Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Bahaya Duduk Terlalu Lama dan Tips Untuk Menghindarinya

Posted: 07 Mar 2015 07:00 AM PST

DokterSehat.Com – Sofa atau kursi yang lembut memang dapat membuat kita nyaman saat duduk. Namun itu bukan berarti kita bisa duduk berlama-lama. Hal ini dikarenakan duduk terlalu lama sangat berisiko terhadap kesehatan anda. Adapun beberapa risiko yang mungkin bisa terjadi jika duduk terlalu lama yakni 8 hingga 10 jam dengan posisi yang sama, adalah sebagai berikut :

  • Sakit punggung
    Kebiasaan duduk terlalu lama biasanya dialami orang-orang kantoran. Salah satu akibat duduk terlalu lama adalah sakit punggung bagian bawah atau pada bagian tulang belakang secara keseluruhan. Hal itu dikarenakan otot menjadi kaku akibat duduk terlalu lama.
  • Gangguan fungsi metabolik
    Menurut sebuah penelitian, duduk terlalu lama sampai berjam-jam dapat mengganggu sistem metabolisme dalam tubuh. Efek yang ditimbulkan adalah terjadi penurunan kolesterol dalam tubuh. Ini akan mengakibatkan pada masalah kesehatan secara keseluruhan.
  • Meningkatkan risiko diabetes
    Wanita yang duduk selama 7 jam sehari memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena diabetes tipe 2. Bila kebiasaan ini dilakukan rutin secara terus-menerus setiap hari, maka siap-siap untuk terkena penyakit ini.
  • Nyeri di leher
    Duduk dalam posisi tegak berjam-jam akan menimbulkan rasa nyeri pada bagian leher. Rasa sakit ini disebabkan karena adanya peradangan pada bagian sendi tulang belakang.
  • Mati muda
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama anda duduk, maka semakin pendek pula usia anda. Ini dikarenakan duduk selama berjam-jam akan mengembangkan lemak darah dan juga meningkatkan kadar kolesterol.Risiko yang terjadi adalah anda bisa terkena penyakit kardiovaskular yakni serangan jantung dan juga penyakit lainnya yang dapat menyebabkan kematian.

Namun dari semua kabar buruk tersebut, ada beberapa tips yang bisa anda lakukan agar terhindar dari gangguan kesehatan akibat duduk terlalu lama, yaitu :

  • Minumlah lebih banyak air
    Selain minum air sangat baik bagi kesehatan, hal ini akan 'memaksa' anda untuk lebih sering berdiri walau hanya sekadar mengambil air. Ini juga memungkinkan anda untuk sering pergi ke toilet.
  • Berdiri sebentar setiap 30 menit sekali
    Berdirilah atau melakukan aktivitas ringan setiap 30 menit sekali untuk merilekskan tubuh anda dari kekakuan.
  • Gunakan tangga
    Daripada menggunakan lift, lebih baik menggunakan tangga sekalian 'olahraga ringan'. Hal ini dapat membuat tubuh anda lebih bugar.
  • Gunakan meja yang fleksibel
    Jika memungkinkan, gunakan meja yang bisa diatur ketinggiannya, sehingga dapat diubah posisinya untuk digunakan saat duduk ataupun berdiri.
  • Hampiri rekan kerja anda
    Hampiri langsung rekan kerja anda bila ingin menyampaikan sesuatu daripada menggunakan telepon atau pesan singkat seperti SMS maupun BBM.

Hal Yang Dapat Mengganggu Daya Tahan Tubuh

Posted: 07 Mar 2015 04:00 AM PST

DokterSehat.Com – Kesehatan adalah anugerah yang indah. Menjaga kesehatan adalah penting sebagai ucapan syukur bagi Tuhan yang telah memberikan hidup pada manusia. Gangguan kesehatan bisa muncul kapan saja, apalagi jika kita lengah terhadap gejala dan penyebabnya. Banyak hal yang dapat mengganggu kondisi kesehatan kita, seperti pola makan tak sehat, jarang berolahraga, ataupun polusi di sekitar kita.

Menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat, wajib kita lakukan. Dengan tubuh yang sehat, segala aktivitas yang akan atau tengah kita lakukan bisa berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Untuk menjaganya, Anda memerlukan sebuah tingkat fokus dan konsistensi yang benar-benar serius. Apalagi saat ini cuaca di sekitar kita sedang tidak berjalan sempurna, oleh karena itu sistem kekebalan tubuh harus lebih ditingkatkan lagi.

Agar dapat menghindari hal-hal yang dapat mengganggu daya tahan tubuh kita, simak ulasannya berikut ini :

  • Polusi udara
    Polusi udara telah terbukti membawa dampak buruk bagi paru-paru serta sistem imunitas kita. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa polusi udara bisa mensupresi komponen sistem imun bernama T-cell, di mana jika hal ini terjadi bisa memicu peradangan pada seluruh tubuh.
  • Duduk terlalu lama
    Jika pekerjaan anda mengharuskan anda untuk duduk di kursi dalam waktu yang lama, maka hal ini juga bisa berakibat buruk bagi daya tahan tubuh anda. Duduk terlalu lama bisa memperlambat proses metabolisme tubuh yang mengakibatkan penyerapan nutrisi berkurang.
  • Kurang tidur
    Mendapatkan tidur yang cukup amatlah penting. Jika anda kurang tidur dan tubuh tidak memproduksi melantonin yang cukup, maka sistem imun tidak bisa membuat sel darah putih yang cukup pula, sehingga tidak mampu membantu melawan infeksi.
  • Makan daging terlalu banyak
    Mengonsumsi daging hewan terlalu banyak bisa membuat tubuh anda memproduksi hormon IGF 1 yang berlebihan, di mana hal ini bisa memicu proses penuaan dan menghambat kinerja sistem imun tubuh anda.
  • Stres berkepanjangan
    Mengalami stres dalam waktu yang lama bisa meningkatkan kadar kortisol yang bisa mengurangi kadar hormon testosteron dan estrogen. Ketidakseimbangan hormon tersebut bisa mengurangi kinerja sistem imun tubuh anda.

Tekanan Darah Tinggi Bisa Merusak Ginjal

Posted: 07 Mar 2015 01:00 AM PST

DokterSehat.Com – Tekanan darah tinggi merupakan masalah umum yang dapat menyebabkan penyakit-penyakit serius seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit ginjal. Tekanan darah tinggi terjadi pada 1 dari setiap 3 orang dewasa.

Sekitar seperlima darah yang mengalir di seluruh tubuh pada setiap denyut jantung akan melewati ginjal. Organ tubuh ini menjaga keseimbangan air, asam, dan garam dalam darah serta menyaring produk sisa darah.

Menurut dokter spesialis ginjal, Roger Tan, dari Gleneagles Hospital Singapura, ginjal adalah bagian dari pembuluh darah, di mana ketika tekanannya tinggi, ginjal akan bekerja keras.

Dokter Roger Tan menjelaskan bahwa Tekanan darah tinggi tersebut dapat dianalogikan seperti air dalam selang yang tekanannya sangat tinggi, dan lama-kelamaan selangnya bisa pecah. Maka dari itu tekanan darah tinggi haruslah dikontrol. Tekanan darah yang disarankan adalah tidak melebihi angka 130/80 mmgHg.

Penyebab terjadinya tekanan darah tinggi sendiri belum diketahui secara pasti, akan tetapi orang yang memiliki hipertensi umumnya mempunyai riwayat penyakit ini dalam keluarga. Selain itu, mengonsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung natrium juga dapat meningkatkan tekanan darah.

Ginjal memiliki peran mengatur jumlah natrium yang disimpan tubuh, yang berarti juga mengatur volume air di dalam tubuh. Sedangkan natrium itu sendiri bersifat menahan air. Maka dari itu, semakin banyak natrium di dalam tubuh, maka semakin banyak pula air yang ada dalam darah. Kelebihan air dalam darah inilah yang akan meningkatkan tekanan darah.

Dokter Tan mengatakan bahwa saat ini sudah banyak obat-obatan yang aman dan baik untuk dikonsumsi, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengontrol hipertensi. Yang susah untuk dipantau dokter sebenarnya adalah pola makan.

