Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia

Advertisemen

Dokter Sehat - Informasi Kesehatan Indonesia


Cara Untuk Menjaga Bakteri Baik Dalam Pencernaan

Posted: 29 Mar 2015 05:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Di dunia ini ada banyak sekali jenis makhluk organik yang hidup di sekitar kita, termasuk di dalam tubuh kita yang disebut dengan bakteri. Tapi, tidak semua bakteri memberikan kontribusi positif untuk kita. Yang memberikan konstribusi negatif disebut dengan bakteri buruk, dan sebaliknya yang memberikan kontribusi positif disebut dengan bakteri baik. Agar bisa mendapatkan kualitas kesehatan yang baik, maka kita harus bisa menjaga bakteri baik dalam pencernaan dengan cara yang sebenarnya mudah sekali dilakukan, namun karena ketidaktahuan dan rasa acuh terhadap kesehatan membuat kebanyakan manusia tidak terlalu menghiraukannya.

Artikel kali ini akan membahas tentang cara menjaga bakteri baik dalam pencernaan, jika itu dilakukan maka kita sendiri yang akan merasakan manfaatnya, berupa kesehatan dan keamanan sistem pencernaan dan semua proses yang terjadi didalamnya. Oke, langsung saja kita ulas tentang cara yang dimaksud :

  • Probiotik dan prebiotik
    Orang awam pasti akan keliru menyimpulkan maksud dari dua kata yang serupa tapi tak sama ini. Probiotik adalah kandungan bakteri baik dalam susu, sedangkan prebiotik adalah senyawa dari karbohidrat seperti laktoferin, laktulosa, dan inulin yang tidak dicerna enzim pencernaan.

    Prebiotik sangat membantu tubuh dalam melakukan penyerapan kalsium, dan jika disandingkan dengan bakteri baik akan menghasilkan manfaat yang lebih baik. Oleh karena itu, menentukan probiotik dan memasukkan prebiotik dalam tubuh bisa menjadi upaya tepat dalam menjaga bakteri baik dalam pencernaan.

  • Konsumsi susu
    Banyak orang beranggapan bahwa susu hanya cocok untuk dikonsumsi oleh bayi atau balita! Anggapan itu sama sekali keliru, karena yang namanya susu adalah sebuah cairan minuman yang memiliki nilai gizi paling lengkap yang ada saat ini, tentunya tergantung jenis susu dan kadar yang dimilikinya.

    Jika selama ini Anda tidak pernah meminum susu, atau masih jarang meninumnya, maka mulailah untuk membiasakannya. Pilihlah susu yang tepat menurut Anda atau sesuai yang dianjurkan dokter. Teknologi pengolahan susu yang ada saat ini memungkinkan untuk menambahkan unsur bakteri baik dalam susu sehingga bisa memberikan dampak positif bagi yang meminumnya.

    Dengan konsentrasi bakteri baik dalam pencernaan akan bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangan bakteri jahat, sehingga kesehatan bisa lebih terjaga. Jika jumlah bakteri baik lebih sedikit dibandingkan bakteri jahat, maka pencernaan kita akan mudah terganggu, tapi jika sebaliknya, maka itu akan menguntungkan untuk kita. Jadi, upaya pertama untuk menjaga bakteri baik dalam pencernaan adalah dengan menambahkan jumlahnya dengan secara rutin mengkonsumsi susu.

Hati-Hati Gejala Diare Pada Ibu Hamil

Posted: 29 Mar 2015 02:00 AM PDT

DokterSehat.Com – Lagi-lagi kondisi ibu yang sedang hamil pelu perhatian yang super ekstra. Banyak sekali bahaya yang siap mengancam keselamatan dari calon ibu dan janin. Bukan bermaksud untuk menakuti atau membuat emosi menjadi tidak stabil tetapi bersikap hati-hati lebih baik daripada tidak waspada. Jadi jangan anggap remeh ketika seorang ibu hamil terkena diare.

Diare adalah kondisi dimana seseorang sering buang air besar lebih dari tiga kali dengan bentuk yang lebih lunak. Semua orang bisa terkena diare termasuk juga ibu hamil. Biasanya faktor penyebabnya adalah berasal dari makanan dan gaya hidup yang kurang bersih.

Jika gaya hidup kita sudah cukup sehat maka bisa disinyalir bahwa sumber dari datangnya diare tersebut berasal dari makanan yang tidak bersahabat dengan saluran pencernaan. Makanan yang pedas dan bersanta biasanya mampu memicu seseorang untuk terkena diare.

Selain kedua faktor tersebut ternyata faktor emosi yang tidak stabil dari ibu hamil juga memiliki peran yang penting untuk terjadinya diare. Kondisi emosi yang kurang stabil akan mampu merangsang produksi asam lambung dan mempengaruhi kinerja dari saluran pencernaan. Kondisi yang seperti inilah yang bisa memicu seorang ibu hamil untuk terkena diare.

Jika ibu hamil mengalami diare ringan maka tidaklah menjadi masalah. Namun jika seorang ibu hamil terkena diare akut maka hal tersebut bisa bermasalah. Kondisi diare yang akut sehingga seorang ibu hamil kehilangan cairan mampu mempengaruhi kinerja organ tubuh sehingga bisa saja terjadi kontraksi dan relaksasi otot.

Selain itu, kondisi diare yang disertai dengan demam juga mampu memicu terjadi kelahiran yang prematur dan keguguran. Jadi sebagai seorang ibu dan calon ayah sudah seharusnya selalu waspada manakala terjadi diare pada ibu hamil.

Sebagai langkah pengobatan pertama jika mengalami diare ringan adalah dengan banyak meminum air putih yang dicampur dengan madu. Sangat dilarang untuk mengkonsumsi obat diare yang ada di pasaran. Jangan mengkonsumsi produk olahan, susu, keju, kol, apel, kubis, jagung, kentang, roti, dan gandum. Disarankan untuk mengkonsumsi vitamin B dan asam folat.

Untuk langkah pencegahan agar tidak terjadi diare pada ibu hamil maka harus bisa mengatur emosinya agar kesehatan terjaga. Selain itu, selalu hidup sehat dan jangan mengkonsumsi obat pencahar.

Bahaya Diet Yang Sebaiknya Tidak Anda Coba

Posted: 28 Mar 2015 11:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Program diet terus berkembang setiap tahun dan makin luas. Jika dulu dikenal diet tidak makan nasi atau yang fenomenal seperti diet OCD, masih banyak lagi diet terbaru yang katanya efektif menurunkan berat badan.

Dari semua jenis diet tersebut, tak semuanya cocok untuk semua orang. Diet yang paling baik adalah diet yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh Anda. Dilansir oleh newsmaxhealth.com, inilah 4 diet yang sebaiknya tidak Anda coba :

  • Diet lima gigitan
    Sama seperti namanya, diet ini hanya memperbolehkan seseorang melakukan lima gigitan setiap kali makan siang atau makan malam. Pelaku diet tidak boleh sarapan tetapi boleh makan apa saja, dengan syarat hanya lima gigitan. Ketentuan ini diyakini bisa membatasi jumlah konsumsi makanan berlebih. Namun pola diet yang dikembangkan oleh Alwin Lewis, MD, ini membuat seseorang memilih makanan tak sehat dibanding makanan sehat. Sehingga walaupun cuma 5 gigitan, tubuh pada akhirnya tidak mendapat nutrisi sehat.
  • Diet werewolf atau diet manusia serigala
    Tidak. Anda tidak akan makan daging serigala. Diet ini melibatkan puasa. Seseorang hanya boleh minum air atau jus buatan sendiri selama bulan purnama atau bulan baru. Beberapa pola makan khusus harus dilakukan tergantung bentuk bulan yang ada di langut sana. Pola makan yang teratur ini membuat seseorang bisa menurunkan berat badan. Sayangnya para ahli melihat penurunan ini hanya dalam waktu singkat, karena lama-lama berat badan akan kembali.
  • Diet alkaline atau diet asma basa
    Diet ini disebut juga sebagai diet abu alkali, melarang pelaku diet untuk mengonsumsi semua daging, susu, permen, kafein, alkohol dan makanan olahan. Diet ini hanya memperbolehkan pelaku diet mengonsumsi sayur, buah, dan biji-bijian. Walaupun tidak melarang nasi atau bijian dimasak, diet ini dipercaya bisa mempertahankan pH tubuh. Namun ahli kesehatan percaya tubuh manusia bisa menjaga pH tanpa harus memotong konsumsi beberapa jenis makanan.
  • Diet raw food atau diet makanan mentah
    Yang dimaksud diet raw food adalah hanya mengonsumsi makanan mentah. Makanan yang dimaksud adalah buah, sayur dan kacang-kacangan. Pelaku diet raw food mengatakan tubuh mereka makin sehat bahkan tidak kekurangan nutrisi lain seperti yang ditakutkan banyak orang. Namun menurut penelitian di Mount Sinai Adolescent Health Center, diet raw food tidak memberikan manfaat kesehatan secara signifikan.

Jenis diet di atas memang tidak dilarang. Namun ada baiknya jika Anda berkonsultasi dulu pada dokter sebelum memulai diet. Tubuh setiap orang berbeda-beda, diet yang cocok untuk teman Anda belum cocok untuk Anda. Maka pastikan diet Anda dalam pengawasan ahlinya.

Tips Diet untuk Anda yang Malas Berolahraga

Posted: 28 Mar 2015 09:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Diet adalah langkah utama yang sering dilakukan orang untuk menurunkan berat badan. Biasanya orang selalu mengandalkan olahraga teratur untuk bisa diet, namun tidak semua orang ternyata suka olahraga rutin. Nah bagaimana cara diet bagi orang yang tidak senang olahraga? kali ini kita akan membahas satu demi satu :

  • Bergabung dengan orang-orang yang juga sedang diet
    Semangat diet gampang naik turun? Coba deh bergabung dengan orang-orang yang juga sedang bersemangat diet. Nanti Anda pun akan ketularan dengan gaya hidup mereka yang lebih sehat.
  • Minum teh hijau
    Penelitian menunjukkan bahwa minum teh hijau bisa memberikan dampak positif terhadap metabolisme tubuh (bisa membakar 400 kalori lebih banyak setiap minggunya). Teh hijau pun memiliki kekuatan anti oksidan yang baik untuk tubuh Anda.
  • Makan perlahan
    Jangan keburu-buru saat makan. Makanlah dengan perlahan. Sehingga nantinya Anda tahu kapan saatnya Anda sudah kenyang dan berhenti makan. Sekaligus bisa mencegah Anda makan berlebihan.
  • Tidur cukup
    Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa partisipan yang hanya tidur empat jam sehari bisa mengonsumsi 300 kalori lebih banyak dibandingkan partisipan yang cukup tidur. Dengan kata lain, kalau kita kurang tidur, maka nafsu makan kita bisa bertambah.
  • Minum air putih
    Minum air putih bisa membantu kelancaran metabolisme tubuh. Minum air dingin misalnya, tubuh Anda akan bekerja lebih keras untuk menghangatkan air dingin agar sesuai dengan suhu tubuh, sehingga jumlah kalori yang dibakar akan lebih banyak. Minum cukup air sebelum olahraga pun bisa membantu tubuh mengeluarkan hormon-hormon pembentukan otot tubuh pun nantinya akan lebih kuat.

Ladies, yang menentukan keberhasilan diet adalah diri Anda sendiri. Kalau Anda konsisten dan punya komitmen dengan diet Anda, pasti Anda akan berhasil nantinya.

Amankah Olahraga Di Saat Punya Asma?

Posted: 28 Mar 2015 09:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Olahraga adalah kewajiban atau mungkin bisa dibilang kebutuhan setiap orang. Jika Anda ingin sehat, maka perlu sekali menggerakkan badan agar peredaran darah lancar dan tentu saja agar tubuh bugar dan tetap langsing.

Namun bagaimana jika ternyata Anda punya penyakit asma? Saat olahraga, nafas Anda tentu saja akan terengah-engah karena melakukan aktivitas fisik yang cukup intensif. Hal ini bisa jadi memicu gejala munculnya asma. Sedangkan tujuan utama dilakukannya perawatan asma adalah mencegah apapun yang memicu terjadinya asma.

Seperti dikutip dari webmd.com, tidak masalah jika Anda melakukan olahraga, asal sebelum memutuskan melakukan olahraga, sebaiknya tanyakan dulu ke dokter untuk memastikan dan mengetahui keadaan tubuh Anda. Melakukan kegiatan fisik yang berlebihan bisa jadi memicu terjadinya asma.

Olahraga yang bisa dilakukan penderita asma adalah olahraga yang tanpa membutuhkan gerakan berlebihan, pernapasan panjang dan membutuhkan waktu lama seperti misalnya voli, tinju, yoga, gymnastic, gulat, baseball dan sebagainya. Olahraga yang perlu dihindari seperti misalnya berlari, senam aerobik, basket, dan berbagai olahraga di tempat dingin, seperti ski, diving dan menyelam.

Anda juga boleh berenang. Olahraga ini cukup baik untuk penderita asma karena membantu melatih kebugaran fisik, kekuatan otot pernapasan dengan pelan, tidak menghentak dan tiba-tiba seperti berlari. Anda juga bisa berjalan santai, olahraga ini paling aman untuk penderita asma.

Memahami Psikologi Anak Di Usia Dini

Posted: 28 Mar 2015 06:00 PM PDT

DokterSehat.Com – Memahami psikologi perkembangan anak usia dini adalah sebuah keharusan baik bagi para orang tua maupun guru-guru. Masa anak usia dini merupakan masa penting dalam perkembangan anak itu sendiri. Pada masa emas tersebut anak mulai sensitif terhadap berbagai rangsangan. Setiap anak secara individual akan mempunyai tingkat perkembangan kepekaan yang berbeda-beda seiring perkembangan dan pertumbuhan masing-masing anak.

Perkembangan anak dan pertumbuhannya mempunyai keterkaitan karena perkembangan fisik dan motorik berhubungan dengan perkembangan psikisnya. Karena itu psikologi perkembangan tersebut tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dan pertumbuhan anak tersebut secara menyeluruh.

Pada masa emas tersebut seorang anak akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan pada tingkat yang drastis yang mencakup perkembangan berfikir, perkembangan motorik, perkembangan emosi, perkembangan sosial dan tentu saja perkembangan fisiknya. Masa ini terjadi pada usia 0 sampai 8 tahun dan pada periode berikutnya tidak akan terjadi lagi lonjakan perkembangan tersebut. Oleh karena itu setiap orang tua harus memberikan perhatian khusus pada usia penting dalam perkembangan seorang anak karena nantinya akan memberikan pengaruh pada perkembangan dan kehidupan anak di masa berikutnya.

Pemahaman akan hal tersebut akan sangat membantu orang tua dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Setiap anak pada usia dini akan mengalami perkembangan pada beberapa aspek penting dalam kehidupannya. Diantaranya sebagai berikut :

  • Perkembangan Kognitif
    Perkembangan kemampuan kognitif anak terjadi dalam empat tahap yaitu tahap sensor motor yang terjadi saat usia anak 0-2 tahun. Pada tahap ini seorang anak mulai memiliki kemampuan gerakan refleks. Tahap kedua adalah pra-operasional yang terjadi pada usia 2-7 tahun. Pada tahap pra-operasional ini anak akan mulai dapat menerima rangsangan namun sifatnya masih terbatas. Selanjutnya tahap konkret operasional yang terjadi pada usia 7-11 tahun dimana seorang anak sudah mulai dapat berfikir secara rasional dan mampu menjalankan operasional yang nyata. Tahap terakhir pada perkembangan kognitif adalah formal operasional dimana anak beranjak remaja. Pada tahap ini anak mampu berfikir dengan menggunakan hipotesa untuk memecahkan masalah.
  • Perkembangan Fisik
    Perkembangan fisik anak pada usia dini berkaitan dengan perkembangan motoriknya yang dibagi dalam perkembangan motorik halus dan motorik kasar.
  • Perkembangan Bahasa
    Ada tiga periode yang terjadi dalam perkembangan kemampuan bahasa seorang anak yaitu periode pre-lingual yang terjadi pada usia 0-1 tahun dimana anak sudah mulai mengoceh, periode lingual pada usia 1-2,5 tahun dimana anak sudah mampu membuat kalimat dan periode diferensiasi yang terjadi pada usia anak 2,5-5 tahun dimana seorang anal mempunyai kemapuan bahasa yang baik dan benar.
  • Perkembangan Sosio-emosional
    Perkembangan kemampuan sosio-emosional anak sangat penting dalam psikologi perkembangan anak usia dini karena pada perkembangan ini akan terbentuk rasa percaya diri dan perkembangan kemandirian dalam dirinya.
Advertisemen