Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Diet Puasa Bisa Memperpanjang Umur dan Cegah Kanker
- Makan Kue Kering Kok Bisa Bikin Stres?
- Setelah Berhubungan Intim Baru Suntik KB Apa Masih Bisa Hamil?
- Bagaimana Cara Menyusui Bayi Dengan Penyakit Jantung?
- Hati-hati Terhadap Peredaran Pembalut Berbahaya Yang Mengandung Zat Pemutih
- Cara Mengajari Anak Untuk Membiasakan Olahraga
- Jenis Operasi Jantung Yang Penting Untuk Diketahui
- Awas Celana Dalam Dapat Mempengaruhi Keputihan
| Diet Puasa Bisa Memperpanjang Umur dan Cegah Kanker Posted: 09 Jul 2015 06:00 AM PDT DokterSehat.Com – Manfaat puasa sudah banyak diketahui. Selain membantu menurunkan berat badan, puasa ternyata juga bisa menyembuhkan gangguan pencernaan. Seperti dikutip dari washingtonpost.com, puasa sendiri telah diakui secara efektif bisa menurunkan berat badan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan fungsi otak. Namun dokter juga tidak begitu saja merekomendasikan diet dengan cara puasa seperti ini jika kesehatan Anda tidak benar-benar siap melakukan puasa. Selain puasa Ramadan, Anda juga bisa meningkatkan kesehatan dengan cara menerapkan puasa selama 5 hari berturut-turut setiap sebulan sekali. Ini bukan hanya jadi cara diet menurunkan berat badan yang efektif, tapi sekaligus menjadi cara detoksifikasi tubuh secara alami. Sebuah penelitian pun menunjukkan bahwa peserta yang menerapkan berpuasa selama tiga bulan berturut turut selama 5 hari per bulannya ternyata mampu mengurangi faktor risiko masalah kesehatan seperti penuaan, kanker, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Diet puasa 5 hari ini pun bisa membantu menurunkan nafsu makan berlebih, orang akan lebih mampu mengontrol keinginan makan dan tidak mudah lapar. Seorang ilmuwan bahkan menjelaskan dalam penelitiannya bahwa menjalani puasa bisa memperpanjang umur dan membersihkan sel-sel tubuh yang rusak dan meregenerasi sel-sel baru lebih baik daripada tidak puasa. Tentu saja diet puasa ini juga perlu diikuti dengan asupan nutrisi yang cukup, tidak berlebihan sehingga Anda tidak terjebak dalam “balas dendam makan”. Karena Anda tidak makan, Anda merasa berhak makan banyak saat berbuka puasa. Ini justru akan membuat Anda gemuk, Ladies. |
| Makan Kue Kering Kok Bisa Bikin Stres? Posted: 09 Jul 2015 04:00 AM PDT DokterSehat.Com – Siapa yang tidak suka dengan kue kering? Teksturnya yang renyah atau mungkin chewy dipadu dengan rasa yang manis membuatnya disukai oleh banyak orang. Bahkan Anda juga suka mengonsumsi kue ini ditemani dengan secangkir teh manis hangat di sore hari. Namun tahukah Anda bahwa ada bahaya kesehatan di balik kebiasaan mengonsumsi kue kering? Dilansir dari Merdeka, dikatakan bahwa mengonsumsi kue kering ternyata bisa membuat Anda stres. Bagaimana bisa? Lemak tidak jenuh yang biasanya di dalam kue kering diketahui justru dapat membuat Anda merasa stres. Hasil ini kami ketahui setelah meneliti sekitar 50.000 orang dengan kebiasaan mereka mengonsumsi kue kering. Alih-alih membuat mereka bahagia, kebiasaan mengonsumsi kue kering justru membuat emosi mereka campur aduk dan meningkatkan stres. Sayangnya, tidak banyak orang yang menyadarinya, jelas Megan Holt, pakar diet dari San Diego University. Lemak tak jenuh atau yang juga disebut dengan lemak trans terbentuk melalui serangkaian proses yang disebut dengan hidrogenasi dan membuat lebih solid atau mengeras, tambahnya. Mengonsumsi lemak ini terlalu banyak selain bisa menyebabkan stres juga mampu meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Lemak tidak jenuh tersembunyi di dalam berbagai macam jenis makanan. Sehingga Anda harus mewaspadai makanan apa saja yang Anda konsumsi. Termasuk makanan favorit Anda yang selama ini Anda anggap sebagai makanan yang aman dan sehat. |
| Setelah Berhubungan Intim Baru Suntik KB Apa Masih Bisa Hamil? Posted: 09 Jul 2015 03:22 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, saya baru pertama kali melahirkan setelah masa nifas selesai kemudian sela beberapa hari saya langsung haid, 2 bulan setelah melahirkan saya melakukan hubungan suami istri dan belum suntik kb. Setelah bercinta besoknya saya langsung suntik kb, apa kemungkinan itu langsung jadi dan bisa menyebabkan hamil dokter? Terimakasih Ibu Nizfy Jawaban Konsultasi Bila melakukan hubungan sex saat masa subur kemungkinan hamil masih ada, dan sebaiknya sebelum melakukan suntik kb atau minun pil kb dilakukan pengetesan hamil terlebih dulu. Karena bila memang sudah hamil, bisa membahayakan janin. Terimaksih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Bagaimana Cara Menyusui Bayi Dengan Penyakit Jantung? Posted: 09 Jul 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Menurut Heart.org, bayi dengan penyakit jantung memang biasanya tidak minum ASI seperti bayi biasa. Dia tidak langsung minum dari ibunya, melainkan melalui botol yang diisi air susu ibunya. Seorang ibu yang memiliki anak dengan penyakit jantung perlu memompa air susunya 2-3 jam sekali selama minggu pertama melahirkan. Ibu ini juga masih harus memompa susunya sebanyak 4-5 kali sehari untuk memastikan anaknya mendapatkan jatah susu yang diperlukannya. Meski pada awalnya belum bisa merasakan bayinya menelan dan bernapas dalam dekapannya, ibu yang memiliki anak dengan penyakit jantung juga perlu belajar untuk memberikan ASI yang benar pada bayi spesial ini. Bayi dengan penyakit jantung mungkin tidak mengalami penambahan berat badan yang cepat. Ibu juga harus sabar karena penyakit jantung bayi membuatnya harus memompa darah lebih keras dari bayi normal. Meski begitu, konsumsi ASI si bayi akan lebih banyak. Si kecil juga akan mengompol lebih sering dari bayi pada umumnya. |
| Hati-hati Terhadap Peredaran Pembalut Berbahaya Yang Mengandung Zat Pemutih Posted: 09 Jul 2015 12:00 AM PDT DokterSehat.Com – Pembalut dan pantyliner yang dijual di pasaran ternyata masih mengandung zat berbahaya, yakni klorin atau pemutih. Hal ini ditemukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Kemarin, 7 Juli 2015, YLKI atau Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia melansir penemuan terbaru mereka tentang pembalut wanita. Dilansir oleh merdeka.com (8/7), YLKI mengungkapkan bahwa beberapa produk pembalut wanita mengandung zat pemutih atau klorin yang berbahaya untuk kesehatan. Para peneliti YLKI telah mengambil sampel dari 9 pembalut dan 7 pantyliner bermerek cukup ternama di Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan Ladies, zat klroin sangat berbahaya jika terus menerus bersentuhan dengan tubuh manusia terutama sistem reproduksi. Penelitian ini sendiri dilakukan pada periode Desember 2014-Januari 2015 dengan menggunakan sample pembalut dan pantyliner yang kerap digunakan konsumen wanita Indonesia. Lalu, apa saja sih yang harus diwaspadai oleh para wanita? Simak berikut ini :
|
| Cara Mengajari Anak Untuk Membiasakan Olahraga Posted: 08 Jul 2015 10:00 PM PDT DokterSehat.Com – Gaya hidup sehat bukan hanya untuk kalangan dewasa saja, namun juga wajib dilakukan oleh anak-anak. Tentu tidak baik membiarkan anak-anak Anda hidup tidak sehat, dan menghiraukan pentingnya berolahraga. Mungkin anak-anak cenderung tidak menyukai olahraga, tetapi olahraga bukanlah semata-mata harus mengangkat beban atau berlari puluhan kilometer, ajaklah anak Anda untuk melakukan olahraga yang mereka sukai, untuk menjaga tubuh mereka tetap bergerak. Selain itu berolahraga juga akan mengajarkan mereka akan hidup sehat sejak dini sehingga akan berpengaruh pada kehidupannya dimasa depan. Berikut ini adalah beberapa cara untuk secara tidak langsung mengenalkan dan membiasakan olahraga untuk anak :
|
| Jenis Operasi Jantung Yang Penting Untuk Diketahui Posted: 08 Jul 2015 08:00 PM PDT DokterSehat.Com – Dalam dunia medis, yang dimaksud operasi jantung adalah prosedur pembedahan yang bertujuan mengganti fungsi pembuluh darah yang menyempit yang membuat aliran darah ke jantung terhambat. Mungkin saja informasi yang kami berikan bisa memberikan harapan bagi Anda yang menderita penyakit jantung agar tetap semangat dan terus berusaha untuk mendapatkan kesembuhan. Berikut ini adalah operasi yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan para penderita penyakit jantung :
|
| Awas Celana Dalam Dapat Mempengaruhi Keputihan Posted: 08 Jul 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Rendahnya kesadaran itu dibuktikan oleh masih banyaknya wanita yang mengalami keputihan. Hal ini jelas sangat disayangkan, sebab setiap wanita seharusnya mempunyai kesadaran yang lebih tinggi dalam merawat area kewanitaan anda. Keputihan ini sebenarnya dapat dikategorikan pada gejala yang cukup wajar, asal keputihan tersebut tidak menimbulkan bau. Hal ini disebabkan oleh keputihan tersebut terinfeksi bakteri serta jamur. Keputihan patogenik dapat dilihat dari warna, bau, serta jumlah cairan yang di keluarkan serta hal ini berlangsung pada waktu yang cukup lama. Jika keputihan terbebut tidak segera diatasi dari awal, keputihan tersebut dapat berubah menjadi penyakit yang lain dan lebih berbahaya dari keputihan biasa seperti penyakit kanker serviks. Yang hingga sampai saai ini, penyakit kanker serviks menjadi pembunuh nomer satu bagi seorang wanita. Salah satu yang menyebabkan timbulnya gejala keputihan pada seorang wanita ini ialah disebabkan oleh keadaan area kewanitaan yang sangat lembab karena salahnya memilih bahan celana dalam. Area kewanitaan yang sangat lembab dapat mengakibatkan jamur serta bakteri yang berbahaya tumbuh dengan sangat cepat. Bakteri dan juga jamur yang terdapat pada area kewanitaan dapat mengakibatkan keluarnya cairan yang kental yang berwarna putih serta menimbulkan rasa gatal pada area kewanitaan. Tindakan pencegahan yang paling utama dalam mencegah terjadinya keputihan ialah dengan memilih celana dalam dengan bahan yang tepat, dan ada baiknya sesering mungkin mengganti baru celana anda. Celana dalam dapat mempengaruhi sirkulasi udara dan kelembaban pada area kewanitaan. Biasanya celana dalam diganti sebanyak 2 kali dalam sehari setelah selesai mandi, namun hal tersebut bukan aturan baku yang harus diikuti. Untuk mengurangi kelembaban pada area kewanitaan sebaiknya sesering mungkin anda mengganti baru celana dalam anda. Anda dapat mengganti baru celana dalam anda pada saat celana anda sudah terasa sangat lembab dan tidak nyaman untuk digunakan kembali. Sebaiknya anda memilih celana dalam yang berbahan dasar dari katun, celana dalam ini sangat baik dalam menjaga kesehatan pada area kewanitaan. Bahan dasar katun ini mempunyai pori-pori yang cukup besar, hal ini membuat kemungkinan sirkulasi udara terjadi dengan baik. Selain itu bahan asar katun juga mempunyai tingkat elastisitas yang sangat baik dan juga tekstur pada kain katun yang lembut ini tidak menimbulkan iritasi, alergi ataupun gatal pada daerah tersebut. Hindari juga menggunakan celana dalam berbahan dasar satin ataupun spandex, hal ini dikarenakan bahan tersebut memiliki pori-pori kain yang sangat kecil. Hindari juga pemilihan celana dalam berbahan dasar dari tile. Sekalipun bahan dasar tile ini memiliki pori-pori kain yang besar hampir mirip jala ini, namun tekstur dari kain tile itu sendiri agak kasar sehingga akan membuan anda tidak nyaman ketika memakai celana dalam tersebut, bahan dasar tile ini juga dapat membuat kulit menjadi gatal. Banyak wanita yang malas ketika harus mengganti celana lebih sering. Kebanyakan para wanita mengakalinya dengan memakai pantyliner. Padahal pantyliner tersebut tidak dapat mengurangi keputihan anda. Pantyliner tersebut justru sangat berbahaya sebab pori-porinya sangat padat sehingga mengakibatkan area kewanitaan menjadi lebih lembab. Pantyliner juga dapat membuat kotoran yang ada di area kewanitaan menempel. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments