Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Mengenal Lebih Dekat Flu Singapura
- Obat Tradisional Varikokel
- Penyakit Umum Sistem Ekskresi
- Fakta yang perlu diketahui bunda tentang sembelit pada balita
- Kesehatan Gigi Yang Buruk Memicu Datangnya Penyakit Serius
- Varicella (Chicken Pox)
- Cara Mengobati Abses Abdomen
| Mengenal Lebih Dekat Flu Singapura Posted: 20 Oct 2014 07:10 PM PDT DokterSehat.Com – Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia cukup diributkan dengan kejadian yang dikenal dengan nama penyakit flu singapura. Mungkin sebagian orang bertanya apakah flu singapura itu? Apakah sama dengan flu biasa? Apakah berbahaya dan mungkinkan muncul pertanyaan -pertanyaan lain lagi. Jika dilihat dari sejarahnya, penyakit flu singapura sudah ada sejak tahun 1996. Dinamakan flu singapura karena awalnya berasal dari Singapura. Pada 2000, penyakit ini sempat mewabah di Singapura sehingga menyebabkan pemerintah setempat mengimbau seluruh restoran siap saji, kolam renang, dan tempat bermain anak-anak ditutup untuk sementara dan sekolah diliburkan. Flu singapura dalam bidang kedokteran dikenal sebagai hand, foot and mouth disease (Penyakit tangan, kaki dan mulut/HFMD). Disebut sebagai penyakit tangan, kaki dan mulut karena penyakit ini menyerang ketiga organ tersebut. Penyakit ini disebakan oleh virus, ada beberapa virus yang berperan yaitu kelompok enterovirus diantaranya coxsackie viruses dan enterovirus 71. Coxsackievirus A16 merupakan penyebab umum terjadinya flu singapura. Sedangkan yang disebabkan oleh enterovirus 71 biasanya dapat menyebabkan komplikasi neurologi seperti aseptic meningitis dan encephalitis. Gejala Gejala flu Singapura dimulai dengan demam, kurang nafsu makan, lesu, dan sakit tenggorokan. Sekitar 1-2 hari setelah demam dimulai, penderita akan mengembangkan luka yang perih di rongga mulut, lidah, gusi, atau bagian dalam pipinya. Ruam kulit juga berkembang di telapak tangan dan kaki, dan mungkin juga di lutut, siku, daerah genital dan pantatnya. Ruam yang tidak gatal ini berkembang sebagai bintik-bintik kemerahan kecil datar yang dapat berubah menjadi lepuhan menonjol. Komplikasi Dalam kasus yang sangat jarang, flu Singapura dapat menyebabkan meningitis (radang selaput otak) atau ensefalitis (radang otak). Penyebab atau faktor resiko Penyakit ini disebabkan oleh virus yang termasuk dalam genus Enterovirus, yang paling umum adalah virus coxsackie. Virus penyebab flu Singapura menular dari orang ke orang melalui sekresi hidung dan tenggorokan (air liur, dahak, atau ingus), cairan lepuhan, feses (tinja). Penularan terjadi saat melakukan kontak tubuh, batuk atau bersin, menceboki penderita tanpa membersihkan tangan dengan benar, atau menyetuh benda-benda dan permukaan yang terkontaminasi. Umumnya, pasien paling dapat menularkan virus pada minggu pertama sakit. Namun, pasien masih bisa menularkan virus setelah berhari-hari atau berminggu-minggu gejalanya hilang. Pasien juga dapat terinfeksi virus penyebab flu Singapura tanpa mengalami gejala apapun namun bisa menularkannya ke orang lain. Diagnosis Diagnosis flu Singapura dapat dilakukan dengan melihat gejala dan mempertimbangkan umur pasien. Pemeriksaan lab untuk virus biasanya tidak diperlukan. Pengobatan Tidak ada obat khusus untuk flu Singapura. Gejala penyakit dapat diringankan dengan pemberian obat penurun demam dan penghilang sakit (paracetamol) bila diperlukan. Jika pasien kesulitan atau tidak mau menelan cairan, infus diperlukan untuk menjaga hidrasi. Gunakan obat kumur atau semprotan untuk meringankan nyeri mulut. Lepuhan dan ruam akan menghilang sendiri tanpa pengobatan. Pencegahan Tidak ada vaksin untuk melindungi terhadap virus yang menyebabkan tangan, kaki, dan mulut. Anda dapat menurunkan risiko terinfeksi dengan :
|
| Posted: 20 Oct 2014 07:10 PM PDT DokterSehat.Com – Varikokel adalah pelebaran pembuluh darah vena pada skrotum (buah zakar), umumnya varikokel mengenai skrotum yang sebelah kiri karena bentuk anatomisnya. Apa ciri dari varikokel dan bagaimana cara pengobatannya ? Varikokel merupakan sakit nyeri testis pada kaum pria. Pada jaman sekarang penyakit varikokel ini banyak mengidap kaum pria, penyakit ini ada tingkatannya. Ada yang parah dan sedang, ada seorang pengidap varikokel yang bisa punya anak dan ada juga yang susah punya anak, ada yang bila lelah capek sedikit varikokel-nya kambuh sehingga terasa nyilu sakit di testis, bahkan ada yang bisa pingsan karena tidak bisa menahan sakitnya. Cek apakah anda menpunyai cir-ciri dari varikokel :
Penyebab berikut adalah beberapa penyebab terjadinya penyakit varikokel :
Gejala berikut juga adalah beberapa gejala yang umum terjadi pada penderita penyakit varikokel, diantaranya adalah sebagai berikut :
Pengobatan Obat herbal Ace Maxs terbuat dari 100% bahan alami pilihan yang di jadikan bahan utamanaya yaitu dari kulit buah manggis dan daun sirsak, yang mana kedua bahan alami tersebut memiliki khasiat yang sangat luar biasa bisa mengobati berbagi macam penyakit di antaranya penyakit varikokel ini. Di dalam kulit manggis tersebut terdapat suatu zat yang bernama zat XANthone, di dalam XANthone tersebut terdapat antioksidan yang sangat tinggi berfungsi untuk memperlancar aliran pembuluh darah disekitar testis menuju ginjal serta memperbaiki kinerja katup pembuluh darah tersebut. Selain itu, obat herbal Ace Maxs sebagai cara mengobati varikokel yang alami ini juga dapat meningkatkan kesuburan produksi sperma akan kembali normal, hal ini dikarenakan terdapat Anti-pyretic yang menjaga suhu tubuh terutama disekitar testis agar tetap normal. kegunaanya daun sirsak berdasarkan riset penelitian yang telah dilakukan di berbagai institusi salah satunya penelitian di jepang membuktikan bahwa daun sirsak memiliki zat berupa anti-kanker yang akan berpungsi sebagai memperlambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. selain penelitian di jepang, koreapun ikut meneliti ada apa dengan daun sirsak. dan hasilnya sangat memuaskan bahwa daun sirsak dalam menumpaskan kanker memiliki kekuatan yang dahsyat yaitu sekitar 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan kemoterapi. |
| Posted: 20 Oct 2014 06:03 AM PDT DokterSehat.Com – Tubuh manusia terdiri dari jutaan sel, organ dan sistem yang bekerja terus menerus agar kita tetap hidup. Sel-sel dan organ cenderung melepaskan banyak produk sampingan, limbah beracun dan zat beracun lainnya sebagai bagian dari metabolisme dan pencernaan. Ini adalah sistem ekskresi dalam tubuh yang membantu dalam membilas limbah ini dari tubuh dan membantu kita untuk bertahan hidup tanpa efek merusak dari racun ini. Organ dari sistem ekskresi termasuk paru-paru, kulit, organ reproduksi seperti rahim, ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra. Ketika organ ini tidak berfungsi, mereka gagal untuk mengeluarkan limbah dari sistem secara efektif. Hal ini menimbulkan beberapa penyakit umum ekskresi. Mari kita lihat pada penyakit umum yang mempengaruhi organ-organ dari sistem ekskresi. Penyakit yang paling umum dari Sistem ekskresi Mempengaruhi Ginjal Organ utama yang membantu dalam pembentukan urin adalah ginjal. Ginjal menyaring semua limbah dalam tubuh dan aliran darah. Hal ini menyebabkan pembentukan urin yang memerah keluar dari tubuh. Penyakit umum yang mempengaruhi ginjal adalah sebagai berikut :
Penyakit yang paling umum dari Sistem ekskresi Mempengaruhi ureter Ureter adalah tabung berotot yang membantu urin untuk lulus dari ginjal ke kandung kemih. Ini penyakit urin yang mempengaruhi ureter termasuk uretritis. Ini adalah suatu peradangan dari ureter akibat infeksi bakteri atau virus. Gejala-gejala uretritis berbeda pada pria dan wanita. Pria menunjukkan tanda-tanda darah dalam urin dan air mani, sensasi terbakar saat buang air kecil, sering buang air kecil, rasa sakit dan pembengkakan penis dan nyeri saat ejakulasi. Perempuan menunjukkan sakit perut, nyeri saat buang air kecil, demam, nyeri pada panggul dan vagina, keputihan, dan lain-lain. Penyakit yang paling umum dari Sistem ekskresi Mempengaruhi Saluran Kemih Kandung kemih menyimpan urin dari ginjal sampai mereka disemburkan melalui tubuh dari uretra. Kandung kemih dan uretra keduanya rentan terhadap berbagai infeksi. Infeksi menyebabkan buang air kecil yang menyakitkan, darah dalam urin, nyeri di perut bagian bawah, urin yang berbau busuk, urin keruh, dll Jika tidak diobati, dapat menyebabkan banyak penyakit ginjal dan komplikasi reproduksi. Penyakit yang paling umum dari Mempengaruhi Sistem ekskresi Paru-paru Paru-paru merupakan bagian dari sistem pernapasan tubuh kita. Mereka bekerja seperti balon karet yang mengambil oksigen dan kemudian mengempis membuang karbon dioksida. Karbon dioksida adalah produk limbah gas tertinggal setelah pertukaran gas oksigen berlangsung. Ada beberapa penyakit umum yang mempengaruhi paru-paru :
Penyakit yang paling umum dari Sistem ekskresi Mempengaruhi Kulit Organ eksternal terbesar tubuh adalah kulit. Ini tidak hanya membantu melindungi organ internal dari infeksi dan bahaya fisik dan lingkungan lainnya, tetapi juga membantu mengeluarkan garam dan produk-produk limbah lainnya dari kulit. Mari kita lihat pada kondisi yang umum yang mempengaruhi kulit :
Penyakit yang paling umum dari Sistem ekskresi Mempengaruhi Organ Reproduksi Anda mungkin tidak percaya, tapi organ reproduksi seperti rahim pada wanita, juga bertindak seperti organ ekskresi. Wanita cenderung mengalami menstruasi setiap bulan. Perdarahan menstruasi ini adalah jenis ekskresi sisa darah, jaringan dan tidak dibuahi sel telur dari tubuh. Jadi, dengan cara metaforis, rahim juga bertindak sebagai organ ekskresi pada wanita. Ada cukup beberapa penyakit yang mempengaruhi organ reproduksi. Dari jumlah tersebut, beberapa penyakit yang paling umum adalah sebagai berikut :
Kita harus selalu mencari bantuan medis untuk menyingkirkan penyakit ini sesegera mungkin. Jika limbah dari tubuh tidak diekskresikan keluar, hal itu akan menyebabkan banyak komplikasi medis seperti kebingungan mental, delirium, gangguan tidur, toksisitas, dll Semoga informasi di atas telah berguna dalam memahami beberapa penyakit umum dan gangguan yang mempengaruhi organ sistem ekskresi. |
| Fakta yang perlu diketahui bunda tentang sembelit pada balita Posted: 20 Oct 2014 06:03 AM PDT DokterSehat.Com – Gangguan pencernaan yang sering menimpa si kecil salah satunya adalah sembelit atau konstipasi. Umumnya kasus sembelit pada anak tidak dikategorikan sebagai gangguan berbahaya, meski demikian dalam beberapa kasus ayah bunda perlu memberikan penanganan khusus termasuk membawa si kecil ke dokter guna mendapatkan diagnosa dan penanganan medis. Sembelit dapat terjaadi saat si kecil telat buang air besar (BAB). Dalam kondisi normal, si kecil umumnya buang air besar 1-2 hari sekali, jika si kecil tidak BAB dalam waktu 2-3 hari, feses atau tinja dalam usus akan mengeras dan cenderung lebih susah untuk dikeluarkan dan menyebabkan otot-otot usus berkontraksi sehingga memicu sensasi sakit perut. Dalam beberapa kasus yang lebih serius, tinja yang keras dapat melukai permukaan usus. Penyebab Sebagian besar sembelit disebabkan oleh pola makan yang kurang air dan serat. Air dan serat berfungsi untuk membantu pergerakan usus. Anak-anak yang sering makan makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, milkshake, permen, kue, minuman ringan manis biasanya lebih sering sembelit. Pada bayi, sembelit dapat terjadi akibat transisi dari ASI ke susu formula bayi, atau dari makanan bayi ke makanan padat. Perlu diingat bahwa beberapa anak menahan pergi ke kamar mandi karena tidak ingin meninggalkan keasyikan mereka bermain, menggunakan toilet yang jauh dari rumah atau harus meminta ijin orang dewasa untuk pergi ke toilet. Bila hal ini berlanjut maka tinja akan makin mengeras dan terjadilah sembelit. Stres juga dapat menyebabkan sembelit. Anak-anak bisa sembelit ketika mereka sedang cemas tentang sesuatu, seperti memulai di sekolah baru atau adanya masalah di rumah. Penelitian telah menunjukkan bahwa gangguan emosional dapat mempengaruhi fungsi usus sehingga menyebabkan sembelit maupun diare pada anak. Beberapa anak bisa sembelit karena kondisi yang disebut sindrom iritasi usus (Irritable Bowel Syndrome / IBS) yang dapat terjadi ketika mereka sedang stres atau makan makanan pemicu IBS misalnya makanan yang berlemak atau pedas. Seorang anak dengan IBS bisa sembelit atau diare dan disertai sakit perut atau banyak gas. Dalam kasus yang jarang, sembelit merupakan tanda penyakit medis lainnya. Hal tersebut ditandai dengan sembelit yang terjadi terus menerus atau berlangsung selama 2 – 3 minggu. Gejala Hampir sama dengan orang dewasa, gejala-gejala yang dialami si buah hati saat mengalami sembelit diantaranya adalah BAB tidak teratur atau sulit buang air besar, perut terasa lebih kembung dan keras, serta mengeluh sakit perut atau si kecil menjadi lebih rewel dan sering memegangi bagian perutnya. Dalam beberapa kasus, gejala sembelit dapat pula disertai dengan muntah. Meski umumnya sembelit tidak terlalu serius, tidak ada salahnya untuk membawa si kecil ke dokter anak saat mereka mengeluhkan sakit perut terutama jika terjadi beberapa kali dalam seminggu. Ayah bunda juga harus curiga saat si kecil jarang BAB. Langkah mengatasi sembelit pada anak Jika si kecil divonis mengalami sembelit, biasanya dokter hanya akan menyarankan agar sikecil cukup mendapatkan asupan serat dari sayur dan buah-buahan. Cara mudah untuk menentukan porsi buah dan sayuran si kecil adalah dengan membandingkan dengan ukuran kepalan tangan si kecil. Para ahli merekomendasikan si buah hati mendapatkan asupan sayur dan buah sebanyak lima kali ukuran kepalan tangan si kecil per hari. Dalam beberapa kasus yang dianggap cukup serius, dokter biasanya akan meresepkan obat pencahar khusus anak-abak untuk mempermudah pengeluaran tinja dari saluran pencernaan sibuah hati. |
| Kesehatan Gigi Yang Buruk Memicu Datangnya Penyakit Serius Posted: 20 Oct 2014 06:03 AM PDT DokterSehat.Com – Menjaga kesehatan mulut tampaknya sepele, Anda mungkin berpikir bahwa kesehatan mulut yang buruk hanya akan berakibat pada gigi keropos dan lainnya. Namun jangan salah, masalah kesehatan mulut juga bisa menyebabkan banyak penyakit lainnya. Selain untuk mengunyah makanan, ternyata gigi bisa menjadi indikator kesehatan tubuh anda. Gigi yang sehat akan membuat tubuh secara keseluruhan juga ikut sehat. Begitu pula sebaliknya, apabila gigi tidak sehat, maka ada beberapa risiko kesehatan yang mengancam. Hal ini dikarenakan kesehatan gigi berhubungan dengan kesehatan tubuh hampir secara keseluruhan. Seperti apa keterkaitannya? Simak ulasan berikut ini :
|
