Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Waspada, Kortisol Picu Penyusutan Otot Hingga Osteoporosis
- Cara mudah menyehatkan organ limpa di dalam tubuh
- Manfaat kesehatan teh hitam yang jarang diketahui
- Kehamilan Kosong (Blighted Ovum)
| Waspada, Kortisol Picu Penyusutan Otot Hingga Osteoporosis Posted: 28 Oct 2014 10:41 PM PDT DokterSehat.Com – Membentuk tubuh bebas lemak dan berotot (lean) lebih dari sekedar menjaga pola makan dan latihan beban, proses ini membutuhkan kinerja hormon anabolik dan katabolik sepanjang hari, terutama untuk melawan zat-zat yang tidak mendukung pembentukan otot tubuh, seperti hormon kortisol. Nah, untuk mengetahui bagaimana pengaruh kortisol dalam pembentukan otot dan metabolisme tubuh, ada baiknya kita ulas lebih mendalam tentang apa yang di sebut dengan hormon kortisol. Apa itu kortisol? Kortisol adalah jenis hormon steroid yang dihasilkan di korteks adrenal yang terletak di atas ginjal. Setiap hari dihasilkan 40 – 80 µmol hormon kortisol. Hormon ini menyebar dalam plasma dengan tiga cara, yaitu berupa kortisol bebas, kortisol terikat protein, dan kortisol metabolit. Hormon kortisol bekerja dalam tubuh manusia melawan rasa sakit, luka, infeksi, kepanasan, kedinginan, alergi, kekurangan oksigen, lapar, dan faktor-faktor yang meningkatkan suhu tubuh. Di luar itu, kortisol mengatur tekanan darah dan sistem kekebalan tubuh saat tubuh mengalami gangguan fisik atau stres. Stres dapat menyebabkan tubuh kita memproduksi terlalu banyak hormon ini. Alih-alih membantu keseimbangan tubuh, jika produksinya berlebihan, kortisol justru menyebabkan banyak permasalahan, seperti stres, gangguan tidur, membuat tubuh rentan terhadap infeksi, kelainan gula darah, dan bertambahnya berat tubuh. Dalam jangka pendek, peningkatan kortisol juga dikaitkan dengan penurunan sintesis protein. Alasan di balik ini adalah bahwa salah satu tindakan kortisol adalah untuk menyediakan bahan bakar alternatif bagi tubuh ketika tidak ada stok glukosa. Hal ini terjadi saat perut mulai lapar atau dalam kondisi puasa, tetapi bisa juga saat seseorang melakukan latihan intens. Kortisol memediasi kerusakan otot sehingga asam amino dalam jaringan otot dipecah menjadi gula, melalui proses yang disebut glukoneogenesis, sehingga masuk akal jika kortisol dapat menyebabkan penyusutan otot, sekaligus menghambat sintesis protein. Kortisol dan metabolisme Michael Corgan dalam bukunya berjudul Hormonal Health menyatakan, kortisol akan mencincang otot Anda lebih cepat dari seorang koki sushi. Kondisi ini dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang sehingga mudah terkena penyakit. Pada rongga tubuh dan peritoneum, kortisol menghambat proliferasi fibroblas dan sintesis senyawa interstitial seperti kolagen. Kelebihan kortisol dapat mengakibatkan penipisan lapisan kulit dan jaringan penghantar yang menopang pembuluh darah kapiler. Hal ini dapat membuat tubuh menjadi rentan cedera, apalagi saat melakukan latihan intensitas tinggi. Kortisol picu osteoporosis Selain itu kortisol juga menjadi ancaman serius bagi tulang karena kelebihan hormon tersebut dapat mempercepat laju penyusutan tulang, meski orang tersebut sudah mengonsumsi susu berkalsium. Pada jaringan tulang, kortisol meredam fungsi osteoblas hingga menurun pembentukan tulang yang baru. Oleh karena sifat umum glukokortikoid yang menurunkan penyerapan kalsium pada saluran pencernaan dan menurunkan reabsorsi kalsium pada renal ke dalam sistem kardiovaskular, sehingga kelebihan kortisol dapat mengakibatkan osteoporosis. Kortisol picu perut buncit Tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon kortisol saat stres. Mengalami stres berkepanjangan dapat membuat seseorang memproduksi kortisol secara terus-menerus yang pada akhirnya dapat mempengaruhi berat badan. Sebuah studi yang dipublikaskan dalam Jurnal Obesity menyebutkan bahwa hormon kortisol memiliki kemampuan untuk mempengaruhi penyimpanan lemak di daerah perut dan peningkatan gula darah. Cara menurunkan kortisol Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan kadar kortisol dalam tubuh, yaitu :
|
| Cara mudah menyehatkan organ limpa di dalam tubuh Posted: 28 Oct 2014 10:41 PM PDT DokterSehat.Com – Limpa adalah salah satu organ tubuh yang terletak di rongga perut sebelah kiri atas, limpa berfungsi untuk menghasilkan cairan yang disebut getah bening. Cairan ini membantu mencerna makanan dan membersihkan darah, limpa juga berfungsi untuk menyehatkan dua organ tubuh penting lainnya yaitu hati dan ginjal. Organ limpa di dalam tubuh akan senantiasa sehat dan kuat bila anda selalu memberikan perawatan terbaik, salah satu organ tubuh yang jarang mendapatkan perhatian adalah limpa. Letak dari organ ini ada pada rongga perut sebelah kiri atas, organ ini memiliki tugas untuk menghasilkan cairan getah bening yang bermanfaat untuk membersihkan darah dan mencerna makanan. Bila limpa tidak berjalan sebagaimana mestinya, organ ginjal dan hati bisa mengalami kerusakan, demi menjaga kesehatan limpa, simak tips sehat berikut ini :
Itulah beberapa langkah kesehatan yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan limpa Anda. |
| Manfaat kesehatan teh hitam yang jarang diketahui Posted: 28 Oct 2014 08:07 PM PDT DokterSehat.Com – Siapa yang tidak kenal dengan teh, salah satu tanaman yang bisa dibuat untuk menjadi minuman. Teh berasal dari daun pucuk teh, biasanya pohon teh sendiri tumbuh di daerah pegunungan berhawa dingin. Sejak dulu teh memang terkenal memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Bila dibandingkan dengan jenis minuman lain, teh ternyata lebih banyak manfaatnya. Teh hitam memang kurang populer apabila dibandingkan dengan teh hijau atau teh melati, teh hitam terbuat dari tanaman teh bernama camellia dan sangat tinggi akan kandungan polifenol. Berikut adalah 4 manfaat teh hitam yang selama ini jarang Anda ketahui :
Jadi selain mengonsumsi teh hijau, tidak ada salahnya apabila Anda mencoba untuk mengonsumsi teh hitam. Teh hitam kaya akan manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh |
| Kehamilan Kosong (Blighted Ovum) Posted: 28 Oct 2014 08:07 PM PDT DokterSehat.Com – Kehamilan kosong atau dalam istilah medis blighted ovum adalah keadaan dimana seorang wanita dalam keadaan hamil tetapi tidak ada janin di dalam kandungan, sebuah blighted ovum terjadi ketika implan telur yang dibuahi di dalam rahim tetapi tidak berkembang menjadi embrio. Seorang wanita yang mengalaminya juga merasakan gejala-gejala kehamilan seperti terlambat menstruasi, mual dan muntah pada awal kehamilan (morning sickness), payudara mengeras, serta terjadi pembesaran perut, bahkan saat dilakukan tes kehamilan baik test pack maupun laboratorium hasilnya pun positif. Perlu diketahui bahwa blighted ovum tidaklah sama dengan kehamilan ektopik dan hamil anggur. Pada kehamilan ektopik, janin tidak tumbuh di dalam rahim, melainkan pada organ reproduksi yang lain, seperti di saluran tuba, cornua, serviks atau di rahim namun justru di bagian luarnya yang menghadap ke rongga perut. Organ-organ tersebut mudah robek karena tidak seelastis rahim, sedangkan hamil anggur (mola hidatidosa) adalah sebuah kehamilan yang mana di dalam rahim tidak terdapat janin, melainkan hanya trofoblas (sel-sel yang akan menjadi placenta) yang terjadi karena kegagalan pembentukan janin. Gejalanya mirip seperti hamil normal, hasil pemeriksaan tes kehamilan positif, tidak ada tanda-tanda gerakan janin rahim tampak lebih besar dari usia kehamilan sebenarnya, keluar gelembung cairan yang mirip buah anggur dengan pergerakan melalui vagina. Bagaimana kejadian blighted ovum? Pada saat konsepsi, sel telur (ovum) yang matang bertemu sperma. Namun sel telur yang telah dibuahi sperma tidak dapat berkembang sempurna, dan hanya terbentuk plasenta yang berisi cairan. Plasenta menghasilkan hormon HCG (human chorionic gonadotropin) setelah implantasi dimana hormon ini akan memberikan sinyal pada indung telur (ovarium) dan otak sebagai pemberitahuan bahwa sudah terdapat hasil konsepsi di dalam rahim. Oleh karena itu pada kasus blighted ovum, HCG dapat terus naik karena plasenta dapat tumbuh untuk waktu yang singkat, meskipun tidak adanya embrio. Hormon HCG yang menyebabkan munculnya gejala-gejala kehamilan seperti mual, muntah, ngidam dan menyebabkan tes kehamilan menjadi positif. Karena tes kehamilan baik test pack maupun laboratorium pada umumnya mengukur kadar hormon HCG (human chorionic gonadotropin) yang sering disebut juga sebagai hormon kehamilan. Penyebab
Selain menghindari penyebabnya, perlu juga mengetahui tanda-tanda blighted ovum. Biasanya urin menunjukkan hasil positif tentang kehamilan, rahim secara bertahap meningkat dalam ukuran, dan siklus menstruasi berhenti. Blighted ovum akan terdeteksi segera jika kehamilan tersebut diperiksa ke dokter kandungan pada awal kehamilan. Umumnya jika blighted ovum tidak diobati, ada kemungkinan tinggi wanita hamil akan mengalami keguguran mendadak akibat proses alami. Beberapa wanita hamil akan mengalami perdarahan, tetapi ada juga beberapa kasus yang disertai dengan perut kaku. Setelah pemeriksaan USG dan yakin bahwa ada blighted ovum, dokter kandungan akan melakukan kuretase dan memberikan obat-obatan, atau wanita hamil bisa mengalami keguguran mendadak. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments