Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Inilah Penyebab Anak Hiperaktif

Posted: 22 Oct 2014 06:15 AM PDT

DokterSehat.Com – Sejumlah penelitian telah dilakukan oleh para ahli di berbagai pelosok dunia untuk menyingkap penyebab pasti gangguan ini. Hasilnya, ada yang salah pada otak anak penderita Attention Deficit Hiperactive Disorder (ADHD).

Demi mendukung penelitian, para ahli telah menggunakan peralatan paling mutakhir untuk melakukan pencitraan otak. Misalnya, Positron Emission Tomography (PET), Single Photon Emission Computed Tomography (SPECT), serta Magnetic Resonance Imaging (MRI).

Diketahui memang ada yang salah pada otak anak Attention Deficit Hiperactive Disorder (ADHD). Kelainan pada otak ini bisa terjadi di bagian depan otak, namun bisa pula terjadi pada senyawa kimia penghantar rangsang atau neurotransmitter. Khususnya, dari jenis dopamin dan norepinefrin. Otak anak penderita ADHD, khususnya otak kanan, memiliki ukuran yang lebih kecil

Penyebab Hiperaktif

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan anak menjadi hiperaktif yaitu :

  1. Kerusakan kecil pada sistem saraf pusat dan otak sehingga rentang konsentrasi penderita menjadi sangat pendek dan sulit dikendalikan.
  1. Temperamen Bawaan.
  1. Pengaruh Lingkungan.
  1. Malfungsi Otak.

Bisa juga oleh karena adanya gangguan di kepala oleh karena :

  1. Gegar otak.
  1. Trauma kepala karena persalinan sulit.
  1. Gizi buruk.
  1. Alergi makanan

Ciri Anak Hiperaktif bisa dikenali dengan beberapa gejala dan tanda seperti berikut ini :

  1. Kesulitan dalam memfokuskan perhatian terhadap sesuatu hal.
  1. Tidak memberikan perhatian terhadap sesuatu yang detail.
  1. Tidak mau dan enggan untuk mendengarkan orang lain.
  1. Tidak bisa bermain dengan tenang.
  1. Tidak bisa tinggal diam di tempat.
  1. Memiliki masalah dengan tugas-tugas yang membutuhkan perencanaan.

Kenali 6 Jenis Gangguan Belajar Pada Anak

Posted: 22 Oct 2014 06:14 AM PDT

DokterSehat.Com – Gangguan Belajar (Learning Disorder) adalah suatu gangguan neurologis yang mempengaruhi kemampuan untuk menerima, memproses, menganalisis atau menyimpan informasi. Anak dengan Gangguan Belajar mungkin mempunyai tingkat intelegensia yang sama atau bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan teman sebayanya, tetapi seringberjuang untuk belajar secepat orang di sekitar mereka. Masalah yang terkait dengan kesehatan mental dan gangguan belajar yaitu kesulitan dalam membaca, menulis, mengeja, mengingat, penalaran, serta keterampilan motorik dan masalah dalam matematika.

Pengertian gangguan belajar secara bahasa adalah masalah yang dapat mempengaruhi kemampuan otak dalam menerima, memproses, menganalisis dan menyimpan informasi. Sedangkan pengertian yang diberikan oleh National Joint Committee for Learning Disabilities (NJCLD) mengenai gangguan belajar adalah suatu kumpulan dengan bermacam-macam gangguan yang mengakibatkan kesulitan dalam mendengar, berbicara, menulis, menganalisis, dan memecahkan persoalan.

Gangguan belajar termasuk klasifikasi beberapa gangguan fungsi di mana seseorang memiliki kesulitan belajar dengan cara yang khas, biasanya disebabkan oleh faktor yang tidak diketahui. Istilah Ketidakmampuan belajar dan gangguan belajar sering digunakan secara bergantian, keduanya berbeda. Ketidakmampuan belajar adalah ketika seseorang memiliki masalah belajar yang signifikan di bidang akademis. Masalah-masalah ini, bagaimanapun, tidak cukup untuk menjamin diagnosis resmi. Gangguan belajar, di sisi lain, adalah diagnosis klinis resmi, dimana individu memenuhi kriteria tertentu, sebagaimana ditentukan oleh seorang profesional (psikolog, dokter anak, dll) Perbedaannya adalah dalam tingkat, frekuensi, dan intensitas gejala yang dilaporkan dan masalah, dan dengan demikian keduanya tidak boleh bingung.

Faktor yang tidak diketahui adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan otak untuk menerima dan memproses informasi. Gangguan ini bisa membuat masalah bagi seseorang untuk belajar dengan cepat atau dalam cara yang sama seperti seseorang yang tidak terpengaruh oleh ketidakmampuan belajar. Orang dengan ketidakmampuan belajar mengalami kesulitan melakukan jenis tertentu keterampilan atau menyelesaikan tugas jika dibiarkan mencari hal-hal dengan sendirinya atau jika diajarkan dengan cara konvensional.

Beberapa bentuk ketidakmampuan belajar tidak dapat disembuhkan. [Rujukan?] Namun, dengan tepat kognitif / akademik intervensi, ternyata dapat diatasi [rujukan?] Individu dengan ketidakmampuan belajar dapat menghadapi tantangan unik yang sering meresap selama kehidupan. Tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kecacatan, intervensi dapat digunakan untuk membantu individu mempelajari strategi yang akan mendorong kesuksesan di masa mendatang. Beberapa intervensi bisa sangat sederhana, sementara yang lain yang rumit dan kompleks. Guru dan orang tua akan menjadi bagian dari intervensi dalam hal bagaimana mereka membantu individu dalam berhasil menyelesaikan tugas yang berbeda. Psikolog sekolah cukup sering membantu untuk merancang intervensi, dan mengkoordinasikan pelaksanaan intervensi dengan guru dan orang tua. Dukungan sosial meningkatkan pembelajaran bagi siswa dengan ketidakmampuan belajar.

Hal ini tidak berarti anak memiliki tingkat kecerdasan yang rendah. Untuk mengetahui apakah anak sedang mengalami kesulitan dalam belajar bisa dilihat dari waktu yang dibutuhkan dalam memahami suatu persoalan di buku. Dan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan otak anak dalam mengalahkan kesulitan belajarnya bisa dilihat dari hasil tes IQnya.

Anak-anak dengan Learning Disorder yang tidak di terapi, akan mempengaruhi kepercayaan diri mereka. Mereka berusaha lebih daripada teman-teman mereka, tetapi tidak mendapatkan pujian atau reward dari guru atau orang tua. Demikian pula, Learning Disorderyang tidak di terapi dapat menyebabkan penderitaan psikologis yang besar untuk orang dewasa.

Jenis gangguan baelajar :

  1. Disleksia (Dyslexia) adalah gangguan belajar yang mempengaruhi membaca dan /atau kemampuan menulis. Ini adalah cacat bahasa berbasis di mana seseorang memiliki kesulitan untuk memahami kata-kata tertulis.
  1. Diskalkulia (Dyscalculia) adalah gangguan belajar yang mempengaruhi kemampuan matematika. Seseorang dengan diskalkulia sering mengalami kesulitanmemecahkan masalah matematika dan menangkap konsep-konsep dasar aritmatika.
  1. Disgrafia (Dysgraphia) adalah ketidakmampuan dalam menulis, terlepas darikemampuan untuk membaca. Orang dengan disgrafia sering berjuang denganmenulis bentuk surat atau tertulis dalam ruang yang didefinisikan. Hal ini juga bisa disertai dengan gangguan motorik halus.
  1. Gangguan pendengaran dan proses visual (Auditory and visual processing disorders) adalah gangguan belajar yang melibatkan gangguan sensorik. Meskipun anak tersebut mungkin dapat melihat dan atau mendengar secara normal, gangguan ini menyulitkan mereka dari apa yang mereka lihat dan dengar. Mereka akan seringmemiliki kesulitan dalam pemahaman bahasa, baik tertulis atau auditori (atau keduanya).
  1. Ketidakmampuan belajar nonverbal (Nonverbal Learning Disabilities) adalahgangguan belajar dalam masalah dengan visual-spasial, motorik, dan keterampilan organisasi. Umumnya mereka mengalami kesulitan dalam memahami komunikasi nonverbal dan interaksi, yang dapat mengakibatkan masalah sosial.
  1. Gangguan bahasa spesifik (Specific Language Impairment (SLI)) adalahgangguan perkembangan yang mempengaruhi penguasaan bahasa dan penggunaan.

Ketahui 4 Penyebab ADHD Pada Anak

Posted: 22 Oct 2014 06:14 AM PDT

DokterSehat.Com – Anda mungkin pernah melihat anak-anak yang tidak mampu memperhatikan, tidak bisa berkonsentrasi, atau tidak mampu mengikuti instruksi bahkan setelah diberi penjelasan.

Anak-anak tersebut kemungkinan besar mengalami apa yang disebut Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).

ADHD adalah gangguan neurologis yang biasanya menyerang anak-anak dan dapat bertahan terus hingga anak menjadi dewasa.

Anak-anak dengan ADHD mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi, hiperaktif, dan pelupa.

Anak-anak tersebut memiliki masalah prestasi di sekolah, kesulitan bergaul, dan rendah diri.

Penyebab ADHD

Terdapat beberapa penyebab Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada anak-anak, yang sebagian besar berasal dari aspek biologis.

Meskipun dalam beberapa kasus orang tua turut berperan, namun diyakini bahwa perubahan struktur otak menjadi salah satu alasan yang dominan.

Berikut adalah beberapa penyebab ADHD :

  1. Kelainan anatomi otak
    Anak-anak yang didiagnosis ADHD memiliki perbedaan dalam fungsi otak dibandingkan dengan rekan-rekan mereka. Otak memiliki bahan kimia yang disebut neurotransmiter yang berperan dalam proses interaksi sel-sel yang ada di otak. Pada ADHD, neurotransmiter yang disebut dopamin cenderung tidak berfungsi sehingga mengakibatkan konsekuensi yang tidak diinginkan seperti impulsif, kurang konsentrasi, dan hiperaktif. Seorang anak dengan ADHD juga cenderung memiliki volume otak lebih kecil dibanding anak usia sebaya.
  1. Genetik
    ADHD diyakini akan diwariskan dari orang tua yang mengalami kelainan serupa. Satu dari empat anak yang didiagnosis ADHD memiliki kerabat dengan gangguan serupa. ADHD juga lebih sering ditemukan pada anak kembar identik.
  1. Faktor Ibu
    Ibu hamil yang memiliki kebiasaan merokok mempertinggi resiko memiliki anak dengan ADHD. Demikian juga, mengkonsumsi alkohol atau obat lain selama periode kehamilan dapat menghambat aktivitas neuron yang memproduksi dopamin. Wanita hamil yang terpapar racun kimia seperti polychlorinated biphenyls juga berpotensi memiliki anak ADHD. Bahan kimia ini banyak digunakan dalam industri pestisida. Konsumsi obat-obatan terlarang seperti kokain terbukti pula menghambat pertumbuhan normal reseptor otak. Orang tua yang selalu mengkritik anak dan sering menghukum untuk kesalahan-kesalahan kecil juga bisa memicu munculnya perilaku ADHD.
  1. Faktor Lingkungan
    Paparan racun pada anak dari lingkungan seperti timbal dan polychlorinated biphenyls dikhawatirkan akan memicu ADHD. Faktor lingkungan lain yang mungkin berkontribusi diantaranya adalah polusi, bahan makanan yang memiliki warna buatan, dan paparan sinar neon.

Mengenal ADHD – Penyebab Dan Pengobatan

Posted: 22 Oct 2014 06:13 AM PDT

DokterSehat.Com – ADHD merupakan singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder, yaitu sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian. Kondisi ini dulunya sikenal dengan ADD atau Attention Deficit Disorder.

ADHD adalah kondisi yang bisa terdapat pada anak-anak, remaja bahkan pada orang dewasa. Namun gejalanya biasanya mulai berkembang pada masa kanak-kanak dan berlanjut hingga dewasa. Diperkirakan terdapat 3-5 persen anak-anak atau anak usia sekolah yang mengalami kondisi ini. Tanpa penanganan yang tepat, ADHD dapat menimbulkan konsekuensi yang serius seperti mal-prestasi (under-achievement), kegagalan di sekolah atau pekerjaan, susah menjalin hubungan atau interaksi sosial, rasa tidak percaya diri yang parah, dan juga depresi kronis.

Penyebab

Penyebab pasti dan patologi ADHD masih belum terungkap secara jelas. Seperti halnya gangguan autism, ADHD merupakan statu kelainan yang bersifat multi faktorial. Banyak faktor yang dianggap sebagai peneyebab gangguan ini, diantaranya adalah faktor genetik, perkembangan otak saat kehamilan, perkembangan otak saat perinatal, tingkat kecerdasan (IQ), terjadinya disfungsi metabolisme, ketidak teraturan hormonal, lingkungan fisik, sosial dan pola pengasuhan anak oleh orang tua, guru dan orang-orang yang berpengaruh di sekitarnya.Banyak penelitian menunjukkan efektifitas pengobatan dengan psychostimulants, yang memfasilitasi pengeluaran dopamine dan noradrenergic tricyclics. Kondisi ini mengungatkan sepukalsi adanya gangguan area otak yang dikaitkan dengan kekuirangan neurotransmitter. Sehingga neurotransmitters dopamine and norepinephrine sering diokaitkan dengan ADHD.

Faktor genetik tampaknya memegang peranan terbesar terjadinya gangguan perilaku ADHD. Beberapa penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa hiperaktifitas yang terjadi pada seorang anak selalu disertai adanya riwayat gangguan yang sama dalam keluarga setidaknya satu orang dalam keluarga dekat. Didapatkan juga sepertiga ayah penderita hiperaktif juga menderita gangguan yang sama pada masa kanak mereka. Orang tua dan saudara penderita ADHD mengalami resiko 2-8 kali lebih mudah terjadi ADHD, kembar monozygotic lebih mudah terjadi ADHD dibandingkan kembar dizygotic juga menunjukkan keterlibatan fator genetik di dalam gangguan ADHD. Keterlibatan genetik dan kromosom memang masih belum diketahui secara pasti. Beberapa gen yang berkaitan dengan kode reseptor dopamine dan produksi serotonin, termasuk DRD4, DRD5, DAT, DBH, 5-HTT, dan 5-HTR1B, banyak dikaitkan dengan ADHD.

Penelitian neuropsikologi menunjukkkan kortek frontal dan sirkuit yang menghubungkan fungsi eksekutif bangsal ganglia. Katekolamin adalah fungsi neurotransmitter utama yang berkaitan dengan fungsi otak lobus frontalis. Sehingga dopaminergic dan noradrenergic neurotransmission tampaknya merupakan target utama dalam pengobatan ADHD.

Teori lain menyebutkan kemungkinan adanya disfungsi sirkuit neuron di otak yang dipengaruhi oleh dopamin sebagai neurotransmitter pencetus gerakan dan sebagai kontrol aktifitas diri. Akibat gangguan otak yang minimal, yang menyebabkan terjadinya hambatan pada sistem kontrol perilaku anak. Dalam penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pemeriksaan MRI didapatkan gambaran disfungsi otak di daerah mesial kanan prefrontal dan striae subcortical yang mengimplikasikan terjadinya hambatan terhadap respon-respon yang tidak relefan dan fungsi-fungsi tertentu. Pada penderita ADHD terdapat kelemahan aktifitas otak bagian korteks prefrontal kanan bawah dan kaudatus kiri yang berkaitan dengan pengaruh keterlambatan waktu terhadap respon motorik terhadap rangsangan sensoris.

Beberapa peneliti lainnya mengungkapkan teori maturation lack atau suatu kelambanan dalam proses perkembangan anak-anak dengan ADHD. Menurut teori ini, penderita akhirnya dapat mengejar keterlambatannya dan keadaan ini dipostulasikan akan terjadi sekitar usia pubertas. Sehingga gejala ini tidak menetap tetapi hanya sementara sebelum keterlambatan yang terjadi dapat dikejar.

Banyak peneliti mengungkapkan penderita ADHD dengan gangguan saluran cerna sering berkaitan dengan penerimaan reaksi makanan tertentu. Teori tentang alergi terhadap makanan, teori feingold yang menduga bahwa salisilat mempunyai efek kurang baik terhadap tingkah laku anak, serta teori bahwa gula merupakan substansi yang merangsang hiperaktifitas pada anak. Disebutkan antara lain tentang teori megavitamin dan ortomolecular sebagai terapinya

Kerusakan jaringan otak atau brain damage yang diakibatkan oleh trauma primer dan trauma yang berulang pada tempat yang sama. Kedua teori ini layak dipertimbangkan sebagai penyebab terjadinya syndrome hiperaktifitas yang oleh penulis dibagi dalam tiga kelompok. Dalam gangguan ini terjadinya penyimpangan struktural dari bentuk normal oleh karena sebab yang bermacam-macam selain oleh karena trauma. Gangguan lain berupa kerusakan susunan saraf pusat (SSP) secara anatomis seperti halnya yang disebabkan oleh infeksi, perdarahan dan hipoksia.

Perubahan lainnya terjadi gangguan fungsi otak tanpa disertai perubahan struktur dan anatomis yang jelas. Penyimpangan ini menyebabkan terjadinya hambatan stimulus atau justru timbulnya stimulus yang berlebihan yang menyebabkan penyimpangan yang signifikan dalam perkembangan hubungan anak dengan orang tua dan lingkungan sekitarnya.

Penelitian dengan membandingkan gambaran MRI antara anak dengan ADHD dan anak normal, ternyata menghasilkan gambaran yang berbeda, dimana pada anak dengan ADHD memiliki gambaran otak yang lebih simetris dibandingkan anak normal yang pada umumnya otak kanan lebih besar dibandingkan otak kiri.

Dengan pemeriksaan radiologis otak PET (positron emission tomography) didapatkan gambaran bahwa pada anak penderita ADHD dengan gangguan hiperaktif yang lebih dominan didapatkan aktifitas otak yang berlebihan dibandingkan anak yang normal dengan mengukur kadar gula (sebagai sumber energi utama aktifitas otak) yang didapatkan perbedaan yang signifikan antara penderita hiperaktif dan anak normal.

Pengobaatan dan penanganan

Walaupun kondisi ini tidak bisa disembuhkan, terdapat beberapa tindakan atau penanganan bagi penderita ADHD. Pengobatan di sini berarti tindakan atau strategi untuk membantu mengontrol gejala-gejala ADHD. Tujuannya adalah membantu penderitanya meningkatkan kemampuan sosial, meningkatkan kemampuan dalam belajar atau bekerja, meningkatkan rasa percaya diri anak, dan menjaga penderitanya dari tingkah laku yang dapat membahayakan diri sendiri.

Pengobatan bagi penderita ADHD bisa berupa obat-obatan ataupun terapi. Obat-obatan yang sering diberikan oleh dokter biasanya berupa stimulan, yang digunakan untuk membantu mengontrol sikap hiperaktif dan impulsif pada anak, serta membantu meningkatkan fokus atau perhatian.

Penanganan berupa terapi (psikoterapi) juga umum diberikan pada penderita ADHD. Terapi yang diberikan bisa berupa pelatihan kemampuan sosial, modifikasi tingkah laku (behavior), dan juga terapi kognitif. Orang tua dan keluarga juga biasanya akan diberikan pelatihan berupa pengenalan terhadap ADHD, cara menghadapi gejala ADHD pada anak, pendekatan-pendekatan yang digunakan, ataupun berupa support bagi orang tua yang memiliki anak penderita ADHD.

Pengertian Sarkomer

Posted: 22 Oct 2014 06:12 AM PDT

DokterSehat.Com – Sebuah sarkomer adalah unit dasar dari otot. Otot terdiri dari sel-sel tubular otot (miosit atau miofiber), yang terbentuk dalam proses yang dikenal sebagai miogenesis. Sel-sel otot terdiri dari miofibril tubular. Miofibril terdiri dari pengulangan bagian dari sarkomer, yang muncul di bawah mikroskop sebagai band gelap dan terang. Sarkomer terdiri dari protein yang panjang, berserat yang meluncur melewati satu sama lain ketika otot-otot berkontraksi dan rileks.

Dua dari protein penting miosin, yang membentuk filamen tebal, dan aktin, yang membentuk filamen tipis. Miosin memiliki yang panjang, ekor berserat dan kepala berbentuk bulat, yang mengikat aktin. Kepala miosin juga mengikat ATP, yang merupakan sumber energi bagi pergerakan otot. Miosin hanya dapat mengikat aktin ketika situs mengikat aktin terpapar oleh ion kalsium.Molekul aktin terikat pada garis Z, yang membentuk perbatasan sarkomer. Pita lain muncul ketika sarkomer relaks. Sebuah sel otot bisep dari mungkin berisi 100.000 sarkomer. miofibril sel otot polos tidak diatur dalam sarkomer.

Dimana mereka ditemukan

Meskipun sebagian besar otot-otot tubuh adalah lurik, tidak semua, dan sarkomer terjadi hanya dalam striasi atau berkas-berkas. Jadi yang disebut otot "polos" memiliki bahan selular yang berbeda yang tidak termasuk pita, dan juga tidak biasanya diliputi serat dibundel. Jaringan polos yang paling sering ditemukan di dalam pembuluh darah, arteri, bola mata, dan organ reproduksi pria dan wanita.

Dasar-dasar dari striasi

Striasi, atau pita, terjadi sebagai akibat dari orientasi sel dan serat. Di antara sarkomer terletak garis Z, juga dikenal sebagai disc Z. Ketika diwarnai dan dilihat secara mikroskopik, garis Z muncul sebagai gelap dengan perbatasan yang berbeda. Garis Z dari miofibril yang berdekatan umumnya segaris dengan satu sama lain dan terlihat seperti rangkaian garis gelap paralel berjalan pada sel otot. Banyak filamen tipis juga mencapai ke pusat sarkomer dari garis Z, di mana mereka agak tumpang tindih dengan filamen tebal yang mengambang bebas. Filamen ini bersama-sama mewakili struktur aktif.

Filamen tebal terdiri dari ratusan molekul protein miosin. Miosin ditandai dengan bentuk panjang, berserat, daerah ekor yang berjalan sepanjang sumbu filamen, dan daerah kepala bulat yang menonjol keluar sepanjang sumbu. Molekul individual miosin dalam filamen umumnya berorientasi pada arah yang berlawanan, yang dalam banyak kasus berarti bahwa daerah kepala berbaris di sepanjang masing-masing ujung molekul sedangkan ekor mereka berkumpul di pusat. Ini berarti bahwa filamen memiliki bentuk seperti sebuah lonceng memanjang, dengan kepala bergelombang yang menonjol pada ujung dan daerah halus di tengah. Wilayah interior sarkomer, sesuai dengan panjang filamen tebal, disebut pita.

Filamen tipis sekitar setengah diameter filamen tebal, dan mengandung terutama protein aktin. Molekul aktin kira-kira berbentuk bulat, dan mereka cenderung tersusun dalam untaian ganda – seperti kalung manik-manik – dengan setiap helai memutar sekitar yang lain untuk membentuk heliks. Filamen tipis menonjol ke dalam dari garis Z pada setiap ujung, sebagian tumpang tindih dengan wilayah bergelombang filamen tebal.

Isi dan sekitarnya

Sarkomer sendiri relatif sederhana. Pusat biasanya hanya memiliki bagian halus, wilayah tengah filamen tebal. Wilayah ini disebut zona H. Demikian pula, dalam banyak kasus tepi luar terbuat hanya dari filamen tipis, setidaknya ketika otot sedang beristirahat; ini membentuk daerah sempit di sekitar garis Z yang dikenal sebagai Band. Tujuan utama dari pengaturan ini adalah untuk memungkinkan kontraksi sarkomer, miofibril, dan seluruh otot, yang membantu membuat gerakan otot yang lebih efisien.

Peran dalam gerakan

Gerakan otot yang terjadi ketika filamen bergeser di satu sama lain dalam pita otot. Model filamen geser dimungkinkan oleh interaksi protein aktin dan myosin dalam filamen. Menggunakan energi dari energi transfer nukleotida adenosine triphosphate, molekul miosin  membentuk dan melepaskan ikatan dengan molekul filamen aktin tetangga, secara efektif menarik mereka ke tengah. Dalam kondisi yang optimal, proses biasanya berlanjut pada tingkat lima ikatan per molekul per detik. Pembentukan ikatan umumnya diatur oleh konsentrasi ion kalsium dalam sel, dan juga dapat dipengaruhi oleh jumlah glikogen dan kreatin fosfat yang tersedia.

Gangguan Kecemasan (Agoraphobia)

Posted: 22 Oct 2014 06:11 AM PDT

DokterSehat.Com – Agorafobia (agoraphobia) adalah jenis gangguan kecemasan di mana penderitanya akan menghindari berbagai situasi yang mungkin menyebabkan panik. Penderita mungkin tidak mau meninggalkan rumah. Saat berada di luar rumah, mereka bisa merasa terjebak atau malu yang akan memicu serangan panik.

Orang dengan agorafobia sering merasa tidak aman berada di tempat umum, terutama di mana banyak orang berkumpul. Ketakutan bisa begitu kuat sehingga membuat seseorang terjebak di rumah dan tidak berani keluar. Obat-obatan dan psikoterapi merupakan kombinasi yang harus diberikan untuk mengatasi fobia ini

Gejala umum agoraphobia termasuk :

  • Takut sendirian dalam situasi apapun
  • Takut berada di tempat-tempat ramai
  • Takut kehilangan kontrol di tempat umum
  • Takut berada di tempat di mana yang mungkin sulit untuk keluar, seperti lift atau kereta api
  • Ketidakmampuan untuk meninggalkan rumah atau hanya mampu meninggalkannya jika orang lain menemani Anda
  • Rasa tidak berdaya
  • Ketergantungan yang terlalu besar pada orang lain

Selain itu, Anda juga mungkin mengalami tanda dan gejala serangan panik, seperti :

  • Denyut jantung cepat
  • Berkeringat berlebihan
  • Kesulitan bernafas
  • Merasa gemetar, mati rasa atau kesemutan
  • Nyeri dada atau tekan
  • Kepala ringan atau pusing
  • Menggigil
  • Sakit perut atau diare
  • Merasa kehilangan kontrol

Gangguan Panik Dan Agoraphobia

Beberapa orang memiliki gangguan panik selain agoraphobia. Gangguan panik adalah jenis gangguan kecemasan di mana Anda mengalami serangan ketakutan tiba-tiba yang mencapai puncaknya dalam beberapa menit dan memicu gejala fisik yang intensif. Anda mungkin berpikir bahwa Anda benar-benar dapat kehilangan kendali, mengalami serangan jantung atau bahkan kematian.

Penyebab Agoraphobia

Memiliki gangguan panik atau fobia lainnya, atau mengalami peristiwa kehidupan yang penuh stres, mungkin memainkan peran utama agoraphobia.

Faktor Resiko Agoraphobia

Agoraphobia biasanya dimulai sebelum usia 35 tahun, tetapi orang dewasa yang lebih tua juga dapat mengalaminya. Agoraphobia lebih sering dialami wanita daripada pria.

Perawatan Dan Obat-Obatan

Pengobatan Agoraphobia biasanya menggunakan psikoterapi dan obat-obatan. Ini mungkin memakan waktu yang cukup lama, tetapi pengobatan ini dapat membantu Anda menjadi lebih baik.

Psikoterapi

Psikoterapi akan dilakukan oleh seorang terapis untuk mengurangi tingkat kecemasan Anda. Terapi perilaku kognitif adalah salah satu bentuk yang paling efektif psikoterapi untuk gangguan kecemasan, termasuk agoraphobia.

Umumnya pengobatan jangka pendek, terapi perilaku kognitif berfokus pada pengajaran keterampilan khusus untuk secara bertahap kembali ke aktivitas yang pernah Anda dihindari karena kecemasan. Melalui proses ini, gejala Anda akan semakin berkurang.

Anda dapat mempelajari teori kecemasan :

  • Bahwa ketakutan Anda tidak mungkin menjadi kenyataan
  • Bahwa kecemasan Anda secara bertahap akan menurun jika Anda sering di depan umum dan Anda dapat mengendalikan gejala-gejalanya
  • Faktor-faktor yang dapat memicu serangan panik atau gejala panik dan apa yang membuat gejala lebih buruk
  • Bagaimana cara mengatasi kecemasan ini
  • Bagaimana mengubah perilaku yang tidak diinginkan atau tidak sehat melalui desensitisasi, juga disebut terapi pemaparan, aman menghadapi tempat dan situasi yang menyebabkan rasa takut dan kecemasan

Obat-obatan

Antidepresan dan obat anti-kecemasan sering digunakan untuk mengobati agoraphobia dan panik, gejala yang sering menyertai agoraphobia. Anda mungkin harus mencoba beberapa obat-obatan yang berbeda sebelum Anda menemukan satu yang efektif bagi Anda. Mintalah petunjuk dokter.

Cara Mengobati Abses Otak

Posted: 22 Oct 2014 06:10 AM PDT

DokterSehat.Com – Abses otak adalah kumpulan nanah yang terbungkus oleh suatu kapsul dalam jaringan otak yang disebabkan karena infeksi bakteri atau jamur, abses otak biasanya akibat komplikasi dari suatu infeksi, trauma atau tindak pembedahan. Keadaan-keadaan ini jarang terjadi,dengan demikian insidens terjadinya abses otak sangat tinggi pada penderita yang mengalami gangguan kekebalan tubuh (seperti penderita HIV positif atau orang yang menerima transplantasi organ).

Penyebab abses otak

Abses otak jarang menginfeksi pada manusia didaerah negara maju maupun berkembang walaupun terkadang penyakit ini menyerang akibat dari :

  • Penyebaran infeksi karena bakteri dari daerah lain yang mengganggu kinerja otak (misalnya sakit gigi, hidung sering berdarah atau memar, bahkan bisa dikarenakan luka pada bagian telinga)
  • Cedera kepala yang menembus ke otak akibat kecelakaan atau terbentur benda asing
  • Infeksi di salah satu tubuh yang menggangu sistem saraf. biasanya penyebaran melalui peredaran darah yang menuju keotak atau sebaliknya.

Gejala abses otak

Abses otak dapat terjadi dikarenakan beberapa gejala yang umummya dimulai dari berbadai bagian dari tubuh. Dan sangan bergantung pada tempat terjangkitnya bakteri atau penyakit. Salah satunya gejala yang barawal dari kepala kemudian berawal bisa dari muntah, mual, sakit kepala, rasa ngantuk, kejang, perubahan kepribadian, kelainan fungsi otak dan lain sebagianya yang mengganggu kinerja otak.

Semua gejala itu dapat timbul dalam waktu yang relatif berbeda, biasanya akan terjadi gejala setelah 1 minggu atau bahkan 2 mingguan, pada mulanya korban akan merasakan demam atau menggigil dan berhasil reda akibat daya tahan tubuh yang setabil. Namun akan memberikan kambuhan yang berat. Karena penyakit ini sangat sulit diketahui anda dapat melakukan tes di laboratorium CT atau MRI guna mengetahui apakah adanya penyakit Abses otak dalam diri anda, dan dalam tes tersebut juga dapat menghilangkan dan membunuh kemungkinan adanya tumor atau struk bahkan organisme-oegaminsme yang dapat menyebabkan abses.

Kram Otot Gejala Pengobatan Pencegahan

Posted: 22 Oct 2014 06:08 AM PDT

DokterSehat.Com – Kram adalah nyeri akibat spasme otot (kejang/kaku otot) yang pada umumnya sering terjadi di daerah kaki yang timbul karena otot berkontraksi terlalu keras. Daerah yang paling sering kram adalah otot betis di bawah, belakang lutut, dan juga jari kaki. Namun, tak jarang juga kram otot dialami pada daerah leher, ketika salah menggelengkan kepala (otot leher menjadi tertarik atau menegang). Nyeri kram dapat berlangsung beberapa detik hingga menit dengan keparahan bervariasi.

Kram biasanya tidak berbahaya tapi kadang-kadang mungkin gejala dari gangguan medis yang mendasari, seperti aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah). Kram biasa atau kram parah yang berlangsung lebih dari beberapa menit harus selalu diselidiki oleh dokter Anda.

Gejala kram otot meliputi :

  1. Sensasi tiba-tiba kejang tak terkendali dan menyakitkan dalam otot
  1. Otot berkedut.

Mineral dan elektrolit

Jaringan otot bergantung, sebagian, pada berbagai mineral, elektrolit dan bahan kimia lainnya dalam rangka untuk berkontraksi dan berelaksasi. Beberapa zat penting termasuk kalsium, magnesium, kalium dan natrium. Makanan yang tidak memadai, dehidrasi, muntah dan diare adalah beberapa faktor yang dianggap mengganggu keseimbangan tubuh mineral dan elektrolit, dan membuat otot lebih rentan terhadap kram.

Tetani adalah bentuk khusus dari kram – dapat disebabkan oleh overbreathing, yang menghasilkan tingkat rendah karbon dioksida dalam darah. Hal ini biasanya disebabkan oleh kecemasan.

Faktor resiko

Penyebab pasti dari kram otot tidak diketahui, tetapi faktor risiko dapat mencakup :

  1. Tegang, otot-otot tidak fleksibel
  1. Kondisi fisik yang buruk
  1. Tonus otot buruk
  1. makanan yang tidak memadai
  1. kelelahan fisik
  1. Aktivitas fisik saat otot dingin
  1. cedera otot
  1. kelelahan otot
  1. Suplai darah berkurang (iskemia)

Kram otot yang berhubungan dengan kondisi medis

Penyakit atau kondisi tertentu dapat meningkatkan risiko kejang otot, termasuk :

  1. Aterosklerosis – kondisi yang ditandai oleh arteri menyempit karena pembentukan plak lemak. Otot lebih mungkin untuk kram jika suplai darah mereka tidak memadai.
  1. Linu panggul – nyeri di pantat dan kaki yang disebabkan oleh tekanan pada saraf di punggung bawah. Dalam beberapa kasus, saraf teriritasi dapat mendorong otot-otot terkait berkontraksi.
  1. Obat – beberapa kondisi medis memerlukan penggunaan rutin pil cairan (diuretik). Obat-obat ini dapat mengganggu keseimbangan mineral tubuh dan berkontribusi untuk kram.

Pilihan pengobatan

Kebanyakan kram otot selesai setelah beberapa detik atau menit. Ada sangat sedikit penelitian yang dilakukan untuk mengetahui mana pengobatan yang terbaik tapi pilihan pengobatan termasuk :

  1. Peregangan dan pijat – melebarkan otot yang kram dengan lembut, dilanjutkan dengan peregangan ringan kemudian memijat daerah sampai kram reda. Jika Anda tidak yakin bagaimana melakukan peregangan otot kaki, temui fisioterapis Anda untuk meminta nasihat.
  1. Icepack – dalam kasus-kasus kram parah, kantong es diterapkan selama beberapa menit dapat membantu otot untuk bersantai.
  1. Obat – beberapa obat dapat membantu untuk mengontrol kram otot. Temui dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.
  1. Perawatan lebih lanjut – lihat dokter Anda jika Anda mengalami kram otot biasa atau jika kram berlangsung lebih lama dari beberapa menit. Anda mungkin memiliki kondisi medis yang tidak terdiagnosis yang membutuhkan perawatan.

Saran tentang cara untuk mengurangi kemungkinan kram otot meliputi :

  1. Meningkatkan tingkat kebugaran fisik.
  1. Memasukkan peregangan yang teratur dalam rutinitas kebugaran Anda.
  1. Lakukan pemanasan dan pendinginan secara menyeluruh setiap kali Anda berolahraga atau bermain olahraga.
  1. Minum banyak air sebelum, selama dan setelah berolahraga.
  1. Pastikan makanan Anda bergizi cukup, dan termasuk banyak buah-buahan dan sayuran.
  1. Sebuah pijat secara teratur dapat membantu untuk mengurangi ketegangan otot.
  1. Memakai sepatu dipasang dengan benar dan menghindari sepatu hak tinggi.
Advertisemen