Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Kehamilan Berikut Yang Harus Diwaspadai
- Cara Mengenal Mie Basah Yang Mengandung Formalin
- Apa Penyebab Kelamin Terdapat Bercak Putih?
- Waspada Bahaya Mie Berformalin
- Jangan Ditunda-tunda, Dampak Kekurangan Gizi Pada Anak Bisa Permanen
- Komplikasi Yang Terjadi Akibat Memakai Kontak Lensa
- Katarak Kini Serang Di Usia Muda
- Pengaruh Kanker Pada Kehamilan
| Kehamilan Berikut Yang Harus Diwaspadai Posted: 29 May 2015 06:00 AM PDT DokterSehat.Com – Ada beberapa kehamilan yang perlu dihindari, karena keadaan tersebut mungkin menimbulkan masalah. Bila seperti itu terlanjur terjadi, ibu perlu memeriksakan kehamilannya lebih sering dan meminta pertolongan persalinan kepada dokter atau bidan. Ibu dan keluarganya perlu mengenalitanda bahaya pada kehamilan, persalinan dan nifas. Kehamilan yang perlu diwaspadai adalah bila :
|
| Cara Mengenal Mie Basah Yang Mengandung Formalin Posted: 29 May 2015 04:00 AM PDT DokterSehat.Com – Beberapa waktu yang lalu, sempat menonton acara di salah satu TV nasional tentang adanya penangkapan dan penggerebekan terhadap pabrik mie yang mengandung formalin. Dalam berita tersebut ditayangkan suasana tempat produksi mie yang kotor, jorok dan tidak higienis dan menggunakan peralatan seadanya. Tetapi mie yang dihasilkan tampilannya sangat bagus. Memang menurut informasi, formalin dapat membuat tekstur makanan olahan menjadi lebih kenyal dan berwarna cerah. Hasil Pengujian Laboratorium Bioteknologi dan Pemanfaatan Limbah Pertanian pada beberapa sampel mie di beberapa kota besar juga menunjukkan masih terdapat sampel yang mengandung formalin. Bahkan ternyata masih ditemukan kandungan formalin pada mie mentah untuk mie ayam. Secara fisik panca indera kita memang sulit mendeteksi makanan mana yang tercemar formalin atau bebas formalin. Sebagai konsumen, kita juga harus benar-benar mencermati ciri-ciri fisik mie (terutama mie basah) yang memakai bahan berbahaya. Berikut ini ciri-ciri mie basah yang mengandung formalin :
Sedangkan mie basah yang tidak mengandung formalin memiliki ciri-ciri :
Selain mie, makanan yang rawan dicampur bahan berbahaya formalin antara lain seperti bahan makanan basah seperti ikan, mie, tahu, sosis, bakso, bandeng presto hingga jajanan anak di sekolah. |
| Apa Penyebab Kelamin Terdapat Bercak Putih? Posted: 29 May 2015 03:22 AM PDT Pertanyaan Konsultasi Selamat sore dokter, saya mau tanya, kenapa di ujung kelamin saya terdapat bercak putih, semakin lama semakin melebar, gimana cara penyembuhannya? Terimakasih. Bapak Ringgo Jawaban Konsultasi Sudah berapa lama? Berapa besar? Gatal atau nyeri? Berapa usia anda? Sudah menikah atau berhubungan badan? Terimakasih Salam dr. Vanny Bernadus |
| Waspada Bahaya Mie Berformalin Posted: 29 May 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Di negeri ini, mie adalah salah satu sumber karbohidrat pengganti nasi yang sangat digemari masyarakat. Dengan hal tersebut, banyak dimanfaatkan oleh kaum-kaum yang tidak bertanggung jawab dalam memproduksi mie tersebut. Dengan menekan biaya produksi demi mendapatkan keuntungan yang lebih tanpa memperhatikan dampak penggunaan formalin dan borak dalam kompisisi mie mereka. Berikut ini beberapa perbedaan mie berfomalin dengan mie yang tidak berformalin agar kita dapat terhindar dari bahaya formalin dan boraks. Mie berformalin : Tekstur mie lebih terang atau lebih glossy. Lebih lentur, lebih kenyal dan tidak mudah putus saat dimasak. dan aroma telur pada mie tersebut tidak tercium. Mie Sehat : Mudah basi dan hanya bertahan sekitar 12 jam. Akibat dari penggunaan formalin boraks pada mie ini adalah jika penggunaan boraks akibatnya baru terlihat beberapa tahun setelah penggunaan seperti gangguan pada hati dan otak bahkan kematian. Penggunaan formalin dampaknya langsung setelah kita mengkonsumsinya seperti pusing, mual, gangguan pencernaan dan gangguan pada hati. Sebenarnya tidak perlu menambahkan formalin dan boraks pada mie basah, karena cara mengawetkan mie basah sangat mudah dengan mengubah mie basah menjadi mie kering atau dengan seperti ini :
|
| Jangan Ditunda-tunda, Dampak Kekurangan Gizi Pada Anak Bisa Permanen Posted: 29 May 2015 12:00 AM PDT DokterSehat.Com – Dampak kekurangan gizi pada anak bisa pengaruhi begitu banyak aspek. Mulai dari lambatnya perkembangan otak, perkembangan fungsi kognitif, motorik, dan sosio emosional jangka panjang. Bahkan sebagian dampak tersebut tidak dapat diperbaiki, jelas DR. Dr. R.A Setyo Handryastuti, SpA(K), Ketua UKK Neurologi, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Selama kehamilan adalah saat penting dibutuhkan gizi seimbang agar tak terjadi dampak kekurangan gizi pada anak. Mulai dari makanan sehari-hari yang mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, susu ibu hamil. Kebutuhan tersebut tak hanya selama kehamilan saja, setelah anak lahir pun nutrisi tetap menjadi bagian yang penting. ASI eksklusif adalah makanan yang tidak bisa digantikan dengan apapun. Setelah nutrisi, faktor selanjutnya yang sangat penting adalah faktor stimulasi yang dibutuhkan untuk otak. Nutrisi tanpa stimulasi hasilnya kurang optimal. Perkembangan otak seorang anak yang lahir jumlah volumenya hampir 50 persen sama dengan otak orang dewasa. Ketika anak berusia 2 tahun volumenya bertambah sekitar 20 persen. Sistem saraf penglihatan dan pendengaran sudah mulai distimulasi sejak dalam kandungan. Dianjurkan ibu hamil mengajak anak berbicara sejak dalam kandungan. Hal senada diungkapkan Endang, berbagai gizi memiliki manfaat langsung untuk perkembangan otak, termasuk proses kognitif dan emosi. AA, DHA, dan Kolin adalah beberapa komponen kunci dalam pembentukan sinaps pada 1.000 hari pertama kehidupan atau periode emas untuk proses belajar dan pertumbuhan. Anak membutuhkan nutrisi yang seimbang mulai dari karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin dalam kondisi yang seimbang. Cara mendapatkannya dari makanan yang ada di sekitar, kata Endang sambil mengatakan begitu lahir bayi hanya membutuhkan ASI. ASI adalah makanan yang terbaik dan seimbang karena mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin. Setelah usia 6 bulan bayi harus mendapatkan makanan padat, didapat dari makanan alamiah yang ada di sekitar seperti beras, sayur-sayuran, buah-buahan dan banyak lagi. Pada masa awal kehidupan anak, tumbuh kembangnya sangat pesat sekali. Apabila ada ketinggalan di usia tersebut dampaknya akan sangat buruk bahkan seringkali tidak bisa pulih kembali. |
| Komplikasi Yang Terjadi Akibat Memakai Kontak Lensa Posted: 28 May 2015 10:00 PM PDT DokterSehat.Com – Anda suka atau sudah berniat mengenakan lensa kontak sebagai alat rehabilitasi mata atau penunjang penampilan? Sebaiknya pahami terlebih dulu komplikasi penggunaan lensa kontak yang tidak sesuai aturan yang membahayakan kesehatan organ mata Anda. Faktor terpenting bagi pengguna lensa kontak adalah perawatan kebersihannya.Tidak sekadar rasa tidak nyaman saja, Anda pun bisa terkena komplikasi penggunaan lensa kontak yang tidak sesuai aturan atau anjuran para dokter ahli. Komplikasi ini terjadi sebenarnya hanya pada kurang lebih 4 persen pengguna lensa kontak. Komplikasi kronik lensa kontak dapat memiliki efek jangka panjang seperti penurunan ketebalan kornea, perubahan kurvatura kornea, serta iregularitas permukaan kornea. Berikut pemaparan jelasnya :
|
| Katarak Kini Serang Di Usia Muda Posted: 28 May 2015 08:00 PM PDT DokterSehat.Com – Penyakit katarak atau lensa mata yang menjadi keruh sehingga menghalangi penglihatan seseorang umumnya identik sebagai penyakit mata pada kelompok usia lanjut. Tak heran, antrean pasien penderita katarak di banyak rumah sakit mayoritas dipenuhi oleh para manula (manusia usia lanjut). Sebuah katarak senilis yang biasa terjadi pada orang di atas usia 50 atau 60 tahun akan mengalami keburaman dalam lensa sebagai indikasi awalnya. Kemudian dilanjutkan dengan pembengkakan lensa dan penyusutan akhir serta kehilangan transparansi seluruhnya. Namun, fakta terbaru yang dikatakan oleh Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), Direktur Medik JEC @Kedoya, ternyata cukup mengejutkan. Pasalnya, pasien penderita katarak sekarang berasal dari usia muda, yakni mulai usia 40 tahun. Dulu memang katarak diderita oleh kakek-nenek berusia di atas 60 tahun, tapi sekarang pasiennya sudah jauh lebih muda. Pemicu paling besar penyebab usia muda menderita katarak adalah kegiatan outdoor yang terlalu sering sehingga terpapar sinar matahari dan ultraviolet yang menyerang organ mata dan kulit. Lambat laun, hal ini dipastikan menjadi pemicu gejala katarak sejak dini, ujarnya saat konferensi pers Program Bakti Sosial JEC untuk Operasi Katarak Gratis dengan Teknologi Centurion. Lebih lanjut, Dr. Setiyo juga menganjurkan penggunaan kacamata berkualitas yang mampu menghalau radiasi sinar ultraviolet melalui lapisan lensa khusus. Harapannya, cara ini dapat membantu mengurangi angka penyakit katarak dan kebutaan yang meningkat di Indonesia. Jangan cuma beli kacamata cengdem aja alias goceng adem. Penting pakai kacamata yang dianjurkan oleh dokter dan ahli mata profesional yang melindungi keseluruhan organ mata dari bahaya sinar ultraviolet penyebab katarak, ucapnya seraya tersenyum. |
| Pengaruh Kanker Pada Kehamilan Posted: 28 May 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Kanker, yang biasa disebut sebagai tumor ganas ini merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Lalu, bagaimana bila Anda yang sedang hamil, tiba-tiba divonis mengidap kanker. Apa yang akan terjadi pada bayi yang ada di dalam kandungan Anda? Selain faktor genetis, kehamilan pertama di usia 30-40 tahun beresiko terserang penyakit kanker. Hal ini terkait dengan menurunnya kondisi fisik sang ibu yang rentan terserang penyakit. Ada beberapa jenis kanker yang biasa menyerang wanita yang tengah hamil, seperti kanker serviks, kanker payudara, kanker kulit, dan kanker tiroid. Kehamilan yang terganggu penyakit kanker dapat menyebabkan risiko bayi lahir prematur, lahir sesar, bahkan kemungkinan terburuknya bisa terjadi keguguran dan janin dalam kandungan harus diangkat. Lalu, pengobatan apa yang sebaiknya dilakukan ketika kanker menyerang saat hamil? Seiring dengan majunya ilmu kedokteran, pengobatan kanker pada saat kehamilan bisa dilakukan, namun tetap harus memperhatikan usia kehamilan dan seberapa ganas kanker yang menggerogoti tubuh ibu hamil. Ada beberapa dokter yang menyarankan ibu hamil penderita kanker tetap menjalankan pengobatan, seperti operasi dan kemoterapi untuk memberantas sel kanker. Obat-obatan yang diberikan juga telah dijamin keamanannya dan tidak membahayakan janin. Bahkan, operasi juga tentu dilakukan dengan pengawasan ahli anestesi yang memperhitungkan kesehatan kehamilan. Sedangkan untuk kemoterapi, biasanya dilakukan setelah trimester pertama, karena pada masa ini organ janin telah terbentuk. Mengetahui bahaya kanker pada kehamilan, maka sudah menjadi kewajiban ibu hamil untuk selalu mewaspadai penyakit mematikan ini. Bagi ibu hamil yang telah divonis mengidap kanker, segeralah berkonsultasi dengan dokter ahli demi menentukan langkah pengobatan yang terbaik. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments