Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia |
- Cara Untuk Menjaga Bakteri Baik Dalam Pencernaan
- Hati-Hati Gejala Diare Pada Ibu Hamil
- Bahaya Diet Yang Sebaiknya Tidak Anda Coba
- Tips Diet untuk Anda yang Malas Berolahraga
- Amankah Olahraga Di Saat Punya Asma?
- Memahami Psikologi Anak Di Usia Dini
| Cara Untuk Menjaga Bakteri Baik Dalam Pencernaan Posted: 29 Mar 2015 05:00 AM PDT DokterSehat.Com – Di dunia ini ada banyak sekali jenis makhluk organik yang hidup di sekitar kita, termasuk di dalam tubuh kita yang disebut dengan bakteri. Tapi, tidak semua bakteri memberikan kontribusi positif untuk kita. Yang memberikan konstribusi negatif disebut dengan bakteri buruk, dan sebaliknya yang memberikan kontribusi positif disebut dengan bakteri baik. Agar bisa mendapatkan kualitas kesehatan yang baik, maka kita harus bisa menjaga bakteri baik dalam pencernaan dengan cara yang sebenarnya mudah sekali dilakukan, namun karena ketidaktahuan dan rasa acuh terhadap kesehatan membuat kebanyakan manusia tidak terlalu menghiraukannya. Artikel kali ini akan membahas tentang cara menjaga bakteri baik dalam pencernaan, jika itu dilakukan maka kita sendiri yang akan merasakan manfaatnya, berupa kesehatan dan keamanan sistem pencernaan dan semua proses yang terjadi didalamnya. Oke, langsung saja kita ulas tentang cara yang dimaksud :
|
| Hati-Hati Gejala Diare Pada Ibu Hamil Posted: 29 Mar 2015 02:00 AM PDT DokterSehat.Com – Lagi-lagi kondisi ibu yang sedang hamil pelu perhatian yang super ekstra. Banyak sekali bahaya yang siap mengancam keselamatan dari calon ibu dan janin. Bukan bermaksud untuk menakuti atau membuat emosi menjadi tidak stabil tetapi bersikap hati-hati lebih baik daripada tidak waspada. Jadi jangan anggap remeh ketika seorang ibu hamil terkena diare. Diare adalah kondisi dimana seseorang sering buang air besar lebih dari tiga kali dengan bentuk yang lebih lunak. Semua orang bisa terkena diare termasuk juga ibu hamil. Biasanya faktor penyebabnya adalah berasal dari makanan dan gaya hidup yang kurang bersih. Jika gaya hidup kita sudah cukup sehat maka bisa disinyalir bahwa sumber dari datangnya diare tersebut berasal dari makanan yang tidak bersahabat dengan saluran pencernaan. Makanan yang pedas dan bersanta biasanya mampu memicu seseorang untuk terkena diare. Selain kedua faktor tersebut ternyata faktor emosi yang tidak stabil dari ibu hamil juga memiliki peran yang penting untuk terjadinya diare. Kondisi emosi yang kurang stabil akan mampu merangsang produksi asam lambung dan mempengaruhi kinerja dari saluran pencernaan. Kondisi yang seperti inilah yang bisa memicu seorang ibu hamil untuk terkena diare. Jika ibu hamil mengalami diare ringan maka tidaklah menjadi masalah. Namun jika seorang ibu hamil terkena diare akut maka hal tersebut bisa bermasalah. Kondisi diare yang akut sehingga seorang ibu hamil kehilangan cairan mampu mempengaruhi kinerja organ tubuh sehingga bisa saja terjadi kontraksi dan relaksasi otot. Selain itu, kondisi diare yang disertai dengan demam juga mampu memicu terjadi kelahiran yang prematur dan keguguran. Jadi sebagai seorang ibu dan calon ayah sudah seharusnya selalu waspada manakala terjadi diare pada ibu hamil. Sebagai langkah pengobatan pertama jika mengalami diare ringan adalah dengan banyak meminum air putih yang dicampur dengan madu. Sangat dilarang untuk mengkonsumsi obat diare yang ada di pasaran. Jangan mengkonsumsi produk olahan, susu, keju, kol, apel, kubis, jagung, kentang, roti, dan gandum. Disarankan untuk mengkonsumsi vitamin B dan asam folat. Untuk langkah pencegahan agar tidak terjadi diare pada ibu hamil maka harus bisa mengatur emosinya agar kesehatan terjaga. Selain itu, selalu hidup sehat dan jangan mengkonsumsi obat pencahar. |
| Bahaya Diet Yang Sebaiknya Tidak Anda Coba Posted: 28 Mar 2015 11:00 PM PDT DokterSehat.Com – Program diet terus berkembang setiap tahun dan makin luas. Jika dulu dikenal diet tidak makan nasi atau yang fenomenal seperti diet OCD, masih banyak lagi diet terbaru yang katanya efektif menurunkan berat badan. Dari semua jenis diet tersebut, tak semuanya cocok untuk semua orang. Diet yang paling baik adalah diet yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh Anda. Dilansir oleh newsmaxhealth.com, inilah 4 diet yang sebaiknya tidak Anda coba :
Jenis diet di atas memang tidak dilarang. Namun ada baiknya jika Anda berkonsultasi dulu pada dokter sebelum memulai diet. Tubuh setiap orang berbeda-beda, diet yang cocok untuk teman Anda belum cocok untuk Anda. Maka pastikan diet Anda dalam pengawasan ahlinya. |
| Tips Diet untuk Anda yang Malas Berolahraga Posted: 28 Mar 2015 09:00 PM PDT DokterSehat.Com – Diet adalah langkah utama yang sering dilakukan orang untuk menurunkan berat badan. Biasanya orang selalu mengandalkan olahraga teratur untuk bisa diet, namun tidak semua orang ternyata suka olahraga rutin. Nah bagaimana cara diet bagi orang yang tidak senang olahraga? kali ini kita akan membahas satu demi satu :
Ladies, yang menentukan keberhasilan diet adalah diri Anda sendiri. Kalau Anda konsisten dan punya komitmen dengan diet Anda, pasti Anda akan berhasil nantinya. |
| Amankah Olahraga Di Saat Punya Asma? Posted: 28 Mar 2015 09:00 PM PDT DokterSehat.Com – Olahraga adalah kewajiban atau mungkin bisa dibilang kebutuhan setiap orang. Jika Anda ingin sehat, maka perlu sekali menggerakkan badan agar peredaran darah lancar dan tentu saja agar tubuh bugar dan tetap langsing. Namun bagaimana jika ternyata Anda punya penyakit asma? Saat olahraga, nafas Anda tentu saja akan terengah-engah karena melakukan aktivitas fisik yang cukup intensif. Hal ini bisa jadi memicu gejala munculnya asma. Sedangkan tujuan utama dilakukannya perawatan asma adalah mencegah apapun yang memicu terjadinya asma. Seperti dikutip dari webmd.com, tidak masalah jika Anda melakukan olahraga, asal sebelum memutuskan melakukan olahraga, sebaiknya tanyakan dulu ke dokter untuk memastikan dan mengetahui keadaan tubuh Anda. Melakukan kegiatan fisik yang berlebihan bisa jadi memicu terjadinya asma. Olahraga yang bisa dilakukan penderita asma adalah olahraga yang tanpa membutuhkan gerakan berlebihan, pernapasan panjang dan membutuhkan waktu lama seperti misalnya voli, tinju, yoga, gymnastic, gulat, baseball dan sebagainya. Olahraga yang perlu dihindari seperti misalnya berlari, senam aerobik, basket, dan berbagai olahraga di tempat dingin, seperti ski, diving dan menyelam. Anda juga boleh berenang. Olahraga ini cukup baik untuk penderita asma karena membantu melatih kebugaran fisik, kekuatan otot pernapasan dengan pelan, tidak menghentak dan tiba-tiba seperti berlari. Anda juga bisa berjalan santai, olahraga ini paling aman untuk penderita asma. |
| Memahami Psikologi Anak Di Usia Dini Posted: 28 Mar 2015 06:00 PM PDT DokterSehat.Com – Memahami psikologi perkembangan anak usia dini adalah sebuah keharusan baik bagi para orang tua maupun guru-guru. Masa anak usia dini merupakan masa penting dalam perkembangan anak itu sendiri. Pada masa emas tersebut anak mulai sensitif terhadap berbagai rangsangan. Setiap anak secara individual akan mempunyai tingkat perkembangan kepekaan yang berbeda-beda seiring perkembangan dan pertumbuhan masing-masing anak. Perkembangan anak dan pertumbuhannya mempunyai keterkaitan karena perkembangan fisik dan motorik berhubungan dengan perkembangan psikisnya. Karena itu psikologi perkembangan tersebut tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dan pertumbuhan anak tersebut secara menyeluruh. Pada masa emas tersebut seorang anak akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan pada tingkat yang drastis yang mencakup perkembangan berfikir, perkembangan motorik, perkembangan emosi, perkembangan sosial dan tentu saja perkembangan fisiknya. Masa ini terjadi pada usia 0 sampai 8 tahun dan pada periode berikutnya tidak akan terjadi lagi lonjakan perkembangan tersebut. Oleh karena itu setiap orang tua harus memberikan perhatian khusus pada usia penting dalam perkembangan seorang anak karena nantinya akan memberikan pengaruh pada perkembangan dan kehidupan anak di masa berikutnya. Pemahaman akan hal tersebut akan sangat membantu orang tua dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Setiap anak pada usia dini akan mengalami perkembangan pada beberapa aspek penting dalam kehidupannya. Diantaranya sebagai berikut :
|
| You are subscribed to email updates from Informasi Kesehatan dan Tips Kesehatan - Dokter Sehat To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Add Comments