Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Cara Cegah Kutu Air Dimusim Hujan
- Senam Otak Hanya Cukup 7 Menit Saja
- Bahaya Begadang Bagi Kesehatan Otak
- Frukuensi Makan Yang Tepat
- Pete Bagi Ibu Hamil
- Seperti Apakah Kanker Mata
| Cara Cegah Kutu Air Dimusim Hujan Posted: 01 Jul 2015 06:00 AM PDT DokterSehat.Com – Perlindungan lebih terhadap kesehatan keluarga perlu dilakukan, terutama ketika musim hujan. Ingatlah bahwa ketika air turun dari langit, itu artinya berbagai penyakit juga akan muncul. Munculnya infeksi saluran pernapasan atas, seperti batuk, pilek serta gangguan kulit berisiko tinggi di musim penghujan. Salah satu gangguan kulit yang dapat muncul adalah penyakit kutu air. Kutu air (athlete foot disease) merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur, yaitu: Trichophyton mentagrophytes dan Trichophyton rubrum. Penyakit ini sering muncul pada kaki, namun dapat juga menginfeksi bagian tubuh lainnya seperti paha dan telapak tangan. Pada musim kemarau, kutu air sering muncul pada kaki yang terbungkus sepatu sepanjang hari. Hal ini karena jamur penyebab kutu air menyukai tempat yang hangat dan lembap. Namun, risiko menjadi lebih besar ketika musim hujan. Saat hujan, udara lembap, tanah yang becek, dan genangan air meningkatkan munculnya penyakit kutu air. Perlu Anda ketahui bahwa infeksi ini menular. Infeksi kulit ini dapat menyebar melalui dua cara, yaitu kontak langsung dan kontak tidak langsung. Penyakit kutu air dapat ditularkan secara langsung dari orang ke orang jika kulit orang yang terinfeksi menyentuh kulit orang yang sehat, atau ketika orang yang sehat menyentuh permukaan yang telah terinfeksi, seperti genangan air. Gejala khas yang muncul di antaranya adalah kulit kering yang mengelupas pada kaki (umumnya pada sela-sela jari kaki), bau kaki yang tidak sedap, hingga lecet. Selain itu, sama halnya dengan biang keringat atau alergi, kutu air juga dapat menyebabkan gatal. Cara mencegah kutu air dimusim hujan :
|
| Senam Otak Hanya Cukup 7 Menit Saja Posted: 01 Jul 2015 04:00 AM PDT DokterSehat.Com - Selama ini orang lebih memelihara kebugaran fisik ketimbang otak. Padahal otak merupakan pusat dari kontrol segala aktivitas manusia. Banyak cara yang mudah dan murah untuk menjaga kebugaran otak Anda. Menurut Dr. Ruswaldi Munir, Sp.KO, kebugaran otak didapatkan jika aliran darah ke otak lancar atau pasokan V O2 max-nya memadai. V O2 max adalah kemampuan ambilan oksigen oleh jantung dan paru-paru, sehingga aliran darah ke semua jaringan tubuh termasuk ke otak akan lebih banyak. Hal ini memungkinkan otak bekerja optimal, jelas staf pengajar pada program studi Ilmu Kedokteran Olahraga FKUI ini. Agar otak mendapatkan pasokan V O2 max, maka olahraga adalah jawabannya. Olahraga secara umum dipastikan mampu meningkatkan pasokan V O2 max ke otak. Yang juga tak kalah pentingnya untuk mengaktifkan bagian-bagian otak adalah melakukan senam otak. Fungsi optimalisasi otak akan terjaga, karena mendapat rangsangan terus-menerus. Ada cara yang mudah dan murah yang ditawarkan Dr. Ruswaldi Munir Sp.KO., untuk melatih kebugaran otak Anda. Panduan gerakan senam kebugaran otak ini cukup dilakukan dalam waktu singkat, yaitu tujuh menit. Anda boleh melakukan kapan dan di mana saja.
|
| Bahaya Begadang Bagi Kesehatan Otak Posted: 01 Jul 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Bagi sebagian kalangan, begadang merupakan suatu kebiasaan yang sering dilakukan oleh kalangan remaja dan juga kalangan orang pekerja keras. Berbagai alasan pun sering digunakan untuk melakukan kebiasaan begadang seperti dikejar pekerjaan kantor yang menumpuk, berkumpul bersama dengan teman dekat atau menonton film favorit. Namun perlu anda ketahui bahwa, melakukan kebiasaan begadang dapat mengganggu kesehatan tubuh seperti mengganggu kesehatan organ otak. Berbagai aktivitas yang dapat menguras tenaga dan pikiran, tidur merupakan cara alami yang sangat bermanfaat dalam memulihkan tenaga dan menyegarkan otak pada saat terbangun di pagi hari. selain itu, tidur yang cukup di malam hari merupakan kebiasaan yang sangat baik dalam menjaga kesehatan seluruh organ di dalam tubuh. Oleh karena itu, hilangkan kebiasaan begadang hingga larut malam dan istirahat yang cukup untuk memulihkan stamina dan kebugaran tubuh. Berikut ini bahaya begadang bagi kesehatan otak :
|
| Posted: 01 Jul 2015 12:00 AM PDT DokterSehat.Com – Banyak perdebatan mengenai kapan Anda harus makan. Apakah sebaiknya makan sering dengan porsi kecil atau makan hanya satu-dua kali sehari dengan porsi besar? Apakah sebaiknya tidak sarapan, atau jangan pernah melewatkan sarapan? Dan sialnya, hanya sedikit penelitian yang telah dilakukan mengenai frekuensi makanan dan efeknya terhadap kesehatan. Namun, menurut Prof. Dr. Made Astawan, MSc, Sekretaris Jendral Food and Nutrition Society of Indonesia, diketahui bahwa frekuensi makan yang sering mempunyai dampak positif terhadap hasil pemeriksaan laboratorium darah terutama kolestrol LDL, kolestrol total, dan insulin. Frekuensi makan yang sering juga membantu untuk menurunkan rasa lapar, meningkatkan tingkat metabolisme basal, dan memperbaiki kontrol nafsu makan dibandingkan dengan frekuensi makan 1-2 kali sehari dalam porsi besar, ujarnya. Sehingga, menurut prof. Made, makanlah tiga kali sehari untuk mendistribusikan asupan zat gizi dalam sehari. Jika diperlukan, Anda dapat mengonsumsi makanan selingan berupa buah atau makanan lain sebagai bagian dari kebutuhan kalori tersebut. Dalam menentukan makanan yang harus dikonsumsi, menurut Emilia E. Achmadi MS, RD, seorang Clinical Dietitian dan Disease Prevention and Sport Nutrition, Anda sebaiknya menggunakan model piramida makanan sebagai salah satu panduan makan sehat. Piramida makanan berisi makanan sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan zat tambahan, ujarnya. Piramida makanan sehat juga menekankan untuk lebih banyak mengonsumsi ikan, kacang-kacangan, kecambah, dan tahu, dibandingkan dengan daging merah, daging olahan, dan unggas. Memberikan gula dan garam tambahan juga tidak disarankan, kata Emillia. Sedangkan, konsumsi produk susu disarankan untuk dibatasi, yakni 1-2 Gelas per hari. |
| Posted: 30 Jun 2015 08:00 PM PDT DokterSehat.Com – Petai adalah sayuran seperti kacang panjang yang isinya sebesar biji kurma dan mempunyai bau yang khas, mirip seperti jengkol. Meskipun bau atau aromanya tidak sedap, tapi sayuran hijau satu ini sering digunakan sebagai bahan pelengkap dalam masakan atau sebagai lalap yang enak bila dicocol dengan sambel. Dibalik aromanya yang kurang menarik, petai mengandung banyak sekali manfaat untuk menjaga kesehatan serta aman dikonsumsi oleh segala usia dan kalangan, termasuk ibu hamil. Ibu yang tengah mengandung seringkali mengalami masalah kesehatan yang susah untuk di atasi, karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika mengkonsumsi obat sembarangan. Manfaat pete bagi ibu hamil :
|
| Posted: 30 Jun 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Kanker mata merupakan tumor ganas yang tumbuh pada bagian mata, tergolog penyakit mata yang jarang ditemui. Menurut tempatnya dapat dibagi menjadi tumor kelopak mata dan tuor inokular, dan lain-lain. Kanker mata pada umunya terjadi pada sebelah mata, lalu berkembang ke mata yang lain, prosentase terjadinya berbeda pada tiap usia, biasanya disebabkan kerena faktor keturunan atau mutasi gen pada tubuh sendiri. Gejala Adapun gejala-gejala yang dapat ditemukan pada penderita kanker mata ialah sebagai berikut :
Bila terjadi salah satu atau beberapa gejala di atas pada diri Anda, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Penanganan yang dini dan tepat merupakan salah satu kunci sukses mengatasi kanker. Diagnosa Ketika Anda datang ke dokter untuk memastikan gejala-gejala yang dirasakan di atas adalah benar kanker mata atau bukan, maka dokter akan melakukan beberapa tahapan diagnosis seperti berikut. Pemeriksaan fisik mata, pemeriksaan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui apakah di dalam mata pasien tersebut terdapat indikasi kuat yang mengarah ke penyakit kanker mata atau tidak. Dokter tentu memiliki pengetahuan yang cukup baik untuk menentukan mata yang normal dan tidak karena disebabkan serangan kanker mata. Pemeriksaan lanjutan dapat dilakukan dengan CT fundus pada kepala jika ditemukan indikasi kuat bahwa pasien menderita kanker mata. Untuk memastikan penyebab kanker mata, maka akan dilakukan pemeriksaan laboratorium dan kemudian dilanjutkan pada tahap pengobatan jika telah terbukti kuat bahwa penderita terkena kanker mata. Pembedahan atau operasi Upaya pembedahan atau operasi ini tentu saja menjadi tahapan yang sangat penting untuk mengangkat tumor di mata dan memutus rantai penyebaran kankernya supaya tidak menyebar ke organ terdekat yang lain. Jika sudah diangkat tumornya, maka pengobatan lanjutan bisa dilakukan baik dengan radioterapi atau kemoterapi. Radioterapi Radioterapi ini dilakukan untuk membunuh atau menghancurkan sel-sel kanker sampai tuntas supaya tidak menyebar ke mana-mana. Radioterapi dilakukan dengan menggunakan sinar X yang kuat sehingga tumornya akan mati. Kemoterapi Setelah dilakukan pengobatan dengan operasi dan radioterapi, maka untuk lebih mengintensifkan pengobatannya, dilakukan tahapan berikutnya berupa kemoterapi. Tim dokter biasanya akan melihat terlebih dulu kondisi pasien. Kalau kanker pada matanya tidak sampai menyebabkan kebutaan, artinya masih bisa melihat, maka pengobatan cukup dengan membunuh sel kankernya saja. Namun, bila kondisinya sudah lebih parah, tidak bisa melihat, biasanya pengobatan dilakukan dengan pengangkatan pada mata sampai saraf optik. Makanya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebaiknya, periksakan kondisi mata secara rutin untuk memastikan kesehatan Anda jangan menunggu sampai terkena gejala-gejala di atas. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments