    Hal lain yang bisa menjadi penyebab Anda sulit tidur adalah karena Anda mengonsumsi obat-obatan terutama yang tidak menyebabkan rasa kantuk muncul.

    Terkadang orang-orang malah mengonsumsi obat yang membuat dirinya terjaga sepanjang malam hanya untuk mengerjakan sesuatu, padahal tidur pada malam hari tidak akan tergantikan kualitasnya meskipun Anda telah tidur lama sekali di siang hari.

  • Pola makan yang tidak sehat
    Asupan makanan juga dapat mempengaruhi pola tidur Anda. Selain kafein yang banyak tergantung dalam kopi, ternyata mengonsumsi daging saat makan malam akan menghalangi datangnya kantuk di malam hari.

    Makanan sumber protein akan membuat tubuh Anda mengeluarkan energi yang lebih besar untuk melakukan proses pencernaan. Akibatnya Anda akan menjadi sulit tidur.

  • Pengaruh cuaca
    Suhu yang terlalu dingin atau terlalu panas juga dapat mempengaruhi tidur Anda. Tentu Anda akan merasa tidak nyaman ketika keadaan sedang panas sehingga Anda merasa kegerahan, atau terlalu dingin sampai-sampai selimut tidak dapat mengurangi rasa dingin itu, maka kesulitan tidur akan terjadi dan hal ini biasanya tidak terpikirkan sebagai salah satu penyebab Anda sulit tidur di malam hari.
  • Memikirkan hal-hal yang tidak terpikirkan
    Ada hal lain yang tidak terpikirkan yang juga mempengaruhi Anda sehingga Anda susah tidur di malam hari. Tahukah Anda bahwa siklus pergerakan Bulan juga dapat mempengaruhi pola tidur Anda.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa ketika bulan sedang purnama, seseorang tidur lebih sebentar dan kurang nyenyak dibanding biasanya.

    Faktor ini tidak terjadi setiap hari seperti pada faktor utama sebelumnya, tapi cukup mempengarui satu atau dua hari dalam satu bulan di kehidupan Anda.

Pola Hidup Sehat Ini Perlu Anda Terapkan Mulai Dari Sekarang

Posted: 25 Apr 2015 11:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Seperti apa pola hidup sehat yang perlu anda terapkan mulai dari sekarang? Tentu saja adalah pola hidup yang akan memberikan efek baik untuk kesehatan Anda dan juga kelangsungan hidup Anda sehingga pola hidup yang sehat akan menjadikan kehidupan Anda lebih sehat.

Berikut pola hidup sehat ni perlu anda terapkan mulai dari sekarang :

  • Perhatikan lingkungan
    Lingkungan memberikan pengaruh juga terhadap kondisi kesehatan Anda. jika lingkungan tempat Anda tinggal memiliki keadaan yang kotor, banyak sampah, dan tercemar, maka berbagai jenis penyakit tentu akan bersarang dan menyerang Anda.

    Maka sebaiknya Anda bisa dengan teliti memperhatikan kondisi lingkungan dan segera melakukan pembersihan atau pun melakukan perbaikan jika ada kondisi lingkungan yang akan mempengaruhi kesehatan Anda.

  • Bekerja
    Pola hidup sehat tidak berarti tidak bekerja. Bekerja adalah satu upaya untuk membakar kalori yang telah Anda makan.

    Bekerja menjadi salah satu bentuk olahraga juga cara tubuh untuk mengeluarkan tenaga yang sudah diproduksi dari makanan yang Anda makan.

    Dengan bekerja pun Anda akan hidup lebih sehat karena memiliki kegiatan rutin yang teratur dan memberikan kesempatan untuk membuat hubungan pertemanan dan komunikasi yang baik.

  • Olahraga
    Olahraga sedikitnya seminggu sekali adalah sebuah keharusan untuk memberikan efek positif pada tubuh terutama otot yang perlu dilatih. Olahraga juga membantu Anda berkeringat sehinga banyak racun yang dapat keluar melalui keringat.
  • Istirahat
    Tubuh manusia tidak seperti robot yang bisa bekerja dengan pola tanpa henti atau dengan beban yang sangat berat tanpa beristirahat. Manusia membutuhkan istirahat untuk memaksimalkan kembali fungsi tubuh dan organ organ di dalamnya. Istirahat yang cukup juga akan memberikan waktu kepada tubuh untuk melakukan metabolisme secara sempurna.

    Termasuk detoksifikasi racun racun yang masuk sehingga keesokan harinya Anda kembali siap dengan organ tubuh yang fit dan siap bekerja sesuai dengan semestinya.

  • Perhatikan makanan
    Makanan yang dimakan memberikan pengaruh kepada kesehatan dan kondisi tubuh selanjutnya. Seseorang yang makan dengan pola dan gizi seimbang tentu akan memiliki badan yang sehat dan kondisi tubuh yang baik.

    Makanan yang sehat dan seibang terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, lemak, dan minyak serta air yang akan membantu proses metabolisme semua makanan yang masuk.

    Sekarang, cobalah tanya diri Anda seperti apa dan gizi apa saja yang masuk ke dalam mulut Anda hari ini.

Apa Itu Kanker Rahim? Kenapa Begitu Berbahaya?

Posted: 25 Apr 2015 09:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Kanker rahim adalah kanker yang terjadi saat sel abnormal muncul pada area rahim. Beberapa lokasi kanker seperti pada leher rahim atau pun mulut rahim, sebenarnya masih satu jenis kanker, yaitu kanker rahim. Beberapa orang juga menyebutnya sebagai kanker serviks yang berasal dari istilah bahasa inggris yaitu cervical cancer. Jadi, sewaktu Anda membaca sebuah artikel dengan istilah-istilah yang disebutkan diatas, ketahuilah bahwa itu masih bentuk kanker yang sama. Kanker rahim dapat menimpa wanita yang berusia 20 hingga 30 tahun dan membutuhkan proses yang progresif.

Kanker rahim menjadi salah satu penyakit yang menakutkan yang dapat terjadi pada seorang wanita. Dengan mengetahui penjelasan apa sebenarnya penyakit ini, dan bagaimana dampaknya, tentunya anda akan lebih jeli di dalam menjaga kesehatan yang anda miliki.

Kanker rahim dan asalnya

Menjadi seorang wanita tentu adalah sebuah anugrah. Dimana anda dapat memiliki kesempatan untuk bereproduksi. Dengan adanya rahim, kesempatan itu dapat dilakukan. Lalu apakah sebenarnya kanker rahim yang menjadi momok bagi wanita yang dapat terjadi di dalam rahimnya.

Memang penyakit ini sangat ditakuti, karena berbagai macam dampak yang dimilikinya. Sementara itu, apa penyakit ini sendiri. Ini merupakan suatu penyakit yang diakibatka oleh Human Papilloma Virus.

Atau lebih dikenal dengan singkatan HPV. Virus ini tentunya merupakan penyebab utama yang menyebabkan penyakit ini. Ada beberapa hal yang memang harus anda perhatikan :

  • Minimnya pengetahuan wanita akan penyebab dan penyebaran penyakit ini menjadi salah satu alasan yang menyebabkan kanker ini cepat sekali menjagkiti tubuh penderita.
  • Penyebab utama kematian yang diakibatkan oleh penyakit ini menjadi salah satu yang terbesar di dunia.
  • Menurut penelitian salah satu lembaga di dunia, penyakit ini merupakan merupakan salah satu kanker yang memang paling sering dialami oleh pengidap kanker di dunia.

Alasan tersebut menjadi sangat berbahaya bagi kanker rahim yang memang sering menjadi alasan bagaimana pertumbuhan yang dialami oleh penderita penyakit ini.

Oleh karenanya, pengetahuan yang mendasar dan menyeluruh merupakan kunci di dalam pencegahan penyakit ini.

Penyakit ini juga menjadi lebih berbahaya dikarenakan :

  • Kematian memang menjadi alasan utama dari penyakit ini. Sebagai salah satu faktor yang memang menjadi alasan paling menakutkan dari penyakit ini. Sebagai salah satu penyebab kematian kanker yang terbesar, penyakit ini sangat perlu diwaspadai.
  • Sel ini memungkinkan penderita untuk mendapat gejala di dalam bagian tubuh yang lain. Cepatnya penyebaran ini memang sangat memungkinkan kanker ini menyebabkan kanker lain yang tumbuh.

Oleh karenanya kanker rahim memang menjadi dasar mengapa anda harus benar-benar menjaga kesehatan anda dengan baik.

Dengan berbagai macam hal yang menakutkan dan berbahaya yang sudah disinggung diatas, tentunya anda akan merasa jauh lebih sehat dengan mengetahuinya.

Vaksin MMR Bukan Penyebab Autisme

Posted: 25 Apr 2015 06:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Dalam studi mutakhir pada vaksin, peneliti menemukan bukti lagi bahwa imuniasi anak tidak ada hubungannya dengan autisme. Studi tersebut dilakukan oleh Dr Anjali Jain dari Lewin Group dan sudah diterbitkan di Journal of the American Medical Association.

Lewin Group adalah organisasi konsultan perawatan kesehatan. Penelitian mereka menemukan adik dan kakak dari-anak dengan autisme tidak berisiko lebih tinggi ketika mereka divaksinasi, dibandingkan dengan adik dan kakak anak-anak tanpa autisme.

Sebelumnya ada penelitian menemukan peningkatan risiko autisme pada anak dengan kakak penderita autisme. Lantas sejumlah orangtua percaya autisme pada si kakak ada hubungannya dengan vaksinasi, khususnya vaksin MMR. Mereka lalu ragu mengimunisasi adik-adiknya.

Dalam penelitiannya Jain menemukan vaksinasi di kalangan anak yang punya kakak atau adik lebih rendah, 86 persen pada lima tahun dibandingkan 92 persen pada mereka yang tak punya kakak atau adik dengan autisme.

Tetapi di antara 95 ribu anak-anak dengan kakak autisme yang terlibat dalam penelitian, anak yang mendapatkan vaksin MMR dan memiliki kakak dengan autisme ternyata tidak lebih berisiko terkena autisme dibandingkan anak yang mendapat vaksinasi dan tak punya kakak dengan autisme.

Faktanya, risiko relatif autisme di antara yang punya kakak autisme lebih rendah bila mereka divaksinasi dibandingkan mereka yang tak divaksinasi.

Penelitian kami mengonfirmasi bahwa anak-anak dengan kakak yang kita tahu mengalami peningkatan risiko terkena autisme, mereka ini kurang divaksinasi, kata Jain. Tetapi anak-anak yang menderita autisme yang divaksinasi, tidak ada peningkatan risiko dari vaksinasi dibandingkan anak yang tak mendapat vaksinasi, tambahnya.

Hasilnya penelitian ini, kata Jain, seharusnya menghentikan kekhawatiran orang tua dengan anak-anak autistik bahwa memvaksinasi adiknya bakal meningkatkan risiko terkena autisme.

Studi skala besar dan fakta vaksinasi, serta informasi autisme yang tidak dikumpulkan demi tujuan studi vaksin dan autisme tapi sebagai database asuransi kesehatan besar juga memperkuat penelitian terbaru itu. (Lewin Group yang membuat penelitian terbaru ini merupakan bagian mandiri dari Optum, yang mengumpulkan data).

Kita belum mengerti penyebab autisme pada anak-anak atau keluarga-keluarga tertentu. Mungkin ada faktor-faktor genetik dan lingkungan. Tetapi kami mampu meneliti vaksin sendiri dan membuktikan tak ada kaitan antara vaksinasi dan autisme, tuturnya.

Advertisemen