Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Hal Yang Tidak Terduga Juga Bisa Terjadi Sebelum Wanita Datang Bulan
- Bagaimana Cara Membimbing Anak Yang Sulit
- Warna Sperma Bisa Jadi Pertanda Kesehatan
- Sebanyak 40.000 Wanita di Amerika Menderita Alergi Sperma, Kenapa?
- Penyebab Nyeri Bercinta Dan Solusinya
- Beda Serangan Jantung Pada Pria Dan Wanita
| Hal Yang Tidak Terduga Juga Bisa Terjadi Sebelum Wanita Datang Bulan Posted: 02 May 2015 07:32 AM PDT DokterSehat.Com – Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan suatu hal yang sering terjadi pada wanita. Perubahan mood, mudah marah, serta nafsu makan yang tinggi bisa menjadi tanda-tanda PMS. Selain ketiga hal itu, ada pula lho gejala sebelum menstruasi yang bisa dialami para wanita. Seperti dilansir detikHealth dari berbagai sumber, Kamis (30/4/2015), berikut gejala menstruasi yang sering dialami wanita tetapi tak disadari :
|
| Bagaimana Cara Membimbing Anak Yang Sulit Posted: 02 May 2015 01:32 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, bagaimana cara membimbing anak yang jika diajari menulis, sulit sekali dan selalu mengarah ke kiri? Dan termasuk anak hiperaktif bukan? Terimakasih Ibu N. Siti Asiyah Jawaban Konsultasi Apanya yang mengarah ke kiri? Pandangan mata atau arah tulisannya? Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Warna Sperma Bisa Jadi Pertanda Kesehatan Posted: 01 May 2015 11:00 PM PDT DokterSehat.Com – Warna sperma bisa menjadi pertanda. Khususnya pertanda untuk kesehatan dan penyakit. Umumnya sperma yang sehat berwarna putih dan agak kekuningan atau agak abu-abu, mewakili unsur protein. Warna sperma bisa menjadi pertanda. Namun jika kuning atau kehijauan maka itu artinya tanda infeksi. Warna lain seperti pink, merah dan coklat menandakan ada darah di sperma dan ini pertanda infeksi atau kecelakaan. Infeksi menular seksual bisa ditandai dengan warna sperma yang hijau. Sperma dengan warna pink umum terjadi setelah vasektomi namun jika berlanjut hubungi dokter. Tiap hari warna sperma bisa berganti. Jika baunya menyengat maka sebaiknya hubungi dokter. Warna sperma bisa menjadi pertanda. Sperma berwarna kuning menandakan banyak sel sperma yang mati. Ini terjadi kalau pria jarang ejakulasi. Urin juga menjadi penyebab warna sperma kekuningan, ini normal. Jika kencing sebelum ejakulasi maka sperma akan berwarna putih lagi. Umumnya jika warna sperema tidak normal, akan didampingi gejala lain seperti bau yang menyengat dari sperma atau gatal dan rasa panas. |
| Sebanyak 40.000 Wanita di Amerika Menderita Alergi Sperma, Kenapa? Posted: 01 May 2015 11:00 PM PDT DokterSehat.Com – Sebanyak 40.000 wanita di Amerika menderita alergi sperma atau seminal plasma hypersensitivity. Bagaimana sebenarnya alergi aneh ini bisa terjadi dan adakah cara penganggulangannya? Penting diketahui, seminal plasma hypersensitivity adalah kondisi yang menimbulkan reaksi alergi terhadap protein yang terdapat dalam sperma. Bukan sperma itu sendiri. Bisa jadi alergi sperma juga berasal dari makanan yang dikonsumsi pasangan pria. Misalnya apabila wanita alergi udang, kacang atau telur, maka ketika pasangan pria memakannya sesaat sebelum berhubungan seks, reaksi alergi bisa terjadi. Beberapa gejala alergi sperma bisa bervariasi. Umumnya terjadi bengkak, terasa gatal, terbakar atau sakit yang menusuk pada vagina. Reaksi lainnya bisa menyebabkan muntah-muntah, kesulitan bernapas bahkan kematian. Seperti dikutip dari Daily Mail, reaksi alergi biasanya bisa berlangsung selama 20 menit atau lebih dari satu hari. Umumnya, pasien yang mengalami alergi sperma adalah wanita yang baru pertama kali berhubungan seks dengan pasangannya. Tapi juga bisa dialami pada pasangan yang sudah menikah lama, tergantung dari pola makan dan gaya hidup suami. Alergi juga bisa terjadi setelah pasangan lama tak berhubungan intim. Misalnya ketika pasangan ingin bercinta lagi setelah absen pasca kehamilan dan kelahiran anak. Karena tidak terbiasa dengan kandungan di dalam sperma, maka reaksi bisa terjadi meskipun sebelumnya sang wanita tidak pernah mengalami alergi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya alergi karena sperma. Seperti dilansir dari Womansday, salah satu caranya dengan penggunaan kondom. Namun cara ini tidak terlalu tepat diterapkan pada pasangan yang sedang dalam program memiliki anak. Jika alergi sperma terjadi karena makanan yang dikonsumsi pasangan pria, sebaiknya hindari makanan yang memicu reaksi itu, minimal 36 jam sebelum berhubungan. Sementara apabila alergi ditimbulkan karena protein bawaan di dalam sperma, maka perlu dilakukan diagnosa lebih lanjut oleh dokter ahli. Penderita alergi bisa diberikan imunisasi atau obat untuk mengurangi gejalanya. Namun menurut seksolog Indonesia, Dr Andri Wanananda, MS, di Indonesia belum ada laporan mengenai alergi sperma sampai saat ini. Saat seseorang mengatakan alergi sperma, perlu diteliti lebih lanjut apa memang demikian atau karena faktor lain seperti penyakit keputihan. Menurutnya, alergi sperma akan menyebabkan gatal sehingga tidak nyaman ketika bercinta. Belum ada yang laporan alergi sperma, harus diteliti dulu apa yang menyebabkan dia menjadi sensitif, ada orang tertentu yang kulit vaginanya sangat peka. Bisa saja terjadi keputihan sehingga ketika 'di dalam' dia bereaksi gatal. Kalau sebabnya keputihan nggak cuma sperma tapi umpamanya kena air nggak bersih air juga akan bereaksi, tutur pria 73 tahun yang mengambil gelar masternya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Univestitas Indonesia itu. |
| Penyebab Nyeri Bercinta Dan Solusinya Posted: 01 May 2015 09:00 PM PDT DokterSehat.Com – Bercinta seharusnya kegiatan yang paling Anda tunggu bersama pasangan. Tetapi hasrat tersebut bisa musnah jika pikiran dihantui trauma akibat rasa nyeri yang sering dirasakan saat sedang berhubungan seks. Dispareunia adalah istilah teknis untuk menjelaskan rasa sakit tersebut, baik terkait dengan faktor fisik dan psikis. Jika Anda mengalami gangguan ini, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui akar penyebabnya dan menentukan pengobatan yang tepat. Namun ada baiknya Anda mengetahui dulu beberapa penyebab sakit saat bercinta berikut ini :
|
| Beda Serangan Jantung Pada Pria Dan Wanita Posted: 01 May 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Banyak wanita tidak menyadari gejala penyakit jantung yang menghampiri. Selain merasakan hal yang berbeda dengan yang dirasakan pria, gejala serangan jantung pada wanita memiliki ciri yang berbeda dengan yang menyerang pria. Parahnya, gejala ini jarang disadari oleh wanita sebagai gejala serangan jantung. Salah satu gejala yang berbeda adalah gejala mirip dengan flu. Bila rasa sakit di dada hampir dirasakan baik pria maupun wanita ketika mengalami serangan jantung, namun memiliki gejala seperti flu, hanya dialami wanita. Gejala yang muncul pun hampir sama seperti terkena penyakit flu seperti kelelahan, nafas pendek, pusing, dan kesulitan tidur. Gejala ini sering tidak disadari oleh perempuan karena mereka sering melakukan pengabaian. Sebagian dari mereka mengira, gejala itu adalah gejala dari perubahan hormon dalam tubuh, ujar Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Jenifer Ashton yang juga senior kontributor di situs abc news health. Dalam tulisannya, Rabu 6 Februari 2013, Ashton menyebut para pasien wanita malah mengkonsultasikan gejala mirip flu ini ke dokter ginekologi dibandingkan kepada dokter jantung. Bahkan banyak pasien saya yang mengira bahwa itu adalah gejala menopause dan tidak memberikan perhatian pada jantung mereka sama sekali, kata Ashton. Menurut Ashton, perbedaan gejala serangan jantung antara pria dan wanita disebabkan oleh perbedaan hormon dan perbedaan ukuran pembuluh yang menyuplai darah ke jantung. Meskipun penelitian tentang gejala serangan jantung antara pria dan wanita masih berjalan, namun Asosiasi Jantung Amerika sudah memberikan peringatan sejal awal, agar para wanita mewaspadai gejala serangan jantung ini. Setiap perempuan diminta sadar akan keadaan dirinya, bila sudah merasakan nyeri di dada, mengalami gejala seperti flu, dan tidak bisa tidur, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments