Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Tanda-tanda Sakit Kepala Sudah Berbahaya
- Waspadai Penyakit Yang Ditandai Dengan Sakit Kepala
- Beda Serangan Jantung Pada Pria Dan Wanita
- Hamil Di Luar Rahim Selain Operasi Apakah Masih Ada Cara Lain?
- Bisakah Rabun Ayam Dibantu Dengan Menggunakan Kacamata?
- Benarkah Kacamata Pinhole Bisa Obati Mata Minus Dan Plus?
- Hal Unik Tentang Haid Ini Mungkin Belum Diketahui oleh Wanita
| Tanda-tanda Sakit Kepala Sudah Berbahaya Posted: 03 May 2015 08:00 AM PDT DokterSehat.Com – Sakit kepala bukan menjadi sembarangan sakit kepala biasa jika anda sudah memiliki 6 tanda berikut ini yang muncul seiringan dengan sakit kepala anda :
Nyeri yang semakin bertambah berat dan tidak berkurang dengan obat anti nyeri atau ketika Anda merasakannya sebagai nyeri kepala paling berat seumur hidup Anda. Jika Anda merasakan sakit kepala dengan tanda-tanda bahaya di atas, segera periksakan masalah Anda ke dokter. Jangan ditunda-tunda dan berpikir gejala akan hilang dengan sendirinya. Penyakit dengan kegawatdaruratan membutuhkan penanganan secepat mungkin. |
| Waspadai Penyakit Yang Ditandai Dengan Sakit Kepala Posted: 03 May 2015 05:00 AM PDT DokterSehat.Com – Penyebab sakit kepala sangatlah beragam, dimana sebagian besar yaitu sebesar 95% kasus merupakan sakit kepala sederhana atau primer yang bukan disebabkan oleh penyakit lain. Tetapi kita harus waspada karena sakit kepala dapat menjadi gejala yang berkaitan dengan suatu penyakit, seperti beberapa contoh penyakit dibawah ini :
Penanganan gejala sakit kepala bisa dengan obat-obatan pereda sakit kepala yang dijual bebas misalnya paracetamol. Apabila gejala sakit kepala terus berlanjut, sangat disarankan untuk diperiksakan ke dokter untuk dapat diketahui sumber penyebab gejala sakit kepala ini. |
| Beda Serangan Jantung Pada Pria Dan Wanita Posted: 03 May 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Banyak wanita tidak menyadari gejala penyakit jantung yang menghampiri. Selain merasakan hal yang berbeda dengan yang dirasakan pria, gejala serangan jantung pada wanita memiliki ciri yang berbeda dengan yang menyerang pria. Parahnya, gejala ini jarang disadari oleh wanita sebagai gejala serangan jantung. Salah satu gejala yang berbeda adalah gejala mirip dengan flu. Bila rasa sakit di dada hampir dirasakan baik pria maupun wanita ketika mengalami serangan jantung, namun memiliki gejala seperti flu, hanya dialami wanita. Gejala yang muncul pun hampir sama seperti terkena penyakit flu seperti kelelahan, nafas pendek, pusing, dan kesulitan tidur. Gejala ini sering tidak disadari oleh perempuan karena mereka sering melakukan pengabaian. Sebagian dari mereka mengira, gejala itu adalah gejala dari perubahan hormon dalam tubuh, ujar Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Jenifer Ashton yang juga senior kontributor di situs abc news health. Dalam tulisannya, Rabu 6 Februari 2013, Ashton menyebut para pasien wanita malah mengkonsultasikan gejala mirip flu ini ke dokter ginekologi dibandingkan kepada dokter jantung. Bahkan banyak pasien saya yang mengira bahwa itu adalah gejala menopause dan tidak memberikan perhatian pada jantung mereka sama sekali, kata Ashton. Menurut Ashton, perbedaan gejala serangan jantung antara pria dan wanita disebabkan oleh perbedaan hormon dan perbedaan ukuran pembuluh yang menyuplai darah ke jantung. Meskipun penelitian tentang gejala serangan jantung antara pria dan wanita masih berjalan, namun Asosiasi Jantung Amerika sudah memberikan peringatan sejal awal, agar para wanita mewaspadai gejala serangan jantung ini. Setiap perempuan diminta sadar akan keadaan dirinya, bila sudah merasakan nyeri di dada, mengalami gejala seperti flu, dan tidak bisa tidur, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. |
| Hamil Di Luar Rahim Selain Operasi Apakah Masih Ada Cara Lain? Posted: 03 May 2015 12:03 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, istri saya hamil diluar rahim. Umurnya kandungan saat ini 4 minggu. Kita sudah konsul ke dokter terdekat, disarankan operasi. Apakah ada solusi lain selain operasi dokter? Terimakasih Bapak Didik Jawaban Konsultasi Tidak ada cara lain selain operasi dan sebaiknya segera dilakukan karena bila ditunda, janin semakin lama semakin membesar dan bisa menyebabkan pecahnya saluran tuba dan ini bisa membahayakan ibu. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Bisakah Rabun Ayam Dibantu Dengan Menggunakan Kacamata? Posted: 02 May 2015 11:00 PM PDT DokterSehat.Com – Rabun senja atau rabun ayam (nyctalopia) adalah sebuah penyakit mata yang menyebabkan pengidapnya kesulitan melihat jika kekurangan sumber cahaya. Nah, bisakah pengidap rabun ayam atau rabun senja dibantu dengan menggunakan kacamata? Menurut ?dr Syumarti, SpM(K), MSc, CEH, Kabid Pelayanan Medis RS Mata Cicendo Bandung, rabun senja harus dilihat dulu apa penyebabnya. Jika memang kondisi tersebut disebabkan karena kekurangan vitamin A, maka solusinya diberikan vitamin A. Kalau karena genetik, ya tidak bisa dibantu kecuali menggunakan lasik. Kalau ternyata ada minus atau plus, bisa menggunakan kacamata untuk mengoreksi rabun jauh atau dekatnya saja. Kalau kacamata untuk rabun ayam itu tidak ada, karena yang rusak itu retinanya jadi tidak bisa dibantu dengan kacamata, tutur dr Syumarti saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (29/4/2015). Sependapat dengan dr Syumarti, dr? Gitalisa Andayani, SpM(K) selaku dokter spesialis mata Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKUI-RSCM Kirana juga mengungkapkan bahwa rabun ayam adalah gangguan pada retina, sehingga tidak bisa serta merta dibantu oleh kacamata. alau kacamata paling hanya untuk mengoreksi minus atau plus yang ada di mata orang tersebut, tapi tidak untuk membantu gangguan retina. Harus cek dulu, lalu lihat dengan jelas penyebabnya apa baru bisa ditangani. Jadi sebaiknya konsultasi dulu ke dokter ahlinya ya, ujarnya. Misalnya kemudian diketahui bahwa penyebab dari rabun ayam ini adalah kelainan pada retina seperti retina spigmentosa, maka harus diberikan kacamata khusus. Jadi kacamatanya itu sudah dibuat khusus, sehingga filter untuk tabir suryanya lebih kuat karna sinar UV atau sinar matahari dianggap mempercepat kerusakan pada mata. Ada gelombang cahaya tertentu yang membawa efek negatif memang pada mata, terang dr Gitalisa. |
| Benarkah Kacamata Pinhole Bisa Obati Mata Minus Dan Plus? Posted: 02 May 2015 09:00 PM PDT DokterSehat.Com - Beberapa tahun belakangan, muncul produk yang disebut vision glasses atau kacamata pinhole yang disebut-sebut dapat mengobati kelainan mata, termasuk rabun jauh, rabun dekat, bahkan silinder. Kacamata ini berwarna hitam dan tidak berlensa, namun memiliki lubang-lubang kecil berdiameter 1 mm yang disebut pinhole. Disebutka bahwa kacamata ini dapat menerapi rabun mata seseorang. Benarkah hal tersebut jika ditilik dari sisi medis? Kacamata pinhole sebetulnya adalah kacamata yang dapat menyaring cahaya yang masuk, membantu agar mata tidak terlalu banyak terpapar cahaya sehingga lensa mata tidak bekerja terlalu keras, kata Dr dr Ikke Sumantri wiyogo SpM(K) selaku Kepala Departemen Mata FKUI/RSCM. Itu sebabnya, menurut dr Ike, banyak orang merasa matanya lebih nyaman setelah menggunakan pinhole. Akan tetapi, kacamata pinhole dikatakan dr Ike hanya dianjurkan digunakan oleh orang-orang yang memiliki minus sekitar 0,75. Minus 2 sampai 3 tidak dianjurkan. Dengan tekstur kacamata yang berlubang-lubang kecil sehingga menyaring cahaya yang masuk, tujuannya supaya mata tidak mudah lelah, kata dr Ike saat dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (29/4/2015). Terkait kegunaannya untuk menurunkan minus mata, dr Ida Bagus Gde Wirastana, SpM atau yang akrab disapa dr Wira mengunkapkan berdasarkan literatur yang ia ketahui, untuk mata minus sebetulnya tidak bisa diturunkan dengan terapi kacamata pinhole. Namun, minus pada mata bisa dipertahankan selama enam bulan. Lebih dari enam bulan, minus pada mata bisa naik lagi. Sebetulnya kacamata pinhole ini tidak terlalu direkomendasikan karena dapat mengurangi cahaya yang masuk dan mengurangi kontras sensitivitas pada mata. Adanya titik-titik pada kacamata pinhole, dapat meniadakan pembiasan sehingga jadi terang. Masalahnya minus pada mata itu tidak akan hilang. Hanya sugesti saja, jika mempertahankan minus jelas ya, terang dr Wira yang praktik di Jakarta Timur Eye Center ini. Dijelaskan dr Wira, pada prinsipnya minus terbagi menjadi dua jenis yakni minus fisiologi dan patologi. Minus fisiologi diakibatkan lensa mata yang bekerja terlalu berat secara terus-menerus dan biasanya dialami oleh seseorang yang gemar membaca. Sementara, minus patologi adalah minus yang diakibatkan oleh panjangnya sumbu mata dan biasanya didapat dari faktor genetik atau bawaan lahir. Untuk minus fisiologi masih diperbolehkan untuk menggunakan kacamata pinhole, sedangkan patologi tidak karena tidak akan menimbulkan efek apa-apa pada mata, kata dr Wira. |
| Hal Unik Tentang Haid Ini Mungkin Belum Diketahui oleh Wanita Posted: 02 May 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Hai wanita, sudah berapa kali Anda mengalami haid setiap bulannya? Tentu sudah tak terhitung. Meskipun demikian, sadarkah Anda bahwa ada beberapa hal yang terjadi selama periode tersebut pada tubuh Anda? Seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber pada Kamis (30/4/2015), berikut 6 hal unik tentang haid dan efeknya terhadap tubuh wanita :
|
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments