Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Hal Yang Tidak Terduga Juga Bisa Terjadi Sebelum Wanita Datang Bulan

Posted: 02 May 2015 07:32 AM PDT

DokterSehat.Com – Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan suatu hal yang sering terjadi pada wanita. Perubahan mood, mudah marah, serta nafsu makan yang tinggi bisa menjadi tanda-tanda PMS.

Selain ketiga hal itu, ada pula lho gejala sebelum menstruasi yang bisa dialami para wanita. Seperti dilansir detikHealth dari berbagai sumber, Kamis (30/4/2015), berikut gejala menstruasi yang sering dialami wanita tetapi tak disadari :

  • Kaki dan tanga bengkak
    Gejala menstruasi berupa tangan dan kaki yang bengkak bisa muncul karena retensi air yang terjadi sebelum haid tiba dan hal ini tak hanya memengaruhi lambung dan menyebabkan perut tidak nyaman, tetapi juga tangan dan kaki, yang membuatnya bengkak.
  • Sulit tidur
    Meningkatnya kadar estrogen bisa membuat suhu tubuh lebih tinggi sehingga pada beberapa wanita, akan lebih mudah gerah ditambah dengan suasana hati gelisah. Salah satu akibatnya Anda jadi lebih sulit tidur, terutama di malam hari.

    Beberapa ahli menyebutkan, meningkatnya kadar estrogen menyebabkan hati memproduksi hormon yang berpenagruh pada fungsi motorik sehingga dapat menyebabkan kecanggungan karena retensi air dalam tubuh dan otak

  • Rasa tidak nyaman di miss v
    Perubahan hormon jelang datang bulan bisa membuat area vagina menjadi lebih gata. Perubahan hormon juga rentan membuat jamur mudah tumbuh di area vagina. Untuk itu, sangat disarankan tetap menjaga kebersihan area vagina.

    Tak hanya gatal dan timbul rasa tidak nyaman, terkadang mendekati haid, perubahan hormon bisa membuat reseptor saraf di area vagina lebih sensitif. Akibatnya, ketika akan melakukan bikini waxing, akan terasa lebih menyakitkan.

  • Kurang konsentrasi dan cemas
    Siklus menstruasi dapat memengaruhi neurotransmitter Anda. Salah satu dampak yangd timbulkan, sebelum waktu haid, wanita bisa sulit berkonsentrasi. Tak hanya itu, lagi-lagi perubahan hormon pada tubuh dapat memengaruhi kondisi psikis wanita. Tidak hanya sensitif dan mudah marah, Anda juga bisa merasa lebih cemas.
  • Masalah Bab
    Seminggu sebelum haid, beberapa wanita bisa tidak teratur buang air besar (BAB). Kondisi bisa terjadi karena menjelang datang bulan, rahim akan membesar dan menekan usus besar. Akibatnya, saluran pencernaan turut terimbas seperti timbul sembelit, kembung, perut tidak nyaman, dan bahkan diare.

Bagaimana Cara Membimbing Anak Yang Sulit

Posted: 02 May 2015 01:32 AM PDT

Pertanyaan Konsultasi

Selamat sore dokter, bagaimana cara membimbing anak yang jika diajari menulis, sulit sekali dan selalu mengarah ke kiri? Dan termasuk anak hiperaktif bukan? Terimakasih

Ibu N. Siti Asiyah

Jawaban Konsultasi

Apanya yang mengarah ke kiri? Pandangan mata atau arah tulisannya? Terimakasih

Salam

dr. Vanny Bernadus
Team DokterSehat.com

Warna Sperma Bisa Jadi Pertanda Kesehatan

Posted: 01 May 2015 11:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Warna sperma bisa menjadi pertanda. Khususnya pertanda untuk kesehatan dan penyakit. Umumnya sperma yang sehat berwarna putih dan agak kekuningan atau agak abu-abu, mewakili unsur protein.

Warna sperma bisa menjadi pertanda. Namun jika kuning atau kehijauan maka itu artinya tanda infeksi. Warna lain seperti pink, merah dan coklat menandakan ada darah di sperma dan ini pertanda infeksi atau kecelakaan. Infeksi menular seksual bisa ditandai dengan warna sperma yang hijau. Sperma dengan warna pink umum terjadi setelah vasektomi namun jika berlanjut hubungi dokter. Tiap hari warna sperma bisa berganti. Jika baunya menyengat maka sebaiknya hubungi dokter.

Warna sperma bisa menjadi pertanda. Sperma berwarna kuning menandakan banyak sel sperma yang mati. Ini terjadi kalau pria jarang ejakulasi. Urin juga menjadi penyebab warna sperma kekuningan, ini normal. Jika kencing sebelum ejakulasi maka sperma akan berwarna putih lagi. Umumnya jika warna sperema tidak normal, akan didampingi gejala lain seperti bau yang menyengat dari sperma atau gatal dan rasa panas.

Sebanyak 40.000 Wanita di Amerika Menderita Alergi Sperma, Kenapa?

Posted: 01 May 2015 11:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Sebanyak 40.000 wanita di Amerika menderita alergi sperma atau seminal plasma hypersensitivity. Bagaimana sebenarnya alergi aneh ini bisa terjadi dan adakah cara penganggulangannya?

Penting diketahui, seminal plasma hypersensitivity adalah kondisi yang menimbulkan reaksi alergi terhadap protein yang terdapat dalam sperma. Bukan sperma itu sendiri. Bisa jadi alergi sperma juga berasal dari makanan yang dikonsumsi pasangan pria. Misalnya apabila wanita alergi udang, kacang atau telur, maka ketika pasangan pria memakannya sesaat sebelum berhubungan seks, reaksi alergi bisa terjadi.

Beberapa gejala alergi sperma bisa bervariasi. Umumnya terjadi bengkak, terasa gatal, terbakar atau sakit yang menusuk pada vagina. Reaksi lainnya bisa menyebabkan muntah-muntah, kesulitan bernapas bahkan kematian.

Seperti dikutip dari Daily Mail, reaksi alergi biasanya bisa berlangsung selama 20 menit atau lebih dari satu hari. Umumnya, pasien yang mengalami alergi sperma adalah wanita yang baru pertama kali berhubungan seks dengan pasangannya. Tapi juga bisa dialami pada pasangan yang sudah menikah lama, tergantung dari pola makan dan gaya hidup suami.

Alergi juga bisa terjadi setelah pasangan lama tak berhubungan intim. Misalnya ketika pasangan ingin bercinta lagi setelah absen pasca kehamilan dan kelahiran anak. Karena tidak terbiasa dengan kandungan di dalam sperma, maka reaksi bisa terjadi meskipun sebelumnya sang wanita tidak pernah mengalami alergi.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah timbulnya alergi karena sperma. Seperti dilansir dari Womansday, salah satu caranya dengan penggunaan kondom. Namun cara ini tidak terlalu tepat diterapkan pada pasangan yang sedang dalam program memiliki anak.

Jika alergi sperma terjadi karena makanan yang dikonsumsi pasangan pria, sebaiknya hindari makanan yang memicu reaksi itu, minimal 36 jam sebelum berhubungan. Sementara apabila alergi ditimbulkan karena protein bawaan di dalam sperma, maka perlu dilakukan diagnosa lebih lanjut oleh dokter ahli. Penderita alergi bisa diberikan imunisasi atau obat untuk mengurangi gejalanya.

Namun menurut seksolog Indonesia, Dr Andri Wanananda, MS, di Indonesia belum ada laporan mengenai alergi sperma sampai saat ini. Saat seseorang mengatakan alergi sperma, perlu diteliti lebih lanjut apa memang demikian atau karena faktor lain seperti penyakit keputihan. Menurutnya, alergi sperma akan menyebabkan gatal sehingga tidak nyaman ketika bercinta.

Belum ada yang laporan alergi sperma, harus diteliti dulu apa yang menyebabkan dia menjadi sensitif, ada orang tertentu yang kulit vaginanya sangat peka. Bisa saja terjadi keputihan sehingga ketika 'di dalam' dia bereaksi gatal. Kalau sebabnya keputihan nggak cuma sperma tapi umpamanya kena air nggak bersih air juga akan bereaksi, tutur pria 73 tahun yang mengambil gelar masternya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Univestitas Indonesia itu.

Penyebab Nyeri Bercinta Dan Solusinya

Posted: 01 May 2015 09:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Bercinta seharusnya kegiatan yang paling Anda tunggu bersama pasangan. Tetapi hasrat tersebut bisa musnah jika pikiran dihantui trauma akibat rasa nyeri yang sering dirasakan saat sedang berhubungan seks. Dispareunia adalah istilah teknis untuk menjelaskan rasa sakit tersebut, baik terkait dengan faktor fisik dan psikis.

Jika Anda mengalami gangguan ini, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui akar penyebabnya dan menentukan pengobatan yang tepat. Namun ada baiknya Anda mengetahui dulu beberapa penyebab sakit saat bercinta berikut ini :

  • Sakit sementara
    Jika rasa sakit hanya dirasa sementara, mungkin penyebabnya berhubungan dengan siklus menstruasi Anda. Selain itu, bisa juga berhubungan dengan posisi bercinta Anda yang tidak nyaman atau disebabkan oleh hubungan personal yang renggang dengan pasangan.
  • Nyeri mendalam
    Rasa sakit yang mendalam selama bercinta dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kanker, endometriosis, fibroid, dan sindrom ovarium polisistik. Semakin dini diobati maka semakin besar kemungkinannya untuk sembuh. Maka segeralah hubungi dokter jika mengalaminya.
  • Vaginismus
    Dalam beberapa kasus, rasa sakit yang dirasakan saat bercinta disebabkan oleh otot-otot dasar panggul yang menegang, yang dikenal dengan istilah vaginimus. Solusinya yaitu dengan melakukan terapi fisik dasar panggul serta foreplay yang lama.
  • Vulvodinia
    Vulvodinia merupakan sindrom yang menyebabkan vagina menjadi hipersensitif. Hal ini disebabkan infeksi jamur yang terlalu sering. Biasanya dokter merekomendasikan pengobatan steroid. Sedangkan untuk mencegahnya, biasakan makan makanan sehat, termasuk yang mengandung probiotik sehingga dapat melawan infeksi. Serta penting untuk menjaga vagina tetap bersih dan kering.
  • Pil KB
    Penggunaan pil KB bisa menjadi penyebab sakit saat bercinta, meskipun hanya pada sebagian orang. Pil KB meningkatkan kadar hormon seks yang berikatan dengan globulin sehingga dapat mengikat testosteron bebas dan menyebabkan atrofi vagina. Solusinya yaitu dengan menghentikan konsumsi pil atau melakukan pengobatan penyeimbangan kadar hormon.
  • Lichen sclerosis
    Lichen sclerosis adalah berkembangnya kulit tipis berwarna putih di atas kulit Anda, sehingga menimbulkan kesan seperti tambalan. Lichen sclerosis yang terjadi di vagina akan menyebabkan kegiatan bercinta menjadi menyakitkan. Kondisi ini dapat diobati dengan steroid topikal. Namun sebaiknya periksakan ke dokter dahulu.
  • Vagina kering
    Kurangnya pelumas vagina merupakan masalah klasik yang dialami oleh wanita yang kekurangan kadar estrogen. Tubuh mengalami penurunan kadar estrogen saat hamil, memasuki menopause, dan dalam masa pengobatan kanker payudara. Selain itu vagina kering juga berhubungan dengan kondisi yang lebih serius seperti penyakit autoimun yang langka, sindrom Sjogren.

    Ada beberapa solusi untuk vagina kering, antara lain terapi hormon, cukup asupan lemak tak jenuh dalam diet, serta cukup terhidrasi. Namun sebaiknya tidak menggunakan semprotan pelembab vagina karena justru akan menghilangkan kelembaban alami vagina. Sebaliknya, gunakan produk alami, dan pelumas buatan berbasis air. Sesi pemanasan yang cukup juga membantu meningkatkan lubrikasi organ intim wanita.

Beda Serangan Jantung Pada Pria Dan Wanita

Posted: 01 May 2015 06:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Banyak wanita tidak menyadari gejala penyakit jantung yang menghampiri. Selain merasakan hal yang berbeda dengan yang dirasakan pria, gejala serangan jantung pada wanita memiliki ciri yang berbeda dengan yang menyerang pria. Parahnya, gejala ini jarang disadari oleh wanita sebagai gejala serangan jantung.

Salah satu gejala yang berbeda adalah gejala mirip dengan flu. Bila rasa sakit di dada hampir dirasakan baik pria maupun wanita ketika mengalami serangan jantung, namun memiliki gejala seperti flu, hanya dialami wanita. Gejala yang muncul pun hampir sama seperti terkena penyakit flu seperti kelelahan, nafas pendek, pusing, dan kesulitan tidur. Gejala ini sering tidak disadari oleh perempuan karena mereka sering melakukan pengabaian.

Sebagian dari mereka mengira, gejala itu adalah gejala dari perubahan hormon dalam tubuh, ujar Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Jenifer Ashton yang juga senior kontributor di situs abc news health. Dalam tulisannya, Rabu 6 Februari 2013, Ashton menyebut para pasien wanita malah mengkonsultasikan gejala mirip flu ini ke dokter ginekologi dibandingkan kepada dokter jantung.

Bahkan banyak pasien saya yang mengira bahwa itu adalah gejala menopause dan tidak memberikan perhatian pada jantung mereka sama sekali, kata Ashton. Menurut Ashton, perbedaan gejala serangan jantung antara pria dan wanita disebabkan oleh perbedaan hormon dan perbedaan ukuran pembuluh yang menyuplai darah ke jantung.

Meskipun penelitian tentang gejala serangan jantung antara pria dan wanita masih berjalan, namun Asosiasi Jantung Amerika sudah memberikan peringatan sejal awal, agar para wanita mewaspadai gejala serangan jantung ini. Setiap perempuan diminta sadar akan keadaan dirinya, bila sudah merasakan nyeri di dada, mengalami gejala seperti flu, dan tidak bisa tidur, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Advertisemen