Penyakit AIDS

Posted: 06 Mar 2015 11:59 PM PST

DokterSehat.Com – Penyakit aids atau acquired immunodeficiency syndrome acquired immune deficiency syndrome sekumpulan gejala dan infeksi atau sindrom yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV (human immunodeficiency virus).

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, tubuh kita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa. Manusia yang terkena virus HIV, tidak langsung menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan. Penyakit AIDS merupakan salah satu jenis penyakit kelamin yang bisa menyerang laki-laki dan wanita.

Penularan Penyakit AIDS dapat dibagi dalam 2 jenis, yaitu :

Secara Kontak Seksual

  • Ano-Genital
    Cara hubungan seksual ini merupakan perilaku seksual dengan resiko tertinggi bagi penularan HIV, khususnya bagi kaum mitra seksual yang pasif menerima ejakulasi semen dari pengidap HIV.
  • Ora-Genital
    Cara hubungan ini merupakan tingkat resiko kedua, termasuk menelan semen dari mitra seksual pengidap HIV.
  • Genito-Genital / Heteroseksual
    Penularan secara heteroseksual ini merupakan tingkat penularan ketiga, hubungan suami istri yang mengidap HIV, resiko penularannya, berbeda-beda antara satu peneliti dengan peneliti lainnya.

Secara Non seksual

Penularan secara non seksual ini dapat terjadi melalui :

  • Transmisi Parental
    Penggunaan jarum dan alat tusuk lain (alat tindik, tatto) yang telah terkontaminasi, terutama pada penyalahgunaan narkotik dengan mempergunakan jarum suntik yang telah tercemar secara bersama-sama. Penularan parental lainnya, melalui transfusi darah atau pemakai produk dari donor dengan HIV positif, mengandung resiko yang sangat tinggi.
  • Transmisi Transplasental
    Transmisi ini adalah penularan dari ibu yang mengandung HIV positif ke anak, mempunyai resiko sebesar 50%.

Cara Pencegahan Penyakit AIDS

  • Tidak mengkonsumsi narkoba. Terutama narkoba suntik. mengapa narkoba suntik? karena pada umumnya kita jika melakukan narkoba suntik hanya memiliki satu jarum suntik, sehingga satu buah jarum suntik dipakai untuk banyakan (massal). Sehingga bisa saja di antara mereka memiliki penyakit HIV – AIDS sehingga tertular deh ke semua nya. Namun apapun jenis narkobanya dapat memberikan pengaruh buruk bagi tubuh kita.
  • Selain menggunakan jarum suntik tidak steril bergantian dengan orang lain. Berlaku juga untuk tidak menggunakan alat tindik anting, tato secara bersama dengan orang lain.
  • Tidak melakukan hubungan seksual tidak aman dengan pasangan yang telah terinfeksi.
  • Dari ibu yang positif dapat menularkan kepada bayinya ketika dalam kandungan, saat pesalinan atau pun pada masa menyusui. Konsumsi ARV secara teratur oleh ibu hamil yang telah terinfeksi ditemukan dapat mengurangi kemungkinan tertularnya bayi yang ada dalam kandungan. Lalu apakah kalian sudah mengetahui apa arti dari ARV? ARV merupakan singkatan dari antiretroviral adalah suatu obat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, dan agar penderita HIV tetap hidup, dia harus mengkonsumsi obat tersebut seumur hidupnya. Namun tetap saja, obat ini tidak akan menyembuhkan penyakit HIV – AIDS, melainkan meningkatkan daya tahan tubuh saja
  • Memastikan transfusi darah dari orang yang tidak terinfeksi. Pada saat ini, PMI telah memeriksa kualitas darah transfusi yang mereka kelola.

Penyakit Panu

Posted: 06 Mar 2015 11:54 PM PST

DokterSehat.Com – Penyakit panu adalah penyakit yang menyerang bagian kulit. Penyakit ini bisa diderita oleh siapa saja, baik itu laki-laki maupun perempuan, baik itu anak-anak, mudah maupun orang tua. Timbulnya penyakit ini disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale. Panu adalah penyakit yang tidak begitu berbahaya namun jika dibiarkan akan sangat mengganggu. Bagi anda yang suka memperhatikan penampilan, penyakit ini mungkin akan menjadi musuh utama yang harus segera dihilangkan. Panu akan merusak penampilan karena kulit akan timbul bercak-bercak berwarna putih, kadang juga berwarna coklat maupun merah. Rasanya sangat gatal apalagi jika sedang berkeringat. Penyakit panu bisa menular dari satu orang ke orang yang lain.

Penyakit panu sering muncul tanpa disadari oleh kita apalagi terletak disekitar punggung. Gejala yang sering timbul yaitu rasa gatal ketika berkeringat dan warna sebagian kulit berubah menjadi putih, coklat bahkan merah tergantung dari pikmen si penderita. Pada bagian kulit yang terserang panu biasanya terdapat sisik halus yang menutupinya. Bagian-bagian yang sering diserang panu yaitu :

  • Kulit kepala
  • Lipatan lengan
  • Leher
  • Wajah
  • Tangan
  • Punggung

Pengobatan

Penyakit panu bisa disembuhkan dengan berbagai macam obat anti jamur yang tersedia saat ini. Namun jika anda ingin cara yang lebih alami, anda bisa mengikuti berapa pengobatan alami berikut ini :

  • Yogurt
    Yogurt mampu melawan jamur yang menyebabkan infeksi. Yogurt juga bermanfaat untuk mengatur jumlah bakteri dan mencegah infeksi agar tidak meluas. Untuk menghilangkan panu, anda bisa mengoleskan yogurt pada bagian yang terinfeksi secara teratur.
  • Cuka
    Cuka juga memiliki sifat anti jamur. Ambil selembar kapas atau kain, lumuri dengan cuka, lalu oleskan ke bagian tubuh yang mengalami panu. Terapi ini perlu dijalankan setiap hari selama beberapa bulan agar hasilnya cepat terasa.
  • Minyak daun teh
    Ini adalah bahan yang sangat efektif untuk mengobati panu. Minyak daun teh memiliki sifat anti jamur dan mampu menghilangkan kelebihan minyak di permukaan kulit. Cara pemakaiannya sama dengan cuka. Oleskan bahan pada kapas atau kain, kemudian usapkan pada bagian yang terinfeksi. Biarkan selama beberapa saat lalu hapus dengan air atau alkohol.
  • Kunyit
    Anda bisa membuat obat anti panu dengan mencampurkan kunyit, sedikit bubuk kayu cendana, dan mentega. Aplikasikan adonan ini pada kulit yang terinfeksi setiap hari.
  • Bawang putih
    Bawang putih memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai zat anti jamur.
  • Buah-buahan
    Beberapa buah kaya akan antioksidan sehingga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Semakin tinggi sistem imun di dalam tubuh, semakin cepat proses penyembuhan panu.
  • Sayur-sayuran
    Anda sebaiknya memakan banyak sayur setiap hari. Sayur juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh jika dikonsumsi secara teratur.
  • Madu
    Madu bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah di dalam tubuh. Apapun bentuknya, madu asli atau yang sudah diproses, bahan makanan ini bisa memberikan efek positif pada pengobatan penyakit panu
  • Cengkeh
    Cengkeh memiliki kemampuan alami dalam melawan infeksi jamur. Anda bisa memakainya untuk pengobatan luar maupun dalam. Mengunyah cengkeh secara rutin bisa mencegah infeksi jamur dan membersihkan jamur yang menempel pada tubuh.

Sering Menahan Kencing Akan Memicu Penyakit Batu Ginjal

Posted: 06 Mar 2015 10:00 PM PST

DokterSehat.Com – Tidak sedikit orang yang malas atau enggan hanya untuk bolak-balik ke toilet demi sekedar buang air kecil. Padahal, kebiasaan itu bisa membahayakan kesehatan, termasuk ancaman datangnya penyakit ginjal.

Ginjal adalah organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring darah dan mengeluarkan produk-produk sisa yang akan disalurkan dan disimpan di kandung kemih untuk selanjutnya dibuang dalam bentuk urine.

Selain mengeluarkan berbagai zat yang tidak berguna untuk tubuh, Dr. Ari juga menambahkan jika ginjal dapat berperan dalam menyeimbangkan jumlah cairan dan elektrolit yang ada dalam darah. Jika terjadi gangguan keseimbangan terhadap cairan dan pembuangan tersebut, bisa jadi muncul ancaman gangguan kesehatan ginjal. Salah satu masalah yang biasanya muncul adalah batu ginjal.

Dr. Ari mengatakan jika salah satu penyebab seseorang menderita batu ginjal adalah kurangnya minum air putih dalam sehari. Seseorang disarankan untuk mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas dalam sehari. Adapun penyebab lainnya seseorang menderita penyakit ginjal adalah 'gemar' menahan buang air kecil. Hal ini mengakibatkan terjadinya penyakit batu ginjal. Maka dari itu, menurut Dr. Ari, solusi terbaik mencegah penyakit batu ginjal adalah dengan memenuhi kebutuhan air setiap harinya dan jangan sering menahan buang air kecil.

Dengan memenuhi asupan air putih sesuai yang disarankan, maka kebutuhan cairan dalam tubuh juga akan terpenuhi. Selain itu, keseimbangan di ginjal bisa berjalan dengan lancar. Anda sebaiknya juga mewaspadai saat terjadi gejala-gejala yang tidak biasa dalam keseharian. Hal yang demikian dapat menjadi pertanda bila anda tengah mengalami batu ginjal, dimana salah satu tandanya bisa anda temui ketika warna air seni berubah dan berbeda dari biasanya. Tanda-tanda awal seseorang menderita batu ginjal adalah ketika orang tersebut merasa air seninya berubah warna (merah) dan sering mengalami pegal-pegal di bagian pinggang.

Hal-Hal Yang Dapat Mengganggu Fungsi Ginjal

Posted: 06 Mar 2015 08:00 PM PST

DokterSehat.Com – Ginjal merupakan organ eksresi utama pada tubuh manusia. Ginjal merupakan organ pembentuk urin. Pembentukan urin dilakukan secara bertahap mulai dari penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali (reabsorpsi) dan sekresi. Proses tersebut terjadi pada bagian-bagian ginjal tertentu, misalnya filtrasi terjadi di glomerulus.

Apabila kondisi ginjal terganggu, maka hal tersebut juga akan mempengaruhi kesehatan kita secara keseluruhan. Oleh sebab itu, menjaga kondisi ginjal agar tetap berfungsi dengan baik adalah suatu keharusan. Salah satu cara untuk menjaganya adalah dengan menerapkan pola hidup yang baik dan menghindari hal-hal yang dapat merusak ginjal.

Ada beberapa hal yang dapat mengganggu kinerja ginjal, diantaranya adalah :

  • Alkohol
    Dampak buruk alkohol bagi kesehatan tubuh tampaknya tidak perlu diperdebatkan lagi. Tidak hanya hati saja yang dipertaruhkan, ginjal pun juga bisa rusak akibat dari minum minuman keras.
  • Rokok
    Salah satu kebiasaan buruk yang dapat merusak ginjal adalah merokok. Rokok dapat mengganggu sirkulasi darah ke berbagai organ. Apabila sirkulasi tersebut terganggu, maka fungsi ginjal pun juga akan terganggu dan bermasalah.
  • Soda
    Berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2008, orang yang minum 2 gelas soda atau lebih per harinya, memiliki risiko yang besar untuk terkena penyakit ginjal kronis. Walaupun belum jelas hubungan antara kerusakan ginjal dan minuman bersoda, namun menurut The New York Times, minuman bersoda memiliki kandungan kadar asam fosfat yang tinggi. Asam tersebut dikaitkan dengan batu ginjal dan masalah ginjal lainnya, termasuk gagal ginjal.
  • Menahan kencing
    Kebiasaan menunda atau menahan kencing juga dapat mempengaruhi fungsi ginjal. Menunda kencing dalam waktu yang lama bisa membuat kandung kemih tertekan, dan hal ini tidak baik untuk ginjal.
  • Kurang minum air
    Memenuhi kebutuhan akan asupan air sangatlah penting. Air dapat membuang racun dalam tubuh. Kurang minum akir dapat memicu penumpukan racun dalam darah, dan hal ini dapat mengganggu fungsi ginjal.
  • Kurang gerak
    Kurang berolahraga atau aktivitas fisik juga bisa mempengaruhi kerja ginjal. Selain baik untuk kesehatan secara keseluruhan, olahraga juga dapat mencegah masalah pada ginjal. Melakukan aktivitas fisik atau berolahraga yang cukup dapat mengurangi risiko masalah pada ginjal sampai 30 persen.
  • Kurang tidur
    Memiliki kualitas dan waktu tidur yang baik adalah hal yang penting. Kurang tidur juga diketahui berdampak bagi kesehatan ginjal dan bisa merusaknya. Oleh sebab itu, pastikan anda mendapat tidur yang cukup.
  • Kekurangan vitamin
    Orang yang kekurangan vitamin tertentu juga berisiko mengalami masalah pada ginjal. Seperti halnya kekurangan vitamin B6, di mana hal ini bisa menyebabkan batu ginjal. Untuk itu, anda disarankan untuk menerapkan pola makan yang sehat dan diet yang seimbang. Beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi adalah kacang polong, hati sapi, ikan, dan kentang.
  • Kekurangan mineral
    Sama halnya dengan vitamin, kekurangan mineral tertentu juga mempengaruhi kondisi ginjal. Apabila tubuh kekurangan magnesium, maka tubuh tidak mampu menyerap kalsium dengan baik. Jika kalsium tidak bisa diserap dengan optimal, maka hal ini bisa menyebabkan batu ginjal. Untuk mengatasi ini, anda bisa mengonsumsi sayuran berdaun, buncis, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
  • Kelebihan garam
    Mengonsumsi makanan yang tinggi garam berisiko menyebabkan naiknya tekanan darah. Selain itu, jika anda mengonsumsi garam terlalu banyak, beban kerja ginjal akan semakin berat dan kesulitan membuang kelebihan garam.
  • Kelebihan Protein
    Para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa mengasup protein dalam jumlah yang tinggi dapat membahayakan ginjal, tergantung juga pada faktor-faktor lainnya. Ginjal akan bekerja sangat keras saat anda mengonsumsi makanan berprotein tinggi dalam jumlah yang besar.
  • Mengonsumsi obat tertentu
    Kebiasaan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit diketahui juga dapat mempengaruhi fungsi ginjal. Anda harus tahu tentang efek samping dari obat-obatan yang anda konsumsi. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai efek samping dari obat-obatan yang anda konsumsi.

Teriakan Orang Tua Berpengaruh Buruk Pada Mental Anak

Posted: 06 Mar 2015 05:00 PM PST

DokterSehat.Com – Anak remaja yang sering mendengar teriakan atau ancaman dari orang tuanya mempunyai risiko yang besar untuk mengalami depresi dan berperilaku menyimpang, salah satunya adalah melanggar peraturan.

Berdasarkan riset terbarunya, Annete Mahoney, profesor psikologi di Ohio, mengatakan bahwa hal yang harus diperhatikan orang tua adalah masalah perilaku verbal.

Menurutnya, hal tersebut memang mudah untuk diabaikan, akan tetapi penelitiannya menunjukkan bahwa ketidakramahan verbal mempunyai dampak yang serius pada anak. Ini menjadi sebuah peringatan terutama bagi para orang tua yang kerap berteriak atau memukul anaknya.

Para peneliti mengatakan bahwa orang tua dapat terperangkap ke dalam lingkaran kekerasan. Menurut Mahoney, kekerasan verbal memiliki sebuah siklus alami. Anak-anak yang mempunyai masalah perilaku maupun penyakit mental akan sulit ditangani.

Remaja yang mendapatkan kekerasan fisik dari orang tua seperti dipukul, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami masalah perilaku dan penyakit mental.

Pemimpin penelitian tersebut, Michelle Leroy, mengatakan bahwa serangan verbal orang tua terhadap anak remajanya sama merusaknya dengan perlakuan kekerasan fisik yang parah, terutama dalam keluarga yang memiliki masalah terkait dengan kesehatan mental.

Hasil penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Child Abuse & Neglect ini melibatkan remaja bermasalah berusia 11-18 tahun.

Mereka diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti, apakah mereka pernah dipukul atau mendapatkan kekerasan lainnya selama kurun waktu setahun terakhir. Orang tua mereka juga ikut dilibatkan, dan diminta untuk melaporkan perilaku mereka dalam frame yang sama.

Advertisemen