Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Laptop Menyebabkan Kesuburan?
- Ketahui Gerakan-gerakan Berikut Ini Bisa Cegah Kanker
- Labu Penting Untuk Dikonsumsi
- Hati-hati Bahaya Penggunaan Korset Pada Jangka Panjang
- Kulit Bagian Leher Terdapat Lingkaran Berwarna Merah
- Menjaga Fungsi Ginjal Dengan Mengkonsumsi Seledri
- Masalah Psikologis Yang Dapat Menyebabkan Impotensi
| Posted: 06 Jul 2015 06:00 AM PDT DokterSehat.Com – Semakin berkembangnya kemajuan teknologi itu memungkinkan anda menggunakan alat-alat teknologi untuk membantu kegiatan aktivitas keseharian anda. Laptop adalah salah satu teknologi yang marak digunakan saat ini. Laptop merupakan sejenis komputer yang memiliki ukuran lebih kecil dan sangat mudah untuk di bawa kemana-mana. Perkembangan kemajuan teknologi yang terjadi di era modern ini ternyata harus tetap anda waspadai, pasalnya radiasi yang di hasilkan oleh alat-alat teknologi memiliki pengaruh negatif untuk kesehatan anda. Betulkah ika laptop dapat menyebabkan gangguan kesuburan? Hampir semua barang elekronik dapat menghasilkan radiasi akan tetapi tingkat dan kadarnya berbeda. Laptop mampu mengeluarkan sinar radiasi elektromagnetik. Laptop yang telah dilengkapi dengan Wi-fi (wireless fidelity) sehingga menyambungkan anda dengan jaringan internet tidak saja memberikan pengaruh yang baik akan tetapi ternyata mampu menimbulkan resiko bagi kesehatan anda. Beberapa orang mungkin berpikir bahwa panas dari laptop dapat mempengaruhi kesuburan, baik bagi wanita dan pria. Gangguan kesuburan dari laptop dapat terjadi ketika anda meletakan laptop di paha anda. Sebaiknya anda hindari menggunakan laptop di atas paha selain mengakibatkan panas pada kulit bahkan memicu penyakit kulit yang disebabkab oleh radiasi. Ketika panas yang dihasilkan dari laptop dan memancarkan radiasi pada paha anda diduga akan mempengaruhi kesuburan. Akan tetapi yang perlu anda ketahui adalah kesuburan yang dimaksud adalah kesuburan pria dimana adanya efek radiasi yang dihasilkan dari laptop yaitu radiasi thermal, yang menimbulkan rasa panas pada kulit sehingga memicu pengaruh yang buruk apabila didekatkan dengan alat kelamin pria dan akan mengakibatkan infertilitas (ketidaksuburan). Meskipun untuk wanita ternyata tidak berpengaruh besar karena ovarium terletak di dalam tubuh sehingga tidak rentan terhadap sumber eksternal panas. Selain itu radiasi thermal yang dihasilkan dari laptop memiliki pengaruh bagi kesehatan anda. Anda lebih cepat cemas dan defresi, sering merasa mual, pusing, sakit kepala, gangguan pada mata bahkan dalam keadaan yang parah dapat mengakibatkan sesak nafas dan memori yang menyimpang.Bahkan dalam penelitian, ditemukannya kerusakan kromoson yang diakibatkan dari radiasi laptop akan memicu beberapa tipe kanker di dalam tubuh. Bagaimana cara terbaik menggunakan laptop?
|
| Ketahui Gerakan-gerakan Berikut Ini Bisa Cegah Kanker Posted: 06 Jul 2015 04:00 AM PDT DokterSehat.Com – Kanker serviks dan kanker payudara merupakan kanker yang ditakuti wanita karena sampai saat ini masih menjadi pembunuh peringkat teratas terhadap wanita. Taukah anda dengan melakukan gerakan ringan, berjalan kaki dengan porsi yang tepat akan membantu anda menurunkan resiko kanker. Berjalan dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran. Berjalan dapat membantu Anda menurunkan lemak tubuh dan menjaga berat badan yang sehat, meningkatkan kebugaran dan mengurangi resiko terkena kondisi seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoporosis dan beberapa jenis kanker. Berjalanlah dengan cara yang tepat, lakukan seperti berikut :
Selain untuk kanker ternyata jalan kaki juga memberikan pengaruh yang positif untuk kesehatan anda. Sebaiknya untuk anda yang sering menggunakan kendaraan dalam menempuh jarak yang relatif dekat dapat membiasakan diri untuk berjalan kaki. |
| Posted: 06 Jul 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Labu adalah buah yang dihasilkan oleh sekelompok labu-labuan atau dengan nama latin Cucurbitaceae. Di Indonesia sendiri, labu bukan lagi sayuran atau buah yang baru. Banyak olahan yang begitu varian yang bisa dihasilkan dari sebuah labu seperti dibuat pudding, kolak, agar-agar sampe bahan dasar aneka kue-kue. Selain rasanya yang begitu nikmat, ternyata buah yang satu ini juga kaya akan nutrisi dan vitamin yang baik untuk kesehatan. Dengan mengkonsumsi satu porsi labu seminggu sekali dapat membantu menjaga kesehatan anda. Selain itu, berikut ada sejumlah manfaat lain yang dapat diperoleh dari sebuah labu :
|
| Hati-hati Bahaya Penggunaan Korset Pada Jangka Panjang Posted: 06 Jul 2015 12:00 AM PDT DokterSehat.Com – Korset adalah salah satu alat yang bisa menyiksa diri dan terkenal dapat menyebabkan sakit di tubuh. Tapi barang ini tetap saja disukai oleh banyak perempuan, bahkan kini beberapa laki-laki juga ada yang menggunakan korset. Namun ternyata, penggunaan korset dalam jangka panjang juga dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Meski sebagian besar orang sudah mengetahui efek sampingnya, namun demi terlihat langsing banyak orang tetap mengenakan alat yang satu ini. Bahkan sebagian besar wanita percaya bahwa dengan menggunakan korset dapat membantu menurunkan berat badan. Penggunaan korset memang memiliki manfaat estetika bagi para pemakainya, seperti pinggang yang terlihat lebih kecil, pinggul dan payudara yang lebih terlihat berisi serta postur tubuh yang terlihat lebih baik. Saking dipercayanya dapat membuat bentuk tubuh yang lebih baik, korset telah menjadi industri yang benar-benar menguntungkan dan terus diproduksi dengan berbagai macam manfaat untuk memperbaiki bentuk tubuh. Namun sayangnya, masalah yang kerap dihadapi adalah seseorang terkadang melupakan efek buruk yang bisa saja ditimbulkan dari sebuah tren mode. Dalam dunia medis sendiri korset hanya digunakan sesuai dengan kebutuhan saja dan bukan dugunakan sebagai aksesoris yang bisa dipakai setiap waktu. Korset juga tidak bisa digunakan oleh sembarang orang, khususnya mereka yang menderita hernia dan orang yang memiliki bekas luka. Pemakaian korset juga sebenarnya dapat menimbulkan sesak napas dan mengurangi aktivitas anda karena tidak nyaman saat bergerak. Selain itu, korset dapat menghambat masuknya cukup udara untuk mengisi paru-paru. Akibatnya, para penggunanya cenderung bernafas pendek dan hanya mencapai bagain atas paru-parunya hingga menyebabkan munculnya lendir dan batuk. Sering berjalannya waktu, penggunaan korset dalam jangka panjang membuat otot-otot punggung dibagian bawah dipaksa untuk turut memberikan dukungan tambahan dan diperparah dengan ketatnya korset yang dikenakan. Hal tersebut tentu saja berpengaruh pada terhentinya pertumbuhan tulang belakang karena tidak mendapatkan dukungan yang cukup. Dokter memprediksikan resiko paling parah yang dapat ditimbulkan dari pemakaian korset jangka panjang adalah chlorosis (greensickness) dengan ditandai kulit menjadi putih kehijauan yang diakibatkan karena adanya gangguan empedu. Selain itu seorang dokter Manish Motwani ahli bedah laparoskopi menjelaskan penggunaan korset juga akan menyebkan radang kulit, seperti kulit menjadi kemerahan. Efek buruknya juga dapat terjadi pada tulang rusuk yang bisa saja memicu retaknya tulang akibat adanya tekanan yang begitu tinggi dari penggunaan korset yang begitu ketat. Beberapa resiko serius lainnya juga mungkin terjadi, seperti terjadinya penurunan otot perut, usus bisa tertekan, terjadinya kompresi pada rongga dada yang dapat berpengaruh pada lambung dan hati, penurunan kapasitas paru-paru hingga terjadinya kelainan bentuk fisik, seperti tekanan yang terjadi pada perut yang dapat menyebabkan benjolan pada perut. Untuk itu, hal yang paling penting untuk diingat adalah sebaiknya mulai saat ini kurangi intensitas terhadap penggunaan korset. Atau jika tidak, sebaiknya sebelum menggunakan korset pilihlah yang sesuai dengan ukuran tubuh anda serta usahakan untuk mengistirahatkan tubuh anda setelah pemakaian korset yang berjam-jam. Mulailah berlatih mengatur napas pendek supaya asupan oksigen pada tubuh anda tidak berkurang, karena asupan oksigen yang kurang nantinya akan berpengaruh pada penurunan fungsi dari jaringan atau organ dalam tubuh anda. |
| Kulit Bagian Leher Terdapat Lingkaran Berwarna Merah Posted: 05 Jul 2015 11:53 PM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, sebulan belakangan, saya perhatikan di kulit bagian leher terlihat ada lingkaran berwarna merah, namun tidak gatal dan tidak kasar, pertama hanya ada 1, lalu di sebelah kiri tumbuh lagi 3 bulatan kecil berwarna merah juga. Itu kusta atau kurap atau panu dokter? Baru baru ini saya mengoleskan salep kulit untuk pencegahan berkembang nya. Terimakasih Bapak Tri Andika Jawaban Konsultasi Untuk lebih jelas harus dilakukan pemeriksaan langsung karena kebanyakan penyakit kulit memiliki gejala merah, gatal, perih, dan lain sebagainya. Kami sarankan jangan memakai sales kulit sembarangan dan sebaiknya diperiksakan ke dokter spesialis kulit. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Menjaga Fungsi Ginjal Dengan Mengkonsumsi Seledri Posted: 05 Jul 2015 10:54 PM PDT DokterSehat.Com – Seledri termasuk kedalam keluarga yang sama dengan peterseli. Seledri tidak hanya dikenal sebagai jenis sayuran tetapi banyak orang yang menganggap bawah seledri ini bisa dijadikan sebagai tanaman obat. Pada beberapa penelitian, seledri mampu menjaga kesehatan ginjal. Ginjal merupakan organ paling penting yang berfungsi dalam menyaring darah sehingga tubuh tidak teracun oleh tubuh, fungsi ginjal yang lain adalah mampu mendaut air, mineral, glukosa dan juga gizi yang masuk kedalam nefron lalu setelah itu mengebalikannya ke peredaran darah. Daun seledri memiliki kandungan tinggi vitamin A, sementara batang merupakan sumber vitamin B1, B2, B6 dan C dengan pasokan kaya potasium, folat, kalsium, magnesium, besi, fosfor, natrium dan kandungan asam amino esensial yang tinggi. Nutrisi yang terkandung di dalam seledri akan bekerja secara optimal ketika anda membuatnya menjadi jus. Natrium organik alami yaitu garam dalam seledri sangat aman untuk dikonsumsi dan sangat penting untuk kesehatan tubuh. Bahkan untuk anda yang mengalami gangguan dengan kestabilan darah seperti hipertensi masih aman untuk mengkonsumsi natrium yang terkandung di dalam seledri. Manfaat seledri selalu dikaitkan dengan menurunkan tekanan darah padahal saledri juga dapat membantu anda dalam menjaga fungsi ginjal. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa anda lakukan dalam menjaga fungsi ginjal dengan menggunakan seledri, Pertama, ambilah seikat daun saledri kemudian cuci hingga bersih. Kedua potong ukuran kecil seledri kemudian masukan ke dalam panci. Rebus selama sepuluh menit dan didinginkan. Anda bisa mengkonsumsinya satu gelas setiap hari dan akan membantu anda untuk mengurangi racun yang menumpuk keluar di dalam air seni. Studi terbaru menunjukkan bahwa seledri juga efektif dalam memerangi kanker. Seledri diketahui mengandung setidaknya delapan keluarga senyawa anti kanker. Diantaranya adalah acetylenics yang telah terbukti menghentikan pertumbuhan sel tumor. Asam fenolat yang menghalangi aksi prostaglandin yang mendorong pertumbuhan sel tumor. Dan kumarin yang membantu mencegah radikal bebas dari sel-sel yang merusak. Selain itu kandungan mineral yang terdapat di dalam seledri juga mampu menyeimbangkan pH di dalam tubuh dan menetralkan keasaaman. Pada atlet saledri bisa dikonsumsi dengan cara di jus untuk menyempurnakan pasca latihan tonik karena menggantikan elektrolit yang hilang dan rehydrates tubuh dengan kandungan mineral yang terkandung di dalam seledri. Kandungan kumarin fitokimia yang terdapat di dalam seledri mampu mencegah pembentukan dan perkembangan kanker usus dan perut. Selain itu seledri mampu menjadi efek pencahar alami seledri yang membantu untuk meringankan sembelit. Hal ini juga membantu mengendurkan urat saraf yang telah bekerja terlalu keras dalam pencernaanya. Bagi anda yang bermasalah dengan suhu tubuh, anda dapat mengkonsumsi segelas jus seledri dua atau tiga kali sehari, di antara waktu makan. Ini luar biasa membantu untuk menormalkan suhu tubuh. Kandungan dari seledri yang dibuat jus seledri dapat membantu mengontrol nafsu makan anda. Hal yang bermanfaat selanjutnya adalah efek diuretik dari seledri yang membantu pemecahan dan penghapusan urin dan empedu. Konsumsi jus seledri secara teratur untuk hasil yang optimal. |
| Masalah Psikologis Yang Dapat Menyebabkan Impotensi Posted: 05 Jul 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Impotensi atau disfungsi eeksi adalah gangguan ereksi dimana penis tidak bisa keras meskipun ada stimulasi seksual yang merangsang. Oenyebabnya ada dua yaitu faktor fisik dan psikologis, atau kombinasi keduanya. Apabila kondisi tubuh tidak fit, maka kondisi ini akan menganggu fungsi seksual seseorang. Umumnya, fisik atau kebugaran merupakan faktor penting yang berkontribusi dalam pencapaian ereksi. Apabila kondisi badan tidak sehat, maka fungsi ereksi juga akan terganggu. Sebaliknya, apabila tubuh dalam kondis yang sehat, maka fungsi ereksi juga akan berfungsi sebagaimana umumnya. Jika gangguan ereksi terjadi terus menerus, maka kemungkinan gangguan ereksi tersebut disebabkan oleh faktor lainnya. Biasanya, beberapa penyakit yang diderita oleh seseorang akan mempengaruhi fungsi seksualnya. Diabetes misalnya, jenis penyakit ini akan memperburuk kondisi kesehatan seksual seseorang. Umumnya, jenis penyakit ini akan menganggu proses aliran darah, padahal proses aliran darah berkontribusi besar dalam tercapainya ereksi. Selain jenis penyakit yang sudah disebutkan di atas, masih ada jenis penyebab lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya impotensi. Stres, depresi dan masalah lainnya, jenis penyebab tersebut dikategorikan dalam faktor psikologi. Masalah psikologi ini merupakan jenis faktor yang tidak mudah untuk diselesaikan dan tergolong masalah paling rumit karena tidak semua psikolog bisa berhasil menemukan akar penyebab dari suatu permasalahan yang dialami oleh pasiennya. Umumnya, stres dan masalah yang membebani pikiran akan memperburuk kinerja seks pria. Kondisi ini juga akan membunuh gairah seksnya, sehingga dalam keadaan seperti ini banyak pria yang mengalami gangguan pada ereksinya. Ini dikarenakan gairah seks dalam dirinya sudah mulai menghilang, sehingga otak tidak dapat menerima rangsangan guna melangsungkan proses ereksi. Perlu Anda ketahui, bahwa faktor psikologi bertanggung jawab terhadap 10% hingga 20% dari semua kasus gangguan ereksi (impotensi). Kebanyakan kasus impotensi yang disebabkan oleh faktor psikologi dapat terjadi karena adanya pengalaman sekskual yang buruk pada masa lalu, sehingga keadaan tersebut mempersulit seseorang untuk bisa menerima rangsangan seksual. Sebagian besar gangguan ereksi seperti ini dialami oleh pria muda, bahkan hampir jarang pria di atas usia 30 tahun mengalami permasalahan seperti ini. Mungkin, jika ada seorang pria yang pada usia 30 tahun ke atas mengalami gangguan ereksi, hal tersebut terjadi karena adanya gangguan kesehatan seperti yang sudah disebutkan di atas, yakni diabetes. Faktor terbesar yang menyebabkan terjadinya gangguan ereksi atau impotensi adalah psikologi, ujar Cohen. Pada pria di atas usia 40 tahun, gangguan ereksi karena masalah psikologi biasanya adalah reaksi sekunder. Faktor utama yang mendasari terjadinya gangguan ereksi pada pria di atas usia 40 tahun adalah fisik, dimana sudah disebutkan sebelumnya bahwa berbagai macam jenis penyakit akan mempengaruhi kesehatan seksual pria, termasuk pada ereksinya. Umumnya, jenis-jenis permasalahan yang menyebabkan terjadinya gangguan ereksi bukan hanya satu atau dua. Beragam jenis masalah yang mempengaruhi emosional seseorang akan memicu timbulnya gangguan ereksi seperti yang telah disebutkan. Ini terjadi karena permasalahan yang dihadapinya membebani pikirannya, sehingga akan selalu cemas dan takut dan pada akhirnya kondisi tersebut mempengaruhi jalannya proses ereksi. Adapun jenis permasalahan psikologi yang memicu timbulnya gangguan ereksi, yaitu :
|
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments