Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Pentingnya Olahraga Untuk Cegah Diabetes
- Tarantula Bisa Untuk Deteksi Kanker
- Sabun Dan Pewangi Pakaian Berpotensi Memicu Kanker
- BAB Berdarah Selama 3 Minggu
- Darah Kepik Bisa Jadi Obat Malaria Dan TBC
| Pentingnya Olahraga Untuk Cegah Diabetes Posted: 05 Mar 2015 07:00 AM PST DokterSehat.Com – Diabetes bisa mengintai siapa saja mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Tapi jika orangtua mau mengajak anak-anaknya untuk berolahraga selama 20 menit maka ini bisa membantu cegah diabetes. Penelitian menunjukkan, salah satu cara terbaik untuk menghindari risiko terkena diabetes adalah dengan selalu mengendalikan berat badan. Hal ini dapat dicapai dengan cara melakukan aktivitas fisik secara teratur serta menjalani pola diet sehat yang terfokus pada buah-buahan dan sayuran. Banyak orang malas berolahraga dengan alasan kesibukan dan tak ada waktu luang. Padahal, aktivitas fisik ini sangat penting artinya untuk mencegah berbagai penyakit serius dan gangguan kondisi kesehatan. Beberapa penelitian telah membuktikan betapa pentingnya berolahraga secara teratur, walaupun para ahli masih memperdebatkan berapa lama waktu olahraga yang ideal untuk mencegah penyakit. Alhasil, rekomendasi pun beragam, mulai dari 1 jam, 30 menit, dan 15 menit. Bahkan penelitian terbaru mengklaim, melakukan aktivitas fisik selama 1 menit setiap hari (misalnya jogging) secara substansial dapat menurunkan risiko seseorang menderita penyakit serius seperti diabetes tipe 2. Lebih dari itu, peneliti berpendapat bahwa melakukan aktivitas fisik dengan rentang waktu yang pendek juga dapat membantu, bahkan membantu mengobati diabetes, meski diperlukan penelitian lebih lanjut tentang hal ini. Dalam riset terbaru, misalnya, para ahli dari Department of Health, University of Bath, melibatkan beberapa peserta yang diminta untuk melakukan sprint bersepeda dua kali (20 detik) selama tiga kali seminggu. Percobaan tersebut berlangsung selama enam minggu. Setelah itu, para ilmuwan melakukan sejumlah pengukuran fisik dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan fungsi insulin peserta rata-rata 28 persen. Peneliti mengatakan, temuan ini bukanlah yang pertama yang menunjukkan efek positif dari kegiatan fisik jangka pendek terhadap peningkatan fungsi insulin dan kadar gula dalam darah. Pada dasarnya, latihan fisik secara teratur dengan jumlah yang tepat terbukti menjadi cara terbaik untuk mencegah diabetes tipe 2 dan menjaga kadar gula darah tetap rendah. Namun, faktor-faktor seperti gaya hidup, kebiasaan-kebiasaan buruk, minimnya motivasi, dan alasan kesibukan kerap menjadi hambatan dan memberi kontribusi besar terhadap kurangnya aktivitas fisik sebagian besar dari kita. |
| Tarantula Bisa Untuk Deteksi Kanker Posted: 05 Mar 2015 04:00 AM PST DokterSehat.Com – Laba-laba raksasa yang sering disebut dengan nama tarantula dikenal sangat berbisa. Namun di tangan ilmuwan Australia, bisa mematikan dari binatang ini malah dikembangkan untuk membantu dokter dalam mendeteksi keberadaan sel-sel kanker. Pengembangan yang dilakukan para ilmuwan dari University of Queensland ini baru memasuki tahap uji coba. Meski penerapannya di dunia kedokteran diperkirakan masih butuh waktu cukup lama, namun penelitian awal sudah menunjukkan hasil-hasil positif. Saat direaksikan dengan racun tarantula, sel-sel kanker berpendar sehingga bisa dibedakan dari jaringan normal. Jika proyek pengembangan yang didanai National Breast Cancer Foundation ini berhasil, racun tarantula akan diterapkan untuk deteksi kanker payudara. Racun atau bisa tarantula yang digunakan tetntu saja tidak diperoleh langsung dari gigitan binatang sebangsa laba-laba atau Arachnida ini. Para ilmuwan yang dipimpin oleh Dr David Wilson terlebih dahulu sudah mengisolasi senyawa yang diperlukan. Isolasi ini dimulai dengan mengumpulkan racun atau bisa dari taring 10 ekor tarantula di Fraser Island, Australia. Daru racun yang terkumpul, Dr Wilson dan timnya berhasil mengisolasi 300 molekul yang kemudian diujikan satu-persatu hingga diperoleh 1 molekul yang paling cocok. Molekul-molekul racun yang sudah berevolusi jutaan tahun ini didesain untuk mentargetkan tempat-tempat yang spesifik dan kami menemukan satu molekul yang mentargetkan sel-sel kanker, ungkap Dr Wilson seperti dikutip dari News.com.au, Senin (24/10/2011). Pengembangan bisa binatang dalam bidang pengobatan bukan kali ini saja dilakukan. Sbelumnya, ilmuwan lain telah mengembangkan obat pereda nyeri dan anti serangan jantung dari bisa kalajengking yang dalam kehidupan sehari-hari dikenal sangat mematikan. |
| Sabun Dan Pewangi Pakaian Berpotensi Memicu Kanker Posted: 05 Mar 2015 01:00 AM PST DokterSehat.Com – Produk cucian beraroma dapat melepaskan bahan kimia penyebab kanker ketika pakaian yang basah berangsur-angsur kering, ujar para peneliti. Meskipun penelitian ini dilakukan di Amerika, penulis laporan ini yakin masalah yang sama terjadi di rumah tangga di seluruh dunia, berpotensi menyebabkan sakit kepala, serangan asma bahkan kejang. Penelitian ini dilakukan oleh Profesor Anne Steinemann, seorang ahli efek dari polusi di University of Washington di Seattle. Para peneliti menganalisis asap yang dipancarkan dari alat pengering ketika siklus pencucian sedang djalankan dengan deterjen dan pewangi pakaian. Analisis dari gas yang tertangkap menemukan lebih dari 25 senyawa organik yang mudah menguap, termasuk tujuh polutan berbahaya, keluar dari ventilasi udara. Dua bahan kimia di antaranya acetaldehyde dan benzene diklasifikasikan oleh Badan Perlindungan Lingkungan Amerika sebagai karsinogen. Studi ini juga menemukan bahan kimia serupa di antaranya 25 produk beraroma yang telan diuji, dan semua produk tersebut memancarkan setidaknya satu bahan kimia yang tergolong berbahaya. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Kualitas Udara, Atmosfer dan Kesehatan, meningkatkan kekuatiran akan pertanyaan seputar keamanan produk konsumen yang wangi. Profesor Steinemann mengatakan penelitian menunjukkan bahwa sementara perhatian publik cenderung fokus pada polusi dari mobil dan industri, resiko polusi di rumah tidak boleh diabaikan. Dan penelitian ini juga menunjukkan bahwa masalah ini mungkin tidak terbatas pada rumah-rumah di Amerika. Deterjen yang kami teliti secara luas dipergunakan di Inggris. Jadi saya memiliki cukup alasan untuk yakin bahwa situasi di sana akan sangat mirip. Selain itu saya telah dihubungi oleh sejumlah orang di Inggris yang mengatakan bahwa mereka menderita penyakit atau sakit kepala ketika mereka berdiri di dekat ventilasi pengering pakaian, ujar Profesor Steinemann. |
| Posted: 04 Mar 2015 10:03 PM PST Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, saya berumur 37 tahun sudah hampir 3 minggu saya kalau BAB keluar darah cair banyak, apakah karena saya banyak duduk atau kurang minum air putih? APakah berbahaya? Apakah ada obatnya? Kalau saya kedokter spesialis apakah? Terimakasih Salam Ibu Eny Jawaban Konsultasi Kurangi makan gorengan, pedas. Banyak minum air putih, makan sayuran dan buah-buahan yang berserat. Periksakan ke dokter spesialis bedah. Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Darah Kepik Bisa Jadi Obat Malaria Dan TBC Posted: 04 Mar 2015 09:04 PM PST DokterSehat.Com – Di alam, keberadaan kepik atau kumbang kecil sering terabaikan karena bentuknya yang mungil dan tak terlalu menarik. Namun di balik penampilannya yang bersahaja, terdapat senyawa obat yang dapat dikembangkan jadi obat TBC dan Malaria. Kepik kecil atau juga dikenal dengan nama kumbang harlequin (Harmonia axyridis) mudah dikenali dari bentuknya yang mungil dan motifnya yang bertotol-totol. Meski mungil, serangga ini cukup beracun bagi spesies serangga lain sehingga dimanfaatkan oleh petani sebagai pengendali hama. Tidak hanya berbahaya bagi serangga lain, racun kepik juga dapat memicu reaksi alergi pada manusia yang iseng mengusiknya. Racun dalam cairan seperti darah yang keluar dari kaki-kakinya dalam kondisi darurat minimal bisa menyebabkan gatal-gatal. Cairan yang oleh ilmuwan dinamakan darah refleks ini sebenarnya sudah sering dimanfaatkan sebagai pewarna mebel. Kini manfaatnya bertambah banyak, setelah ilmuwan dari University of Wurzburg menemukan khasiat mirip antibiotik di dalamnya. Dalam eksperimen di laboratorium, para ilmuwan berhasil mengisolasi senyawa harmoline dari cairan mirip darah kepik. Saat diuji coba, senyawa ini mampu menghambat pertumbuhan 12 bakteri berbahaya, termasuk Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) yang dikenal sebagai superbug. Aktivitas antimikroba dengan spektrum luas pada darah kepik menunjukkan bahwa harmonine merupakan faktor pentung untuk meningkatkan kekebalan tubuh, tulis para peneliti dalam jurnal Biology Letters. Selain MRSA, kuman-kuman berbahaya lainnya yang bisa dihambat pertumbuhannya dengan darah kepik antara lain kuman TBC yang sudah kebal obat, malaria dan Eschericia coli penyebab sakit perut. Sayangnya untuk dipakai pada manusia, masih butuh pengembangan untuk memodifikasinya sebagai obat. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments