Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Senyum Bisa Deteksi Kanker Payudara
- Hati-hati Penyakit Menular Yang Sering Menyerang Anak
- Miss V Gatal-gatal
- Waspada Ebola Meluas
- Sudah Adakah Vaksin Untuk Ebola?
- Seks Lebih Sering Lebih Baik
- Gairah Wanita Meningkat Saat Hamil
- Cara Pola Makan Sehat Di Masa Kehamilan
| Senyum Bisa Deteksi Kanker Payudara Posted: 03 Jul 2015 06:00 AM PDT DokterSehat.Com – Orang bilang senyuman itu menyehatkan. Lebih dari itu, senyuman juga bisa membuat aura wajah Anda lebih positif dan menawan. Namun, ada sebuah fakta yang cukup mengejutkan dari sebuah senyuman. Ternyata senyuman bisa membantu kita mendeteksi penyakit yang mungkin berpotensi muncul atau sedang menjangkiti tubuh. Penyakit tersebut bukan penyakit biasa saja, namun juga penyakit yang berbahaya sekelas penyakit jantung dan stroke. Berikut ini ulasan yang perlu Anda ketahui :
|
| Hati-hati Penyakit Menular Yang Sering Menyerang Anak Posted: 03 Jul 2015 04:00 AM PDT DokterSehat.Com – Seringkali orangtua cemas saat anak mengalami gangguan kesehatan. Terlebih apabila sudah beberapa hari disertai dengan suhu tubuh diatas normal, yaitu diatas 37 derajat celcius. Anak sangat rentan terkena beberapa penyakit karena ketahanan suhu tubuh yang masih rentan dan juga lingkungan bermain yang beragam yang mudah menyerang anak anda. Penyakit menular yang sering menyerang anak tidak dapat dihindari, anda dapat melakukan pencegahan dan juga penanganan apabila anak sudah terserang penyakit menular. Di artikel kali ini terdapat beberapa penyakit menular yang seringkali dialami oleh anak anda. Berikut beberapa penyakit menular yang sering menyerang anak :
|
| Posted: 03 Jul 2015 02:38 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, miss v saya gatal-gatal terus sudah ada 8 bulan. Capek bolak balik ke dokter tetapi tidak ada hasil nya tetap aja masih gatal. Di bilang cuman jamur, tetapi tidak sembuh-sembuh sudah 8 bulan. Terimakasih Ibu Ayu Jawaban Konsultasi Jaga jangan sampai lembab. Jangan memakai celana terlalu ketat. Dan bila anda berbadan gemuk, akan lebih mudah berkeringat. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Posted: 03 Jul 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Wabah ebola yang semakin meluas meresahkan masyarakat dunia terutama yang sudah ditemukannya kasus ebola di negara tersebut. Hal ini dikarenakan virus ebola sangat mudah menginfeksi dari pasien ke orang lain melalui kontak langsung. Tidak menutup kemungkinan virus ebola dapat masuk ke Indonesia sehingga diperlukan kewaspadaan terutama di bandara internasional sebagai pintu masuk orang dari berbagai negara. Virus ebola disebarkan hewan kemanusia dan dari manusia ke manusia Kelelawar merupakan salah satu hewan yang membawa virus ebola. Di Afrika sebagain jenis hewan ini di dalam tubuhnya membawa virus ebola. Berbeda dengan manusia kelelawar akan kebal terhadap virus tersebut sehingga apabila manusia mengkonsumsi daging hewan tersebut (yang terdapat virus ebola) dapat terjangkit virus ebola pada manusia. Bahkan dengan adanya virus yang terdapat pada hewan seperti kelelawar maka dapat dengan mudah disebarkan apabila bersentuhan dan mengkonsumsi hewan yang terjangkit virus ebola, inilah yang menyebabkan kawasan Afrika Barat mudah menyebarkan wabah ebola. Tidak hanya kelelawar akan tetapi beberapa hewan lain dapat menjadi inang virus ebola. Hewan yang dapat menampung virus ebola yang menjadi ancaman selaian kelelawar adalah tikus, kera, monyet dan simpanse. Bahkan untuk hewan seperti tikus yang seringkali makan sisa makanan yang dapat menyerang manusia. Terlebih lagi di Afrika satwa liar seringkali diburu untuk dikonsumsi, inilah yang menyebabkan wabah ebola sangat mudah menyebar di Afrika. Bahkan di Afrika, daging hewan luar yang dikenal dengan sebutan Bushmeat dijual di pasar tradisional. Dihawatirkan hewan hewan tersebut membawa virus yang menyebabkan manusia yang mengkonsumsinya terjangkit. Bahkan tidak hanya bermasalah dengan beberapa hewan yang diduga dapat menyebarkan infeksi ebola akan tetapi ancaman infeksi juga terjadi karena cara mengolah daging yang tidak sesuai dengan prosedur. Manusia biasanya terjangkit dengan virus yang bersentuhan dengan lapisan kulit ataupun darah di dalam hewan tersebut. Bahkan kini di Eropa terdapat larangan menyentuh kelelawar apabila tidak menggunakan sarung tangan meskipun sampai saat ini kebanyakan kelelawar Eropa tidak berbahaya. Ebola membuat masyarakat dunia cemas Penyebaran yang sangat mudah dari hewan ke manusia ataupun dari pasien ebola ke orang lain menjadi kecemasan bagi masyarakat dunia. Kekhawatiran wabah ebola yang kini sedang menyebar di kawasan Afrika dirasakan oleh masyarakat yang berada di negara-negara Asia dan Eropa. Bahkan Hongkong telah mengumumkan perlakuan karantina untuk kasus yang dicurogai mendekati gejala ebila, meskipun setelah dilakukan pengujian hasilnya negatif. Berbeda dengan Uni Eropa yang sudah mempersiapka diri untuk menghadapi ancaman tersebut. Kecemasan masyarakat dunia dikarenakan virus ebola hanya dalam tempo beberapa hari dapat membunuh korban. Gejala yang dialami oleh penderita yang terinfeksi ebola sama dengan penyakit lainnya seperti demam atau flu. Pasien yang terinfeksi pertama-tama mengalami demam yang tinggi, kemudian mengalami nyeri pada bagian otot. Selanjutnya pasien diperparah dengan kondisi diare, muntah dan beberapa kasus yang semakin parah membuat pasien mengalami pendarahan yang tidak dapat terbendung. Sehingga apabila sudah ditemukan gangguan kesehatan dengan gajala tersebut maka dilakukan test kesehatan untuk mengetahui kondisi infeksi di dalam tubuh pasien. Masyarakat dunia kembali resah setelah mendapat laporan pada bulan Maret 2014, kasus ebola yang semakin meningkat. Bahkan telah terjadi 1200 kasus Ebola dan lebih dari 670 orang yang meninggal karena kasus ebola. di Guinea, Sierra Leone dan Liberia. Keresahan masyarakat dunia pada virus ebola dikarenakan hingga kini tidak ditemukan vaksin ata obat yang dapat meringankan dan menghentikan infeksi virus di dalam tubuh pasien. Pencegahan merupakan salah satu cara yang terbaik yang dapat dilakukan karena dengan menggunakan prosedur perlengkapan kesehatan yang baik akan mengurangi terjadinya korban dari petugas kesehatan. Seperti yang dilaporkan dokter, perawat dan ahli laboratorium menjadi risiko terbesar terkena ebola dari pasien. Bahkan pada bulan Juli 2014 seorang dokter bernama Sheik Umar Khan yang berasal dari Sierra Leone meninggal dunia dikarenakan virus ebola. Virus ebola memang sangat membahayakan karena virus ebola dapat memperbanyak sel hampir di semua inang. Bahkan pada kelelawar yang dapat menularkan virus ebola. Apabila manusia menyentuh hewan yang sudah terinfeksi hewan dengan infeksi ebola maka berisiko tinggi terkena ebola. Virus ebola ini seperti kita ketahui berasal dari Afrika dan dengan mudah menyebar melalui kontak langsung dengan penderita atau hewan yang terinfeksi virus ebola. Pencegahan masih bisa dilakukan dengan menghindari penularan yaitu menjaga kebersihan. Mencuci tangan setelah melakukan kegiatan apapun terlebih apabila anda sudah berkunjung dari rumah sakit atau tempat umum lainnya. Bahkan untuk petugas keseatan diwajibkan menggunakan pakaian dengan prosedur, baju pengaman, helm dan sarung tangan sehingga meminimalisir penyebaran virus ebola. Who berperan aktif untuk mengurangi penyebaran wabah virus ebola Organisasi Kesehatan Dunia sekalipun memfokuskan untuk memerangi wabah ebola yang terjadi terutama di beberapa negara di Afrika Barat. Who mengkhawatirkan terjadinya perluasan wabah hingga keluar dari Afrika. Bahkan di Amerika Serikat dilaporkan kasus yang pertama mengenai infeksi ebola yang terjadi melalui kontak langsung dengan pasien. Bahkan seorang perawat dari Texas positif terkena infeksi virus ebola. Hal ini diduga karena perawat tersebut melanggar standar keamanan ketika melakukan penanganan penyakit menular. Selain dengan menggunakan prosedur keamanan untuk para petugas kesehatan.Hal yang tidak kalah penting adalah dengan melakukan pemeriksaan di bandara. Kasus penularan Ebola yang terjadi di luar Afrika kembali membuat WHO semakin cemas. Wabah ebola yang semakin meluas dikhawatirkan akan mengancam masyarakat dunia terlebih sejauh ini belum ada vaksin ataupun obat untuk menanggulangi virus ebola. Sebagai tindakan antisipasi yang dilakukan pada beberapa bandara di Eropa dan Amerika Serikat menerapkan pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang yang datang dari Afrika Barat. Bahkan dilakukannya screening untuk mengetahui suhu tunuh dan melacak kemungkinan orang yang baru berasal dari negera negara dengan kasus ebola dilakukan simptom demam. Bahkan penumpang harus menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan paparan virus ebola. Meskipun demikian screening saat penumpang keluar dari pesawat tidak dapat mendeteksi semua kasus penyebaran virus ebola akan tetapi sampai saar ini merupakan metode yang ampuh untuk dapat meredusi penyebaran virus ebola. Adapun untuk tindakan pencegahan yang dapat dilakukan oleh masing masing individu apabila berada di negara yang memang sudah ditemukan kasus ebola yaitu dengan tidak menyentuh secara langsung hewan yang mati, berinteraksi langsung tanpa menggunakan pengamanan dengan orang yang terinfeksi ebola dan terpapar dengan cairan ataupun darah dari penderita ebola. |
| Sudah Adakah Vaksin Untuk Ebola? Posted: 03 Jul 2015 12:00 AM PDT DokterSehat.Com – Ebola adalah sebuah penyakit berbahaya yang mengakibatkan kematian pada 90% penderitanya. Hingga sampai saat ini sulit ditemukan obat dan vaksin untuk penyakit ebola yang mudah menginfeksi dari pasien yang terinfeksi ke orang lain melalui cairan tubuh dan juga darah. Bahkan dalam pengamatan yang dilakukan sampai saat ini, virus ebola masih dapat menyebar pada orang lain dari pasien yang positif sembuh sehingga diperlukan masa inkubasi sebelum dapat langsung berinteraksi dengan dunia luar. Pengamatan selanjutnya mengenai virus ebola adalah orang yang meninggal dengan penyakit ebola masih bisa menularkan penyakit ebola ketika orang lain kontak langsung dengan cairan tubuh maupun darah orang yang meninggal tersebut. Pemberian ASI pun harus diwaspadai sebagai sarana untuk penularan virus ebola, begitupula dengan hubungan intim sehingga diperlukan pemulihan hingga 3 bulan dari hasil positif sembuh, hal ini dikarenakan virus ebola masih dapat menginfeksi melalui sperma selama 3 bulan dari kesembuhan pasien ebola. Virus ebola Sebuah studi baru menemukan virus ebola yang menyebabkan wabah meluas di negara negara Afrika Barat tidak bermutasi secepat laporan sebelumnya. Temuan ini membantu menghilangkan ketakutan bahwa virus tersebut dapat berubah menjadi bentuk yang lebih menular atau mematikan. Dalam studi yang dipublikasikan secara online di jurnal Science, peneliti membandingkan sampel virus dari orang-orang di Afrika yang terinfeksi Ebola sampai sembilan bulan. Mereka menemukan bahwa sekuens genetik virus yang hampir sama, yang berarti bahwa virus telah menjalani relatif sedikit mutasi atau perubahan urutan genetik selama jangka waktu tersebut. Bahkan para peneliti mengatakan tidak melihat bukti bahwa virus ini bermutasi lebih cepat daripada yang telah dilaporkan dalam wabah sebelumnya. Hasil baru berita baik, kata para ahli. Dalam sebuah studi 2014 yang dipublikasikan dalam jurnal Science, para peneliti telah menyarankan bahwa virus Ebola di Afrika epidemi Barat bermutasi dua kali lebih cepat virus strain Ebola lainnya. Dalam penelitian tersebut, peneliti membandingkan sampel virus yang diambil dari orang-orang yang terinfeksi hanya tiga bulan terpisah, jangka waktu yang relatif singkat. Bahkan temuan itu mengejutkan peneliti, bahkan dalam studi baru, para peneliti membandingkan sampel virus dikumpulkan dari pasien yang terinfeksi di Guinea pada bulan Maret 2014, Sierra Leone pada bulan Juni 2014 dan Mali pada bulan November 2014. Para peneliti menemukan bahwa sampel dari bulan Maret dan November berbeda. Tak satu pun dari mutasi yang para peneliti mengamati dalam penelitian akan meningkatkan keparahan atau mengubah transmissibility Ebola. Para peneliti telah mempelajari laju mutasi Ebola di sebagian jenis virus adalah virus RNA, yang berarti menggunakan RNA, bukan DNA, untuk materi genetik. Virus RNA umumnya memiliki tingkat mutasi yang lebih tinggi daripada virus DNA.Oleh karena itu penyebarannya begitu sangat cepat dan mematikan bahkan sampai saat ini belum ditemukan obat ataupun vaksin yang menanngkal virus ebola. Pengembangan vaksin ebola terus dilakukan Sebuah vaksin terhadap virus Ebola sangat dibutuhkan, dan beberapa perusahaan berlomba untuk menguji vaksin eksperimental mereka dalam upaya untuk menghentikan penyebaran penyakit virus mematikan. Ebola telah muak lebih dari 20.000 orang di Afrika Barat, dan menewaskan sedikitnya 8.200 begitupula menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Para ahli memperkirakan bahwa sedikitnya 100.000 dosis vaksin yang diperlukan untuk melindungi petugas kesehatan garis depan. Menurut WHO dan setidaknya 12 juta dosis akan diperlukan untuk memvaksinasi semua orang dewasa di tiga negara terburuk terkena dampak dari Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Saat ini, ada tiga vaksin eksperimental yang terlihat menjanjikan, yang dilisensikan kepada perusahaan farmasi besar, dan sekarang sedang diuji pada manusia dalam waktu yang sangat cepat. Berikut ini adalah melihat setiap vaksin ebola :
|
| Posted: 02 Jul 2015 10:00 PM PDT DokterSehat.Com – Hubungan seksual memang menjadi salah satu kebutuhan manusia, selain juga karena faktor cinta, kepuasan, dan reproduksi. Tetapi bukan itu saja alasan mengapa kita perlu lebih sering melakukannya. Ada sejumlah alasan mengapa lebih sering berhubungan seks bisa menyehatkan :
|
| Gairah Wanita Meningkat Saat Hamil Posted: 02 Jul 2015 08:00 PM PDT DokterSehat.Com – Umumnya gairah seksual wanita yang sedang mengandung akan kembali normal pada kehamilan trimester dua. Tapi, bukannya senang, banyak para calon ayah yang malah takut. Ada beberapa hal yang melatarbelakangi kembalinya gairah seksual ibu hamil :
Sayangnya, kembalinya gairah seksual ibu tidak diimbangi dengan kondisi ayah. Alih-alih merasa senang bisa melakukan hubungan seks lagi dengan istrinya, para ayah justru enggan berintim-intim. Banyak faktor yang melatarbelakanginya. Salah satunya, penolakan istri di awal kehamilan manakala suami mengajak berhubungan seks. Bisa juga karena trauma lantaran pernah ada pengalaman keguguran/perdarahan setelah melakukan hubungan seks. Atau, kebingungan melihat sikap istri yang jadi lebih agresif, sehingga suami lebih berhati-hati. Di sisi lain, ada pria yang beranggapan hubungan seks dapat menyakiti janin. Padahal, janin dilindungi oleh rahim, air ketuban, korion (selaput terluar pembungkus janin), dan amnion (selaput ketuban). Dengan begitu, sehebat apa pun seks yang dilakukan, bahkan sampai orgasme sekalipun dan terjadi kontraksi, tidak akan mengganggu janin. Jadi, tidak ada yang perlu ditakutkan. Bagaimana soal perubahan bentuk tubuh ibu menjadi lebih gemuk atau berisi lantaran kehamilan? Ternyata, itu bukanlah faktor yang menjadi keengganan suami melakukan hubungan seks. Justru, banyak pria mengakui, tubuh ibu hamil di usia kehamilan 12-24 minggu, apalagi kehamilan awal, terlihat lebih seksi |
| Cara Pola Makan Sehat Di Masa Kehamilan Posted: 02 Jul 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Kehamilan adalah suatu anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap perempuan di dunia. Menjaga pola hidup sehat dan makanan bergizi adalah salah satu cara untuk menjaga anugerah dari Tuhan. Pola makanan sehat dengan menu seimbang sangat penting untuk perkembangan janin dalam kandungan. Fakta penting untuk Ibu :
Hindari alkohol dan kafein Menjauhi semua dampak negatif dari minuman yang mengandung alkohol maupun kafein bisa menghindari risiko gangguan pertumbuhan janin. Berikut hal-hal yang penting untuk ibu ketahui :
|
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments