Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Kejang Demam Pada Anak

Posted: 12 Nov 2014 11:36 PM PST

Pertanyaan Konsultasi

Anak saya laki-laki usia 6 tahun, mengalami kejang beberapa kali mulai dari 8 bulan sampai usia 4 tahun dengan sebab yang beragam, mulai dari infeksi pencernaan sampai radang tenggorokan.

Usia 4 tahun  amandelnya diangkat sejak saat itu tidak pernah mengalami kejang, sampai kemarin usia 6 tahun tiba-tiba mengalami kejang lagi. Adakah batasan  usia sampai anak tersebut tidak  mengalami kejang lagi dan apa pengaruhnya terhadap syaraf. Terimakasih

Salam
Bapak Norman Syuhada

Jawaban Konsultasi

Apakah saat dibawah usia 4 tahun kejangnya disertai demam? Bagaimana dengan kejang saat ini, ada demam atau tidak?

Keduanya berbeda, namun tetap dapat menyebabkan kerusakan saraf dan otak. Sebaiknya segera periksakan ke dokter atau rumah sakit terdekat. Terimakasih

Salam

dr. Vanny Bernadus
Team DokterSehat.com

Tanda Bahaya Dan Pengobatan ISPA

Posted: 12 Nov 2014 10:46 PM PST

DokterSehat.Com – Salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Sebagian besar dari infeksi saluran pernapasan hanya bersifat ringan seperti batuk-pilek, disebabkan oleh virus, dan tidak memerlukan pengobatan dengan antibiotik. Infeksi saluran pernapasan bagian atas terutama yang disebabkan oleh virus, sering terjadi pada semua golongan masyarakat pada bulan-bulan musim dingin.

Penyakit ISPA merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak, karena sistem pertahanan tubuh anak masih rendah. Kejadian penyakit batuk-pilek pada balita di Indonesia diperkirakan 3 sampai 6 kali per tahun, yang berarti seorang balita rata-rata mendapat serangan batuk-pilek sebanyak 3 sampai 6 kali setahun.

ISPA yang berlanjut menjadi pneumonia (radang paru-paru) sering terjadi pada anak-anak terutama apabila terdapat gizi kurang dan dikombinasi dengan keadaan lingkungan yang tidak sehat. Risiko terutama terjadi pada anak-anak karena meningkatnya kemungkinan infeksi silang, beban immunologisnya terlalu besar karena dipakai untuk penyakit parasit dan cacing, serta tidak tersedianya atau malah berlebihannya pemakaian antibiotik.

Hingga saat ini angka kematian akibat ISPA yang berat masih sangat tinggi. Kematian seringkali disebabkan karena penderita datang untuk berobat dalam keadaan parah atau lanjut dan sering disertai penyulit-penyulit dan kurang gizi.

ISPA sering disalah-artikan sebagai infeksi saluran pernapasan atas. Yang benar, ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Pernafasan Akut, yang meliputi saluran pernapasan bagian atas dan saluran pernapasan bagian bawah. Penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu atau lebih bagian dari saluran napas mulai dari hidung (saluran bagian atas) hingga jaringan di dalam paru-paru (saluran bagian bawah).

Tanda-tanda ispa

Pada umumnya suatu penyakit saluran pernapasan dimulai dengan keluhan-keluhan dan gejala-gejala yang ringan. Dalam perjalanan penyakit mungkin gejala-gejala menjadi lebih berat dan bila semakin berat dapat jatuh dalam keadaan kegagalan pernapasan dan mungkin meninggal. Bila sudah dalam kegagalan pernapasan maka dibutuhkan penatalaksanaan yang lebih rumit, meskipun demikian mortalitas masih tinggi, maka perlu diusahakan agar yang ringan tidak menjadi lebih berat dan yang sudah berat cepat-cepat ditolong dengan tepat agar tidak jatuh dalam kegagalan pernapasan.

Tanda-tanda bahaya dapat dilihat berdasarkan tanda-tanda klinis dan tanda-tanda laboratoris.

Tanda-tanda klinis

  • Pada sistem respiratorik adalah: tachypnea, napas tak teratur (apnea), retraksi dinding thorak, napas cuping hidung, cyanosis, suara napas lemah atau hilang, grunting expiratoir dan wheezing.
  • Pada sistem cardial adalah: tachycardia, bradycardiam, hypertensi, hypotensi dan cardiac arrest.
  • Pada sistem cerebral adalah : gelisah, mudah terangsang, sakit kepala, bingung, papil bendung, kejang dan coma.
  • Pada hal umum adalah : letih dan berkeringat banyak.

Tanda-tanda laboratoris

  • Hypoxemia
  • hypercapnia dan
  • acydosis (metabolik dan atau respiratorik).

Tanda-tanda bahaya pada anak golongan umur 2 bulan sampai 5 tahun adalah: tidak bisa minum, kejang, kesadaran menurun, stridor dan gizi buruk, sedangkan tanda bahaya pada anak golongan umur kurang dari 2 bulan adalah: kurang bisa minum (kemampuan minumnya menurun ampai kurang dari setengah volume yang biasa diminumnya), kejang, kesadaran menurun, stridor, Wheezing, demam dan dingin.

Pengobatan

  • Pneumonia berat : dirawat di rumah sakit, diberikan antibiotik parenteral, oksigendan sebagainya.
  • Pneumonia: diberi obat antibiotik kotrimoksasol peroral. Bila penderita tidak mungkin diberi kotrimoksasol atau ternyata dengan pemberian kontrmoksasol keadaan penderita menetap, dapat dipakai obat antibiotik pengganti yaitu ampisilin, amoksisilin atau penisilin prokain.
  • Bukan pneumonia: tanpa pemberian obat antibiotik. Diberikan perawatan di rumah, untuk batuk dapat digunakan obat batuk tradisional atau obat batuk lain yang tidak mengandung zat yang merugikan seperti kodein, dekstrometorfan dan antihistamin. Bila demam diberikan obat penurun panas yaitu parasetamol. Penderita dengan gejala batuk pilek bila pada pemeriksaan tenggorokan didapat adanya bercak nanah (eksudat) disertai pembesaran kelenjar getah bening dileher, dianggap sebagai radang tenggorokan oleh kuman streptococcuss dan harus diberi antibiotik (penisilin) selama 10 hari.

Tanda bahaya setiap bayi atau anak dengan tanda bahaya harus diberikan perawatan khusus untuk pemeriksaan selanjutnya. Petunjuk dosis dapat dilihat pada lampiran.

Pencegahan

  • Menjaga keadaan gizi agar tetap baik.
  • Menjaga kebersihan prorangan dan lingkungan.
  • Mencegah anak berhubungan dengan penderita ISPA.

Waspada Penyebaran Virus HIV!

Posted: 12 Nov 2014 08:07 PM PST

DokterSehat.Com – HIV atau Human Immuno Deficiency Virus adalah penyakit yang dapat menular dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Ketika menginfeksi tubuh, ia dapat menjadi penyakit yang mematikan. Tak sedikit orang yang terjangkit infeksi ini dan kemudian meninggal karena komplikasi.

Munculnya infeksi HIV ini bisa diketahui dari beberapa gejala yang umum muncul. Pusat pelayanan kesehatan pemerintah akan membantu mendeteksi dan mengetahui apakan gejala-gejala tersebut benar merupakan infeksi HIV/AIDS.

Namun, sebelumnya ketahui terlebih dahulu tanda-tanda awal agar Anda bisa mencegah penularan infeksi pada orang lain.

HIV menyerang bertahap, dan tidak langsung membuat kondisi tubuh jadi parah di awal-awal tahun pertama. Ia cenderung membuat kondisi parah ketika sudah menjangkiti selama bertahun-tahun. Bahkan sebenarnya orang tidak sadar bahwa virus HIV menjangkiti dirinya, karena merasa diri sehat dan bugar. Virus ini hanya bisa diketahui ketika tubuh mendapatkan test lab.

Tanda-tanda awal infeksi HIV :

  • Kehilangan berat badan secara drastis
    Jika ada perubahan berat badan yang mendadak, maka lebih baik Anda waspada. Biasanya ada penurunan berat badan yang sangat drastis dan cepat, yang merupakan tanda penyakit sedang berlanjut menggerogoti tubuh dan menyerang sistem kekebalan tubuh.
  • Batuk terus menerus
    Batuk kering yang terus menerus, bisa jadi merupakan salah satu tanda penyakit HIV/AIDS. Sebenarnya batuk seperti ini juga bisa disebabkan oleh alergi, namun batuk alergi lebih cepat sembuh. Sedangkan batuk karena HIV/AIDS menyerang dalam waktu yang lama dan semakin lama makin parah.
  • Terlihat dari kuku
    Kuku dapat menunjukkan apakah Anda sedang sehat atau tidak. Ketika kuku Anda mudah patah dan berubah warna, ini menjadi salah satu indikasi bahwa Anda butuh diperiksa lebih lanjut. Indikasinya menunjukkan metabolisme Anda yang kurang baik.
  • Cemas menyerang
    Anda akan mulai merasakan kecemasan yang tidak jelas. Kecemasan ini merupakan tanda lanjutan bahwa infeksi dari virus HIV/AIDS ini menyerang.
  • Nyeri dadakan
    Apakah Anda sering merasakan nyeri dadakan pada tubuh atau otot? Hal ini juga salah satu tanda awal bahwa virus HIV/AIDS sedang menginfeksi tubuh Anda.
  • Sering sakit kepala
    Sakit kepala hadir nyaris setiap hari tanpa diundang dan tanpa sebab yang jelas. Sebenarnya gejala yang satu ini bisa beragam penyebabnya, tetapi sebaiknya Anda tetap waspada dan segera memeriksakan diri saja, apakah Anda terinfeksi virus HIV/AIDS.
  • Perubahan warna pada kulit
    Gejala lain adalah ketika kulit berubah warna dan terasa gatal-gatal di beberapa bagian. Semakin parah karena Anda akan merasakannya sekujur tubuh dan terasa panas.

langkah pencegahan terhadap penyebaran virus mematikan ini seperti berikut :

  • Ketika Anda mulai tersadar akan resiko terjangkit virus HIV, lakukan upaya perlindungan terhadap diri Anda sendiri.
  • Hindari penggunaan obat-obatan terlarang atau obat-obatan di luar anjuran dokter. Mengapa? Karena obat-obatan semacam ini dapat meningkatkan resiko terhadap penyebaran virus ini serta perilaku seksual yang beresiko.
  • Hindari minum minuman beralkohol yang dapat menghilangkan kesadaran dan kontrol mental Anda. Ingat, dalam kondisi kehilangan kesadaran ataupun kontrol mental, seseorang tidak akan mampu mengambil keputusan yang tepat dan sering kali terlibat dalam perilaku seksual yang tidak sehat serta tidak aman.
  • Praktekkan perilaku seksual yang aman dan sehat. Gunakan alat pengaman dan jadilah pasangan seks yang monogami.
  • Tes HIV ketika Anda sedang hamil, karena virus ini dapat menyebar secara genetik kepada janin yang sedang berada di dalam kandungan Anda.
  • Berkonsultasilah dengan dokter Anda bagaimana langkah yang tepat untuk mencegah penularan virus ini.

Tips Memakai Maskara, Apapun Bentuk Matamu

Posted: 12 Nov 2014 08:06 PM PST

DokterSehat.Com – Maskara membuat mata Anda terlihat lebih segar dan lebar. Dipulaskan sedikit saja sudah memberikan perubahan yang nyata.

Maskara ini juga merupakan makeup yang paling simple dan pilihan praktis untuk dandan di pagi hari. Bisa bertahan 5-7 jam bahkan lebih, sehingga Anda tak perlu khawatir harus memulas ulang. Namun, problem yang paling sering ditemui adalah ketika ia belepotan. Entah karena keringat, atau tak sengaja terseka tangan.

Berikut tipsnya :

  • Semua bentuk mata
    Yang termudah mengaplikasikan maskara untuk semua bentuk mata adalah menggunakan penjepit bulu mata. Alat yang satu ini akan memberikan kesan bulu mata lebih lentik dan panjang, sehingga mempermudah pengaplikasian maskara.
  • Mata lebar
    Untuk jenis mata lebar, gunakan maskara dengan bulu sikat super tipis. Fungsinya adalah mengaplikasikan maskara pada bulu mata setipis mungkin sehingga terlihat alami dan tidak berlebihan.
  • Mata sipit
    Untuk mengakali mata sipit, pilih maskara dengan bulu tebal sehingga bisa mengaplikasikan dengan maksimal. Anda juga bisa menambahkan bulu mata palsu di bagian tengah mata sehingga mata berkesan lebih lebar.
  • Tanpa lipatan mata
    Bila Anda amati, ada wanita yang memiliki mata tanpa lipatan mata. Akhirnya, mata jadi berkesan mengantuk dan sayu. Mengakali hal ini, Anda bisa menggunakan bulu mata palsu, atau jenis maskara yang menebalkan sekaligus memanjangkan. Anda juga bisa menambahkan isolasi lipatan mata.
  • Mata kecil
    Ukuran mata kecil membuat bagian dari wajah jadi terlihat besar. Yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan bantuan isolasi mata untuk menciptakan mata lebar dengan tarikan dari atas dan bawah. Kemudian, aplikasikan maskara dengan sikat kecil.

Karena mata adalah jendela hati, buat agar ia secantik mungkin dengan maskara ya.

Gerakan Yoga untuk Menurunkan Berat Badan

Posted: 12 Nov 2014 08:06 PM PST

DokterSehat.Com – Banyak cara menurunkan berat badan mulai dari diet ketat hingga olahraga berat, namun kenapa tidak juga berhasil ya? Apanya yang salah?

Banyak orang bertanya-tanya mengenai topik serupa seperti pertanyaan di atas, diet terlalu ketat dan olahraga berat bukan menjadi jaminan cara menurunkan berat badan yang efektif karena keseimbangan pola hidup dan pikiran juga bisa mempengaruhi berat badan seseorang.

Untuk itu cobalah gerakan-gerakan yoga yang mudah berikut ini untuk para pemula sebagai cara menurunkan berat badan. Melatih tubuh dan pikiran untuk lebih rileks dan seimbang meskipun gerakannya tidak berat. Lakukan secara konsisten untuk mendapatkan hasil maksimal.

1. Gerakan dalam yoga dengan pose busur
Dalam pose busur teman-teman harus melakukan gerakan dengan menekan bagian dada dan perut, panggul serta paha. Setelah itu teman-teman menarik napas dalam dalam kemudian dihembuskan perlahan. Dalam gerakan ini dapat membantu teman-teman untuk membakar lemak di bagian tubuh yang paling sulit.

2. Gerakan dalam yoga dengan pose Paschimottanasana
Gerakan kedua ini sangat baik untuk menurunkan berat badan secara efektif, karena dengan melakukan gerakan yoga paschimottanasana teman-teman bisa mengurangi lemak yang menimbun di perut.

3. Gerakan dalam yoga dengan pose pohon
Gerakan yang ketiga ini sangat mudah dilakukan, karena dalam gerakan ini teman-teman dilatih untuk merilekskan pikiran agar bisa mensugesti alam bawah sadar bahwa teman-teman mampu menurunkan berat badan yang selama ini mungkin mengganggu teman-teman dan sering membuat tidak percaya diri. Namun gerakan ini dilakukan saat perut teman-teman kosong.

4. Gerakan dalam yoga dengan pose Bhujasana
Gerakan bhujasana adalah gerakan yoga yang bisa mengatasi masalah pada punggung. Dengan melakukan gerakan ini dengan baik, teman-teman akan bisa menurunkan berat badan tanpa harus melakukan diet ketat.

5. Gerakan yoga dengan pose kupu-kupu
Gerakan yoga populer ini mampu membakar lemak teman-teman dibagian perut dan paha, terutama pada bagian kaki. Sehingga apabila teman-teman memiliki timbunan lemak pada kaki, teman-teman bisa menghilangkannya dengan melakukan gerakan satu ini.

Demikianlah sedikit informasi gerakan yoga yang sudah cukup banyak dikenal khususnya untuk membantu dalam menurunkan berat badan. Jika teman-teman baru mulai belajar yoga, jangan pernah melakukannya sendirian, mintalah pendampingan ke instruktur atau mulailah dengan mengikuti yoga di sasana yoga disekitar teman-teman semua. Pahami dulu caranya sampai nanti suatu saat teman-teman paham dan siap melakukannya di rumah

Cara Memanjangkan Bulu Mata secara Alami

Posted: 12 Nov 2014 08:05 PM PST

DokterSehat.Com – Bulu mata yang panjang dan lentik akan sangat sempurna untuk melengkapi penampilan Anda yang cantik. Sayangnya, tidak semua wanita diberkati dengan karunia bulu mata yang panjang dan lentik.

Berikut ini adalah beberapa tips cara memanjangkan bulu mata dengan menggunakan bahan-bahan alami :

1. Mengkonsumsi vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin yang baik untuk pertumbuhan kulit dan rambut. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin E adalah salah satu cara memanjangkan bulu mata yang cukup efektif. Vitamin E banyak terdapat pada sayur-sayuran dan kacang-kacangan.

Bisa juga dengan menggunakan suplemen vitamin E yang banyak dijual di apotek berupa kapsul. Konsumsilah secara rutin untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Anda juga bisa membilasi bulu mata anda secara rutin dengan minyak vitamin E dengan sikat khusus yang bersih dan steril.

2. Membersihkan bulu mata secara teratur
Membersihkan bulu mata secara teratur adalah salah satu cara memanjangkan bulu mata yang sering dilakukan. Membersihkan bulu mata dapat dengan menggunakan shampoo bayi agar tidak pedih di mata. Selain itu jangan lupa untuk menyikatnya dengan sikat khusus yang bersih. Menyikat bulu mata secara rutin akan membuat bulu mata senantiasa rapi dan lebih lentik. Selain itu jangan menggunakan make up secara berlebihan.

Make up berlebihan seperti terlalu sering menggunakan maskara justru dapat membuat bulu mata rentan rontok dan patah. Sebaiknya cukup gunakan make up secukupnya dan selalu membersihkannya sebelum tidur atau istirahat untuk menghindari iritasi kulit dan jerawat.

3. Menggunakan kemiri dan lidah buaya
Kemiri sedari dulu sudah dipercaya mampu mensuburkan rambut. Oleh karena itu kemiri dapat digunakan untuk memanjangkan bulu mata. Caranya dengan membakar kemiri hingga hitam, kemudian menumbuknya hingga menjadi serpihan halus. Oleskan pada bulu mata sebelum tidur.

Hati-hati saat mengoleskannya agar serbuk tidak melukai mata. Dapat juga dengan menggunakan minyak kemiri yang sudah banyak dijual di pasaran. Lidah buaya juga bisa digunakan. Caranya dengan mencampur gel/sari lidah buaya bersama daun sirih. Campurannya lalu dioleskan pada bulu mata. Lakukan rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Advertisemen