| Posted: 20 Oct 2014 06:03 AM PDT DokterSehat.Com – Varicella atau yang dikenal juga secara awam sebagai cacar air adalah penyakit infeksi virus yang disebabkan oleh virus Varicella Zoster. Di Indonesia, penyakit ini disebut sebagai cacar air karena gelembung atau bisul yang terbentuk pada kulit apabila pecah mengeluarkan air. Penyakit ini sangat mudah untuk menyebar kepada orang lain, terutama anak-anak, yang belum pernah terkena varicella sebelumnya. Penyebaran dari virus Varicella Zoster terjadi melalui udara dan kontak langsung dengan penderita. Varicella paling sering ditemukan pada anak-anak berusia 1-9 tahun. Angka kejadian penyakit ini sudah banyak berkurang terutama di negara-negara maju karena ditemukannya vaksinasi terhadap virus Varicella Zoster. Gejala Masa inkubasi antara terinfeksi varicella zoster sampai gejala muncul adalah 10 sampai 20 hari. Keluhan pokok :
Keluhan lebih parah pada orang dewasa daripada anak-anak Tanda penting :
Komplikasi
Penyebab atau faktor resiko Virus varicella zoster yang juga bisa menyebabkan herpes zoster, yang lebih umum pada orang dewasa. Penyakit ini lebih umum pada anak usia di bawah 10 tahun dan jarang menjangkiti orang dewasa karena mereka umumnya sudah memiliki antibodi dari paparan sebelumnya di waktu kecil. Diagnosis Diagnosis biasanya cukup dengan pengamatan dan wawancara (anamnesa). Pengobatan
Pencegahan Menghindari paparan dengan penderita. Penularan varicella dari orang ke orang melalui kontak langsung dengan lesi atau cairan cacar dan melalui udara. |
| Posted: 19 Oct 2014 07:24 PM PDT DokterSehat.Com – Pada rongga perut bisa terjadi abses atau penumpukan nanah karena sebab tertentu. Abses abdomen ini bisa terjadi pada bagian pertengahan perut, di bawah diafragma, di rongga perut, atau pada organ tubuh yang berada di dalam rongga perut misalnya pankreas, limpa, hati, ginjal atau di dalam kelenjar prostat. Penyebab abses abdomen Penyebab terjadinya abses abdomen adalah akrena cedera, infeksi pada usus dan infeksi pada organ lain di alam tubuh. Abses diafragna, penyebabnya adalah cairan infeksi yang tertarik ke atas, karena tekanan perut atau karena tarikan napas. Abses pada pertengahan perut, penyebabnya bisa karena usus buntu yang pecah, infeksi usus besar, peradangan usus dan karena divertikulum. Ini juga bisa menyebabkan abses panggul yang juga bisa disebabkan juga karena infeksi kandungan. Abses pada belakang rongga perut, penyebabnya adalah karena peradangan usus buntu, dan peradangan pankreas. Penumpukan nanah pada ginjal, penyebabnya karena ada infeksi pada kandung kemih kemudian menjalar ke ginjal, atau karena ada infeksi yang terbawa aliran darah masuk ke dalam ginjal. Abses yang terjadi pada limpa bisa karena infeksi pada limpa, atau menjalar dari organ lain serta karena cedera pada limpa. Sedangkan abses yang terjadi pada pankreas kebanyakan karena ada pankreasitis akut. Penumpukan nanah pada hati, ini bisa terjadi karena infeksi bakteri. Bakteri bisa masuk ke dalam hati melaui aliran darah atau karena adanya cedera, seperti luka tusuk dan menembus masuk ke dalam hati, kemudian terjadi infeksi dan membentuk abses pada organ tersebut. Abses yang terjadi pada prostat bisa terjadi akibat adanya infeksi tertentu yang menyebabkan terjadinya prostatitis, ini paling sering terjadi pada rentang umur 40 sampai 60 tahun. Gejala abses abdomen Beberapa gejala umum yang akan muncul karena abses abdomen adalah perut mual dan muntah, batuk, nyeri saat menarik napas, nyeri pada bahu, diare, seirng buang air kecil, kencing tercampur darah, rasa nyeri pada punggung bawah, demam, badan menggigil, dan nafsu makan menurun serta lainnya. Pengobatan Pada hampir semua kasus abses abdomen, nanah harus dibuang, baik melalui pembedahan maupun dengan bantuan sebuah jarum yang dimasukkan melalui kulit. Dilakukan analisa nanah di laboratorium guna menentukan organisme penyebab infeksi, sehingga bisa diberikan antibiotik yang paling efektif untuk organisme yang bersangkutan. |
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments